Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Angkutan KA Batu Bara Ditingkatkan
#21
Sayang sekali yah Om
Jalur ganda diperbanyak tapi potensi angkutan KA Penumpangnya belum berkembang seperti di P Jawa , Andai saja waktu perjalanan bisa di tekan mungkin angkutan KA Penumopang bisa menjadi Primadona juga di sini.
Reply
#22
(11-05-2011, 06:25 PM)boy herlando Wrote: Sayang sekali yah Om
Jalur ganda diperbanyak tapi potensi angkutan KA Penumpangnya belum berkembang seperti di P Jawa , Andai saja waktu perjalanan bisa di tekan mungkin angkutan KA Penumopang bisa menjadi Primadona juga di sini.

Alasan kenapa PT KA cuek bebek sama angkutan penumpang di Divre III? Ya karena KA babaranjang itu adalah mesin duit utama PT KA.

Selama ini kita sering dengar PT KA untung, sementara kondisi KA penumpang menyedihkan. Pasti penasaran, kok bisa?

Ya karena angkuta babaranjang ini yang menutup semua defisit PT KA.
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Reply
#23
pendapatan KCJ kalah ya sama babaranjang?
Reply
#24
Katanya sih iya. Tapi nggak tahu persis tepatnya berapa....
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Reply
#25
(10-05-2011, 02:09 PM)spoor_jadul Wrote:
(20-04-2011, 03:15 PM)Seruni Wrote: Jalur ganda secara parsial, skr lagi pengerjaan jalur ganda antara balambangan umpu- negeri agung-tulung buyut way kanan lampung, dan jalur antara prabumulih X6-penimur-niru dan akan dilanjutkan sampai niru tanjung enim.
- selain jalur ganada juga di perbanyak stasiun dengan emplasent panjang (long siding) yg panjangnya bs mencapai 3 km lebih.

sumber:
http://www.lkpp.go.id/v2/berita-detail.p...6702776323
PT Kereta Api Indonesia Bangun Rel Ganda Angkut Batu Bara
26 April 2011 13:46

Jakarta, - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memacu pembangunan jalur rel ganda untuk mendukung produksi batu bara PT Bukit Asam Tbk dari tambang di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.

”Untuk tahap pertama, kami bangun 20 kilometer rel dari Stasiun X6 di Prabumulih hingga Stasiun Niru. Kami berharap rel ganda tahap pertama selesai pada November 2011,” kata Kepala Divre Sumatera Selatan PT Kereta Api Indonesia, Budi Noviantoro, Senin (25/4) saat dihubungi di Palembang.

Tahap berikutnya, sepanjang 20 kilometer, sedang menunggu detail desain. ”Tahun ini juga akan dilelang supaya awal tahun depan dapat selesai. Jadi, total 40 kilometer dibangun tahun ini,” ujar Budi Noviantoro.

Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia, Sulistyo Wimbo Hardjito sebelumnya mengatakan, PT Kereta Api Indonesia akan membangun sendiri prasarana rel ganda di Sumatera Selatan meski pembangunan prasarana sebenarnya ada di tangan pemerintah.

Pemenang tender jalur rel ganda ini adalah BUMN, PT Wijaya Karya dan Hutama Karya.

Dengan jalur rel yang ada (jalur tunggal), pada tahun 2010 hanya bisa diangkut sekitar 13 juta ton batu bara. Tahun 2014, setelah jalur rel ganda siap, diproyeksikan dapat diangkut 22,7 juta ton batu bara.

Dalam data PT Kereta Api Indonesia tergambar rencana aksi untuk meningkatkan kapasitas angkutan batu bara Sumatera Selatan tahun 2010-2013. Rencana ini antara lain pembelian 44 lokomotif tambahan senilai Rp 1,4 triliun. PT Kereta Api Indonesia juga akan membeli 1200 gerbong batu bara senilai Rp 720 miliar.

”Gerbong batu bara akan dibuat di China, sedangkan pemesanan lokomotif ditunda sesuai permintaan Kementerian Perhubungan, yakni spesifikasi lokomotif harus kabin ganda,” kata Budi Noviantoro. Namun, enam lokomotif yang dipesan dengan anggaran internal tahun 2009 akan tiba September 2011.

Peneliti perkeretaapian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Taufik Hidayat, mengingatkan supaya kecepatan pemuatan batu bara ke dalam gerbong juga ditingkatkan. ”Jadi, rel dibuat ganda, persinyalan ditingkatkan, begitu pula train loading system,” ujarnya.

Menurut Taufik, kekuatan jembatan KA juga perlu ditambah supaya lebih banyak beban diangkut dalam satu gerbong.

Taufik mengingatkan, PT Kereta Api Indonesia dan PT Bukit Asam saling membutuhkan. Karena itu, kedua BUMN ini dapat bahu-membahu menginvestasikan kebutuhan infrastrukturnya. (RYO)

Quote:Selain angkutan batubara milik pt BA, sejak awal 2011 ini pt KA divre III juga bekerja sama dgn perusaahan Batu Bara mlik swasta yang berlokasi di kab lahat dan yg sudah terlaksana dgn Pt BAU dari Suka cinta-kertapati dan akan melanjutkan kerja sama dgn pt MIP, PMSS, HIKMAH ALBROSS,yang selama ini pengangkutan batubara dari Suka Cinta Merapi kab Lahat, menuju palembang dgn menggunakan sarana truk dan melaalui jalan lintas sumatera, yg sangat mengnggu lalulintas
Reply
#26
kenapa sih gerbong batubara yang biasa-biasa saja harus import dari luar negeri? apa karena dimodali investor china proyeknya sehingga gerbong nya juga dari china?
Reply
#27
(12-05-2011, 05:10 PM)m_ilhami Wrote: kenapa sih gerbong batubara yang biasa-biasa saja harus import dari luar negeri? apa karena dimodali investor china proyeknya sehingga gerbong nya juga dari china?

Benar juga yah. Walaupun sekarang teknologi gerbong batu bara di negara maju lebih kompleks (gerbongnya ada kompressor abarnya sendiri, dan sinyal pengereman pake listrik) ketimbang KKBW yang sekarang dipakai, kan INKA juga bisa membuatnya?

Jangan sampai nanti malah jadi kaya kasus MA-60....
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Reply
#28
(12-05-2011, 05:10 PM)m_ilhami Wrote: kenapa sih gerbong batubara yang biasa-biasa saja harus import dari luar negeri? apa karena dimodali investor china proyeknya sehingga gerbong nya juga dari china?

Sependapat, kemungkinan besar seperti itu. Bahkan lokomotifnyapun harus double cabin pula, jangan-jangan ini harus dari China juga. Mikir Dulu
Reply
#29
kalo loko semoga tetep make cc 202 pakdhe, tapi cc202 gak dobel kabin T_T wah2 alamat ne
Reply
#30
Beauty on Ambarawa's Locomotive Heritage
Thursday, 28 April 2011 10:25 Humaska



PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, bekerjasama dengan Indonesian Railway Preservation Society (IRPS), Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), dan Komunitas Pencinta Fotografi mengadakan lomba fotografi dengan tema “Beauty on Ambarawa's Locomotive Heritage”. Kegiatan ini diadakan bertepatan dengan rangkaian acara peringatan 107 tahun lokomotif B2503 melayani jalur Ambarawa – Bedono pada Sabtu (23/4).



Vice President Daop 4 Semarang, M. Soleh Kosasih menyiramkan air sebagai pertanda dimulainya kegiatan Beauty on Ambarawa's Locomotive Heritage

Lomba yang diikuti oleh 67 fotografer berasal dari daerah sekitar Ambarawa serta dari beberapa daerah lainnya, dimulai pada pukul sembilan pagi dengan tiga sesi pemotretan, yang dibuka oleh Vice President (VP) Daop 4 Semarang, M. Sholeh Kosasih. Dalam masing-masing sesi pemotretan ini, peserta diberikan kesempatan untuk menggunakan kesempatan sebaik mungkin dalam mengambil gambar foto dengan memadukan antara model yang telah disediakan oleh penyelenggara, tentunya lokasi dan waktu yang telah ditentukan. Pengambilan gambar foto ini dilakukan di sekitar Museum Kereta Api Ambarawa dan Stasiun Tuntang. Di acara ini, juga turut dihadiri oleh Direktur Personalia dan Umum PT. KAI, Joko Margono serta Direktur Keselamatan dan Keamanan, Rono Pradipto.



Para fotografer diberikan kesempatan untuk memadukan foto antara ke tujuh model dengan lokasi yang telah ditentukan oleh penyelenggara.


Cuci Lokomotif B2503

Masih dalam kegiatan yang sama, pada saat sebelum dimulai lomba fotografi, para anggota IRPS melakukan kegiatan mencuci lokomotif B2503. Pencucian ini sebagai tanda dimulainya kegiatan refleksi 107 tahun lokomotif ini. Dengan dibantu oleh tim dari Dipo Traksi Ambarawa, tempat disimpannya lokomotif B2503, pencucian hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam.(Humaska)



Anggota IRPS yang dibantu tim dari Dipo Traksi Ambarawa menyuci lokomotif B2503 sebagai tanda penghargaan pada lokomotif ini yang telah melayani selama 107 tahun jalur Ambarawa - Bedono.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 5 Guest(s)