Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 4 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Sawunggalih (Sejarah, Pelayanan, Cerita)
Sepakat dengan sodara andya nur, saya melihat gerbong-gerbong sawunggalih sudah menggunakan "KTA" bukan "PWT"lagi? ada yang bisa menjelaskan?
"Kiranya diberikan-Nya kepada mu apa yang kau kehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kau rancangkan..."Lok Merah Biru
Reply
(25-07-2011, 06:10 PM)PurwojayaEXE Wrote: Sepakat dengan sodara andya nur, saya melihat gerbong-gerbong sawunggalih sudah menggunakan "KTA" bukan "PWT"lagi? ada yang bisa menjelaskan?

Apa status KTA kini sudah naik..?
693-5073-893-673
Reply
(25-07-2011, 06:10 PM)PurwojayaEXE Wrote: Sepakat dengan sodara andya nur, saya melihat gerbong-gerbong sawunggalih sudah menggunakan "KTA" bukan "PWT"lagi? ada yang bisa menjelaskan?

setau saya, berati untuk masalah perawatan gerbong tersebut sepenuhnya sudah menjadi tanggung jawab "KTA" bukan "PWT" seperti sebelumnya.

Reply
saat ini KTA sudah diberi wewenang untuk merawat rangkaian KA sama seperti SLO karena jarak antara KTA - PWT cukup jauh untuk urusan perawatan dan sebagainya makanya KTA sudah memiliki dipo induk kereta sendiri. Tidak hanya sawunggalih, bogowonto, kutut dan kutsel kini juga menjadi wewenang KTA bukan PWT lagi. Kalau tidak salah, perubahan dipo induk rangkaian ini sudah dilakukan sejak sebulan yang lalu (CMIIW)
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
Bukan depo induk, tapi lebi tepatnya sub depo
Kepengurusan memank di kta, tp kepemilimpinan tetep di pwt
Walopun disini memank jadinya PWT hanya mengurusi setengah dr rangkaian miliknya sendiri secara langsung (logawa, cipuja & purwojaya) tapi PWT tetaplah yg memegang hak asli
Reply
(26-07-2011, 09:35 AM)Andrew_CN Wrote: Bukan depo induk, tapi lebi tepatnya sub depo
Kepengurusan memank di kta, tp kepemilimpinan tetep di pwt
Walopun disini memank jadinya PWT hanya mengurusi setengah dr rangkaian miliknya sendiri secara langsung (logawa, cipuja & purwojaya) tapi PWT tetaplah yg memegang hak asli

yup... semua rangkaian KA yang berangkat dari KTA sudah berkode dipo kereta KTA, karena untuk memudahkan perawatan jadi dipo kereta di KTA direnovasi dan jarak PWT-KTA yang tergolong cukup jauh jadi dipo nya KTA, kemaren si 0 99 03 juga udah KTA.

kalo menurut gue sih semua K1 PWT (including KTA) itu udah dikasih fasilitas LCD TV, kenapa? karena biasanya jatahnya di rolling, contohnya sempet beberapa waktu lalu 111/114 bawa K1 satwa 99516 PWT dan sekarang udah balik lagi ke 99 03 itu...

tapi apapun dipo keretanya yang penting lok nya PWT Big Grin

Xie Xie
Reply
mudah2an KTA bisa punya Dipo induk + lok2nya sendiri, amin!!
Sawunggalih Utama, Taksaka, Turangga, Argo Wilis, Lodaya, Kutut, Bogowonto AC, Kutsel and Malabar.
Reply
Kalo begitu mah namanya uda jadi DAOP sendiri atuh punya depo induk sendiri mah
Mustahil banget, jaraknya sama PWT ja cuma 2 jam kurang, sedangkan jarak dari YK ja cuma 1 jam, terlalu deket untuk jadi depo induk
Reply
Lingkup nya terlalu kecil klo KTA jd DAOP

cukup jadi asistensi (bener gak istilahnya? cmiiw) kayak SLO atau ML
693-5073-893-673
Reply
KTA susah banget buat jadi dipo induk... lagian kan daop nya PWT, statusnya KTA ya cuma sub dipo atau dipo kereta aja kek SLO, ML, RK, BW gitu.... toh KTA juga punya loko kok BB 300xx itu tapi sekarang udah pindah rumah ke CP dan ga tau status kepemilikannya udah ganti apa belom CMIIW
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)