Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kalau BUSWAY--TRAIN?
#51
Trem di Sydney dan Melbourne (Australia) juga bisa dijadikan model buat mass transport Jakarta lohTersenyuum

Trem di Sydney (orang sana bilangnya Light Rail)


[Image: 20100216165601_9322_144533633260_6895282...c188-t.jpg]


Trem di Melbourne


[Image: 20100216164308_9322_149389878260_6895282...bb32-t.jpg]


Trem di Melbourne lagi (Seri W yang klasik)


[Image: 20100216164950_5495_121000258260_6895282...014e-t.jpg]


Semoga bermanfaat.

Salam Spoor,
Reply
#52
Tadi lihat di Yahoo singapura bahwa di Jl santoso untuk jalur pada di bangun Kereta yg bagus mirip monorel tp dia ga monorel. cakep bgt seandainya jakarta kayak bgitu bagus tuh.
Reply
#53
busway sekarang makin mundur, jalur di serobot (termasuk kasus diserobot mobil mensos), halte yang belum digunakan sudah habis dijarah, antrian panjang, AC tidak dingin, tidak nyaman, NAIK lagi..... parah.
.
Reply
#54
(07-05-2010, 10:30 AM)animaX Wrote: busway sekarang makin mundur, jalur di serobot (termasuk kasus diserobot mobil mensos), halte yang belum digunakan sudah habis dijarah, antrian panjang, AC tidak dingin, tidak nyaman, NAIK lagi..... parah.

ya itulah kalo membangun infrastruktur transportasi massalnya cuma pengen ngirit doang. hasilnya serba nanggung. kalo di bogota sana, jalanan yang diinstall busway lebar sekali sampai 8 lajur plus jalur sepeda dan pedestrian. makanya headwaynya bisa 2-3 menit sekali. yang diangkutpun gak kalah sama mrt (2-3 juta pnp perhari).

kabarnya terakhir lagi dipasangi portal buat penghalang ya? gak ngaruh deh. dulu pernah dipasangi portal rusak dihajar bus. memang harus bikin jalur terpisah itu busway bukannya makan jalan yang ada.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#55
bener bro, terlalu ngirit, jalan yg udah ada di "makan" buat busway, kurang modal apa nggak modal.. tuh,
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#56
sebenarnya ada lho moda transportasi massal yang murah tapi berbasis rel, yaitu aeromovel, kereta angin layang yang ada di tmii. hanya saja dulu pernah cilaka pas uji coba ( kalo gak salah nabrak kereta yang didepannya. cmiiw), maka pemerintah jadi skeptis melirik aeromovel. harus dibenahi dulu ini teknologi dari brasil untuk layak beroperasi sebagai alat transportasi.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#57
Ane stuju yag aeromovel ato yg d singapura. dibanding bussway, yg mungkin hanya kepuasan penggagas ja dan mungkin lagi jg lahan korupsi (maaf sblmnya). dan terbukti ga efektifnya bussway dan kemacetan dimana2 (walo bussnya blm jln). jalur sudirman sampe thamrin agak tertib krn byk petugas disana jd pd takut. cobal liat di kota ato blok m ga da perubahan tuh malah makin parah.
Reply
#58
saya rasa cocoknya kereta layang, yang lebih ringan dari KRL, tapi bukan cuma 1 gerbong seperti monorail. Lahan yang diambil, halaman gedung-gedung di sudirman thamrin aja. Kan masih cukup luas tuh untuk tiang pancang dan stasiun.
Reply
#59
pake si undur2 balokan (BB 30001) aja bawa 2-3 K3 sklian.
biar enak d photonya, ada percampuran pemandangan dari SLO & JAKK
sisa loknya klo isa pake BB juga aja, roti tawar, sedangkan si odonk2 RK & merak jaya d ganti pake CC 201 aja Ngeledek
Reply
#60
seru nih.... tpi memang realisasikan dulu monorel..... biar lebih rame lagi.....
mau busway gk diserobot..??? mening busway pake cowcatcher baja....
BACK TO TOPIC
Senangnya kulihat para petani melepas lelah dan berhenti sejenak untuk melihat Kereta Api melewati ladang mereka.....
Terharu
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)