Poll: Eksterior Kereta Ditawarkan Jadi Media Iklan
You do not have permission to vote in this poll.
Setuju
35.00%
14 35.00%
Tidak Setuju
65.00%
26 65.00%
Total 40 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Eksterior Kereta Ditawarkan Jadi Media Iklan
#21
Jujur bicara , menurut saya ini adalah sebuah inovasi negatip
Ngeledek
Reply
#22
menurut saya seh tetep tidak baik apabila kebijakan mengecat exterior KA dengan iklan... (saya mbahas nya pada KA Komersial, khususnya K-1.. dimana dalam berita tersebut, titik berat yg mo dipake wahana iklan adalah KA-KA komersial).... jelas dari estetika dan prestise sangat tidak tepat.... dimana hal tersebut tidak lazim dilakukan untuk sebuah layanan kelas-1... karena layanan kelas-1 juga terkait dengan prestise....

dan kalo ane pikir2, namanya layanan kelas-1 kan yg dijual juga kesan elegan, prestise dan pride.... dan dalam hal ini ane ga pernah liat tuh moda transportasi kelas-1 yang pake dicat dengan iklan komersil..

moda penerbangan udah ane utarakan di atas ya.... sekarang moda transportasi lain pijimene?.... untuk moda bus aja... bus Super Eksekutif pasti akan mengecat body bus mereka dengan warna2 elegan dan mewah... mana ada bus eksekutf/SE yg mengecat body mereka dengan iklan.... yg dicat dengan iklan pasti kesannya ya.. bus kota yg murah, suka ngetem dan tidak mewah...

kemudian untuk kapal laut.. pasti kapal laut yg bodynya di cat dengan dengan iklan... pasti itu kapal laut buat ASDP ato kapal laut kelas tiga.. coba bandingkan.... mana ada seh kapal sekelas star Aquarius misalnya yang mengecat bodynya dengan komersil... pasti akan diwarnai se-elegan mungkin guna melambangkan kemewahannya....

nah kalo misalnya buat iklan di body KA... lebih baik kalo dibuat di KA yg tidak begitu melambangkan kemewahan, prestise dan pride... di K-3 ato komuter misalnya..... selain dari segi prestise, juga lebih baik iklan di taroh di K-3/kereta komuter ajah karena:

K-3/komuter kan jalnnya nyantai dan banyak brenti nya.... jadi kemungkinan untuk terlihat/terbaca dengan jelas akan lebih besar.. bandingkan dengan KA premium, yg selain jalannya cepat juga jarang brenti.... iklan tersebut malah ga akan tersampaikan secara optimal
trus kalo di kereta komuter misalnya... jelas lebih tepat sasaran, karena melintasi wilayah perkotaan dan pasti akan lebih banyak yang melihat
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#23
(15-09-2008, 09:14 PM)adhie_ka33 Wrote:
van_urewa Wrote:
totok purwo Wrote:salah satu bisnis non core yg merusak keindahan stasiun dan lingkungannya adalah -iklan yg tdk proposional- .... liat aja nama stasiunnya kecil .... PRIA PUNYA SELERA nya gede banget .... jadi kita nggak pernah tau sekarang ada di stasiun mana ....

nah .. ada rencana lagi ... kereta sama lokomotif ... mau dipake buat iklan .... warnanya tergantung yg masang iklan ..... mungkin nanti akan ada ... kereta SABUN ..... kereta PASTA GIGI .... kereta PELUMAS ... kereta KOSMETIK dll ... wah repot deh .... bisa-bisa railfan kehilangan identitas KA KEBANGGAAN nya ..... kenapa ya ?? apa yg bisa kita perbuat ??
namanya juga kekurangan dana mas.... kan dari iklan ancomenya guede banget tuch!!!!! daripada nunggu "belas kasih" pemerintah mungkin strategi PT KA ya itu "menjual" KA sebagai media iklan.... Nangis
Untuk orang dewasa bisa mengartikan dengan baikk...tapi buat railfans yunior...mungkin kita dapati pertanyaan "..papa..Argo kalpanak kok belum sampe disetasiun pria pnya selera?.." Padahal Kereta kosmetik berangkat duluan.....skarang malah keduluan kereta obat cacing kremi..."
Reply
#24
Kalo dilihat dari sisi positifnya, memang pemasangan iklan di body kereta bisa menambah pemasukan PT Kereta Api secara tidak langsung...

Tapi, dampak negatifnya justru lebih besar. Selain mengurangi nilai estetika suatu KA kelas atas (terutama K1 sekelas ABA K9 bila nantinya bakal dipasangkan reklame berjalan), juga bisa memperburuk penampilan pasca-pelepasan sticker reklame bila dilakukan seadanya dan tanpa perawatan yg lebih.

Kalo saat dilepas dilakukan dengan hati-hati, saya rasa ga bakal terlihat bekas sticker (atau minimal perekatnya) di body gerbong. Tapi, jika terjadi sebaliknya, tentunya akan merusak wajah gerbong-billboard tersebut... Dan untuk memperbaiki kecacatan tersebut, harus dilakukan pengecatan ulang, yg berarti pengeluaran luar biasa... Tentunya, hasil pemasangan reklame itu tidak akan mendatangkan untung bagi PT Kereta Api...

Jadi, saya lebih condong untuk tidak menyetujui hal ini, melihat dampak jangka panjang dari pemasangan reklame di body gerbong KA kelas apapun...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#25
Aku juga gak setuju dengan pemasangan iklan di bodi lokomotif... Tapi setuju saja kalau dipasangnya itu di eksterior rangkaian KA penumpang. Tapi asalkan jangan dipasang iklan2 utk mencoblos pak anu bu una untuk partai no. sekian... Wah...!!! Ini kampanye gak sehat nantinya... meskipun semisal ada yg mensponsori semisal dari produk minuman stamina bernama anu.... Sekiranya kita bisa mencontohi kebanyakan di negara2 barat dan beberapa negara Asia lannya. Saya pernah lihat di Sidney dg iklan Circus, di Bangkok dengan iklan Thai Airways dan Cathay Pacific dan masih banyak lagi negara yang sampai demikian.

Lalu kenapa moda transportasi lainnya malah di interiornya? Sebut saja itu di bus Trans Jakarta di mana buat gantungan / pegangan tangannya dimasukin selipan iklan produk dan di rangkaian KRL AC pun demikian. Aku tunggu segimana gencarnya nih rangkaian KA eksteriornya pd pasang iklan... Tapi, jangan bayangin bus2 macem Mayasari yah... Yah... minimal di Bianglala AC dan Steady Safe yg AC deh...

Reply
#26
saya setuju soalnya selain menambah pendapatan PT.KA dan bisa untuk pemanis rangkaian..
mudah2n cepet terealisasi ya, amin
Reply
#27
Bukan ndak setuju, pi apa iya ndak bisa hanya di pasang di Commuter ato Lokalannya saja. Yang emang ndak jauh2 dari keramaian kota. Sedang yang jarak jauh terkadang melintas di tengah hutan "sopo sing arep moco". Toh semua tergantung kepada manajemen, Qta hanya bisa mengamati dari kejauhan sambil pegang camera ato baca koran Xie Xie
MONGGO ( facebok- Pengumuman -flicker ) MAMPIR
Reply
#28
Saya bakal ketawa guling2, kalau tau2 di K1 ada iklan di body keretanya seperti
Iklan KALPANAX gambarnya KAKI Ngakak
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#29
(14-04-2011, 11:15 PM)Illia Wrote: Saya bakal ketawa guling2, kalau tau2 di K1 ada iklan di body keretanya seperti
Iklan KALPANAX gambarnya KAKI Ngakak

buset... Bethe ... Wani Piro... NgakakNgakak
Jatinegara Station

[Image: 250540_1708989935374_1556859165_31288388_7805684_n.jpg]

Reply
#30
Daripada buat iklan, kenapa ndak di cat saja seperti kereta batik, atau tokoh animasi dan tokoh anak2 saja seperti Spongbob, Doraemon ... Selain enak di pandang mata, juga membuat anak kecil jadi cinta sepur ... Tapi, jangan semua kereta, cukup kereta tertentu saja (Misalnya KRD SuSi saja untuk wilayah DAOP XIII) yang buat seperti itu ... Biar identitas K1, K2, ataupun K3 asli masih ada ...

Maaf kalau ada yang tidak berkenan ...
-  R y z k y   W i d i   A T m a j a  -
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)