Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Mohon agar diskusi kenaikan tarif KA EKO dilanjutkan di sana.
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
Berita KA hari ini (sorry rada telat):
Quote:Kompas 4 Juni 2010
KPK Periksa Pejabat KA
Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Nugroho Indriyo terkait dugaan korupsi pengiriman kereta api (KA) hibah dari Jepang dengan tersangka Soemino Eko Saputro, mantan Dirjen Perkeretaapian. Juru Bicara KPK Johan Budi, Kamis (3/6) di Jakarta, menuturkan, Nugroho diperiksa sebagai saksi. Kasus ini berawal ketika Jepang memberikan bantuan KA listrik kepada Dephub pada 2006-2007 dengan nilai proyek Rp48 miliar. Saat itu Menteri Perhubungan dijabat Hatta Rajasa. Diduga, terjadi penggelembungan biaya dalam pengiriman kereta api bantuan itu.
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
Chabar perkeretaapian dari ranah Jawa Tengah:
Quote:Jateng "Surga" Lokomotif Uap
Kompas, 8 Juni 2010
Semarang, Kompas - Bagi wisatawan Eropa, Provinsi Jawa Tengah merupakan surga lokomotif uap karena masih memiliki sejumlah lokasi yang menyajikan perjalanan dengan lokomotif uap di saat pabrik pembuatnya sudah lama tutup. Namun, potensi itu belum optimal karena minimnya konektivitas antarlokasi.
Di Jawa Tengah, setidaknya ada delapan lokasi yang masih memfungsikan lokomotif uap dengan empat diantaranya bisa diakses wisatawan. Di Ambarawa, Kabupaten Semarang, dengan lokomotif bergigi khusus untuk daerah pegunungan, di Solo dengan loko uap yang melintasi tengah kota, Cepu (Blora) dengan lanskap hutan jati, serta Karanganyar dengan pemandangan Pabrik Gula Tasikmadu.
"Dibanding beberapa daerah lain di Pulau Jawa, Jawa Tengah itu potensinya lebih besar karena memiliki lokomotif dan stasiun yang relatif asli, seperti Ambarawa," kata Steve Noon, pecinta lokomotif uap asal Birmingham, Inggris di Museum Kereta Api Ambarawa, Senin (7/6).
Steve dan tujuh pecinta lokomotif uap dari sejumlah negara Eropa, seperti Jerman, Austria, dan Swiss, berburu loko uap di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Mereka juga mengunjungi Ambarawa, Solo, Karanganyar, dan Cepu untuk mengabadikan loko uap ini dalam bentuk video dan foto.
Di Eropa, kata Steve, wisata lokomotif uap menjadi industri yang sangat besar. Jika Jawa Tengah mampu mempertahankan lokomotif ini sebagai pusaka budaya, ia yakin akan banyak turis Eropa datang. Terlebih jika pecinta lokomotif uap memublikasikan hasil foto-foto mereka di majalah. Di Inggris, setidaknya ada tiga majalah khusus kereta uap dan lima majalah kereta api.
Direktur Cepu International Heritage Club, Sisworo, yang mendampingi wisatawan minat khusus itu mengatakan, potensi besar Jateng belum sepenuhnya tergali karena minimnya konektivitas di antara pengelola lokomotif uap tersebut. Selain harga paket yang ditawarkan bisa sangat mahal, semisal loko Ambarawa sekitar Rp5 juta, Cepu Rp15 juta, dan Solo Rp8 juta. "Mestinya bisa ada satu paket Ambarawa-Solo-Karanganyar-Cepu, setidaknya satu bulan bisa lima kali," tuturnya.
Kepala Stasiun Ambarawa Eko S Mulyanto menuturkan, koneksi itu setidaknya bisa diawali dengan saling menukar brosur informasi di antara empat pengelola lokomotif uap. Beberapa kali wisatawan menanyakan lokomotif uap sejenis, tetapi informasi itu terbatas. "Kalau membuat satu paket dengan sekali membayar, itu masih harus dibicarakan dengan kantor pusat PT KA," tuturnya. (GAL)
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Nggak ada berita tentang demo di depan kantor pusat, hari senin kemarin?
Posts: 1,780
Threads: 0
Joined: Nov 2008
Reputation:
5
(08-06-2010, 11:09 AM)bagus70 Wrote: Nggak ada berita tentang demo di depan kantor pusat, hari senin kemarin? Ada kang Bagus.
Nih beritanya:
Liputan 6 Wrote:Karyawan Kontrak Tuntut Kejelasan PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
Liputan 6 - Selasa, 8 Juni
Liputan6.com, Bandung: Ratusan karyawan outsourcing dan tenaga harian lepas PT Kereta Api Indonesia berunjuk rasa di depan kantor pusat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/6). Para karyawan menuntut perusahaan mematuhi nota pengawasan dengan cara memperhatikan dan mengangkat para karyawan kontrak menjadi karyawan tetap.
Para karyawan yang umumnya sudah bekerja di atas 10 tahun itu juga menuntut pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) agar mengikutsertakan mereka dalam program Jamsostek. Menurut pengunjuk rasa, seharusnya pihak perusahaan mengacu kepada keputusan menteri yang mengatur tentang perlindungan pekerja harian lepas (PHL). Bahwa status PHL hanya berlaku tiga bulan dan selanjutnya harus diangkat. Kenyataannya, hingga saat ini mereka mengaku masih belum jelas statusnya.
Sebetulnya sengketa antara karyawan kontrak termasuk pekerja harian lepas tersebut sudah masuk ke meja hijau. Dan pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan akan tetap melanjutkan permasalahan tersebut ke pengadilan.(TES/AYB)
Sumber: Liputan 6 Yahoo News
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Posts: 110
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
1
(08-06-2010, 08:14 AM)sepur_lori Wrote: Chabar perkeretaapian dari ranah Jawa Tengah:
Quote:Jateng "Surga" Lokomotif Uap
Kompas, 8 Juni 2010
Semarang, Kompas - Bagi wisatawan Eropa, Provinsi Jawa Tengah merupakan surga lokomotif uap karena masih memiliki sejumlah lokasi yang menyajikan perjalanan dengan lokomotif uap di saat pabrik pembuatnya sudah lama tutup. Namun, potensi itu belum optimal karena minimnya konektivitas antarlokasi.
Di Jawa Tengah, setidaknya ada delapan lokasi yang masih memfungsikan lokomotif uap dengan empat diantaranya bisa diakses wisatawan. Di Ambarawa, Kabupaten Semarang, dengan lokomotif bergigi khusus untuk daerah pegunungan, di Solo dengan loko uap yang melintasi tengah kota, Cepu (Blora) dengan lanskap hutan jati, serta Karanganyar dengan pemandangan Pabrik Gula Tasikmadu.
"Dibanding beberapa daerah lain di Pulau Jawa, Jawa Tengah itu potensinya lebih besar karena memiliki lokomotif dan stasiun yang relatif asli, seperti Ambarawa," kata Steve Noon, pecinta lokomotif uap asal Birmingham, Inggris di Museum Kereta Api Ambarawa, Senin (7/6).
Steve dan tujuh pecinta lokomotif uap dari sejumlah negara Eropa, seperti Jerman, Austria, dan Swiss, berburu loko uap di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Mereka juga mengunjungi Ambarawa, Solo, Karanganyar, dan Cepu untuk mengabadikan loko uap ini dalam bentuk video dan foto.
Di Eropa, kata Steve, wisata lokomotif uap menjadi industri yang sangat besar. Jika Jawa Tengah mampu mempertahankan lokomotif ini sebagai pusaka budaya, ia yakin akan banyak turis Eropa datang. Terlebih jika pecinta lokomotif uap memublikasikan hasil foto-foto mereka di majalah. Di Inggris, setidaknya ada tiga majalah khusus kereta uap dan lima majalah kereta api.
Direktur Cepu International Heritage Club, Sisworo, yang mendampingi wisatawan minat khusus itu mengatakan, potensi besar Jateng belum sepenuhnya tergali karena minimnya konektivitas di antara pengelola lokomotif uap tersebut. Selain harga paket yang ditawarkan bisa sangat mahal, semisal loko Ambarawa sekitar Rp5 juta, Cepu Rp15 juta, dan Solo Rp8 juta. "Mestinya bisa ada satu paket Ambarawa-Solo-Karanganyar-Cepu, setidaknya satu bulan bisa lima kali," tuturnya.
Kepala Stasiun Ambarawa Eko S Mulyanto menuturkan, koneksi itu setidaknya bisa diawali dengan saling menukar brosur informasi di antara empat pengelola lokomotif uap. Beberapa kali wisatawan menanyakan lokomotif uap sejenis, tetapi informasi itu terbatas. "Kalau membuat satu paket dengan sekali membayar, itu masih harus dibicarakan dengan kantor pusat PT KA," tuturnya. (GAL)
di sambung beritanya Turis Bikin Film Lokomotif Tua PG Tasikmadu
Rabu, 9 Juni 2010 - 08:49 wib
KARANGANYAR - Keberadaan steam locco kuno di Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, menarik perhatian komunitas pecinta lokomotif dari luar negeri.
Kondisi lokomotif tua yang sampai kini masih dipakai untuk menarik lori tebu tersebut dibuatkan film dokumenter. “Komunitas pecinta lokomotif langka yang membuat film dokumenter berasal dari Jerman dan Swiss,†ujar Manajer agrowisata Sondokoro PG Tasikmadu, Megantoro, Rabu (9/6/2010).
Sedangkan steam locco yang diabadikan adalah kereta uap Tasikmadu 6 buatan pabrik Orenstein & Koppel, Jerman tahun 1929. Sebelumnya mereka juga telah berkeliling ke Tegal, Pekalongan dan Ambarawa guna melihat kereta uap di sana. “Setelah dari PG Tasikmadu, mereka akan melihat sepur Kluthuk Jaladara di Solo dan lokomotif milik perhutani Cepu,†katanya.
Mereka tertarik dengan TM 6 karena keberadaannya kini hanya ada di PG Tasikmadu dan Norwegia. Dalam keseharian, lokomotif TM 6 masih dipakai untuk menarik lori tebu di lingkungan pabrik.
Kereta uap tersebut pada tahun 80-an masih dipakai untuk menarik lori dari perkebunan tebu. Namun pada tahun 90an hanya dipakai di lingungan pabrik setelah fungsinya digantikan angkutan truk.
Keberadaan lokomotif kuno memang sangat menarik turis mancanegara untuk datang ke Sondokoro. Selain Swiss dan Jerman, banyak juga turis dari Inggris dan Jepang yang ingin menyaksikan loko uap menggandeng lori berisi tebu yang siap digiling.
Saat ini agrowisata Sondokoro memiliki sembilan loko uap yang masih aktif.(Ary Wahyu Wibowo/Koran SI/ful)
Posts: 6,463
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
1
SUmber : Detik Surabaya
Quote:Polisi Gagalkan Penyanderaan Penumpang KA Malabar
Muhammad Aminudin - detikSurabaya
Malang - Polisi Malang berhasil menggagalkan penyanderaan terhadap seorang penumpang KA Malabar tujuan Bandung-Malang, Sabtu (11/6/2010) siang. Aksi penyaderaan dilakukan oleh Hendro Diarjo (27), disaat korbannya hendak turun di Stasiun Besar Malang.
Kini pelaku yang tinggal di Jalan Tawangmangu No 38, Desa Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, masih dalam pemeriksaan intensif di ruang penyidikan Satreskrim Polresta Malang.
"Kami masih mencari motif dari aksi pelaku dengan meminta keterangan yang bersangkutan. Hingga kini belum kita ketahui motifnya," tutur Kasatreskrim Polresta Malang, AKP Decky Hermansyah.
Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, penyaderaan diketahui dari laporan petugas keamanan KA yang mengetahui salah seorang penumpang KA di gerbong bisnis menodongkan pecahan gelas ke arah leher korban.
Laporan langsung ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi lokasi kejadian. Aksi pembebasan korban berlangsung dramatis. Sepuluh petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian dibantu petugas keamanan KA berjuang membujuk pelaku untuk melepaskan korban.
Tarik ulur terjadi hingga 15 menit, dengan todongan pecahan gelas, korban Nur Widiastutik (46), warga Jalan Nakulo II No 3, Kecamatan Mahayu, Kabupaten Bekasi, itu tak berdaya di tempat duduk gerbong bisnis I KA Malabar.
"Pelaku sempat meminta tebusan uang sebesar Rp 5 juta, untuk membebaskan. Namun karena banyak polisi datang, pelaku takut dan menyerah," ujar Akhmad Arifin, salah satu petugas Stasiun Besar Malang ditemui detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Begitu dapat melumpuhkan pelaku, petugas langsung mengamankan dan membawa ke kantor polisi.
Sementara, korban yang masih shock dengan kejadian itu juga ikut dibawa oleh polisi untuk menjelaskan kronologis kejadian. "Kemungkinan pelaku nekat melakukan itu, karena tertangkap basah hendak mencopet," ungkap Akhmad.
(bdh/bdh)
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Di majalah Auto Expert ada berita tentang penutupan KA Parahyangan. Isinya tentang perbandingan KA PArahyangan dengan mobil Hyundai H-1. Cuman alinea terakhir isinya kurang enak
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
23-06-2010, 10:23 AM
(This post was last modified: 23-06-2010, 10:23 AM by Charles.)
Berita dari The Malay Mail:
Quote:228 Tokyo Metro subway trains for KL
Tuesday, June 1st, 2010 13:10:00
PETALING JAYA: The Kuala Lumpur railway service will get a much-needed boost in the form of 228 used Tokyo Metro of Japan car sets  free of charge.
The gift is the culmination of efforts by Transport Minister Datuk Seri Ong Tee Keat who had just concluded discussions with Tokyo Metro to secure the 38x6 used car sets, which are in good operational condition, and have a lifespan of no less than 20 years.
It was learnt that the cars , which still have an average of 20 good years left for local use, would be delivered by 2012.
The sets had been used by Tokyo Metro in their subway lines (tubes), and some modifications may be carried out to allow the cars to be used in Malaysia.
Tokyo Metro operates a network of nine subway lines in the heart of Tokyo, with its network forming a tight mesh throughout the three central wards of Chiyoda, Chuo and Minato; and the surrounding Shinjuku, Shibuya, Ikebukuro and Ueno areas.
Upon delivery, the sets are expected to ease the pressure off the local rail system persistently bogged down by a range of issues that had affected the service's reliability.
In an interview with The Malay Mail recently, KTMB president Dr Aminuddin Adnan had admitted that reliability was an issue, forcing KTMB to take several measures to improve the capacity and reliability of train services.
It had set itself a deadline of two years to give commuters the best service possible at its optimum capacity level in line with the National Key Result Area (NKRA) target for urban public transport to improve the network.
Dr Aminuddin had said KTMB was working on completely overhauling its trains as well as the wiring systems and other services to improve current services.
KTMB are also working on refurbishing 15 old electric multiple unit (EMU) trains, which it aims to put back into service in stages by March next year. Once completed, the number of trains available will be increased from 28 trains to 43 by next year.
The EMUs have been plagued with problems caused by the closure of the two companies that supplied the trains.This had made it difficult to find spare-parts for the trains.
Dr Aminuddin had also said that KTMB had ordered 38 six car-trains at a cost of RM2 billion, which are expected to arrive in mid-2012.
With the increase in number of trains available, KTMB hopes to accomplish a passenger waiting time of between 10 and 20 minutes.
Sumber: http://www.mmail.com.my/content/38264-22...-trains-kl
KCJ lagi-lagi dapat saingan baru dalam pengadaan KRL bekas dari Jepang, yaitu KTMB asal Malaysia yang kabarnya akan mengambil rolling stock bekas pakai dari jalur Hibiya, Chiyoda, Namboku, atau Tozai pada 2012 mendatang, akan tetapi hanya dengan 6 kereta per setnya.
Bagaimana tanggapan rekan-rekan khususnya RF Daop I?
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 387
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
5
(23-06-2010, 10:23 AM)Charles Wrote: Berita dari The Malay Mail:
Quote:228 Tokyo Metro subway trains for KL
Tuesday, June 1st, 2010 13:10:00
PETALING JAYA: The Kuala Lumpur railway service will get a much-needed boost in the form of 228 used Tokyo Metro of Japan car sets  free of charge.
The gift is the culmination of efforts by Transport Minister Datuk Seri Ong Tee Keat who had just concluded discussions with Tokyo Metro to secure the 38x6 used car sets, which are in good operational condition, and have a lifespan of no less than 20 years.
It was learnt that the cars , which still have an average of 20 good years left for local use, would be delivered by 2012.
The sets had been used by Tokyo Metro in their subway lines (tubes), and some modifications may be carried out to allow the cars to be used in Malaysia.
Tokyo Metro operates a network of nine subway lines in the heart of Tokyo, with its network forming a tight mesh throughout the three central wards of Chiyoda, Chuo and Minato; and the surrounding Shinjuku, Shibuya, Ikebukuro and Ueno areas.
Upon delivery, the sets are expected to ease the pressure off the local rail system persistently bogged down by a range of issues that had affected the service's reliability.
In an interview with The Malay Mail recently, KTMB president Dr Aminuddin Adnan had admitted that reliability was an issue, forcing KTMB to take several measures to improve the capacity and reliability of train services.
It had set itself a deadline of two years to give commuters the best service possible at its optimum capacity level in line with the National Key Result Area (NKRA) target for urban public transport to improve the network.
Dr Aminuddin had said KTMB was working on completely overhauling its trains as well as the wiring systems and other services to improve current services.
KTMB are also working on refurbishing 15 old electric multiple unit (EMU) trains, which it aims to put back into service in stages by March next year. Once completed, the number of trains available will be increased from 28 trains to 43 by next year.
The EMUs have been plagued with problems caused by the closure of the two companies that supplied the trains.This had made it difficult to find spare-parts for the trains.
Dr Aminuddin had also said that KTMB had ordered 38 six car-trains at a cost of RM2 billion, which are expected to arrive in mid-2012.
With the increase in number of trains available, KTMB hopes to accomplish a passenger waiting time of between 10 and 20 minutes.
Sumber: http://www.mmail.com.my/content/38264-22...-trains-kl
KCJ lagi-lagi dapat saingan baru dalam pengadaan KRL bekas dari Jepang, yaitu KTMB asal Malaysia yang kabarnya akan mengambil rolling stock bekas pakai dari jalur Hibiya, Chiyoda, Namboku, atau Tozai pada 2012 mendatang, akan tetapi hanya dengan 6 kereta per setnya.
Bagaimana tanggapan rekan-rekan khususnya RF Daop I?
bukannya Catenary/LAA di malaysia itu 25kV AC dan gaugenya 1000mm? berarti harus merubah gauge dan modifikasi kelistrikannya?
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.
My Name in QR-Code
|