Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
(14-08-2010, 12:57 PM)spoorweg maatschappij Wrote: sepur_lori Wrote:Maap mas, bukannya yg menguasai jalur Parakan itu NIS ya? SS tdk pernah membangun jalur dari Secang smp ke Parakan. Kalau di Wonosobo jls yg membangun adl SDS
Sepertinya memang SS mas karena yang ke arah Secang dan Parakan dari Tugu 1067 mm yang terletak di utara. Kalau NIS itu yang ke Palbapang dari tugu 1435 mm. SS dan NIS ini bertemu lagi di St Ambarawa.

Tdk mungkin kalau SS membangun rel sampai ke Parakan. Memang di daerah Ambarawa-Yogyakarta relnya adl 1067 dan bertemu di Ambarawa dgn 1435 dari Kedungjati tapi sebenarnya yg mengelola jalur Magelang tsb adl NIS. Kalau begitu yg membangun jalur gerigi antara Jambu-Secang dan pemilik 5 lok B25 itu bkn NIS tapi SS?
Posts: 83
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
2
(14-08-2010, 01:18 PM)sepur_lori Wrote: (14-08-2010, 12:57 PM)spoorweg maatschappij Wrote: sepur_lori Wrote:Maap mas, bukannya yg menguasai jalur Parakan itu NIS ya? SS tdk pernah membangun jalur dari Secang smp ke Parakan. Kalau di Wonosobo jls yg membangun adl SDS
Sepertinya memang SS mas karena yang ke arah Secang dan Parakan dari Tugu 1067 mm yang terletak di utara. Kalau NIS itu yang ke Palbapang dari tugu 1435 mm. SS dan NIS ini bertemu lagi di St Ambarawa.

Tdk mungkin kalau SS membangun rel sampai ke Parakan. Memang di daerah Ambarawa-Yogyakarta relnya adl 1067 dan bertemu di Ambarawa dgn 1435 dari Kedungjati tapi sebenarnya yg mengelola jalur Magelang tsb adl NIS. Kalau begitu yg membangun jalur gerigi antara Jambu-Secang dan pemilik 5 lok B25 itu bkn NIS tapi SS?
Nah saya dari dulu masih bingung tentang jalur Tugu-Secang-Parakan ini. Tapi thanks atas pencerahannya Mas.
Bulan Desember 2009 rencana saya gagal saat akan mentelusuri jalur Tulungaggung - Tugu dengan rakan saya, seorang pendeta di Tulungaggung karena saat itu hari raya Natal.
Posts: 20
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
0
ini tak tambahin bekas jalur kereta di trenggalek
![[Image: 4890228182_14817641fe.jpg]](http://farm5.static.flickr.com/4076/4890228182_14817641fe.jpg)
ini bekas jembatan kereta di tengah sawah, mungkin gundukan tanah sudah hilang dan rata dijadikan persawahan, mau dihancurkan agak sulit.
![[Image: 4889697841_4c5828e194.jpg]](http://farm5.static.flickr.com/4136/4889697841_4c5828e194.jpg)
dari google earth, saya beri tanda garis merah mungkin adalah bekas jalur di trenggalek,tanda lingkaran kuning diatas adalah lokasi dari foto jembatan diatas
![[Image: 4889697845_e6a727c5cc.jpg]](http://farm5.static.flickr.com/4075/4889697845_e6a727c5cc.jpg)
ini sambungan gambar diatas, dibawahnya. dan kemungkinan akan bersambung dengan jalan utama trenggalek-tulungagung di desa ngetal, karena di sebelah selatan jalan utama terdapat DMJ yang cukup luas, dan di setiap jembatan sebelum durenan terdapat bekas jembatan. tanda garis merah tidak saya pasang tepat di bekas jalur, biar rekan2 bisa menilai, sebagian telah menjadi jalan perkampungan.
dari info rekan kerja saya, bekas stasiun di trenggalek sekarang telah menjadi kejaksaan negeri, tapi bangunannya bukan bangunan asli stasiun sudah menjadi bangunan baru. ini sangat relevan karena di depan kejaksaan adalah pasar pon, pasar utama di trenggalek jadi sangat terintegrasi dengan pusat keramaian.
Posts: 823
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
18
(12-08-2010, 09:17 PM)spoorweg maatschappij Wrote: Selain faktor biaya faktor supranatural sebaiknya jangan dimasukkan. Lebih tepatnya faktor teknologi yang belum sampai. Faktor lain lagi yang saya dapat dari seorang rekan orang Belanda adalah faktor persaingan dua maskapai yang berbeda. Contohnya Wonosobo - Parakan yang satunya SDS, yang satunya SS. Jika keduanya SS pasti sudah disambung dengan bela-belain biaya yang mahal karena harus menembus terowongan atau rel bergerigi. Itu bukan asumsi saya sendiri, namun dari penuturan para insinyur² Belanda sendiri. Dalam dokumen resmi tentunya disebut sebagai "keterbatasan teknologi"..Soal persaingan, silahkan diteliti lagi bagaimana semua lintas kereta api dari berbagai perusahaan itu malah saling tersambung dengan baik, minimal berdampingan atau bersilangan.
Ralat : Jalur Temanggung-Parakan itu milik NIS, bukan SS, seperti yang dikatakan sepur lori.
mari KEMBALI KE TOPIK...
Sayang sekali, jalur Tulungagung-Trenggalek ini tergolong baru (1921-1922), jadinya juga mati muda..
Jadi kantor Kejaksaan ini dulunya stasiun Trenggalek?
Posts: 20
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
0
(14-08-2010, 10:17 PM)Penjelajah Wrote: (12-08-2010, 09:17 PM)spoorweg maatschappij Wrote: Selain faktor biaya faktor supranatural sebaiknya jangan dimasukkan. Lebih tepatnya faktor teknologi yang belum sampai. Faktor lain lagi yang saya dapat dari seorang rekan orang Belanda adalah faktor persaingan dua maskapai yang berbeda. Contohnya Wonosobo - Parakan yang satunya SDS, yang satunya SS. Jika keduanya SS pasti sudah disambung dengan bela-belain biaya yang mahal karena harus menembus terowongan atau rel bergerigi. Itu bukan asumsi saya sendiri, namun dari penuturan para insinyur² Belanda sendiri. Dalam dokumen resmi tentunya disebut sebagai "keterbatasan teknologi"..Soal persaingan, silahkan diteliti lagi bagaimana semua lintas kereta api dari berbagai perusahaan itu malah saling tersambung dengan baik, minimal berdampingan atau bersilangan.
Ralat : Jalur Temanggung-Parakan itu milik NIS, bukan SS, seperti yang dikatakan sepur lori.
mari KEMBALI KE TOPIK...
Sayang sekali, jalur Tulungagung-Trenggalek ini tergolong baru (1921-1922), jadinya juga mati muda..
Jadi kantor Kejaksaan ini dulunya stasiun Trenggalek?
![[Image: Kejaksaan%2BNegeri%2Btampak%2BDepan.jpg]](http://3.bp.blogspot.com/_0Yswz_cYs1s/Sm5_IANaNQI/AAAAAAAAAiY/9z1sj4lPWfY/s1600/Kejaksaan%2BNegeri%2Btampak%2BDepan.jpg)
ya, ini dari pernyataan teman kerja saya di trenggalek, dulu lokasinya stasiun trenggalek di situ dan jalurnya sampai tugu. kalau di lihat di google earth ada benarnya karena kalau ke utara terus nanti kan ketemu gunung, jadi jalurnya pasti belok ke arah barat dan terus menuju tugu.
Posts: 593
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
6
manteb laporana kang.......
monggo di teruskan, kalo bisa sekalian sampai tugu dan ambil gambar terowongan kontroversial itu......
Posts: 373
Threads: 0
Joined: Nov 2009
Reputation:
11
(18-08-2010, 07:27 PM)masboleng Wrote: manteb laporana kang.......
monggo di teruskan, kalo bisa sekalian sampai tugu dan ambil gambar terowongan kontroversial itu......
lhoh,di lintas TA-TLK ada terowongan ya ? ? ? 
kalau ada,lokasinya dimana ? ?
Posts: 20
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
0
(19-08-2010, 04:32 AM)C20EMP Wrote: (18-08-2010, 07:27 PM)masboleng Wrote: manteb laporana kang.......
monggo di teruskan, kalo bisa sekalian sampai tugu dan ambil gambar terowongan kontroversial itu......
lhoh,di lintas TA-TLK ada terowongan ya ? ? ? 
kalau ada,lokasinya dimana ? ?
bukan di lintas ta-tlk, tapi dulu kan ada rencana menghubungkan tlk-pnrg dan di jalur tlk-pnrg ada kemungkinan di bangun terowongan, disebelah barat tugu kan merupakan daerah pegunungan.
untuk jalur dari trenggalek-tugu saya punya perkiraan jalulrnya setelah saya amati di google eart, tapi enggak dari trenggalek nmun mulai di kecamatan karangan cos banyak bangunan baru di trenggalek yang mungkin sudah menghapus bekas jalur kereta.
Posts: 593
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
6
Posts: 83
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
2
(20-08-2010, 11:25 AM)masboleng Wrote: (19-08-2010, 06:16 AM)must_angin Wrote: (19-08-2010, 04:32 AM)C20EMP Wrote: (18-08-2010, 07:27 PM)masboleng Wrote: manteb laporana kang.......
monggo di teruskan, kalo bisa sekalian sampai tugu dan ambil gambar terowongan kontroversial itu......
lhoh,di lintas TA-TLK ada terowongan ya ? ? ? 
kalau ada,lokasinya dimana ? ?
bukan di lintas ta-tlk, tapi dulu kan ada rencana menghubungkan tlk-pnrg dan di jalur tlk-pnrg ada kemungkinan di bangun terowongan, disebelah barat tugu kan merupakan daerah pegunungan.
untuk jalur dari trenggalek-tugu saya punya perkiraan jalulrnya setelah saya amati di google eart, tapi enggak dari trenggalek nmun mulai di kecamatan karangan cos banyak bangunan baru di trenggalek yang mungkin sudah menghapus bekas jalur kereta.
meski aku asli ponorogo dan dulu sering lewat TLK.... tapi aku ga apal daerah TLK.... cuma taunya sebelah terminal TLK ada rel lory... hehehehe  
mau mblusukan ke TLK juga terhalang... coz belum ada waktu pulang ke PO. hahahaha
Coba dikoordinir saja siapa yang mau blusukan. Rekan saya orang Tulungagung ada artikel tentang jalur ini.
|