Thread Rating:
  • 4 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Argo Parahyangan.???
ya asal jangan dihapus Ngakak
gw gak ngerti tim ahli PT.Ka itu gmn
masa analisis kondisi nya kacau banget Bethe mereka ngambil data cuma distasiun awal sama akhir kah kayak contoh kasus harina
yang jelas kalo 21 dihapus bakalan ngefek ke penurunan penumpang
soalnya dengan kapasitas yang segitu2 aja (red: bisnis) dan jadwal seadanya yang gak mementingkan kemauan pasar ya yang ada bakalan die lagi nih KA
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
(24-04-2010, 07:25 AM)Michael Arka Wrote:
(24-04-2010, 07:14 AM)aditms07 Wrote: berarti yang namanya ARGO sekarang gak melulu K1 semua isinya ya?
baguslah kalo emang ada gantinya..

Nah ini yang membingungkan.PAdahal yg namanya KA Argo .... pasti semuanya kelas eksekutif. Bingung Bingung Bingung

ia.. ia.. ka Argo semuanyakan eksekutif.. koq argo parahyangan ada kelas bisnisnya... wah... ane setuju Pendapat Ente Gan...Xie XieXie Xie
Reply
(25-09-2011, 03:00 PM)Gopar new image Wrote: ya asal jangan dihapus Ngakak
gw gak ngerti tim ahli PT.Ka itu gmn
masa analisis kondisi nya kacau banget Bethe mereka ngambil data cuma distasiun awal sama akhir kah kayak contoh kasus harina
yang jelas kalo 21 dihapus bakalan ngefek ke penurunan penumpang
soalnya dengan kapasitas yang segitu2 aja (red: bisnis) dan jadwal seadanya yang gak mementingkan kemauan pasar ya yang ada bakalan die lagi nih KA

Ya itulah, paling jadwal si 21 diundur, toh 21 yg jadi permasalahan, ya coba diselesaikan dulu dengan "cara damai", yaitu mengundurkan "jam tayang", siapa tahu jumlah "pemirsa" meningkat.

Soalnya itu lho, kalo 21 dihapus, penumpang 24 mo dibawa ke mana? Katanya mau bersaing dengan moda lain, koq malah loyo? Cuma semata-mata kurang penumpang, ya carilah itu penumpang!

Travel ga semata-mata penuh karena waktu tempuh yang (katanya...) lebih cepat, tapi mereka dobrak "kekakuan" kereta, yaitu jam berangkat dan tempat berangkat yang beragam.

Coba juga travel kayak kereta, berangkat di satu tempat dan pada jam-jam tertentu. Belum tentu bakal laku...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
sundul pantauan siang ini, di PJL AND Edisi Minggu, 25 Sept 2011, Gopar BD- GMR berangkat BD pukul 11.30, dengan formasi : CC 203 xx + K2(A) + K2 + M1 + 3 K1 + BP .... huihhh pendek ...
Reply
sepi amat yak padahal minggu
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
(25-09-2011, 03:00 PM)Gopar new image Wrote: ya asal jangan dihapus Ngakak
gw gak ngerti tim ahli PT.Ka itu gmn
masa analisis kondisi nya kacau banget Bethe mereka ngambil data cuma distasiun awal sama akhir kah kayak contoh kasus harina
yang jelas kalo 21 dihapus bakalan ngefek ke penurunan penumpang
soalnya dengan kapasitas yang segitu2 aja (red: bisnis) dan jadwal seadanya yang gak mementingkan kemauan pasar ya yang ada bakalan die lagi nih KA

Ya itulah, paling jadwal si 21 diundur, toh 21 yg jadi permasalahan, ya coba diselesaikan dulu dengan "cara damai", yaitu mengundurkan "jam tayang", siapa tahu jumlah "pemirsa" meningkat.

Soalnya itu lho, kalo 21 dihapus, penumpang 24 mo dibawa ke mana? Katanya mau bersaing dengan moda lain, koq malah loyo? Cuma semata-mata kurang penumpang, ya carilah itu penumpang!

Travel ga semata-mata penuh karena waktu tempuh yang (katanya...) lebih cepat, tapi mereka dobrak "kekakuan" kereta, yaitu jam berangkat dan tempat berangkat yang beragam.

Coba juga travel kayak kereta, berangkat di satu tempat dan pada jam-jam tertentu. Belum tentu bakal laku...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
halo abang"...
mau tanya,tiket promo gopar itu kapan aja ya keluarnya?
tuuuuuuuuuut......tuuuuuuuuuuuuuuuut...............
Lok Merah Biru
Reply
(25-09-2011, 04:28 PM)dtRAiNeR Wrote:
(25-09-2011, 03:00 PM)Gopar new image Wrote: ya asal jangan dihapus Ngakak
gw gak ngerti tim ahli PT.Ka itu gmn
masa analisis kondisi nya kacau banget Bethe mereka ngambil data cuma distasiun awal sama akhir kah kayak contoh kasus harina
yang jelas kalo 21 dihapus bakalan ngefek ke penurunan penumpang
soalnya dengan kapasitas yang segitu2 aja (red: bisnis) dan jadwal seadanya yang gak mementingkan kemauan pasar ya yang ada bakalan die lagi nih KA

Ya itulah, paling jadwal si 21 diundur, toh 21 yg jadi permasalahan, ya coba diselesaikan dulu dengan "cara damai", yaitu mengundurkan "jam tayang", siapa tahu jumlah "pemirsa" meningkat.

Soalnya itu lho, kalo 21 dihapus, penumpang 24 mo dibawa ke mana? Katanya mau bersaing dengan moda lain, koq malah loyo? Cuma semata-mata kurang penumpang, ya carilah itu penumpang!

Travel ga semata-mata penuh karena waktu tempuh yang (katanya...) lebih cepat, tapi mereka dobrak "kekakuan" kereta, yaitu jam berangkat dan tempat berangkat yang beragam.

Coba juga travel kayak kereta, berangkat di satu tempat dan pada jam-jam tertentu. Belum tentu bakal laku...

setuju sama om dtRAiNeR n Gopar new image diatas, harusnya yang dianalisa adalah kenapa okupansi KA 21 nggak sebagus KA lainnya. Bukan langsung digrounded begitu aja. Kalau hanya mengambil data di stasiun awal sama akhir ya nggak valid. Contoh KA 24 misalnya. Dari GMR, penumpang K2 bisa diitung sama jari, tapi begitu masuk JNG sama BKS, tuh kereta penuh sampai banyak yang nggak kebagian tempat. Di PWK juga begitu, yang naik sama yang turun seimbang.
RF jamboapha, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Reply
(26-09-2011, 08:41 AM)jamboapha Wrote:
(25-09-2011, 04:28 PM)dtRAiNeR Wrote:
(25-09-2011, 03:00 PM)Gopar new image Wrote: ya asal jangan dihapus Ngakak
gw gak ngerti tim ahli PT.Ka itu gmn
masa analisis kondisi nya kacau banget Bethe mereka ngambil data cuma distasiun awal sama akhir kah kayak contoh kasus harina
yang jelas kalo 21 dihapus bakalan ngefek ke penurunan penumpang
soalnya dengan kapasitas yang segitu2 aja (red: bisnis) dan jadwal seadanya yang gak mementingkan kemauan pasar ya yang ada bakalan die lagi nih KA

Ya itulah, paling jadwal si 21 diundur, toh 21 yg jadi permasalahan, ya coba diselesaikan dulu dengan "cara damai", yaitu mengundurkan "jam tayang", siapa tahu jumlah "pemirsa" meningkat.

Soalnya itu lho, kalo 21 dihapus, penumpang 24 mo dibawa ke mana? Katanya mau bersaing dengan moda lain, koq malah loyo? Cuma semata-mata kurang penumpang, ya carilah itu penumpang!

Travel ga semata-mata penuh karena waktu tempuh yang (katanya...) lebih cepat, tapi mereka dobrak "kekakuan" kereta, yaitu jam berangkat dan tempat berangkat yang beragam.

Coba juga travel kayak kereta, berangkat di satu tempat dan pada jam-jam tertentu. Belum tentu bakal laku...

setuju sama om dtRAiNeR n Gopar new image diatas, harusnya yang dianalisa adalah kenapa okupansi KA 21 nggak sebagus KA lainnya. Bukan langsung digrounded begitu aja. Kalau hanya mengambil data di stasiun awal sama akhir ya nggak valid. Contoh KA 24 misalnya. Dari GMR, penumpang K2 bisa diitung sama jari, tapi begitu masuk JNG sama BKS, tuh kereta penuh sampai banyak yang nggak kebagian tempat. Di PWK juga begitu, yang naik sama yang turun seimbang.

bnr mas klo saran aq di adakan kembali KA Gopar jam 05.00 knp krn penumpang khususnya karyawan n pekerja daerah BKS n JNG membutuhkan transfortasi pagi dr bandung n nyampe ke JKT ga terlalu siang.

CMIIW
Train is never death for my life specially KA Lodaya
Reply
(26-09-2011, 10:24 AM)gerryrockygelardy Wrote: bnr mas klo saran aq di adakan kembali KA Gopar jam 05.00 knp krn penumpang khususnya karyawan n pekerja daerah BKS n JNG membutuhkan transfortasi pagi dr bandung n nyampe ke JKT ga terlalu siang.

CMIIW

Koreksi... KLB 7065 dulu berangkatnya 04:00, jauh lebih pagi. Tapi itu cuma jalan tiap Senin, karena memang menguntungkan di hari itu. Kalo hari lain belum tentu...

Tapi bisa juga sih kembali diaktifkan pada jam tersebut, karena memang sewaktu akan di-grounded KLB GoPar 7000-an ini, ada yg bilang kalo untuk KLB yg menguntungkan ya hanya si KLB 7065 ini, sisanya memang kurang menguntungkan, okupansi di bawah 60%...

Tapi jangan dengan diaktifkannya KLB ini KA 19 dihapus, karena pada hari lain, GoPar terpagi ya si 19 itu. Dan pas dia balik jadi 22 cukup laris koq...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)