Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
buat klub loko uap
#21
saran saya, lebih baik menggunakan logo lokomotif uap CC10 untuk komunitas ini.

karena logo lokomotif uap DD52 sudah paten digunakan di website divisi heritage, PT KA.

hindari kesan menjiplak. mohon maaf dan terima kasih

(23-09-2010, 11:09 AM)deddy herlambang Wrote: terima kasih kepada Om Van der Spoor yg telah usul nama INDONESIAN STEAM CONSERVATION COMMUNITY (ISCC), namun kita rembug lagi bila ada embel2 conservation adalah beban berat, belajar dari pengalaman IRPS, memakai embel2 "preservation" terasa berat nama itu, SDM kita belum mampu. Apalagi nanti dikira akan bersaing dengan Concervation n Heritage unitnya PTKA.

Kita telah putuskan nama: Indonesian Steam Locomotive Community = ISLC dengan Logo DD5208. kita baru cari ext. domain nya kalo tidak org. atau or.id.

Proyek konservasi awal adalah menghidupkan salah satu loko uap di TMII yg nantinya untuk trek wisata di lampegan. lobi kita sudah sampe kemenhub dan dirjen KA. Doakan berhasil.

cheers...

RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
#22
yah gak usah -pake nama preservasi or konservasilah, yg penting kegiatannya sdh kesana. daripada ada nama itu tp gak ada kegiatan konservasi, ini yg dinamakan beban berat krn membawa misi konservasi. klo mau join silahkan...we are glady welcome....thx 4 any respond.
[Image: overstappen.png]
DD52 yg di web PTKA saya yg juga usulkan ketika masih kerja disana dibantu mas Rizky buat Website nya. alasan saya menggunakan DD52 krn loko ini sdh tidak ada lagi satupun. padahal loko terbesar malah dirucat semua.

btw, alasan apa om memakai logo CC10, jika alasan kuat kita bisa pertimbangkan lagi?

cheers...

(23-09-2010, 02:07 PM)spoor_jadul Wrote: saran saya, lebih baik menggunakan logo lokomotif uap CC10 untuk komunitas ini.

karena logo lokomotif uap DD52 sudah paten digunakan di website divisi heritage, PT KA.

hindari kesan menjiplak. mohon maaf dan terima kasih

(23-09-2010, 11:09 AM)deddy herlambang Wrote: terima kasih kepada Om Van der Spoor yg telah usul nama INDONESIAN STEAM CONSERVATION COMMUNITY (ISCC), namun kita rembug lagi bila ada embel2 conservation adalah beban berat, belajar dari pengalaman IRPS, memakai embel2 "preservation" terasa berat nama itu, SDM kita belum mampu. Apalagi nanti dikira akan bersaing dengan Concervation n Heritage unitnya PTKA.

Kita telah putuskan nama: Indonesian Steam Locomotive Community = ISLC dengan Logo DD5208. kita baru cari ext. domain nya kalo tidak org. atau or.id.

Proyek konservasi awal adalah menghidupkan salah satu loko uap di TMII yg nantinya untuk trek wisata di lampegan. lobi kita sudah sampe kemenhub dan dirjen KA. Doakan berhasil.

cheers...

bagaimanapun juga naik kereta api lebih baik
Reply
#23
Cak Deddy, saya mau bertanya... kalo seumpama paguyuban ini sdh jadi, apakah ada jalur pendidikan RF utk menjadi mekanik/masinis loko uap? Bingung
Reply
#24
sebenarnya sdh sy programkan di PTKA awal 2010, sdh ada silabusnya juga, tapi sampe sekarang ini blm ada tindaklanjutnya. krn sy sdh keluar dari PTKA, gak ada follow up lg.

coba deh klo klub ini ada ntar kita kerja sama dengan PTKA untuk menggelar pelatihan masinis uap.

(23-09-2010, 03:25 PM)sepur_lori Wrote: Cak Deddy, saya mau bertanya... kalo seumpama paguyuban ini sdh jadi, apakah ada jalur pendidikan RF utk menjadi mekanik/masinis loko uap? Bingung

bagaimanapun juga naik kereta api lebih baik
Reply
#25
alasannya sebenarnya sama saja, lokomotif uap CC10 ini juga sudah musnah. walaupun bukan lokomotif terbesar, CC10 juga masuk kategori lokomotif tipe malet (DD52 juga tipe malet) dan bahkan usianya lebih tua dari DD52, CC10 sudah ada duluan dibanding DD52. CC10 dan DD52 , keduanya sudah musnah. karena logo DD52 sudah digunakan oleh divisi heritage PT KA maka untuk komunitas ini saya menyarankan memakai logo CC10.

alternatif lainnya, Logo merujuk ke project yg akan digarap. Disampaikan bahwa ada project untuk menghidupkan salah satu loko uap di tmii untuk lintas Bogor - Sukabumi - Cianjur. maka saya menyarankan dapat juga menggunakan logo lokomotif uap D14 atau D50. keduanya pernah beroperasi dengan di lintas tersebut.

silahkan dapat dipilih sesuai yang berkenan dan (kalo bisa) jangan memakai DD52. terima kasih.


(23-09-2010, 02:40 PM)deddy herlambang Wrote: DD52 yg di web PTKA saya yg juga usulkan ketika masih kerja disana dibantu mas Rizky buat Website nya. alasan saya menggunakan DD52 krn loko ini sdh tidak ada lagi satupun. padahal loko terbesar malah dirucat semua.

btw, alasan apa om memakai logo CC10, jika alasan kuat kita bisa pertimbangkan lagi?

cheers...

(23-09-2010, 02:07 PM)spoor_jadul Wrote: saran saya, lebih baik menggunakan logo lokomotif uap CC10 untuk komunitas ini.

karena logo lokomotif uap DD52 sudah paten digunakan di website divisi heritage, PT KA.

hindari kesan menjiplak. mohon maaf dan terima kasih

(23-09-2010, 11:09 AM)deddy herlambang Wrote: terima kasih kepada Om Van der Spoor yg telah usul nama INDONESIAN STEAM CONSERVATION COMMUNITY (ISCC), namun kita rembug lagi bila ada embel2 conservation adalah beban berat, belajar dari pengalaman IRPS, memakai embel2 "preservation" terasa berat nama itu, SDM kita belum mampu. Apalagi nanti dikira akan bersaing dengan Concervation n Heritage unitnya PTKA.

Kita telah putuskan nama: Indonesian Steam Locomotive Community = ISLC dengan Logo DD5208. kita baru cari ext. domain nya kalo tidak org. atau or.id.

Proyek konservasi awal adalah menghidupkan salah satu loko uap di TMII yg nantinya untuk trek wisata di lampegan. lobi kita sudah sampe kemenhub dan dirjen KA. Doakan berhasil.

cheers...

RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
#26
Betul kang DH; Kalo ada embel-embel conservasi dan preservasi memang berat.
Mending yang rada umum ajah biar ringan nanti kalo udah terasa manfaatnya baru kita meningkat ke yang lebih...... yang penting bisa terealisasi dulu paguyubannya.

Salam...

[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#27
(23-09-2010, 03:36 PM)deddy herlambang Wrote: sebenarnya sdh sy programkan di PTKA awal 2010, sdh ada silabusnya juga, tapi sampe sekarang ini blm ada tindaklanjutnya. krn sy sdh keluar dari PTKA, gak ada follow up lg.

coba deh klo klub ini ada ntar kita kerja sama dengan PTKA untuk menggelar pelatihan masinis uap.

(23-09-2010, 03:25 PM)sepur_lori Wrote: Cak Deddy, saya mau bertanya... kalo seumpama paguyuban ini sdh jadi, apakah ada jalur pendidikan RF utk menjadi mekanik/masinis loko uap? Bingung

Oke cak Deddy, ditunggu peluncurannya lho Bye Bye

"Sumber Berita"

Kursus Lokomotif Uap

Masinis adalah orang yang bertangung jawab untuk menjalankan lokomotif. Kata masinis berasal dari bahasa Belanda, yang sebenarnya berarti juru mesin. Disebut masinis karena pada awalnya juru mesinlah yang menjalankan kereta api. Masinis bertanggung jawab untuk mempercepat, memperlambat atau menghentikan kereta api, mengikuti/mematuhi sinyal, semboyan dan menjamin keselamatan kereta api yang dijalankannya.

Sebelum lokomotif diesel dipergunakan seperti saat ini, lokomotif uap menjadi alat penarik utama kereta api di Indonesia. Dipo lokomotif yang tersebar di seluruh Jawa dan Sumatra seluruhnya menggunakan lokomotif uap.

Tahun 1952, seluruh lokomotif yang dipakai Djawatan Kereta Api (DKA) adalah lokomotif uap. Masuknya lokomotif bertenaga diesel pada tahun 1953, disertai tumbuhnya sumber daya manusia yang memadai untuk menangani teknologi lokomotif diesel dari lokomotif uap.

Alih teknologi lokomotif uap ke lokomotif diesel agar berjalan sukses harus disertai pendidikan dan program latihan secara sistimatik, intensif dan tentunya professional. Oleh sebab itu didirikan sebuah pusat pendidikan masinis di kota Yogyakarta pada tahun 1964 setelah berkoordinasi dengan DKA. Untuk kemajuan perkeretaapian, maka pada tahun 1980, pusat pendidikan masinis ini diberi nama Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) sampai dengan saat ini.

Memasuki tahun 1970, lokomotif uap mulai masuk era barang antik seiring tidak lagi diproduksi oleh pembuatnya di Eropa maupun di Amerika. Hal ini ikut mempengaruhi kurikulum pendidikan masinis yang juga mulai tidak lagi mengajarkan teknis pengoperasian dan perawatan lokomotif uap. Saat ini, jumlah masinis senior yang mengetahui pengoperasian dan perawatan lokomotif uap semakin berkurang karena sudah banyak dari mereka yang sudah meninggal dunia/wafat atau purna tugas/pensiun.

Saat ini, pendidikan dan perawatan Lokomotif uap dipusatkan di Museum Kereta Api di Ambarawa yang juga sekaligus mengoperasikan kereta api wisata. Tujuan dari diadakan kursus lokomotif uap ini adalah agar ilmu pengetahuan tentang perawatan dan pengoperasian lokomotif uap tetap lestari. Kursus ini terbuka untuk umum. Peserta kursus akan dibagi menjadi 2 (dua) kelompok yaitu masinis professional dan pecinta lokomotif uap. Peserta kursus akan dikenakan biaya. Waktu kursus paling lama 6 bulan dan mendapatkan sertifikat.

Dengan kursus ini diharapkan :
a) Menghasilkan generasi masinis lokomotif uap yang baru
b) Memberikan pelayanan terhadap penggemar lokomotif uap untuk menjalankan lokomotif uap (kereta api non-regular)
c) Salah satu bentuk konservasi intangible, mengenai kecakapan masinis lokomotif uap.

Sumber

Reply
#28
Mantap sekali kalau terealisasi...sangat setuju.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#29
Dear kawans

kita sdh dpt domain www.steamloco.org, bagi rekan2 yg mau kontribusi artikel atau foto2 asal tema sepurklutuk silahkan email ke herlambang99@yahoo.com

P/S: barangkali ada volunteer yg bersedia menjadi webmaster nya, kita semua akan bahagia hehehehe....
bagaimanapun juga naik kereta api lebih baik
Reply
#30
memang benar CC10 sdh lenyap ditelan kerakusan PJKA dulu. tapi dlm visual logo juga perlu tampil sosok yg gagah dan kuat. secara historis memang perlu sosok CC10 ditampilkan, namun secara visual kurang menarik. sekilas ada ide DD50 latar belakang dipilih adalah loko mallet besar pertama, tapi itupun masih 1 species dengan DD52 juga. piye dong???

sayangnya maaf, member disini kebanyakan pakai nick name fiktif ya hehehhe...so sy mau panggil nama seseorang di grup ini bingung juga...pisss

anyway terima kasih om wacananya....

(23-09-2010, 04:05 PM)spoor_jadul Wrote: alasannya sebenarnya sama saja, lokomotif uap CC10 ini juga sudah musnah. walaupun bukan lokomotif terbesar, CC10 juga masuk kategori lokomotif tipe malet (DD52 juga tipe malet) dan bahkan usianya lebih tua dari DD52, CC10 sudah ada duluan dibanding DD52. CC10 dan DD52 , keduanya sudah musnah. karena logo DD52 sudah digunakan oleh divisi heritage PT KA maka untuk komunitas ini saya menyarankan memakai logo CC10.

alternatif lainnya, Logo merujuk ke project yg akan digarap. Disampaikan bahwa ada project untuk menghidupkan salah satu loko uap di tmii untuk lintas Bogor - Sukabumi - Cianjur. maka saya menyarankan dapat juga menggunakan logo lokomotif uap D14 atau D50. keduanya pernah beroperasi dengan di lintas tersebut.

silahkan dapat dipilih sesuai yang berkenan dan (kalo bisa) jangan memakai DD52. terima kasih.


(23-09-2010, 02:40 PM)deddy herlambang Wrote: DD52 yg di web PTKA saya yg juga usulkan ketika masih kerja disana dibantu mas Rizky buat Website nya. alasan saya menggunakan DD52 krn loko ini sdh tidak ada lagi satupun. padahal loko terbesar malah dirucat semua.

btw, alasan apa om memakai logo CC10, jika alasan kuat kita bisa pertimbangkan lagi?

cheers...

(23-09-2010, 02:07 PM)spoor_jadul Wrote: saran saya, lebih baik menggunakan logo lokomotif uap CC10 untuk komunitas ini.

karena logo lokomotif uap DD52 sudah paten digunakan di website divisi heritage, PT KA.

hindari kesan menjiplak. mohon maaf dan terima kasih

(23-09-2010, 11:09 AM)deddy herlambang Wrote: terima kasih kepada Om Van der Spoor yg telah usul nama INDONESIAN STEAM CONSERVATION COMMUNITY (ISCC), namun kita rembug lagi bila ada embel2 conservation adalah beban berat, belajar dari pengalaman IRPS, memakai embel2 "preservation" terasa berat nama itu, SDM kita belum mampu. Apalagi nanti dikira akan bersaing dengan Concervation n Heritage unitnya PTKA.

Kita telah putuskan nama: Indonesian Steam Locomotive Community = ISLC dengan Logo DD5208. kita baru cari ext. domain nya kalo tidak org. atau or.id.

Proyek konservasi awal adalah menghidupkan salah satu loko uap di TMII yg nantinya untuk trek wisata di lampegan. lobi kita sudah sampe kemenhub dan dirjen KA. Doakan berhasil.

cheers...

bagaimanapun juga naik kereta api lebih baik
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)