Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About DAOP 9 JEMBER
Betul, angle-nya dapat
Reply

[Image: 5686933645_02cb7376df_z.jpg]
Reply
O iya, utk memperpanas suasana....
Mengapa Daop 9 cuman kebagian 1 lok cc yang harus bekerja ekstra dan 6 lok BB yang hampir punah???
- Mungkin karena orang PTKA pikir Daop 9 okupansinya rendah.
masak yang begini dibilang rendah?
[spoiler]
[Image: 6fae9acbb52cbbb57f45c8579de40d91.JPG][/spoiler]
Itu di Sta. Jember, KA Tawang Alun. gimana nih PTKA,?
-Terus, masak yang begini dibilang okupansi rendah?
[spoiler]
[Image: DSCN1023.jpg][/spoiler]
Gimana Pendapat RF semua???

p.s.: yang punya photo pinjem ya..Pisss ahhh...
Blog|Flickr|FB

[Image: P22Y3t]
Argo Unyu
Reply
(21-05-2011, 08:56 PM)ArvendoGTASA Wrote: O iya, utk memperpanas suasana....
Mengapa Daop 9 cuman kebagian 1 lok cc yang harus bekerja ekstra dan 6 lok BB yang hampir punah???
- Mungkin karena orang PTKA pikir Daop 9 okupansinya rendah.
masak yang begini dibilang rendah?
[spoiler]
[Image: 6fae9acbb52cbbb57f45c8579de40d91.JPG][/spoiler]
Itu di Sta. Jember, KA Tawang Alun. gimana nih PTKA,?
-Terus, masak yang begini dibilang okupansi rendah?
[spoiler]
[Image: DSCN1023.jpg][/spoiler]
Gimana Pendapat RF semua???

p.s.: yang punya photo pinjem ya..Pisss ahhh...


Top Banget
memang kadang okupansinya membludak seperti ini...
namun saat hari-hari biasa bisa dikatakan KA tawang alun sudah dapat menampung jumlah penumpang yang ada...
kalau ingin terlihat lebih panas ya ke stasiun malang saja...
karena merupakan tempat turun penumpang terbanyak dan tempat naiknya penumpang yang mau ke arah BW sehingga lebih hot... Ngiler
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
(21-05-2011, 09:09 PM)rayka Wrote:
(21-05-2011, 08:56 PM)ArvendoGTASA Wrote: O iya, utk memperpanas suasana....
Mengapa Daop 9 cuman kebagian 1 lok cc yang harus bekerja ekstra dan 6 lok BB yang hampir punah???
- Mungkin karena orang PTKA pikir Daop 9 okupansinya rendah.
masak yang begini dibilang rendah?
[spoiler]
[Image: 6fae9acbb52cbbb57f45c8579de40d91.JPG][/spoiler]
Itu di Sta. Jember, KA Tawang Alun. gimana nih PTKA,?
-Terus, masak yang begini dibilang okupansi rendah?
[spoiler]
[Image: DSCN1023.jpg][/spoiler]
Gimana Pendapat RF semua???

p.s.: yang punya photo pinjem ya..Pisss ahhh...


Top Banget
memang kadang okupansinya membludak seperti ini...
namun saat hari-hari biasa bisa dikatakan KA tawang alun sudah dapat menampung jumlah penumpang yang ada...
kalau ingin terlihat lebih panas ya ke stasiun malang saja...
karena merupakan tempat turun penumpang terbanyak dan tempat naiknya penumpang yang mau ke arah BW sehingga lebih hot... Ngiler

Okupansi dari KA ekonomi tidak bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
Karena okupansi KA ekonomi tidak bisa menutupi kekurangan yang ada.

Baru kalo KA komersial pasti akan bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
Reply
(22-05-2011, 07:09 AM)BB30135 Wrote: [spoiler]
(21-05-2011, 09:09 PM)rayka Wrote:
(21-05-2011, 08:56 PM)ArvendoGTASA Wrote: O iya, utk memperpanas suasana....
Mengapa Daop 9 cuman kebagian 1 lok cc yang harus bekerja ekstra dan 6 lok BB yang hampir punah???
- Mungkin karena orang PTKA pikir Daop 9 okupansinya rendah.
masak yang begini dibilang rendah?
[spoiler]
[Image: 6fae9acbb52cbbb57f45c8579de40d91.JPG][/spoiler]
Itu di Sta. Jember, KA Tawang Alun. gimana nih PTKA,?
-Terus, masak yang begini dibilang okupansi rendah?
[spoiler]
[Image: DSCN1023.jpg][/spoiler]
Gimana Pendapat RF semua???

p.s.: yang punya photo pinjem ya..Pisss ahhh...


Top Banget
memang kadang okupansinya membludak seperti ini...
namun saat hari-hari biasa bisa dikatakan KA tawang alun sudah dapat menampung jumlah penumpang yang ada...
kalau ingin terlihat lebih panas ya ke stasiun malang saja...
karena merupakan tempat turun penumpang terbanyak dan tempat naiknya penumpang yang mau ke arah BW sehingga lebih hot... Ngiler

Okupansi dari KA ekonomi tidak bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
Karena okupansi KA ekonomi tidak bisa menutupi kekurangan yang ada.

Baru kalo KA komersial pasti akan bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
[/spoiler]
BetuL Kang....Top Banget
Memang kebijakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menurut kita seolah2 salah dlam hal ini,tpi ini Perusahaan.Yang lbih mngutamakan keuntungan....Dan yg lbih tau urusan keuangan "dalam negeri" cma PT. Kereta Api Indonesia (Persero).Setiap kebijakan yg di ambilnya pasti sdh melalui proses pnjang & kebijakan itu di lakukan supaya perusahaan tdak merugi....
Cuma kita terlalu brpikiran pndek dlam mgkritik PT. Kereta Api Indonesia (Persero),tpi tdk tau bahwa ini adlah perusahaan besar...
Mohon koreksi....
Jadikan Masa Lalu Sebagai Pelajaran Yang Sangat Berharga.
Reply
(22-05-2011, 09:16 AM)winarno Wrote:
(22-05-2011, 07:09 AM)BB30135 Wrote: [spoiler]
(21-05-2011, 09:09 PM)rayka Wrote:
(21-05-2011, 08:56 PM)ArvendoGTASA Wrote: O iya, utk memperpanas suasana....
Mengapa Daop 9 cuman kebagian 1 lok cc yang harus bekerja ekstra dan 6 lok BB yang hampir punah???
- Mungkin karena orang PTKA pikir Daop 9 okupansinya rendah.
masak yang begini dibilang rendah?
[spoiler]
[Image: 6fae9acbb52cbbb57f45c8579de40d91.JPG][/spoiler]
Itu di Sta. Jember, KA Tawang Alun. gimana nih PTKA,?
-Terus, masak yang begini dibilang okupansi rendah?
[spoiler]
[Image: DSCN1023.jpg][/spoiler]
Gimana Pendapat RF semua???

p.s.: yang punya photo pinjem ya..Pisss ahhh...


Top Banget
memang kadang okupansinya membludak seperti ini...
namun saat hari-hari biasa bisa dikatakan KA tawang alun sudah dapat menampung jumlah penumpang yang ada...
kalau ingin terlihat lebih panas ya ke stasiun malang saja...
karena merupakan tempat turun penumpang terbanyak dan tempat naiknya penumpang yang mau ke arah BW sehingga lebih hot... Ngiler

Okupansi dari KA ekonomi tidak bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
Karena okupansi KA ekonomi tidak bisa menutupi kekurangan yang ada.

Baru kalo KA komersial pasti akan bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
[/spoiler]
BetuL Kang....Top Banget
Memang kebijakan PT. Kereta Api (Persero) menurut kita seolah2 salah dlam hal ini,tpi ini Perusahaan.Yang lbih mngutamakan keuntungan....Dan yg lbih tau urusan keuangan "dalam negeri" cma PT. Kereta Api (Persero).Setiap kebijakan yg di ambilnya pasti sdh melalui proses pnjang & kebijakan itu di lakukan supaya perusahaan tdak merugi....
Cuma kita terlalu brpikiran pndek dlam mgkritik PT. Kereta Api (Persero),tpi tdk tau bahwa ini adlah perusahaan besar...
Mohon koreksi....

seharusnya PTKA itu jangan berbentuk PT, sebagaimana kita tahu bersama, PT kan tujauannya mencari keuntungan (Anak SMP kelas 7 aja tau...)

kembali ke topik yukk...
Blog|Flickr|FB

[Image: P22Y3t]
Argo Unyu
Reply
(22-05-2011, 11:40 AM)ArvendoGTASA Wrote: [spoiler]
(22-05-2011, 09:16 AM)winarno Wrote:
(22-05-2011, 07:09 AM)BB30135 Wrote:
(21-05-2011, 09:09 PM)rayka Wrote: [quote='ArvendoGTASA' pid='246496' dateline='1305986200']
O iya, utk memperpanas suasana....
Mengapa Daop 9 cuman kebagian 1 lok cc yang harus bekerja ekstra dan 6 lok BB yang hampir punah???
- Mungkin karena orang PTKA pikir Daop 9 okupansinya rendah.
masak yang begini dibilang rendah?
[spoiler]
[Image: 6fae9acbb52cbbb57f45c8579de40d91.JPG][/spoiler]
Itu di Sta. Jember, KA Tawang Alun. gimana nih PTKA,?
-Terus, masak yang begini dibilang okupansi rendah?
[spoiler]
[Image: DSCN1023.jpg][/spoiler]
Gimana Pendapat RF semua???

p.s.: yang punya photo pinjem ya..Pisss ahhh...


Top Banget
memang kadang okupansinya membludak seperti ini...
namun saat hari-hari biasa bisa dikatakan KA tawang alun sudah dapat menampung jumlah penumpang yang ada...
kalau ingin terlihat lebih panas ya ke stasiun malang saja...
karena merupakan tempat turun penumpang terbanyak dan tempat naiknya penumpang yang mau ke arah BW sehingga lebih hot... Ngiler

Okupansi dari KA ekonomi tidak bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
Karena okupansi KA ekonomi tidak bisa menutupi kekurangan yang ada.

Baru kalo KA komersial pasti akan bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.

Quote:BetuL Kang....Top Banget
Memang kebijakan PT. Kereta Api (Persero) menurut kita seolah2 salah dlam hal ini,tpi ini Perusahaan.Yang lbih mngutamakan keuntungan....Dan yg lbih tau urusan keuangan "dalam negeri" cma PT. Kereta Api (Persero).Setiap kebijakan yg di ambilnya pasti sdh melalui proses pnjang & kebijakan itu di lakukan supaya perusahaan tdak merugi....
Cuma kita terlalu brpikiran pndek dlam mgkritik PT. Kereta Api (Persero),tpi tdk tau bahwa ini adlah perusahaan besar...
Mohon koreksi....

seharusnya PTKA itu jangan berbentuk PT, sebagaimana kita tahu bersama, PT kan tujauannya mencari keuntungan (Anak SMP kelas 7 aja tau...)

kembali ke topik yukk...
[/spoiler]

Kalau bkan PT,trus jenis perusahaannya model apa bos?? Aq ingin belajar ke smpyan aja,smpyan lbih pinter trnyata....
Jadikan Masa Lalu Sebagai Pelajaran Yang Sangat Berharga.
Reply
bagaimanapun sudah ada beberapa kemajuan d DAOP9
diantaranya perbaikan lintas dan tambahan lok CC
Semoga saja nanti bisa lebih baik lagi
Tersenyuum
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
(22-05-2011, 01:28 PM)winarno Wrote:
(22-05-2011, 11:40 AM)ArvendoGTASA Wrote: [spoiler]
(22-05-2011, 09:16 AM)winarno Wrote:
(22-05-2011, 07:09 AM)BB30135 Wrote:
(21-05-2011, 09:09 PM)rayka Wrote: [quote='ArvendoGTASA' pid='246496' dateline='1305986200']
O iya, utk memperpanas suasana....
Mengapa Daop 9 cuman kebagian 1 lok cc yang harus bekerja ekstra dan 6 lok BB yang hampir punah???
- Mungkin karena orang PTKA pikir Daop 9 okupansinya rendah.
masak yang begini dibilang rendah?
[spoiler]
[Image: 6fae9acbb52cbbb57f45c8579de40d91.JPG][/spoiler]
Itu di Sta. Jember, KA Tawang Alun. gimana nih PTKA,?
-Terus, masak yang begini dibilang okupansi rendah?
[spoiler][/spoiler]
Gimana Pendapat RF semua???

p.s.: yang punya photo pinjem ya..Pisss ahhh...

memang kadang okupansinya membludak seperti ini...
namun saat hari-hari biasa bisa dikatakan KA tawang alun sudah dapat menampung jumlah penumpang yang ada...
kalau ingin terlihat lebih panas ya ke stasiun malang saja...
karena merupakan tempat turun penumpang terbanyak dan tempat naiknya penumpang yang mau ke arah BW sehingga lebih hot... Ngiler

Okupansi dari KA ekonomi tidak bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.
Karena okupansi KA ekonomi tidak bisa menutupi kekurangan yang ada.

Baru kalo KA komersial pasti akan bisa menjadi bahan pertimbangan PT. KAI.

Quote:BetuL Kang....Top Banget
Memang kebijakan PT. Kereta Api (Persero) menurut kita seolah2 salah dlam hal ini,tpi ini Perusahaan.Yang lbih mngutamakan keuntungan....Dan yg lbih tau urusan keuangan "dalam negeri" cma PT. Kereta Api (Persero).Setiap kebijakan yg di ambilnya pasti sdh melalui proses pnjang & kebijakan itu di lakukan supaya perusahaan tdak merugi....
Cuma kita terlalu brpikiran pndek dlam mgkritik PT. Kereta Api (Persero),tpi tdk tau bahwa ini adlah perusahaan besar...
Mohon koreksi....

seharusnya PTKA itu jangan berbentuk PT, sebagaimana kita tahu bersama, PT kan tujauannya mencari keuntungan (Anak SMP kelas 7 aja tau...)

kembali ke topik yukk...
[/spoiler]

Kalau bkan PT,trus jenis perusahaannya model apa bos?? Aq ingin belajar ke smpyan aja,smpyan lbih pinter trnyata....

o ya nggak gitu om, sebaiknya dijadikan Perum saja kayak dulu. saya nggak mau menggurui, tapi kan memang seperti itu. tolonglah jaga omongan di forum... soalnya ada member Semboyan 35 yang dulu berbicara sama seperti saya, tapi saya lupa, di trit mana. sudah lah...Pisss ahhh...
Blog|Flickr|FB

[Image: P22Y3t]
Argo Unyu
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)