Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KERETA BATIK (Usulan, Diskusi)
#81
Menjelang pembukaan Event Kreasi Kereta Batik

[Image: 2ps0z91.jpg]
Reply
#82
kira2 itu gerbong bakalan dipakai normal apa cuma buat pajangan doank ya....
CC 203 95 01
DIPO INDUK YK
Reply
#83
(15-02-2011, 09:29 AM)Narendro Anindito Wrote: Menjelang pembukaan Event Kreasi Kereta Batik

[spoiler]
[Image: 2ps0z91.jpg]
[/spoiler]

Berarti baru dipamerin 1 yang udah beres donk (K1-02527)? Lalu, event-event yang lainnya bagaimana? Katanya udah mulai dari tanggal 12, tapi kemaren aja (14/02) di BD cuma ada stand batik di pelataran parkir, tapi ga ada lomba ini itu...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#84
wah kereennn....Tepuk Tangan
apa bakal merembet ke rangkaian2 lain ya??
-siggy under construction at Balai Yasa-
Bye Bye
Reply
#85
Masuk Rekor Muri "Kereta Dengan Hiasan Batik Pertama"

[Image: 34ozybr.jpg]
[Image: overstappen.png]
Quote:Selasa, 15/02/2011 12:10 WIB
Si Cantik Kereta Rahayu Neng Bawono
Avitia Nurmatari - detikBandung

[Image: kereta-batik-isi.jpg]

Bandung - Nama gerbong kereta Rahayu Neng Bawono mungkin terdengar asing. Terlebih lagi, tampilannya berbeda dengan kereta lainnya. Motif batik membalut kereta. Tapi jangan salah, Rahayu Neng Bawono hanyalah kereta Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta, yang disulap menjadi Kereta Batik dan tercatat di Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Menurut Konseptor Kereta Batik dari FSRD ITB, Yosef Adiguna, kereta tersebut diberi nama kereta Rahayu Neng Bawono.

"Nama ini artinya sebagai doa keselamatan kereta, sehingga para penumpang kereta bisa mendapat pelayanan yang baik dan keselamatan," ujar Yosef.

Motif batik yang membalut kereta tersebut terdiri atas delapan jenis yang berasal dari campuran batik Jabar, Jateng dan Jatim. Di antaranya Mega Mendung, bunga, modifikasi wayang Bima, dan burung.

"Bentuk wayangnya kita sudah ubah sedikit. Burung sendiri melambangkan kedamaian, selendang melambangkan si kereta ini mempersatukan semua jenis masyarakat. Mengapa kita mengambil banyak motif flora juga, karena mencirikan Kota Bandung," ujar Yosef.

Kereta ini dikonsep oleh 5 orang mahasiswa FSRD ITB. Pengerjaan kereta batik ini kurang lebih sekitar 3 hari.

"Ini untuk yang pertama kalinya kami membuat desain untuk kereta api. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami," ungkap Yosef.

Pantauan detikbandung, kereta tersebut berwarna dasar putih. Tampak beberapa motif burung, kupu-kupu, bunga, menghiasi gerbong tersebut dengan berbagai macam warna cerah. Salah satu motif yang paling mencolok adalah motif Wayang Bima yang dimodifikasi.

Para pengunjung yang ada di Stasiun KA ini juga tak mau melewatkan untuk berfoto di depan kereta batik tersebut.

(avi/ern)
Reply
#86
Dari bandung.detik.com


[Image: NolS4d5a06a646100.jpg]
"Bandung - PT Kereta Api meluncurkan satu gerbong kereta batik Argo Parahyangan jurusan Bandung-Jakarta. Gerbong kereta ini tercatat rekor MURI sebagai kereta batik pertama.

Menurut Direktur Komersial PT KA Wimbo Hardjito, kereta batik ini merupaka upaya peningkatan pelayanan PT KA. "Kami berupaya memberi contoh yang baik. Supaya perilaku seperti melempar kereta pakai batu tidak ada lagi. Tolong dijaga, sambil kita juga melestarikan batik," ujarnya kepada wartawan saat peluncuran Kereta Batik di Stasiun PT KA Daop II Bandung, Jalan Kebon Kawung, Selasa (15/1/2011).

Ke depan, sambung Wimbo, akan ada kereta batik untuk masing-masing kota. "Nanti kita inginnya masing-masing tujuan kereta ada batiknya. Misalnya Cirebon, Yogya," imbuhnya.

Selain itu, untuk memaksimalkan pelestarian batik. Tidak hanya keretanya saja yang bermotif batik, pegawai Kereta Api-nya pun akan berbatik. "Nanti kita harapkan seragamnya juga batik," kata Wimbo.(avi/ern)"

RF jamesbondan, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#87
(15-02-2011, 08:25 AM)arif96 Wrote:
Bedanya thread ini dengan thread ini apa ya Bingung? Topiknya sama sih....

mending di merge aja deh... topiknya sama
Reply
#88
GoPar Batik (K1-02527), Selasa, 15 Feb 2011...

Banner iklan "Kereta Batik" feat. TC 10 08 @ Pintu Selatan Stasiun Bandung


[Image: 5446894229_1095551638_z.jpg]

02152011108 by CC 201 100 "Cepe" Fan, on Flickr

Tanda tangan petinggi MURI, PT KA, dan PT RESKA


[Image: 5446894233_1e1630be82_z.jpg]

02152011109 by CC 201 100 "Cepe" Fan, on Flickr

Pintu masuk sisi kursi 7-13...


[Image: 5446894237_ec69e4a29b_z.jpg]

02152011114 by CC 201 100 "Cepe" Fan, on Flickr

Numpang narsis, hehehe...


[Image: 5447479890_81184c594e_z.jpg]

02152011117 by CC 201 100 "Cepe" Fan, on Flickr
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#89
Bandung, (tvOne)

Museum Rekor Indonesia (MURI), Selasa (15/2), di Statiun Kereta Api Bandung, mencatat rekor baru berupa gerbong kereta api yang badannya berlukiskan motif batik. Manager MURI Jusuf Nadri, seusai pecatatan rekor tersebut, menyatakan, kereta batik itu merupakan catatan rekor ke-4.742 dari MURI.

Menurut Jusuf Nadri, rekor kereta api batik ini juga bisa menjadi rekor dunia sebab hingga saat ini belum ada kereta api yang berhiaskan batik. "Saya kira rekor kereta berlukiskan batik ini rekor dunia. Namun yang jelas untuk skala nasional ini merupakan rekor pertama," kata Jusuf.

Sementara itu, Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia S Wimbo Hardjito menyatakan, upaya ini merupakan bagian dari program perusahaan dalam melestarikan batik sebagai salah satu warisan dunia. "Yang paling utama ialah mengenalkan batik sebagai salah satu warisan dunia dari Indonesia kepada seluruh masyarakat," ujarnya.

Dia mengatakan, langkah perusahaan terkait pelestarian batik ini tidak hanya berhenti pada penerapan motif batik pada gerbong kereta api semata. Namun, kata S Wimbo, ke depannya batik juga akan menghiasi bagian interior maupun eksterior aset kereta api di Indonesia. "Juga termasuk juga karyawannya yang akan memakai batik pada waktu-waktu tertentu," ujar S Wimbo.

Lukisan batik pada satu gerbong KA tersebut didesain oleh lima orang perupa lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung ditambah dengan sepuluh tenaga bantu. Motif batik yang dilukis pada gerbong kereta api tersebut ialah kombinasi motif batik cirebon, batik pekalongan dan batik pacitan. Selain itu, di ujung gerbong terdapat gambar dari salah satu tokoh pewayangan yakni Bima, yang melambangkan kekuatan serta kejujuran. (Ant)
[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

[/spoiler]
Reply
#90
[spoiler]

[Image: Pertama.jpg]
[/spoiler]

Saya tambah sedikit
Quote:
BANDUNG (Pos Kota) – PT Kereta Api Daerah Operasi (PT KA Daop) 2 Bandung mendandani satu KA (gerbong) KA Argo Parahyang dengan “kain batik.” “KA Batik” ini, Selasa (15/2) diluncurkan Direktur Komersial PT KA, Wimbo Hardjito dari Stasiun Bandung menuju Jakarta Gambir dan dicatat Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai KA batik pertama di Indonesia, bahkan di dunia.
Direktur Komersial PT KA, Wimbo Hardjito kepada wartawan mengatakan, KA Batik ini selain sebagai upaya untuk peningkatan pelayanan PT KA terhadap para pelanggannya, juga sebagai upaya PT KA memelihara dan melestarikan batik, sebagai warisan budaya nasional yang sudah diakui badan resmi PBB, Unesco.
Menurut Wimbo, pihaknya, ke depan selain mendandani KA Argo Parahyangan dengan batik, juga akan melakukan hal serupa pada seluruh KA kelas eksekutif yang melayani koridor lainnya, seperti Jakarta – Cirebon, Jakarta -Semarang, Jakarta – Yogyakarta, Jakarta – Malang dan Jakarta – Surbaya, dengan ragam motif batik daerahnya masing-masing. Untuk memelihara batik sebagai
warisan nasional, para pramugari KA juga akan menggunakan seragam batik, sebagai baju kerjanya, tambah Wimbo.
Dengan diluncurkannya KA Batik yang diberi nama “Rahayu Neng Bawono,” Wimbo berharap, masyarakat ikut memelihara warisan budaya nasional itu, dengan tidak melempari KA. “Dengan diluncurkannya KA Batik, saya berharap tidak ada lagi masyarakat yang melempari KA dengan batu,” tegasnya berharap.
Motif batik yang membalut KA tersebut, didesain seniman jebolan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (FSRDITB) dibawah koordinasi Yosep Adiguna, dikerjakan selama empat hari.
Menurut Yosep, bahan dasar yang digunakan “membatik” KA tersebut adalah stiker raksasa dengan warna dasar putih kekuning-kuningan. Sedangkan motif batiknya merupakan motif batik Trusmi Cirebon Jawa Barat, batik Mega Mendung dan ragam batik Puwokerto, Yogya dan Solo. Dengan lukisan bunga, burung merak, kupu-kupu dan wayang.
(chevy/sir)


[Image: batik-15.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)