Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pecinta Gajayana
(22-07-2010, 06:42 PM)BAMBANG EKO Wrote: KA Gajayana sekarang " Rajin " bawa gerbong bagasi chettah , mungkin peluang angkutan barang di lintas ML- JK bagus kali ya ?


[Image: oszexg.jpg]

bukannya emang rutin dia bawa B model cheetah gini? baik dari ML ataupun JAKK...
Reply
(22-07-2010, 09:49 PM)dimasfaiz Wrote:
(22-07-2010, 06:42 PM)BAMBANG EKO Wrote: KA Gajayana sekarang " Rajin " bawa gerbong bagasi chettah , mungkin peluang angkutan barang di lintas ML- JK bagus kali ya ?


[Image: oszexg.jpg]

bukannya emang rutin dia bawa B model cheetah gini? baik dari ML ataupun JAKK...

iya,kecuali hari minggu dari ML dan JAKK si gajah mesti bawa parcel ijo
untuk angkutan barang ML-JAKK PP sangat bagus,setiap hari mesti penuhXie Xie
Reply
(23-07-2010, 08:00 AM)C20EMP Wrote:
(22-07-2010, 09:49 PM)dimasfaiz Wrote:
(22-07-2010, 06:42 PM)BAMBANG EKO Wrote: KA Gajayana sekarang " Rajin " bawa gerbong bagasi chettah , mungkin peluang angkutan barang di lintas ML- JK bagus kali ya ?


[Image: oszexg.jpg]

bukannya emang rutin dia bawa B model cheetah gini? baik dari ML ataupun JAKK...

iya,kecuali hari minggu dari ML dan JAKK si gajah mesti bawa parcel ijo
untuk angkutan barang ML-JAKK PP sangat bagus,setiap hari mesti penuhXie Xie

lho hari minggu keknya dia bawa juga deh tu parcel... dan sekarang2 ini yang bikin gue bingung itu knp gerbong terakhir si gajah ini pasti yang satwa mank yang 09xx itu lagi di PA atau gimana?

Xie Xie
Reply
Tambahan mas,biasanya 8 K1,skrg 9 K1
Reply
(23-07-2010, 01:39 PM)dimasfaiz Wrote: lho hari minggu keknya dia bawa juga deh tu parcel... dan sekarang2 ini yang bikin gue bingung itu knp gerbong terakhir si gajah ini pasti yang satwa mank yang 09xx itu lagi di PA atau gimana?

Xie Xie

maksudnya hari minggu dr JAKK n ML,yg sampai tujuannya senin
eh masak masih bawa satwa ? ?:heran
deh:
coba aja mas diliat dulu k1 095XXnya,kalau 8 brarti satwanya tambahan,kayak fotoq yg gajah diseret c4 12
Reply
halah mas Cip iku...kapan yo bisa lihat Gajayana ditarix 204 seri 2 lagi??hahahaha
Reply
(11-02-2010, 12:13 PM)JaY Wrote: Gerbong Gajayana yang sekarang ini memang asyiik tapi dah mulai banyak yang ngaco. Contoh, papan LED penunjuk stasiun dah mulai ngaco tulisannya, kamar mandi da yang tutup jendelanya da lepas, pengait buat menutup jendela dah banyak yang ilang, tutup bagasi sering ditutup dengan kasar (memang berat sih), guncangan keras (bogie k5) seharusnya MB-400, kadang2 telat,dll.
Tapi gerbong baru ini dilengkapi sensor suhu digital yang letaknya di dekat panel listrik cuma sensor kecepatan yang belum ada karena orang2 mungkin penasaran ni kecepata kereta berapa !


Kereta Gajayana ini mantep memang, meski saya cuma pengguna sampai purwokerto tapi cepatnya terasa. Sampai purwokerto belum terlalu malam. Soal kecepatan memang OK, dulu saya pernah penasaran soal kecepatannya berapa, saya iseng ikut loko.. Eitz tapi tetep beli tiket lho !! Tapi juga jangan di contoh ya! pada waktu itu dari stasiun kota jam 17.17 WIB, pake loko CC203 27 short Hood.

Saya perhatikan speed LEDnya berikut :
kota - gambir 50 km/jam.
Lepas dari Gambir ke Manggarai lari di kisaran 80 Km/jam. Manggarai ke Jatinegara lari 70 Km /jam. Jatinegara ke bekasi maks 80km/jam dan dibekasi umumnya berhenti menunggu Bima lepas tambun.

Tambun - cikampek rata-rata 90Km. Lepas cikampek sampai terisi itu bisa di 110 km/jam. TErisi - Jaibarang lari hanya 80Km/jam karena tikungan. Namun ketika Selepas Jatibarang menuju Cirebon, Loko Bisa berlari di 121 Km / jam (pada posisi loko memang guncangannya terasa keras sekali) namun oleh masinis dijaga kembali ke 115 Km per jam karena Deadman bisa bekerja!

Mendekati StasiunCirebon perlahan dikurangi hingga 80Km/jam itu juga menjelang sinyal pertama sebelum ke sinyal utama yang umumnya sudah berwarna kuning.

Selepas cirebon ke purwokerto, kereta dengan masinis yang sama hanya memiliki kecepatan maksimum di 95 Km/jam. rata-rata 90Km /jam untuk Cirebon hingga songgom. Di daerah sebelum dan sesudah stasiun Ciledug. Meski bantalan sudah beton dan Rel bagus goncangan paling terasa dan masinis sempet menurunkan kecepatan hingga 80km/jam.


Prupuk dan linggapura berhenti untuk bersilang dan kecepatan maksimum hanya 60 km/jam. Menanjak jalannya.

Perjalanan saya berakhir di purwokerto dengan kecepatan maks Bumiayu - purwokerto 85 km/jam dan rata-rata 70km/jam.

so mungkin pada waktu goncangan terasa kecepatan kereta sedang tinggi. Saya kira lintas Kroya hingga kutoarjo bisa di 100km/jam maks dan kutoarjo jogja bisa kembali maksimum di 110km/jam.


Demikian sharing saya.
Kereta ku kereta mu, kereta kita semua! Aman dan nyaman selamat sampai tujuan!
Reply
ini GAjayana CC20401 with pak Cipto idle in Kediri


[Image: 37869_1340167671472_1449583089_30770200_7246532_n.jpg]
Reply
(23-07-2010, 02:42 PM)widiagung Wrote: Kereta Gajayana ini mantep memang, meski saya cuma pengguna sampai purwokerto tapi cepatnya terasa. Sampai purwokerto belum terlalu malam. Soal kecepatan memang OK, dulu saya pernah penasaran soal kecepatannya berapa, saya iseng ikut loko.. Eitz tapi tetep beli tiket lho !! Tapi juga jangan di contoh ya! pada waktu itu dari stasiun kota jam 17.17 WIB, pake loko CC203 27 short Hood.

Saya perhatikan speed LEDnya berikut :
kota - gambir 50 km/jam.
Lepas dari Gambir ke Manggarai lari di kisaran 80 Km/jam. Manggarai ke Jatinegara lari 70 Km /jam. Jatinegara ke bekasi maks 80km/jam dan dibekasi umumnya berhenti menunggu Bima lepas tambun.

Tambun - cikampek rata-rata 90Km. Lepas cikampek sampai terisi itu bisa di 110 km/jam. TErisi - Jaibarang lari hanya 80Km/jam karena tikungan. Namun ketika Selepas Jatibarang menuju Cirebon, Loko Bisa berlari di 121 Km / jam (pada posisi loko memang guncangannya terasa keras sekali) namun oleh masinis dijaga kembali ke 115 Km per jam karena Deadman bisa bekerja!

Mendekati StasiunCirebon perlahan dikurangi hingga 80Km/jam itu juga menjelang sinyal pertama sebelum ke sinyal utama yang umumnya sudah berwarna kuning.

Selepas cirebon ke purwokerto, kereta dengan masinis yang sama hanya memiliki kecepatan maksimum di 95 Km/jam. rata-rata 90Km /jam untuk Cirebon hingga songgom. Di daerah sebelum dan sesudah stasiun Ciledug. Meski bantalan sudah beton dan Rel bagus goncangan paling terasa dan masinis sempet menurunkan kecepatan hingga 80km/jam.


Prupuk dan linggapura berhenti untuk bersilang dan kecepatan maksimum hanya 60 km/jam. Menanjak jalannya.

Perjalanan saya berakhir di purwokerto dengan kecepatan maks Bumiayu - purwokerto 85 km/jam dan rata-rata 70km/jam.

so mungkin pada waktu goncangan terasa kecepatan kereta sedang tinggi. Saya kira lintas Kroya hingga kutoarjo bisa di 100km/jam maks dan kutoarjo jogja bisa kembali maksimum di 110km/jam.


Demikian sharing saya.

yg d maksud bukan bima kali kang, tapi argo jati aman TB, emank beruntun si antara argo sindoro, bima, argo jati & gajayana masing2 terpaut hanya 15menit saat berangkat & biasanya makin rapat saat d jalan lepas BKS, makanya saling tersendat, klo d petak MRI-BKS memang d sayangkan uda ga bisa cpet lagi, karna banyak KRL yg menghambat.

klo soal guncangan, slaen memang karna berada dalam posisi lok berlari cpat, untuk petak CN-PPK ada beberapa petak yg relnya kurang stabil karna faktor cuaca yg terlalu terik & gersang d sana (bergelombang), jadi dia lari dengan kecepatan sedangpun pasti terasa berguncang.

klo soal kcepatan d petak KYA-KTA si ga tentu juga bisa sgitu kang, karna petaknya ga terlalu panjang, sedangkan lawan silangnya KA 32 ini ada 6-7 KA sndiri, meskipun dari 7 KA dia hanya perlu berhenti silang dengan 3 KA aja d 2 tempat (karna d GB dia bersilang langsung 2 KA) menurut gapekanya klo on time, tapi klo misal ada kterlambatan maka KA 32 ini yg masuk sta tempat bersilangan terlebih dahulu jadi dia yg harus berhenti. terlebih lawan persilangannya d petak itu bukan hanya lodaya yg notabene baru keluar dengan jarak tempuh yg sedang, tapi rata2 KA unggulan sperti turangga, bima, mutiara selatan, argo dwipangga & juga KA 31 gajayana sndiri.
Xie Xie
Reply
Wah mantep nih KA gajayana KA Eksa pertama yang aku naikin Playboy tapi semenjak itu gak pernah naik Eksa lagi sih Sedih
dulu mantep banget dah nih KA apa sekarang masih mantep juga ?
berangkat Dari GMR menuju ML Playboy
SAWUNGGALIH,KUTOJAYA DAN STA.KUTOARJO TETAP DI HATI Playboy

Makin Senang Sekolah Karena melodi bel di sekolah Seperti Melodi Bel di Stasiun KA
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)