Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Dulunya istilah "Argo Jati" adalah KA Argo Gede yang ditarik loko Jatinegara, dan dimasinisi masinis JNG. Waktu itu programnya adalah untuk memfamiliarkan loko CC204 ke mass JNG. Tapi entah kenapa kok lokonya nggak pernah masuk depo.
Kalo Argo Parahyangan ceritanya barusan: jadi waktu ada wacana penggabungan KA Parahyangan dan Argo Gede, beberapa railfans mengkomentari dengan nada sindiran: "Jadinya Argo Parahyangan dong?"
Posts: 179
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
1
(30-04-2010, 10:23 AM)bagus70 Wrote: Dulunya istilah "Argo Jati" adalah KA Argo Gede yang ditarik loko Jatinegara, dan dimasinisi masinis JNG. Waktu itu programnya adalah untuk memfamiliarkan loko CC204 ke mass JNG. Tapi entah kenapa kok lokonya nggak pernah masuk depo.
Kalo Argo Parahyangan ceritanya barusan: jadi waktu ada wacana penggabungan KA Parahyangan dan Argo Gede, beberapa railfans mengkomentari dengan nada sindiran: "Jadinya Argo Parahyangan dong?" owh jadi gtu asal usul argo jati,
kalo yang argo parahyngan sih udah tau pak,
tapu kaget aja pas namanya jadi argo parhyangan,
kurang cocok aja gtu
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Walaupun KA Shinkansen adalah contoh Supremasi Bangsa Asia dalam membuat KA Supercepat, tapi ternyata Shinkansen bisa ditemui di Eropa lho.
Ya, Inggris itu mengoperasikan satu KA komuter cepat Class 395 yang beroperasi di jalur super cepat High Speed 1 yang dibangun untuk operasional KA Eurostar.
KA ini dibuat di Jepang oleh Hitachi.
Jadi unik juga bisa melihat KA Shinkansen bersanding dengan Eurostar.
Posts: 85
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
4
19-06-2010, 03:35 AM
(This post was last modified: 19-06-2010, 03:37 AM by black_cutlery.)
Saya pernah punya pengalaman unik naek kereta. Waktu itu tahun 1997, pas jamannya kampanye Pemilu terakhir di era Orba itu saya naik Fajar Utama GMR-YK PP.
Inget kan waktu itu masih 3 parpol, kampanyenya kan gantian harinya. Pas saya berangkat ke Jogja waktu itu hari kampanye salah satu Parpol (lupa yang mana, kalo ngga yang 1 ya yang no. 3, tapi yang pasti bukan parpol No. 2). Di sepanjang rute yang lewat di samping jalan raya sempet ketemu iring2an kendaraan kampanye parpol tsb. Nah di sini gak ada yang unik, biasa aja.
Pas pulangnya itu ada sesuatu yang unik. Hari itu kebetulan kampanye parpol No. 2. Sama kayak berangkatnya, Fajut yang saya naiki sempet berpapasan dengan iring2an kendaraan kampanye parpol tsb di jalur yang sebelahan sama jalan raya (saya ingat waktu itu antara KYA-CN di sekitar PWT). Cuma bedanya kali ini, begitu ketemu iring2an tsb eh si masinisnya malah mainin klakson KA berkali2 (bunyinya pendek2 berirama) pas lewat iring2an tsb mengibar2kan bendera si parpol No. 2. Entah kebetulan atau tidak, tapi kayaknya si masinis KA itu ikut2an kampanye pake klakson KA buat si No.2. Soalnya waktu gak beriringan dengan kendaraan kampanye, klakson KA dibunyikan biasa saja, satu kali bunyi panjang aja, dan seperti yang saya bilang, waktu berangkat ketemu iring2an kendaraan parpol lain, klaksonnya gak dimain2in seperti itu.
Hal itu gak pernah saya lupain sampai sekarang. Wah berarti jaman dulu itu, KA aja dipake buat kampanye Orba ya...Bahkan KA aja masuk ranah politik
 Kapan ya rakyat Indonesia diberi kado berupa semua jalur KA hidup lagi oleh pemerintah..
Posts: 1,813
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
23
(19-06-2010, 03:35 AM)black_cutlery Wrote: Saya pernah punya pengalaman unik naek kereta. Waktu itu tahun 1997, pas jamannya kampanye Pemilu terakhir di era Orba itu saya naik Fajar Utama GMR-YK PP.
Inget kan waktu itu masih 3 parpol, kampanyenya kan gantian harinya. Pas saya berangkat ke Jogja waktu itu hari kampanye salah satu Parpol (lupa yang mana, kalo ngga yang 1 ya yang no. 3, tapi yang pasti bukan parpol No. 2). Di sepanjang rute yang lewat di samping jalan raya sempet ketemu iring2an kendaraan kampanye parpol tsb. Nah di sini gak ada yang unik, biasa aja.
Pas pulangnya itu ada sesuatu yang unik. Hari itu kebetulan kampanye parpol No. 2. Sama kayak berangkatnya, Fajut yang saya naiki sempet berpapasan dengan iring2an kendaraan kampanye parpol tsb di jalur yang sebelahan sama jalan raya (saya ingat waktu itu antara KYA-CN di sekitar PWT). Cuma bedanya kali ini, begitu ketemu iring2an tsb eh si masinisnya malah mainin klakson KA berkali2 (bunyinya pendek2 berirama) pas lewat iring2an tsb mengibar2kan bendera si parpol No. 2. Entah kebetulan atau tidak, tapi kayaknya si masinis KA itu ikut2an kampanye pake klakson KA buat si No.2. Soalnya waktu gak beriringan dengan kendaraan kampanye, klakson KA dibunyikan biasa saja, satu kali bunyi panjang aja, dan seperti yang saya bilang, waktu berangkat ketemu iring2an kendaraan parpol lain, klaksonnya gak dimain2in seperti itu.
Hal itu gak pernah saya lupain sampai sekarang. Wah berarti jaman dulu itu, KA aja dipake buat kampanye Orba ya...Bahkan KA aja masuk ranah politik 
Biasa aja tuh, paling masinisnya liat ada kampanye di jalan trus inget masa2 kampanye di kampungnya dulu, jadi si masinis dolanan klakson deh. Sama kyk dulu di Solo Balapan D 301 wkt langsir di PJL Balapan utara juga masinisnya iseng dolanan klakson. Tuut..tuutuut..tutut..tuuuut..tuutuut..tutut..tuuut
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Benar-benar aneh
Posts: 928
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
3
(19-06-2010, 03:35 AM)black_cutlery Wrote: Saya pernah punya pengalaman unik naek kereta. Waktu itu tahun 1997, pas jamannya kampanye Pemilu terakhir di era Orba itu saya naik Fajar Utama GMR-YK PP.
Inget kan waktu itu masih 3 parpol, kampanyenya kan gantian harinya. Pas saya berangkat ke Jogja waktu itu hari kampanye salah satu Parpol (lupa yang mana, kalo ngga yang 1 ya yang no. 3, tapi yang pasti bukan parpol No. 2). Di sepanjang rute yang lewat di samping jalan raya sempet ketemu iring2an kendaraan kampanye parpol tsb. Nah di sini gak ada yang unik, biasa aja.
Pas pulangnya itu ada sesuatu yang unik. Hari itu kebetulan kampanye parpol No. 2. Sama kayak berangkatnya, Fajut yang saya naiki sempet berpapasan dengan iring2an kendaraan kampanye parpol tsb di jalur yang sebelahan sama jalan raya (saya ingat waktu itu antara KYA-CN di sekitar PWT). Cuma bedanya kali ini, begitu ketemu iring2an tsb eh si masinisnya malah mainin klakson KA berkali2 (bunyinya pendek2 berirama) pas lewat iring2an tsb mengibar2kan bendera si parpol No. 2. Entah kebetulan atau tidak, tapi kayaknya si masinis KA itu ikut2an kampanye pake klakson KA buat si No.2. Soalnya waktu gak beriringan dengan kendaraan kampanye, klakson KA dibunyikan biasa saja, satu kali bunyi panjang aja, dan seperti yang saya bilang, waktu berangkat ketemu iring2an kendaraan parpol lain, klaksonnya gak dimain2in seperti itu.
Hal itu gak pernah saya lupain sampai sekarang. Wah berarti jaman dulu itu, KA aja dipake buat kampanye Orba ya...Bahkan KA aja masuk ranah politik 
taun 97 mah udah ga aneh waktu itu masih perumka ya kebanyakan nya si karyawan KA ini milih yang no. 2 itu di komplek saya aja komp. perumahan karyawan KA yang menang yang nomer 2 ini....
Posts: 1,091
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
10
Ga tau ini unik apa engga ya...kemaren ane naek penataran dari ML ke SDA, selepas stasiun wonokerto, dari kejauhan tampak lampu berwarna jingga menyala, ternyata setelah dilihat dari dekat, itu adalah sinyal muka BG. Kelihatan dan terang banget...padahal jarak dari tempat pertama kali ane lihat ampe sinyal muka BG adalah 6 km!!
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
(19-06-2010, 02:38 PM)fun_plano Wrote: Ga tau ini unik apa engga ya...kemaren ane naek penataran dari ML ke SDA, selepas stasiun wonokerto, dari kejauhan tampak lampu berwarna jingga menyala, ternyata setelah dilihat dari dekat, itu adalah sinyal muka BG. Kelihatan dan terang banget...padahal jarak dari tempat pertama kali ane lihat ampe sinyal muka BG adalah 6 km!!
Ya itu karena warna merah, jadi dari jauh sudah dapat terlihat.
Coba kalau naik Gajah [atau Matar],
selepas Kertosono kearah Madiun, selalu berpapasan dengan rangkaian kereta yang menuju ke Surabaya, pada jalur tunggal.
Kedua kereta saling mendekat, dengan lampu yang saling menyorot.
Kalau belum terbiasa, ngeri juga. Seolah-olah akan terjadi adu kepala.
Tapi setelah beberapa waktu, kereta yang menuju Surabaya, akan belok untuk menunggu silangan dengan Gajah [atau Matar].
Posts: 436
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
7
KRAS disingkat KRS adalah satu2nya stasiun yg hanya trdiri dr 1 suku kata
|