diakhir tahun ini untuk Dipo Jng telah dilakukan maintenance jalur dan penggantian rel serta bantalan dibagian barat... thannk's buat para petugasnya...
malam Rabu malam nongkrong di Dipo bersama pak B*m*b*g cs setelah "karaoke-an" sejenak di studio maka sempat menemani mandor Jalan dan Bangunan hingga fajar menjelang dan mendapat "ilmu" baru antara lain :
pertama, bahwa untuk jalur yang berbelok/menikung ternyata apabila lengkungan berbelok/menikung semakin tajam maka lebar track lebih dari 1067 mm dan terbagi dalam beberapa "level".
kedua, secara phisik pada jembatan tidaklah rata tapi agak cembung keatas.
ketiga, bahwa untuk pembuatan jembatan KA, lebih baik dan efisien dibuat dengan sistim "jembatan gantung"
ke empat, pada jembatan "padat" dibuat dengan maksud agar dapat lebih mudah dan praktis dalam perawatan kemudian harinya dan untuk faktor keamanan. Jembatan padat biasanya dipakai apabila yang "dibawahnya" ada jalur transportasi lainnya seperti : jalan raya dan pemukiman
lainnya ?.... ternyata jam masuk sibuk itu sekitar jam 03.00 wib dini hari dimana (menurut hasil pemantauan) bahwa setiap 10 menit sekali, rata-rata lok selesai dinas masuk Dipo dan keluar siap dinas setiap 40 menit....
pengunaan dan pengisian HSD sebanyak hampir 1500-2000 liter bergantung pada dinasannya dan pemakaiannya hanya sekali jalan/tujuan. sakali mengisi HSD wktunya sekitar 15 menit...tukang hitung:
sayang... terkadang ada HSD yang bocor karena pernah mencoba untuk satu Lok yang lagi "minum" HSD, untuk sekali 'minum" ternyata "gumohnya" hampir 2 liter-an...)
masih banyak lagi... tunggu saja ya...