Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PLH Luar Negeri (Kompilasi)
waduh tu masinis kenapa sampe melanggar sinyal merah dan juga taspat Sakit Heran
Reply
SedihTurut Berduka Cita, Ini Menjadi Pelajaran Untuk Indonesia, Semoga Tidak Terjadi Di Negara Kita Tercinta..
Reply
Quote:Kecelakaan KA India akibat Faktor Manusia

KALKUTA-Kereta api yang bertabrakan di Stasiun Sainthia, India, melaju dengan kecepatan tiga kali lipat dari kecepatan yang semestinya dan mengabaikan rambu berhenti.

Selasa kemarin, pihak berwenang menyatakan kesalahan kemungkinan besar terletak pada masinis. Senin dinihari, Uttarbanga Express menabrak kereta api lain yang baru saja meninggalkan stasiun yang terletak 200 km utara Kalkuta tersebut.

Jumlah korban tewas bertambah menjadi 63 orang. Penyidik enemukan bukti Uttarbanga melaju dengan kecepatan 90 km/jam atau tiga kali dari kecepatan yang semestinya. “Apalagi kereta api itu telah mendekati stasiun dan akan berhenti di sana,” ungkap Vivek Sahai, pejabat jawatan kereta api setempat.

Petugas rambu di Stasiun Sainthia menuturkan, Uttarbanga tetap melaju kencang ketika mendekati stasiun meski ada rambu merah yang mendakan kereta harus mengurangi kecepatan dan berhenti. Pada saat itu, Vananchal Express baru saja bergerak perlahan meninggalkan stasiun sehingga tabrakan tidak terhindarkan.

Mator Let, petugas rambu tersebut, juga mengaku telah berusaha melakukan komunikasi dengan masinis namun kereta tidak berhenti. Kedua masinis dalam kereta api Uttarbanga tewas dalam tabrakan hebat tersebut.
Biasa Terjadi Kecelakaan sudah biasa terjadi dalam lalu-lintas kereta api India yang merupakan salah satu jaringan perkeretaapian terbesar di dunia namun kurang dilengkapi dengan sistem komunikasi dan rambu modern. Sebagian besar tabrakan disebabkan oleh faktor human error dan buruknya perawatan.

Kecelakaan di Stasiun Sainthia itu merupakan yang terburuk kedua di Negara Bagian Bengal Barat dalam dua bulan terakhir. Pada 28 Mei, sebuah kereta penumpang anjlok kemudian menghantam kereta barang, menewaskan 145 penumpang. Pihak berwenang menyatakan kecelakaan itu disebabkan oleh sabotase kelompok pemberontak Maois.

Menteri Perkeretaapian India, Mamata Banerjee, semula berspekulasi kecelakaan KA yang terjadi Senin lalu itu juga disebabkan oleh sabotase, namun tidak ada indikasi yang mengarah ke sana. (ap-sep-38)

Sumber

Nyumbang pics:

[Image: ss-100719-india-train-01.grid-9x2.jpg]


[Image: ss-100719-india-train-08.grid-9x2.jpg]


[Image: ss-100720-india-train-12.grid-9x2.jpg]


[Image: ss-100719-india-train-04.grid-7x2.jpg]


[Image: ss-100719-india-train-02.grid-8x2.jpg]

Video:
▶ YouTube

Semoga PLH semacam ini nantinya tidak terjadi di perkeretaapian Indonesia...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
mungkin masinisnya disandera sama pemberontak, sehingga mengabaikan komunikasi
Reply
kayaknya gak kang. soalnya udah dijelasin gak ada sabotase dari pemberontak maois.
Reply
kalo ngelihat lokasi PLH itu kan di tempat yang jarak pandangnya luas,,
kok bisa ya mass gak sadar ada kereta di depannya?,
malah dr kronologis kayaknya ga diceritakan ada usaha untuk mengurangi taspat..

ataukah keretanya memang bermasalah?,
kok nyampe 3x kecepatan normal...Bethe
Reply
Quote:JENEWA--MI: Sedikitnya satu orang tewas dan 42 lainnya mengalami luka saat kereta wisata ternama di pegunungan Alpen, Swiss, Glacier Express keluar dari rel.

Kecelakaan terjadi pada Jumat (23/7) siang waktu setempat saat kereta tersebut melintas rute yang menampilkan pemandangan pegunungan Alpen yang memukau di antara kota Zermatt dan St Moritz.

Kepolisian setempat menyatakn enam korban luka berada dalam kondisi kritis. Sebagian besar penumpang kereta saat kecelakaan terjadi adalah para wisatawan.

Situs pemerintah Swiss menyatakan sebagian besar korban adalah warga negara Jepang. Regu penyelamat berusaha mengevakuasi para penumpang yang menjadi korban menggunakan helikopter untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Hingga kini penyebab kecelakaan masih diselidiki pihak berwenang. (Mar/AP/OL-04)

[Image: 20100724_120353_kereta2.jpg]

sumber dari sini
Reply
Sungguh ironi... Perasaan beberapa tahun lalu sempat ada kejadian terbakarnya lift gantung utk para pendaki ski di pegunungan itu juga yang terperangkap kobaran api saat sebuah mesin generator atau apanya gitu... (aku juga gak tau...) terbakar hebat. Turis bule banyak yang kepanggang di dalamnya. Peristiwa ini berdekatan dengan tragedi yang menimpa rangkaian KA di India, sekaligus juga banyaknya warga kita di pulau Jawa yang terlindas KA baik modusnya jalan kaki nyebrang rel KA maupun modusnya yang mengendarai motor.

Reply
(24-07-2010, 11:00 AM)gerbongpupuk Wrote:
Quote:JENEWA--MI: Sedikitnya satu orang tewas dan 42 lainnya mengalami luka saat kereta wisata ternama di pegunungan Alpen, Swiss, Glacier Express keluar dari rel.

Kecelakaan terjadi pada Jumat (23/7) siang waktu setempat saat kereta tersebut melintas rute yang menampilkan pemandangan pegunungan Alpen yang memukau di antara kota Zermatt dan St Moritz.

Kepolisian setempat menyatakn enam korban luka berada dalam kondisi kritis. Sebagian besar penumpang kereta saat kecelakaan terjadi adalah para wisatawan.

Situs pemerintah Swiss menyatakan sebagian besar korban adalah warga negara Jepang. Regu penyelamat berusaha mengevakuasi para penumpang yang menjadi korban menggunakan helikopter untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Hingga kini penyebab kecelakaan masih diselidiki pihak berwenang. (Mar/AP/OL-04)

[Image: 20100724_120353_kereta2.jpg]

sumber dari sini


Wahhh ada korban meninggal??Sedih
Padahal Swiss terkenal dengan KAnya, bahkan disebut sebagai surga bagi pecinta KA. Selain surga, Swiss terkenal ketat dalam hal keselamatan pengguna jasa KA. Oleh karena itu tingkat kecelakaan KA di Swiss sangat rendah.

Setahun yang lalu saya hampir menikmati KA wisata ini tapi batal karena waktunya tidak cukup karena cukup jauh dari tempat tinggal saudara saya. Walaupun batal keinginan saya terobati dengan perjalanan dengan KA sejenis menuju tempat keju yang terkenal di Apenzeler, danau di Brienz, dan gletser di Furka. KA yang yang saya tumpangi sama dengan Glacier Express dengan gauge 1000 mm dan rel bergerigi.

Tapi memang di beberapa tempat pemandanganya sangat mengerikan walaupun sangat indah.Waaakkk

Lok Merah Biru



Reply
(20-07-2010, 07:30 PM)tomrys Wrote: turut berduka cita..

tanpa mengurang rasa hormat,
ketika melihat kondisi kereta yang 'terlipat' ke atas,
pikiran saya jadi teringat PLH KRL Rheos Stainless-Mild Ratu Jaya

Lebih tepatnya mirip tragedi Bintaro dan kasus tabrak belakan di Jatinegara tahun 1990an karena yang terjadi adalah efek teleskopik.

Kalau tragedi Ratu Jaya yang sampai melipat PLH terjadi juga di India 2-1-2010 yang di ada di thread sebelumnya.
Lok Merah Biru
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)