Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PLH di Solo antara Gayabaru vs bis Flores
#21
(09-05-2011, 08:59 PM)bornneo68 Wrote:
(07-05-2011, 01:18 AM)gaya_baru_malam Wrote: Maaf, kalo ga salah inget, sptnya bukan KA Gaya Baru tp Ka express solo-jakarta yg berangkat dari solo pagi yg kemudian berubah nama mjd tirtonadi, versi Ka Bengawan tp jalannya pagi dr slo dan sebaliknya, saya pernah naik ka ini dr jogja ke pwt n sebaliknya..,semenjak peristiwa PLH tsb,ijin trayek PO.Flores d cabut utk daerah jawa tengah, jd hanya melayani trayek2 d jawa timur, kejadiannya ada rombongan sekolah yg b'pariwisata m'gunakan 3 unit bis dr PO.Flores.., nah bis yg ke 3 dalam konvoi itulah yg mengalami naas d purwosari.

mungkin ada rekan2 RF yg bisa membantu infonya...terima kasih Bye Bye

kejadiannya kalo gak salah jam 2 pagi mas ... kalo itu kereta solo -jakarta / jakarta - solo pasti masuk solo udah subuh .....

salam

[Image: overstappen.png]
(07-05-2011, 12:20 PM)paul_foxdemon Wrote: Kalau nggak salah kecelakaan ini melibatkan CC201 45...dan korbannya banyak di tengah karena bisnya terbelah dua.

bukan C145 mas .. karena loko tersebut didatangkan tahun 1983, sedangkan kejadian ini tahun 1981

salam

wah mas.. ini kereta nyaris per petak berhentinya jd g heran juga klo masuk solo jam segitu, berangkat dr jkt pagi hari pun begitu dr solo, kmrin sempat nanya sama mass senior dipo YK ( Bp.Suwarjiman, beliau mulai dinas th 1975 ), saya coba tanyakan ini, ternyata benar, KA yg d maksud dulu namanya KA Ekspress Siang slo-jkt, yg kmdian berganti nama Tirtonadi, Lok Merah Biru
Reply
#22
(10-05-2011, 04:08 PM)gaya_baru_malam Wrote:
(09-05-2011, 08:59 PM)bornneo68 Wrote:
(07-05-2011, 01:18 AM)gaya_baru_malam Wrote: Maaf, kalo ga salah inget, sptnya bukan KA Gaya Baru tp Ka express solo-jakarta yg berangkat dari solo pagi yg kemudian berubah nama mjd tirtonadi, versi Ka Bengawan tp jalannya pagi dr slo dan sebaliknya, saya pernah naik ka ini dr jogja ke pwt n sebaliknya..,semenjak peristiwa PLH tsb,ijin trayek PO.Flores d cabut utk daerah jawa tengah, jd hanya melayani trayek2 d jawa timur, kejadiannya ada rombongan sekolah yg b'pariwisata m'gunakan 3 unit bis dr PO.Flores.., nah bis yg ke 3 dalam konvoi itulah yg mengalami naas d purwosari.

mungkin ada rekan2 RF yg bisa membantu infonya...terima kasih Bye Bye

kejadiannya kalo gak salah jam 2 pagi mas ... kalo itu kereta solo -jakarta / jakarta - solo pasti masuk solo udah subuh .....

salam

[Image: overstappen.png]
(07-05-2011, 12:20 PM)paul_foxdemon Wrote: Kalau nggak salah kecelakaan ini melibatkan CC201 45...dan korbannya banyak di tengah karena bisnya terbelah dua.

bukan C145 mas .. karena loko tersebut didatangkan tahun 1983, sedangkan kejadian ini tahun 1981

salam

wah mas.. ini kereta nyaris per petak berhentinya jd g heran juga klo masuk solo jam segitu, berangkat dr jkt pagi hari pun begitu dr solo, kmrin sempat nanya sama mass senior dipo YK ( Bp.Suwarjiman, beliau mulai dinas th 1975 ), saya coba tanyakan ini, ternyata benar, KA yg d maksud dulu namanya KA Ekspress Siang slo-jkt, yg kmdian berganti nama Tirtonadi, Lok Merah Biru

Oooo ... tengkiu infonya mas..........Xie Xie
Ngantuk
Reply
#23
apa mungkin karena ini juga ya, bus di solo gak lewat kota lagi? dilewatkan utara yang gak ada PJL...
Reply
#24
(12-05-2011, 06:51 PM)Purushottama Wrote: apa mungkin karena ini juga ya, bus di solo gak lewat kota lagi? dilewatkan utara yang gak ada PJL...

enggak juga ma ... ini kan bus dalam rangka pariwisata jadi kan boleh / dpt dispensasi masuk kota ......Kuntilanak
Ngantuk
Reply
#25
'Ganti Nama' Usai Ditabrak Kereta Api

Bus yang melayani trayek Surabaya-Madiun-Solo-Yogya dan Surabaya-Madiun-Solo-Semarang ini memang punya sejarah panjang sebagai Perusahaan Otobus (PO). Awal beroperasi pada 1981, Sumber Kencono (dulu Sumber Kentjono) hanya bermodal 5 armada, jauh dibawah Bus Flores yang merajai trayek Suroboyonan kala itu.

Namun tragedi di Solo pada 1981 mengubah segalanya. Bus Flores yang mengangkut siswa SMP Wijana Jombang yang akan study tour tertabrak kereta api tak jauh dari Stasiun Purwosari, depan pabrik es Sari Petojo Solo. Flores menerobos lintasan rel yang tak berpalang tersebut, tak ayal sebagian besar siswa SMP itu tewas.

Tragedi ini membuat marah masyarakat, Bus Flores pun dijatuhi sanksi tidak boleh lagi melayani trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) oleh DLLAJR Pusat. Alhasil Bus Flores hanya boleh melayani hingga wilayah Mantingan, daerah paling barat Provinsi Jawa Timur. Penumpang pun turun drastis, sebab banyak penumpang yang akan menuju Solo atau Yogya harus dioper ke bus lain. Pada saat itu lah nama Bus Sumber Kencono semakin berkibar, penumpang banyak beralih menumpang SK dari pada harus dioper di Mantingan.

Semenjak saat itu, SK semakin berjaya, walaupun kemudian hadir Bus Mira dan Eka yang merupakan turunan langsung dari Bus Flores. Fendi Haryanto pemilik Bus Flores, menutup Bus Flores setelah sebelumnya beralih trayek Surabaya-Ponorogo. Ia memilih untuk mengembangkan Bus Eka dan Bus Mira yang diambil dari nama kedua anaknya.

Bye Bye

http://sosbud.kompasiana.com/2011/09/14/...93564.html
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#26
(19-03-2014, 11:31 AM)Warteg Wrote: 'Ganti Nama' Usai Ditabrak Kereta Api

Bus yang melayani trayek Surabaya-Madiun-Solo-Yogya dan Surabaya-Madiun-Solo-Semarang ini memang punya sejarah panjang sebagai Perusahaan Otobus (PO). Awal beroperasi pada 1981, Sumber Kencono (dulu Sumber Kentjono) hanya bermodal 5 armada, jauh dibawah Bus Flores yang merajai trayek Suroboyonan kala itu.

Namun tragedi di Solo pada 1981 mengubah segalanya. Bus Flores yang mengangkut siswa SMP Wijana Jombang yang akan study tour tertabrak kereta api tak jauh dari Stasiun Purwosari, depan pabrik es Sari Petojo Solo. Flores menerobos lintasan rel yang tak berpalang tersebut, tak ayal sebagian besar siswa SMP itu tewas.

Tragedi ini membuat marah masyarakat, Bus Flores pun dijatuhi sanksi tidak boleh lagi melayani trayek Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) oleh DLLAJR Pusat. Alhasil Bus Flores hanya boleh melayani hingga wilayah Mantingan, daerah paling barat Provinsi Jawa Timur. Penumpang pun turun drastis, sebab banyak penumpang yang akan menuju Solo atau Yogya harus dioper ke bus lain. Pada saat itu lah nama Bus Sumber Kencono semakin berkibar, penumpang banyak beralih menumpang SK dari pada harus dioper di Mantingan.

Semenjak saat itu, SK semakin berjaya, walaupun kemudian hadir Bus Mira dan Eka yang merupakan turunan langsung dari Bus Flores. Fendi Haryanto pemilik Bus Flores, menutup Bus Flores setelah sebelumnya beralih trayek Surabaya-Ponorogo. Ia memilih untuk mengembangkan Bus Eka dan Bus Mira yang diambil dari nama kedua anaknya.

Bye Bye

http://sosbud.kompasiana.com/2011/09/14/...93564.html

Sejarah kelahiran bis Eka-Mira (dan mengapa SG sangat digemari hingga sekarang :p)
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#27
Ada info dari Ygroups BisMania Community - Sejarah PO Eka-Mira
http://s.id/5DN

Quote:saya menyorot soal laka Flores dengan KA tahun 1981.

Lokasi laka adalah perlintasan KA tanpa palang pintu di Purwosari Solo (bukan Karanganyar). Perlintasan yang gak jauh dari stasiun Purwosari dan pabrik es sari Petojo tersebut memang tanpa palang tapi mengandalkan lampu lalu lintas (Merah, kuning, hijau) dan sirene.

Kejadiannya di pagi hari yang sepi. Mungkin driver mengira walau merah tapi kok sepi sehingga lampu tersebut dilanggar. Malangnya bus yang kedua tersambar KA (lupa nama KAnya), sedang bus di depannya lolos. Ya tentu saja kalau bagian samping bus kehajar langsung moncong CC201 yang lumayan ngebut mengakibatkan korban jiwa sampai puluhan orang. Sejak peristiwa itu palang KA di Purwosari kembali dipasang, karena terbukti bahwa banyak pengemudi tidak patuh isyarat rambu jadi harus ada penghalang fisik.

Saya mendengar peristiwa ini pagi hari di sekolah diceritain teman yang tinggal dekat TKP, dan kemudian memang ruang jenazah di pojok RSU Solo yang saat itu masih di Mangkubumen menjadi ramai.

Soal sanksi, seingat saya yang paling awal adalah larangan PO Flores ngeline sampai Solo/Jateng. Tapi dari pihak sebagian masyarakat tampaknya sulit melupakan kejadian traumatik tersebut sehingga enggan pakai Flores.


[Image: CA8_rUbUwAAs7so.jpg]

HeranMalaikat
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#28
Jaman itu PJL 199 PWS waktu itu belum palang pintu, rombongan bis flores saling adu lari, saat ngeblong diperlintasan bis 1 lolos, bis 2 lolos, dan bis 3 ga lolos, tertabrak GBMS, seingetku GBMS pake lok BB, kejadian subuh ( 4 - 5 pagi ).

[Image: Papan_nama_KA_Argo_Dwipangga.jpg]
Reply
#29

[Image: CA8_rUbUwAAs7so.jpg]
Lah kok liverynya pake mata pancing, malah kayak livery SK zaman dulu (dan SS sampai waktu tertentu)? kalo pesaingnya sekarang sih pake livery lumba2, kadang ya pake bintang2
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#30
ini ada gambarnya

[Image: CBBK1WuUYAAuJTh.jpg]
yang merasa punya fotonya pinjem yah
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: