Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(29-09-2011, 03:01 AM)slamtrack Wrote: (28-09-2011, 05:32 PM)Andrew_CN Wrote: (28-09-2011, 01:24 PM)Hungry Soul Wrote: (28-09-2011, 10:27 AM)slamtrack Wrote: berarti ka 145 cenderung lebih telat ketimbang 146 ya
Ya ndak juga mas, kalo diitung, 145 tuh sekarang rata-rata perjalanannya memakan waktu 15-16 jam, kalo 146 tuh malah sekitar 17 jam atau kurang dikit, bahkan sering sampai hampir 18 jam... soalnya 146 harus sering berhenti buat disusul atau bersilang dengan KA-KA Bisnis dan eksekutif. Kalo 145 kan bersilang atau disusulnya lebih jarang ....
kalo ngikutin perka 2010 yg tertulis untuk kedua KA ini:
~KA 145 masuk spoor belok:
Kertosono (KTS) bersilang dg KA 158 Logawa (PWT-SGU)
Kedunggelar (KG) bersilang dg KA 6 Argo Wilis (BD-SB)
Solo Jebres (SK) bersilang dg KA 86 Sancaka (YK-SB)
Telawa (TW) bersilang dg KA 812 KRDH Pandanwangi (SMC-SLO)
Plabuan (PLB) bersilang dg KA 142 Senja Ekonomi Matarmaja (PSE-ML)
Pekalongan (PK) bersilang dg KA 44 express Malam Bangunkarta (PSE-JG), KA 12 Argo Sindoro (GMR-SMT) & KA 148 Senja Ekonomi Kertajaya (TPK-SBI)
Tanjung (TGP) bersilang dg KA 36 Express Malam Sembrani (GMR-SBI)
~KA 145 berjalan langsung:
Kalioso (KO) bersilang dg KA 1410 BBM kosong (GBN-SLO)
Kaliwungu (KLN) bersilangan dg KA 880 KRDI Kaligung ekonomi (BB-SMC)
Kuripan (KRP) bersilang dg KA 102 Senja Utama ML (PSE-KD)
Larangan (LRA) Bersilangan dg KA 74 Express Malam Gumarang (JAKK-SBI)
Bulakamba (BKA) bersilang dg KA 62 Cirebon Express (GMR-TG)
Losari (LOS) bersilang dg KA 116 Senja Utama SM (PSE-SMT)
~KA 146 masuk spoor belok:
Bekasi (BKS) disusul dg KA 44 Express Malam Bangunkarta (PSE-JG)
Cirebon Prujakan (CNP) bersilang dg KA 13 Argo muria (SMT-GMR) & disusul KA 12 Argo Sindoro (GMR-SMT)
Sragi (SRI) bersilang dg KA 145 Senja Ekonomi Brantas (KD-THB) & KA 115 Senja Utama SM (SMT-PSE)
Batang (BTG) bersilang dg KA 47 Express Malam Harina (SMT-CKP)
Ujung Negoro (UJN) bersilang dg KA 147 Kertajaya (SBI-TKP)
Kuripan (KRP) bersilang dg KA 43 Express Malam Bangunkarta (JG-PSE)
Plabuan (PLB) bersilang dg KA 73 Express Malam Gumarang (SBI-JAKK)
Krengseng (KNS) bersilang dg KA 35 Express Malam Sembrani (SBI-GMR)
Kalibodri (KBD) bersilang dg KA 101 Senja Utama ML (KD-PSE)
Kaliwungu (KWN) bersilang dg KA 3 Argo Bromo Anggrek (SBI-GMR)
Semarang Poncol (SMC) bersilang dg KA 51 Barang Parcel ONS (SBI-JAKG) & KA 141 Senja Ekonomi Matarmaja (ML-PSE) serta disusul KA 74 Express Malam Gumarang (JAKK-SBI)
~KA 146 berjalan langsung:
Jatibarang (JTB) menyusul KA 176 Tegal Arum (JAKK-TG)
Jerakah (JRK) bersilang dg KA 97 Barang Parcel (SBI-JAKG)
Alastuwa (ATA) menyusul KA 2306 Semen Kosong/Kwarsa (SMC-SLO)
Purwosari (SMB) bersilang dengan KA 957 Dhoho (BL-KTS)
silakan amati sendiri perbedaannya, keadaan bisa berubah kalo 1 aja tempat persilangan berpindah baik itu KA 145 maupun 146, ga jarang di sta yg memiliki 3 spoor persilangan terjadi dg 2 lawan skaligus scara serempak ato berurutan. hatur nuhun ..oh iye jadi keingetan nostalgia dulu .....(species map tabel k 100) di kabin masinis 
Juni 2010 sempet kesel sm Sepur ini karena bokap w tak terima brantas masuk Stasiun Sragen ud Jam 6 Pagi
sejak Kejadian itu, jadi Ke Sragen selalu Naik Senja Kediri Sejak April 2011 PP
apalagi kl ud dapet alokasi K3 AC bakalan tewas Senja Kediri
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
(29-09-2011, 11:45 AM)Andrew_CN Wrote: 146 ini kalo gw bilang emank KA yg dirancang untuk dipake sama RF
karna satu2nya KA yg brenti lengkap /petak di spot2 go international milik pantura. emang kalo malem ya brasa ngeselin, tapi kalo diperhatiin petak ngeselin itu justru adalah petak eksotiknya, toh kalo bisa dibandingin sama dulu KA ke KD yg cpet cuma sisa 142 ma 102 doank, itupn kalo yg tertulis ya si 102 masi dapet 4 sta pemberhentian di tengah2 PK-WLR, sementara 142 cuma 2, kalo bner dia ga kalah sama 145 silangnya
Hehehehe  Iya sih, Memang katanya (saya bilang katanya karena saya belum pernah menikmatinya) petak-petak menjengkelkan (Baca: Plabuan) itu merupakan petak-petak yang sangat eksotis. Sayangnya udah malem. Mau berenti kayak apa juga saya gak bakal tau keeksotisannya, wong gelap semua  Saya bener-bener penasaran dengan pemandangan di petak itu pada siang hari. Katanya sangat dekat dengan laut ya? huhuhu ....
(29-09-2011, 01:52 PM)ardial Wrote: Juni 2010 sempet kesel sm Sepur ini karena bokap w tak terima brantas masuk Stasiun Sragen ud Jam 6 Pagi
sejak Kejadian itu, jadi Ke Sragen selalu Naik Senja Kediri Sejak April 2011 PP
apalagi kl ud dapet alokasi K3 AC bakalan tewas Senja Kediri
telatnya agak parah juga ...  Tapi kayaknya saya juga pernah sampe Sragen jam 6 pagi. Sampe Kediri agak siang jadinya.  Biasanya sih akhir-akhir ini 146 yang saya naiki sudah sampe stasiun Madiun jam segitu ...
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(29-09-2011, 06:41 PM)Hungry Soul Wrote: (29-09-2011, 11:45 AM)Andrew_CN Wrote: 146 ini kalo gw bilang emank KA yg dirancang untuk dipake sama RF
karna satu2nya KA yg brenti lengkap /petak di spot2 go international milik pantura. emang kalo malem ya brasa ngeselin, tapi kalo diperhatiin petak ngeselin itu justru adalah petak eksotiknya, toh kalo bisa dibandingin sama dulu KA ke KD yg cpet cuma sisa 142 ma 102 doank, itupn kalo yg tertulis ya si 102 masi dapet 4 sta pemberhentian di tengah2 PK-WLR, sementara 142 cuma 2, kalo bner dia ga kalah sama 145 silangnya
Hehehehe Iya sih, Memang katanya (saya bilang katanya karena saya belum pernah menikmatinya) petak-petak menjengkelkan (Baca: Plabuan) itu merupakan petak-petak yang sangat eksotis. Sayangnya udah malem. Mau berenti kayak apa juga saya gak bakal tau keeksotisannya, wong gelap semua Saya bener-bener penasaran dengan pemandangan di petak itu pada siang hari. Katanya sangat dekat dengan laut ya? huhuhu .... 
rel cuma 3-6m dari derburan ombak & gw bilang sepanjang rencana pembangunan DT, gw rasa ga mungkin disana bisa dengan bgitu gampangnya dibuat DT, karna tanah sana aja masi sangat rentan abrasi & kalo dibuat muter maka akan ketemu hutan
Posts: 7,346
Threads: 0
Joined: Oct 2008
Reputation:
44
(29-09-2011, 06:41 PM)Hungry Soul Wrote: Hehehehe Iya sih, Memang katanya (saya bilang katanya karena saya belum pernah menikmatinya) petak-petak menjengkelkan (Baca: Plabuan) itu merupakan petak-petak yang sangat eksotis. Sayangnya udah malem. Mau berenti kayak apa juga saya gak bakal tau keeksotisannya, wong gelap semua Saya bener-bener penasaran dengan pemandangan di petak itu pada siang hari. Katanya sangat dekat dengan laut ya? huhuhu .... monggo mas hungry soul
(29-09-2011, 01:52 PM)ardial Wrote: Juni 2010 sempet kesel sm Sepur ini karena bokap w tak terima brantas masuk Stasiun Sragen ud Jam 6 Pagi
sejak Kejadian itu, jadi Ke Sragen selalu Naik Senja Kediri Sejak April 2011 PP
apalagi kl ud dapet alokasi K3 AC bakalan tewas Senja Kediri
kenapa bokap u ga trima? dewasa dikit lah....kalau mau tepat naik gajayana wkwkwkwkw. 
uda naik brantas aja, menikmati perjalanan
Apa yang anda bayar menentukan kualitasnya....anda bayar tiket brantas ya ikuti apa schedule brantas  . mau cepet? ya bayar mahal naiklah gajayana
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...
Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa
l
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
Ummm ... Bagus sekali itu pemandangannya  sayang Brantas tiap sampe sana juga sudah malam, dan biasanya saya lagi jengkel-jengkelnya pas di sana, jadi saat itu sedang dalam keadaan setengah sadar atau bahkan tidak sadar sepenuhnya. Pernah juga sih saya melek pas di Plabuan, tak cari-cari lautnya dimana kok gak ketemu, ternyata sedekat itu toh  mungkin emang mata saya udah bermasalah, laut sedekat itu gak keliatan
(29-09-2011, 01:52 PM)ardial Wrote: Juni 2010 sempet kesel sm Sepur ini karena bokap w tak terima brantas masuk Stasiun Sragen ud Jam 6 Pagi
sejak Kejadian itu, jadi Ke Sragen selalu Naik Senja Kediri Sejak April 2011 PP
apalagi kl ud dapet alokasi K3 AC bakalan tewas Senja Kediri
Oh ya, nambah dikit dari yang kemarin, kan sudah terkenal dimana-mana tuh kalo Brantas 146 itu memang KA paling baik hati, rela berhenti di setiap stasiun demi melancarkan perjalanan teman-temannya.  Tambahan info lain nih, jika teman-teman sekampus saya yang rumahnya di Jawa Tengah pulang kampung, naik Brantas adalah pilihan teramat sangat terakhir sekali  Sangat tidak efektif ya kalimatnya? Itu untuk menunjukkan betapa baiknya Brantas ini dengan Kereta lainnya. Bahkan gara-gara terlalu baik ini, ada teman sekampus saya yang kapok naik Brantas
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 833
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
12
terakhir naik KA 146 tahun 2009 (lupa tanggalnya), nyampe KTS jam 7.45 pagi, turun dari kereta langsung ke pasar nyari sarapan, hehehe
nyantai banget pokoknya kalau naik kereta ini, cocok buat penumpang yang punya banyak waktu luang, hehehhehe.
KA Sumber Kentjono
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(30-09-2011, 05:24 AM)Hungry Soul Wrote: (29-09-2011, 10:40 PM)Illia Wrote: (29-09-2011, 06:41 PM)Hungry Soul Wrote: Hehehehe Iya sih, Memang katanya (saya bilang katanya karena saya belum pernah menikmatinya) petak-petak menjengkelkan (Baca: Plabuan) itu merupakan petak-petak yang sangat eksotis. Sayangnya udah malem. Mau berenti kayak apa juga saya gak bakal tau keeksotisannya, wong gelap semua Saya bener-bener penasaran dengan pemandangan di petak itu pada siang hari. Katanya sangat dekat dengan laut ya? huhuhu .... monggo mas hungry soul
![[Image: 222205_10150196827708114_650243113_6785317_440600_n.jpg]](http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/222205_10150196827708114_650243113_6785317_440600_n.jpg)
(29-09-2011, 01:52 PM)ardial Wrote: Juni 2010 sempet kesel sm Sepur ini karena bokap w tak terima brantas masuk Stasiun Sragen ud Jam 6 Pagi
sejak Kejadian itu, jadi Ke Sragen selalu Naik Senja Kediri Sejak April 2011 PP
apalagi kl ud dapet alokasi K3 AC bakalan tewas Senja Kediri
kenapa bokap u ga trima? dewasa dikit lah....kalau mau tepat naik gajayana wkwkwkwkw
uda naik brantas aja, menikmati perjalanan 
Apa yang anda bayar menentukan kualitasnya....anda bayar tiket brantas ya ikuti apa schedule brantas. mau cepet? ya bayar mahal naiklah gajayana
Ummm ... Bagus sekali itu pemandangannya sayang Brantas tiap sampe sana juga sudah malam, dan biasanya saya lagi jengkel-jengkelnya pas di sana, jadi saat itu sedang dalam keadaan setengah sadar atau bahkan tidak sadar sepenuhnya. Pernah juga sih saya melek pas di Plabuan, tak cari-cari lautnya dimana kok gak ketemu, ternyata sedekat itu toh mungkin emang mata saya udah bermasalah, laut sedekat itu gak keliatan 
cuma bisa didenger kalo brantas lewat sini mah, bukan diliat
soalnya perbatesan laut sama hutan langsung, jadi ga kliatan apa2
tiap malem banyak asongan yg transit di PLB lho, tempat pergantian shift asongan bisa dibilang.
walopun kemungkinannya kecil jadi kalo di PLB mending tetep sadarkan diri walopun sbentar, kali2 aja ada copet ato bajing luncat, cuma buat jaga2 aja
Gajah aja blom tentu on time juga, yg ada sampe tujuan sama2 siang
kalo mau cepet ya matarmaja sono, asal kuat aja bersaing sama penumpangnya yg sering kali (sorry, no offense) termasuk barbar
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
(30-09-2011, 11:27 AM)Andrew_CN Wrote: cuma bisa didenger kalo brantas lewat sini mah, bukan diliat
soalnya perbatesan laut sama hutan langsung, jadi ga kliatan apa2
tiap malem banyak asongan yg transit di PLB lho, tempat pergantian shift asongan bisa dibilang.
walopun kemungkinannya kecil jadi kalo di PLB mending tetep sadarkan diri walopun sbentar, kali2 aja ada copet ato bajing luncat, cuma buat jaga2 aja
Gajah aja blom tentu on time juga, yg ada sampe tujuan sama2 siang
kalo mau cepet ya matarmaja sono, asal kuat aja bersaing sama penumpangnya yg sering kali (sorry, no offense) termasuk barbar
Ooh, I see I see .... ntar kalo pulang beberapa bulan lagi tak melek aja deh .... walau gelap at least saya bakal tau kalo itu laut
Soal penumpang dan pedagang, saya sendiri gak tau sih, tapi kata beberapa orang yang pernah saya temui, diantaranya :
1. Temen yang berasal dari Blitar dan Malang
2. Temen dari Kediri juga
3. Beberapa Penumpang yang kebetulan duduk di dekat-dekat saya
Mereka bilang kalau KA Brantas ini termasuk KA yang lebih aman dibandingkan beberapa KA Ekonomi yang lain. Penumpang yang duduk dekat saya itu pernah menyatakan kaget waktu naik Brantas, kok beda banget suasananya gitu. Lebih aman dan kondusif gitu maksudnya. Nilai plus lah kalau begitu, KA 146 nya saja sangat baik hati dengan kereta lainnya, terus ditambah komentar yang bilang KA BRantas termasuk yang paling aman ...
Kalau pengalaman saya sendiri sih memang ada benarnya kata temen-temen saya itu. Waktu naik KA Matarmaja, memang cepatnya luar biasa, tapi ya itu, memang penumpangnya dan pedagang-pedagangnya agak lebih ekstrim jika dibandingkan dengan KA Brantas.
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(30-09-2011, 05:12 PM)Hungry Soul Wrote: (30-09-2011, 11:27 AM)Andrew_CN Wrote: cuma bisa didenger kalo brantas lewat sini mah, bukan diliat
soalnya perbatesan laut sama hutan langsung, jadi ga kliatan apa2
tiap malem banyak asongan yg transit di PLB lho, tempat pergantian shift asongan bisa dibilang.
walopun kemungkinannya kecil jadi kalo di PLB mending tetep sadarkan diri walopun sbentar, kali2 aja ada copet ato bajing luncat, cuma buat jaga2 aja
Gajah aja blom tentu on time juga, yg ada sampe tujuan sama2 siang
kalo mau cepet ya matarmaja sono, asal kuat aja bersaing sama penumpangnya yg sering kali (sorry, no offense) termasuk barbar
Ooh, I see I see .... ntar kalo pulang beberapa bulan lagi tak melek aja deh .... walau gelap at least saya bakal tau kalo itu laut 
Soal penumpang dan pedagang, saya sendiri gak tau sih, tapi kata beberapa orang yang pernah saya temui, diantaranya :
1. Temen yang berasal dari Blitar dan Malang
2. Temen dari Kediri juga
3. Beberapa Penumpang yang kebetulan duduk di dekat-dekat saya
Mereka bilang kalau KA Brantas ini termasuk KA yang lebih aman dibandingkan beberapa KA Ekonomi yang lain. Penumpang yang duduk dekat saya itu pernah menyatakan kaget waktu naik Brantas, kok beda banget suasananya gitu. Lebih aman dan kondusif gitu maksudnya. Nilai plus lah kalau begitu, KA 146 nya saja sangat baik hati dengan kereta lainnya, terus ditambah komentar yang bilang KA BRantas termasuk yang paling aman ... 
Kalau pengalaman saya sendiri sih memang ada benarnya kata temen-temen saya itu. Waktu naik KA Matarmaja, memang cepatnya luar biasa, tapi ya itu, memang penumpangnya dan pedagang-pedagangnya agak lebih ekstrim jika dibandingkan dengan KA Brantas. 
emank si gw uda ngerasain CN-PLB ga separah bengawan, kutojaya, matarmaja, progo, atopun tawang jaya, penumpang cenderung care 1 sama laen, toh memank yg bner2 rawa maling justru di THB, MRI, JNG & CKP. yg perlu diwasapadai 4 sta itu untuk brantas si meskipun penumpang baek, maling justru banyakan dari luar si.
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
liat KA Brantas (145) yang begitu prima... seringnya masuk JNG masih jam 4 pagi.... sekarang jadwalnya brantas jam berapa si di stasiun2 antara....
padahal saya pas sempet jadi pelanggan Brantas taon 2007 -2008 an.... brtangkat Kediri sama2 jam 13.00..Brenti juga tetep, Kediri, papar, kertosono, Nganjuk, Caruban, Madiun, Barat, Geneng, Paron, Kedunggalar, Walikukun, Sragen, Jebres, Gundih, Telawa, Kedungjati, SMC dst... dan saat itu di SMC juga udah jam 21.30 an (pasti di belakang Kamandanu) dan nyampe JNG juga selalu jam 6.30 ke atas, bahkan ga jarang jam 7-8 am....
lah sekarang... aje gile nih KA....emang umumnya nyampe Solojebres, Semarang Poncol, Pekalongan, tegal dan CNP jam berapa sekarang (kebiasaan aja bukan dari jadwal yg tertera)... koq bisa di depan SU SMT...
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
|