Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mutasi lok CC204
(08-09-2010, 08:49 PM)bagus70 Wrote:
(08-09-2010, 10:12 AM)CC-201-23 Wrote: AFAIK,CC 204 dirancang utk pegunungan,ehingga komponennya disesuaikan sedemikian rupa.Klo jln datar terus mlh bs rusak komponennya dia (CMIIW,mungkin ada teman yg bs menjelaskan lebih lanjut.)

Walah mas, ini kok terdengar menyesatkan? Bethe
Apa logikanya?

Wong BB204 yang spesialis jalur gigi nggak masalah kalau terus-terusan dioperasikan di jalur datar.

CC204 memang jago jalur pegunungan, tapi bukan berarti "haram" untuk dioperasikan di jalur datar.

Sekali lagi CC204 itu kuda beban, bukan kuda balap. Jadi kalau urusan kecepatan dia nggak seberapa. Tapi kalau urusan beban, dia OK punya.

CC 204 kalo disamakan dengan kendaraan jalan raya itu "TRUK" besar pengangkut barang atau kontainer dimana yang dia butuhkan bukan kecepatan dengan maksud barang cepat sampai ke tujuan tapi berapa besar beban yang dia bisa angkut...Xie Xie
emang apa ada pengaruh antara trek pegunungan dan trek datar dalam pemakaian dinaesan cc204?
mohon infonya.. trims
(09-09-2010, 08:25 AM)ebret_cc20191 Wrote:
(08-09-2010, 08:49 PM)bagus70 Wrote:
(08-09-2010, 10:12 AM)CC-201-23 Wrote: AFAIK,CC 204 dirancang utk pegunungan,ehingga komponennya disesuaikan sedemikian rupa.Klo jln datar terus mlh bs rusak komponennya dia (CMIIW,mungkin ada teman yg bs menjelaskan lebih lanjut.)

Walah mas, ini kok terdengar menyesatkan? Bethe
Apa logikanya?

Wong BB204 yang spesialis jalur gigi nggak masalah kalau terus-terusan dioperasikan di jalur datar.

CC204 memang jago jalur pegunungan, tapi bukan berarti "haram" untuk dioperasikan di jalur datar.

Sekali lagi CC204 itu kuda beban, bukan kuda balap. Jadi kalau urusan kecepatan dia nggak seberapa. Tapi kalau urusan beban, dia OK punya.

CC 204 kalo disamakan dengan kendaraan jalan raya itu "TRUK" besar pengangkut barang atau kontainer dimana yang dia butuhkan bukan kecepatan dengan maksud barang cepat sampai ke tujuan tapi berapa besar beban yang dia bisa angkut...Xie Xie

iya c CC204 kuda beban,tapi klo daya angkutnya masih lebih besar CC202..Xie Xie
(09-09-2010, 11:44 AM)kemal reza Wrote: emang apa ada pengaruh antara trek pegunungan dan trek datar dalam pemakaian dinaesan cc204?
mohon infonya.. trims

Bebannya lebih sedikit. Lok Merah Biru
mungkin salah 1 tujuannya mutasi 204 agar mass tiap dipo bs mengoperasikan lok ini, shg kemampuan mereka bertambah.
Keep Fighting Never Give
klo menurut saya mas pemutasian lok CC 204 di daerah datar mungkin bertujuan agar masinis bisa mengoperasikan lok tersebut dan mungkin kedepannya lok CC 204 akan menjadi lok KA barang di jawa dan tak selamanya KA barang pakai lok CC 201 jadi setiap masinis harus bisa menguasai lok ini.
Train is never death for my life specially KA Lodaya
Kabar terbaru, CC20411 tadi (12 Sept 2010) sdh dikirim ke CN akan tetapi WASI dan KDT menolaknya dgn alasan para masinis belum mampu atau belum ada yg punya brevet C204, walhasil CC20411 pulang kembali ke SMC utk nunggu nasibnya nanti.

(12-09-2010, 07:36 PM)asep_0907 Wrote: Kabar terbaru, CC20411 tadi (12 Sept 2010) sdh dikirim ke CN akan tetapi WASI dan KDT menolaknya dgn alasan para masinis belum mampu atau belum ada yg punya brevet C204, walhasil CC20411 pulang kembali ke SMC utk nunggu nasibnya nanti.

Lho berani amat nolak CC 204. Bukannya itu nantinya buat training ama masinis CN? Bingung
Tuk membahas lebih lanjut soalan CC20411 ini silahken ke MARIH

Trims

[Image: spammingsj0.gif]
Setelah sekian lama ditunggu, akhirnya lok CC20418 dan CC20419 telah lahir. Setelah di test run di jalur pegunungan Priangan, kedua lok ini akan menjadi milik Dipo Induk SDT sesuai dengan telex yang dikeluarkan oleh direksi. mudah2 dengan keluarnya kedua lok ini dan bermukim di SDT, akan ada lungsuran lok CC201 untuk Dipo JR...
Xie Xie



Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)