Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About KRL Duri - Tangerang
#61
(13-06-2011, 09:47 PM)ady_mcady Wrote: ..............................

ada yang tahu kira2 kenapa st. grogol dimatikan? apakah murni semata rekayasa lalulintas supaya tidak macet kalo krl berhenti? atau ada alasan lain?

Nampaknya duu PT. KA hendak membangun rel ganda yang mati suri. Dulu khan waktu blom elektrifikasi masih sekedar sebuah halte kecil. Begitu mau dibangun ganda, rel baru pun jadi. Yang lama bukannya tetep diaktifkan malahan malah dinon aktifkan, bahkan kerendem ama aspal dan tumpukkan sampah warga sekitar. Halte KA Grogol yang kini menjadi stasiun Grogol bukanlah rel bercabang dengan wessel. Makanya mungkin PT. KA nanggung untuk mengaktifkannya kalau cuma 1 peron alias 1 rel saja yang diaktifkan mengingar frekuensi perjalanan KRL dg dilayanin masing2 1 KRL saja.

Reply
#62
http://m.inilah.com/read/detail/1593362/...esai-2013/
Reply
#63
(16-06-2011, 06:10 PM)ardial Wrote: http://m.inilah.com/read/detail/1593362/...esai-2013/

baguslah kalau begitu. saya pernah naik krl dari bojong indah, lalu saya lihat disamping stasiun banyak sekali gudang2 dan pabrik2, yang pintu keluarnya pasti dijalan daan mogot. lalu saya berpikir, seandainya daerah ini ada semacam dryport untuk angkutan kontainer, lalu dengan membuka akses rel di gunung sahari bawah, maka bisa mengurangi truk2 ke pelabuhan priok lewat kereta.

apalagi kalau dipanjangkan sampai balaraja sana dimana industri sudah mulai berkembang.

"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#64
Laporan napak tilas sendiri tadi :
1. Sepanjang Latumenten sd Rawa Buaya sudah rata tanah dan gundukan pasir disertai bebatuan. Bukan berarti pemukiman kumuh juga ikutan rata yah... Maksudnya di pinggir rel ganda tetap akan ada pemukiman kumuh, seperti halnya juga dwiganda / DDT Manggarai - Cikarang nanti.
2. Stasiun Grogol masih tanda tanya. Apakah tetap akan ada pembangunan peron untuk jalur 2 alias yg sisi utara / yg mengarah dr Jakarta ke Tangerang nanti?
3. Berhubung capeknya bukan main dan kapasitas kamera aku melebihi angka 200, maka aku akhirin sampai kali Cengkareng saja, masih wilayah DKI Jakarta.
4. Kenapa mesti ada warga yg narsis alias ikutan difoto yah?????? Padahal foto mrk blom tentu dimuat di media massa....
5. Pasar tumah ruah Pesing mewarnai petak rel ini. Jadinya penuh dengan sampah dan jajakan petak dagangan para pedagang. Cuma sebatas bbrp meter aja sih.. alias di pinggir jembatan KA di atas kali Angke.
6. Sayang sekali stasiun Kembangan sama juga stasiun Grogol gak berfungsi sama sekali. Peronnya pun juga cuma 1. Nampaknya stasiun ini dahulu cuma sekedar halte / pos pemberhentian saja. Atau malahan justru baru ada pas mau ganda saat tahun 1999 silam yah?
7. Masih banyak PJL liar yang dijaga warga. Namanya juga PJL... pos jaga lintasan, ada pos, pasti ada yang jaga donk...
8. Ketemu 4 KRL masing2 2x Benteng Ekspres dan 2x Djoko Lelono alias Rheostatic yang dimodif. Ini karena jalan kaki selama hampir 3 jam.
9. Aku temuin beberapa petak jembatan kecil yang dahulu bekas rel aktif sebelum sisi selatan dibangun. Jadinya dahulu spt proyek rel ganda Manggarai - Depok yang mana saat itu sisi timur yang dibangun. Begitu jadi, sisi barat dinon aktifin dulu. Tapi tuk petak rel Tangerang - Jakarta ini... malah sisi utara dinon aktifin. Palingan krn krisis moneter kala itu dan pergantian jabatan antara Alm dengan pemimpin baru lainnya...
10. Di beberapa petak rel sedang dikerjain oleh para kuli bangunan yang mana buldozer - buldozer beberapa sedang dioperasiin. Termasuk terlihat truk - truk dan mobil - mobil mandor.
11. Belum kelihatan jembatan KA seperti yang di atas kali Angke (petak rel antara stasiun Pesing dg st. Kembangan yang tak terpakai) dan jembatan yang di atas kali Cengkareng (selepas st. Kembangan arah ke Tangerang) untuk dibangun. Tapi para pekerja sudah mengerjakan perataan tanah dan penghancuran bebatuan ballast yg kata seorang kuli dikirim dari mandor entah dari perusahaan mana atau pun gunung mana.

Untuk foto2nya menyusul yah... Lagi capek bener nih...

Reply
#65

[Image: 1jlmuwardi.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: 2muwardi4.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: 2muwardi8.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: 3latumenten4.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

Reply
#66
(22-06-2011, 09:03 PM)Dana Komuter Wrote: [spoiler]
[Image: 1jlmuwardi.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: 2muwardi4.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: 2muwardi8.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
[Image: 3latumenten4.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]

Biar saya tebak mas:
foto dari Jl Muwardi yg dkt GOR Grogol sampai jl Latumenten arah jelambar.

twitter : @zulfahmiID
Reply
#67
Iya bener sekali... Lanjutannya menyusul yah...

Reply
#68
apakah pt. kai nggak ada niatan bikin halte jalan panjang ya?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#69
Nampaknya enggak tuh... Soalnya memang sebaiknya tidak karena Jl. Panjang itu sendiri PJLnya sering menjadi pangkalan angkot yg muter balik dan ajang ngetemnya bus - bus yg melintas. Kalau dibangun stasiun, halte atau pun pos pemberhentian... Huuhhh... mesti ada jembatan layang dobel deker jadinya... Soalnya di Jl. Daan Mogot pertigaannya itu sudah ada jembatan layang. Terowongan gak mungkin soalnya ada kali yg butek itu khan....

Reply
#70
http://ekonomi.inilah.com/read/detail/17...untas-2013
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)