Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Soalan Rel (Tukar Bantalan, Spesifikasi, dll)
#21
kalo ini tentang bantalan .... mudah-mudahan bermanfaat ....

kapanlagi

20081023230834_bantalan_01_4900a182caa2c.JPG

kapanlagi

20081023230834_bantalan_02_4900a182cf70d.JPG

kapanlagi

20081023230834_bantalan_03_4900a182d3ee6.JPG

kapanlagi

20081023230834_bantalan_04_4900a182d8faa.JPG
Reply
#22
Mau tanya neh...

tentang rel yang ada di Indonesia tu type berapa aja y?

trus bantalanya ada berapa macem?

toleransi kemiringan rel tu maksimal berapa permil?
trus gimana cara ngatasinya?
Bingung

mohon bantuanya.... Xie Xie

makasih, sori kalo kebanyakan nanya... Nyengir

hehehe....
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#23
Post digabung...

Tjoba mbaca halaman Pertamax...

Happy reading...

Gaya Gua

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#24
mas totok kalau setahu saya bantalan rel yang terbuat dari beton itu sangat sangat tahan lama ya. tapi sering saya lihat di track antara jatinegara - manggarai . sudah pada di ganti. padahal masih bagus bagus loh. sehingga banyak orang orang yang tidak bertanggung jawab yang mengambil plat besi yang menyatu dengan bantalan beton. caranya dengan menghancurkan bahan yang terbuat dari beton lalu tinggal mengambil platnya.alasan apa yang mendasari bantalan beton itu di ganti.? Bingung
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#25
diakhir tahun ini untuk Dipo Jng telah dilakukan maintenance jalur dan penggantian rel serta bantalan dibagian barat... thannk's buat para petugasnya... Xie Xie

malam Rabu malam nongkrong di Dipo bersama pak B*m*b*g cs setelah "karaoke-an" sejenak di studio maka sempat menemani mandor Jalan dan Bangunan hingga fajar menjelang dan mendapat "ilmu" baru antara lain :

pertama, bahwa untuk jalur yang berbelok/menikung ternyata apabila lengkungan berbelok/menikung semakin tajam maka lebar track lebih dari 1067 mm dan terbagi dalam beberapa "level". Bingung

kedua, secara phisik pada jembatan tidaklah rata tapi agak cembung keatas.

ketiga, bahwa untuk pembuatan jembatan KA, lebih baik dan efisien dibuat dengan sistim "jembatan gantung"

ke empat, pada jembatan "padat" dibuat dengan maksud agar dapat lebih mudah dan praktis dalam perawatan kemudian harinya dan untuk faktor keamanan. Jembatan padat biasanya dipakai apabila yang "dibawahnya" ada jalur transportasi lainnya seperti : jalan raya dan pemukiman

lainnya ?.... ternyata jam masuk sibuk itu sekitar jam 03.00 wib dini hari dimana (menurut hasil pemantauan) bahwa setiap 10 menit sekali, rata-rata lok selesai dinas masuk Dipo dan keluar siap dinas setiap 40 menit.... Gaya Gua

pengunaan dan pengisian HSD sebanyak hampir 1500-2000 liter bergantung pada dinasannya dan pemakaiannya hanya sekali jalan/tujuan. sakali mengisi HSD wktunya sekitar 15 menit...tukang hitung:

sayang... terkadang ada HSD yang bocor karena pernah mencoba untuk satu Lok yang lagi "minum" HSD, untuk sekali 'minum" ternyata "gumohnya" hampir 2 liter-an...) Diem Lo!

masih banyak lagi... tunggu saja ya...
Reply
#26
gumohnya ditampung buat panther ajah Tersenyuum
------------------------------------------------
http//www.semboyan35.com
Reply
#27
ngeri mas.... takut ada "kasus"...

karena pernah ada juga ada kasus, nampung "gumoh"-nya HSD meskipun 'dah "kehitung" takaran. Heran juga sih... khan sudah melalui takaran alias 'dah kehitung... kalau mau malah dibuat sedemikian rupa seperti yang di SPBU, otomatis bila sudah penuh atawa bila ada "gumoh" dari alat, maka alatnya diperbaiki... lumayan loh mas kalaw dihitung-hitung sebulan mah bisa 100 liter kaleeeeeee....

dulu di tahun 1989 banyak "lalat hijau" yang kalaw pagi-pagi pada "ngerebutin" HSD, minta jatah... tapi sekarang 'dah nggak kemungkinan karena sarang "lalat hijau"-nya 'dah pindah....

kemarin saja saya lihat dan saya sangat sayang sekali.... pernah sewaktu itu "rangkaian kecil" dirumah lihat "gumoh"-nya, dasar memang "rangkaian kecil" eh langsung dicari botol minuman kemasan 'trus di tampung...

hasilnya.....

"pah, nih bensin solar, masukin ke mobil eyang ya.... tadi aku tampung dari bocoran selang" katanya ambil tunjuk ujung selang HSD yang masih nempel di "mulut" tangki HSD lok....

wahhhhh, memalukan saya saja... (tapi ada benarnya juga ya ?...sayang kalaw terbuang percuma...)

ada saran mungkin dari rekan-rekan lainnya....
Reply
#28
Agus Budhy Nugroho Wrote:"pah, nih bensin solar, masukin ke mobil eyang ya.... tadi aku tampung dari bocoran selang" katanya ambil tunjuk ujung selang HSD yang masih nempel di "mulut" tangki HSD lok....

wahhhhh, memalukan saya saja... (tapi ada benarnya juga ya ?...sayang kalaw terbuang percuma...)

ada saran mungkin dari rekan-rekan lainnya....

bener juga nih mas ABN>...

kalo diitung itung...

berapa liter aja yang kebuang tiap hari???

mana bocornya bukan setetes2..

tapi ngalir...... Huaaaa.....hik..hik
Reply
#29
Agus Budhy Nugroho Wrote:"pah, nih bensin solar, masukin ke mobil eyang ya.... tadi aku tampung dari bocoran selang" katanya ambil tunjuk ujung selang HSD yang masih nempel di "mulut" tangki HSD lok....

wahhhhh, memalukan saya saja... (tapi ada benarnya juga ya ?...sayang kalaw terbuang percuma...)

ada saran mungkin dari rekan-rekan lainnya....

bener juga nih mas ABN>...

kalo diitung itung...

berapa liter aja yang kebuang tiap hari???

mana bocornya bukan setetes2..

tapi ngalir...... Huaaaa.....hik..hik
Reply
#30
trus masih seputar rel n bantalannnya...
gimana sih cara kerja Plasser Thuerrer?
ada yang tau?
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)