Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
ooo...debunya suka beterbangan gitu? Baru tahu saya.
Kalau rambu, keefektivannya meragukan. Boro-boro di Slamet Riyadi. Di perlintasan jalur utama saja rambu sering dilanggar kok. Dan pengemudi dari daerah tertentu di Indonesia terkenal suka mengabaikan rambu.
Kecelakaan ini adalah bukti daeri ketidak efektifan rambu itu. Karena saya sering melihat masih banyak rambu yang menunjukkan kalau jalur itu masih aktif.
Posts: 1,376
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
12
(02-09-2010, 02:05 PM)bagus70 Wrote: ooo...debunya suka beterbangan gitu? Baru tahu saya.
Kalau rambu, keefektivannya meragukan. Boro-boro di Slamet Riyadi. Di perlintasan jalur utama saja rambu sering dilanggar kok. Dan pengemudi dari daerah tertentu di Indonesia terkenal suka mengabaikan rambu.
Kecelakaan ini adalah bukti daeri ketidak efektifan rambu itu. Karena saya sering melihat masih banyak rambu yang menunjukkan kalau jalur itu masih aktif.
yup, kadang dulu saja saat belum diaspal saja masih nekat pada parkir direl, padahal jelas2 masih dipakai.
mungkin tiap perlintasan diberi sirine plus rambu lalulintas yg jelas saja soalnya rambu yg sekarang cuma rambu perlintasan biasa (rambu yg bentuknya seperti ketupat lalu tulisan dibawahnya "perlintasan kereta api, satu spoor") harusnya rambunya lebih jelas, double atas samping (seperti rambu lainya... 
soal kepatuhan itu urusan masing2 yg penting dinas terkait sudah memberikan penjelasan sejelas-jelasnya kepada pengendara yg lewat jalan tersebut...
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
Posts: 553
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
14
Susah juga ya, mungkin selain diberi marka garis kuning sepanjang jalur ini, sebaiknya di tengah2 rel sepanjang jalur ini juga diberi tulisan "awas, jalur rel kereta api aktif!" nah mungkin dengan begitu bisa lebih efektif? Tapi kalau masih parkir di atas rel juga ya berarti yg parkir mengalami keterbelakangan mental.
Aku ingin striping dan livery kereta dan loko matching dan nyambung, kaya jaman K3 merah biru + loko merah biru pada era perumka...
Posts: 2,217
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
25
Patoknya kilometer berlogo PT KA sudah jelas menunjukkan jalur KA aktif.
.
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
(02-09-2010, 07:00 PM)animaX Wrote: Patoknya kilometer berlogo PT KA sudah jelas menunjukkan jalur KA aktif.
Mas Ani dulu pernah mengusulkan utk membuat rambu2 di sepanjang jalur Slamet Rijadi ini apa sdh ditindaklanjuti oleh pak Walikota? Kan kalau ada rambu2 yg jelas dan tegas, para pengendara tahu kalau ini jalur masih hidup dan tdk pandang sepele thd KA-nya. Contohnya di Indro, Gresik di PJL-nya diberi tanda jadwal KA barang yg melintas, jadi pengendara bisa antisipasi dulu sblm KA lewat.
Posts: 2,217
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
25
(02-09-2010, 07:11 PM)sepur_lori Wrote: (02-09-2010, 07:00 PM)animaX Wrote: Patoknya kilometer berlogo PT KA sudah jelas menunjukkan jalur KA aktif.
Mas Ani dulu pernah mengusulkan utk membuat rambu2 di sepanjang jalur Slamet Rijadi ini apa sdh ditindaklanjuti oleh pak Walikota? Kan kalau ada rambu2 yg jelas dan tegas, para pengendara tahu kalau ini jalur masih hidup dan tdk pandang sepele thd KA-nya. Contohnya di Indro, Gresik di PJL-nya diberi tanda jadwal KA barang yg melintas, jadi pengendara bisa antisipasi dulu sblm KA lewat.
usulnya sudah ke Pak Walikota, Pak Dishub tapi realisasinya belum mas... sama sekali belum. rambu2 banyak yang rusak, hilang.
untuk perlintasan besar seperti Gendengan, Sriwedari, Pasar Pon, Nonongan, Sangkrah ada traffic light yang bisa menyala merah semua ketika kereta akan lewat cuma itu cara kerjanya sepertinya manual dari kontak petugas di lapangan dengan kantor Dishub. (lihat kabelnya ada di tiang listrik sepanjang Slamet Riyadi, belok di Jl Dr Moewardi - kantor Dishub). Kurang loudspeaker dengan suara tulit2, di beberapa traffic light lain sudah dilengkapi loudspeaker seperti di PJL. Cuma Slamet Riyadi malah belum ada.
Seharusnya pengelola gedung sepanjang pinggir rel S. Riyadi yg arus keluar mobil, motor ramai, menyediakan satpam atau penjaga yg standby dan tanda awas kereta api. Contohnya seperti di BCA Gladag.
.
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
02-09-2010, 11:49 PM
(This post was last modified: 03-09-2010, 12:00 AM by Adi Sutjipto.)
(30-08-2010, 09:01 PM)animaX Wrote: Minim rambu-rambu

Sepertinya memang iya, walau setiap pengemudi kendaraan bermotor
diwajibkan mempunyai SIM yang sesuai dengan kelasnya, dan dianggap sudah mengerti tata cara berlalu lintas yang baik dan benar,
tidak ada salahnya, pemerintah setempat atau yang bertanggung jawab di Solo, memberikan rambu peringatan tambahan untuk tiap jarak tertentu, sehingga untuk orang dari luar kota yang tidak terbiasa dengan rel yang sejajar dengan jalan raya dan setiap hari sering dipergunakan, bisa lebih waspada lagi.
Kalau ada musibah, walau mungkin kita tidak kenal, bukan sanak bukan kadang, tapi dalam hati kecil kita,
pasti ikut menyayangkan jika hal yang seharusnya dapat dihindari, terutama oleh orang dari luar Solo.
Hayo, mestinya, para Edan Sepur Solo bisa mulai membantu dengan memberi masukkan kepada mereka yang paling berkompeten, atau menulis dikoran lokal/ daerah berupa himbauan, siapa tahu,pemerintah daerah jadi terbuka matanya dan mau berbuat satu kebajikan lagi, yang seharusnya memang sudah menjadi tanggung jawabnya !
Sehingga, kejadian diatas, menjadi untuk yang terakhir kalinya, terlebih lagi, mereka yang tidak menyadari, bahwa rel tersebut masih difungsikan, karena berasal dari luar kota.
Dan tentunya, jangan membunyikan alat musik didalam kendaraan dengan volume yang berlebihan, sehingga masih dapat mendengar bila diteriaki atau mendapat peringatan dari orang lain, yang pada akhirnya, dapat merugikan diri sendiri bukan, jika mengalami hal seperti diatas?
Posts: 409
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
2
satu lagi korban ketidaktahuan warga luar solo terhadap masih aktifnya rel di Jalan Slamet Riyadi....
sayang bener yak tuh mobil diadu sama lok, mending kasih ane aja gan...
Posts: 2,217
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
25
[quote='animaX' pid='186410' dateline='1283173556']
[quote] KA lokomotif bertabrakan dengan mobil di Jl Slamet Riyadi
30 Agustus 2010
![[Image: 300810_SOLO_TABRAK.jpg]](http://i712.photobucket.com/albums/ww123/negeribangau/300810_SOLO_TABRAK.jpg)
Foto: Sunaryo Haryo Bayu/Solopos
Solo (Espos)–Kecelakaan antara kereta api (KA) KA lokomotif tanpa gerbong dengan mobil terjadi di depan RS Kasih Ibu, Jalan Slamet Riyadi, Senin (30/8).
Mobil Toyota Avansa Nopol B 1693 BFT yang dikendarai Rianto, warga Keprabon Lor RT 3/ IV, Banjarsari, bertabrakan dengan KA tanpa gerbong yang melaju dari arah barat atau Stasiun Purwosari ke arah timur Sekitar pukul 10.15 WIB.
Menurut keterangan sejumlah saksi, mobil dari arah Gedung Mega Land ingin menyeberang ke utara. Setiba di TKP keduanya bertabrakan. â€ÂSudah diteriaki awas ada kereta, tapi tidak dengar,†kata saksi mata, Tom Hery.
Mobil itu ringsek di bagian depan, dan baru dievakuasi satu jam berikutnya. Kondisi Rianto dan satu penumpang lainnya tidak terluka. â€ÂSekarang ditangani Satlantas,†kata petugas kepolisian di lokasi, Aiptu Sumar.
m86
http://www.solopos.com/2010/solo/ka-loko...yadi-46074[/quote]
Meskipun nomor polisinya Jakarta (B) tetapi pengendara mobilnya warga Keprabon, Solo.
.
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
04-09-2010, 10:32 AM
(This post was last modified: 04-09-2010, 10:33 AM by see_204XX.)
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
|