Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bima
Sedikit Masukan yach

Maaf agak OOT

hem. . Kalau saya pribadi. . Ingin memaksimalkan fungsi lampu baca yang ada di atas deretan tiap seat.

masalahnya, lampu kabinnya itu terlalu terang buat saya. (semua K1 malam dari Bima, gajayana, turangga, gumarang, ABA, dst)

dan mengganggu sekali jika mau memejamkan mata.

saran saya, bagaimana jika selama perjalanan lampu dimatikan (minimal hanya dinyalakan lampu tidur seperti bus malam). Dan hanya dinyalakan ketika sampai di stasiun pemberhentian (bkn stasiun silang)

toh bagi yg mau membaca majalah bs menyalakan lampu baca. Dan penumpang yg lain bs menikmati malamnya..

dan alasan keamanan? Ini K1 kan. . Jd menurut saya keamanan tak perlu dipertanyakan lagi. (dari segi konsumen dan petugas keamanan)

1 hal lg. Untuk AC, kenapa tidak di setiap seat ada blower (atau apa namanya sy lupa) seperti di pesawat atau bus.

sehingga penumpang bs mengatur bukaan AC seperlunya. (bagi saya ini penting krn terkadang dalam perjalanan acnya sering tidak terasa)

Mudah2an ditingkatkan lg fasilitas2 tersebut.
Reply
(13-04-2011, 09:09 PM)masukangin Wrote: Sedikit Masukan yach
Maaf agak OOT
hem. . Kalau saya pribadi. . Ingin memaksimalkan fungsi lampu baca yang ada di atas deretan tiap seat.
masalahnya, lampu kabinnya itu terlalu terang buat saya. (semua K1 malam dari Bima, gajayana, turangga, gumarang, ABA, dst)
dan mengganggu sekali jika mau memejamkan mata.

saran saya, bagaimana jika selama perjalanan lampu dimatikan (minimal hanya dinyalakan lampu tidur seperti bus malam). Dan hanya dinyalakan ketika sampai di stasiun pemberhentian (bkn stasiun silang)

toh bagi yg mau membaca majalah bs menyalakan lampu baca. Dan penumpang yg lain bs menikmati malamnya..
dan alasan keamanan? Ini K1 kan. . Jd menurut saya keamanan tak perlu dipertanyakan lagi. (dari segi konsumen dan petugas keamanan)

1 hal lg. Untuk AC, kenapa tidak di setiap seat ada blower (atau apa namanya sy lupa) seperti di pesawat atau bus.

sehingga penumpang bs mengatur bukaan AC seperlunya. (bagi saya ini penting krn terkadang dalam perjalanan acnya sering tidak terasa)

Mudah2an ditingkatkan lg fasilitas2 tersebut.

Di saat lampu kabin kereta sll dinyalakan terang benderang sajah laptop bs ilang, apa yg terjadi kalo cuma lampu di seat yg dinyalakan..? Apa bs semakin aman tuch barang bawaan...? Xie Xie
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(14-04-2011, 09:42 AM)see_204XX Wrote:
(13-04-2011, 09:09 PM)masukangin Wrote: Sedikit Masukan yach
Maaf agak OOT
hem. . Kalau saya pribadi. . Ingin memaksimalkan fungsi lampu baca yang ada di atas deretan tiap seat.
masalahnya, lampu kabinnya itu terlalu terang buat saya. (semua K1 malam dari Bima, gajayana, turangga, gumarang, ABA, dst)
dan mengganggu sekali jika mau memejamkan mata.

saran saya, bagaimana jika selama perjalanan lampu dimatikan (minimal hanya dinyalakan lampu tidur seperti bus malam). Dan hanya dinyalakan ketika sampai di stasiun pemberhentian (bkn stasiun silang)

toh bagi yg mau membaca majalah bs menyalakan lampu baca. Dan penumpang yg lain bs menikmati malamnya..
dan alasan keamanan? Ini K1 kan. . Jd menurut saya keamanan tak perlu dipertanyakan lagi. (dari segi konsumen dan petugas keamanan)

1 hal lg. Untuk AC, kenapa tidak di setiap seat ada blower (atau apa namanya sy lupa) seperti di pesawat atau bus.

sehingga penumpang bs mengatur bukaan AC seperlunya. (bagi saya ini penting krn terkadang dalam perjalanan acnya sering tidak terasa)

Mudah2an ditingkatkan lg fasilitas2 tersebut.

Di saat lampu kabin kereta sll dinyalakan terang benderang sajah laptop bs ilang, apa yg terjadi kalo cuma lampu di seat yg dinyalakan..? Apa bs semakin aman tuch barang bawaan...? Xie Xie

Saya rasa bisa... terutama untuk KA sekelas argo.. lha namanya keamanan keliling kan bisa. ngapain mereka digaji kalo cuma "ngambing" di atas kereta?Bethe


lagipula dari sisi penumpang sudah pasti lebih baik daripada penumpang KA dengan kasta di bawahnya (K2 dan K3)
Reply
(14-04-2011, 02:09 PM)masukangin Wrote: Saya rasa bisa... terutama untuk KA sekelas argo.. lha namanya keamanan keliling kan bisa. ngapain mereka digaji kalo cuma "ngambing" di atas kereta?Bethe


lagipula dari sisi penumpang sudah pasti lebih baik daripada penumpang KA dengan kasta di bawahnya (K2 dan K3)

Yakin...? Kalo begitu bs dicoba dibuatkan angket terus disebarin ke calon penumpang KA Jarak Jauh kelas Eksekutif yg berangkat dr GMR ato PSE. Yach, itung2 jajak pendapat, kalo dah nemu nilai statistiknya tinggal dikirim ke YLKI & PT KA. Mudah2an direspon dgn cepat. Xie Xie

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(14-04-2011, 03:02 PM)see_204XX Wrote:
(14-04-2011, 02:09 PM)masukangin Wrote: Saya rasa bisa... terutama untuk KA sekelas argo.. lha namanya keamanan keliling kan bisa. ngapain mereka digaji kalo cuma "ngambing" di atas kereta?Bethe


lagipula dari sisi penumpang sudah pasti lebih baik daripada penumpang KA dengan kasta di bawahnya (K2 dan K3)

Yakin...? Kalo begitu bs dicoba dibuatkan angket terus disebarin ke calon penumpang KA Jarak Jauh kelas Eksekutif yg berangkat dr GMR ato PSE. Yach, itung2 jajak pendapat, kalo dah nemu nilai statistiknya tinggal dikirim ke YLKI & PT KA. Mudah2an direspon dgn cepat. Xie Xie

wah saya kurang setuju kalau lampu interior tuh diredupin, memang sih lampu redup tuh lebih nyaman karena bisa membuat mata lebih relax, tapi kalau dari segi keamanan ini bisa mempermudah maling untuk beraksi mencuri laptop, HP atau perhiasan milik penumpang. naik kereta eksekutif tidak menjamin bebas dari tindak pencurian lho.
saya pernah waktu tahun 2006 tuh naik KA Bima dari SGU ke GMR, ketika dini hari kereta lepas dari PWT, para penumpang pada heboh karena sebagian pada kehilangan handphone. pas saya tanya ke petugas keamanan, dia bilang kalau ada 8 orang penumpang di gerbong depan dan 2 orang penumpang di gerbong saya yang kehilangan HP. sejak kejadian itu sampai beberapa bulan kemudian, tiap kali naik KA Bima atau KA Gajayana, ketika kereta mau berangkat kondektur selalu keliling di setiap gerbong untuk mengingatkan penumpang untuk hati-hati menjaga barang terutama HP dan laptop.
KA Sumber Kentjono
Reply
Hemm.... Jangankan kereta, Pesawat saja ga pasti aman
saya pernah mendapati tas saya dirobek bagian bawahnya. Untung ga ada barang berharga di sana. Malah teman saya sampai kehilangan 2 Hp dia setelah barangnya turun dari bagasi pesawat

Ini semua akhirnya kembali pada pribadi masing2 juga

saya yakin kehilangan itu disebabkan keteledoran penumpang itu sendiri

karena, saya yg selama ini lebih sering naik K3 fine2 saja. Padahal sy jg bw laptop tiap pergi jauh

saya punya usul seperti ini jg karena tentang wacana yang lagi ada sekarang ini ... katanya kan akan dipasang CCTV oleh Pihak swasta yang bekerja sama dengan PT. KAI . saya rasa ini bisa dilakukan kok.



lampu tidur itu juga ga harus menggunakan lampu seat. bisa juga diletakan di antara lampu utama (ky bus malam) jadi cahaya yang dihasilkan tidak terlalu silau juga tidak terlalu gelap.

sekedar ilustrasi


[Image: limbusine-interior.jpg]


[spoiler]

[Image: VanHool-bus-night-time-interior.jpg][/spoiler]

Terasa Biru Malam kan...
Xie Xie
Reply
Kayaknya lampu diredupin gak mesti ada barang yang ilang, tergantung pribadi aja, kalo jahat yah diambil.
Reply
wah iya lampu kalau diredupin enak.. bisa menikmati malam yang indah
haha
DAOP VIII Is My Place..Gubeng Railway Stasiun Is My Favorite Place
Reply
(17-04-2011, 04:10 PM)thowil Wrote: wah iya lampu kalau diredupin enak.. bisa menikmati malam yang indah
haha

kalo berdua sama istri/pacar ya enak....hahahaha.....

Reply
(18-04-2011, 04:37 PM)eling Wrote:
(17-04-2011, 04:10 PM)thowil Wrote: wah iya lampu kalau diredupin enak.. bisa menikmati malam yang indah
haha

kalo berdua sama istri/pacar ya enak....hahahaha.....

bener juga apalagi kalo sambil bawa bantal guling
NgakakNgakak

[Image: Cursor.gif]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 20 Guest(s)