Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
atas nama modernisasi stasiun djatinegara akan di pugar habis !
#21
tapi walaupun sudah dibikin modern, tetap saja ini stasiun punya cacat bawaan dari pertamakali dibangun: terlalu mepet dengan jalan raya. sehingga masalah parkir jadi kendala. sudah gitu ditambah angkot dan bus2 kota ngetem seenaknya diluar.

makanya saya pikir kok tanggung amat memugar jatinegara. mendingan dipindah ke cipinang dan buat stasiun besar disana buat kereta2 luar kota. sementara jatinegara tetap seperti apa adanya yang hanya melayani krl saja.

apalagi kalau halte matraman yang ada di atas jembatan ajinomoto itu sudah ada, saya yakin lebih banyak penumpang yang turun matraman ketimbang jatinegara. hasilnya, suasana chaos didepan stasiun jng bisa cair.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#22
btw, ada yang moto desainnya?
Reply
#23
Saya rasa alasan mereka fokus ke Jatinegara daripada Cipinang adalah karena lokasinya yang lebih strategis.

Saya dulu pernah lihat grand desain dari orang internal PT KA. Jadi bangunan asli akan tetap dipertahankan, tapi peron dirombak total...
Reply
#24
Bukannnya bangunan yang masuk cagar budaya harus dilestarikan, di CN stasiun udah masuk cagar budaya jadi tanpa ijin yang rumit gak bakal bisa dirombak ni stasiun..
Reply
#25
Apakah susunan jalurnya juga akan dirombak?
Kereta mu, Kereta ku, Kereta kita semua..

[Image: iokl8h.jpg]
Reply
#26
blom bisa ke JNG.... klo bisa kasih gambarnya disini donk... gambar maketnya...
Reply
#27
Kalau bisa dipo lok DE yang bakal jadi x-dipo lok kelak nanti nyisain 1 atau 2 lok DE / CC 201 atau pun CC 203 dan CC 204. Tentu saja milik dipo JNG supaya ada nilai historisnya. Trus sekalian dijadiin museum buat mereka para calon penumpang KA jarak menengah dan jauh yang penat menunggu keberangkatan KA yang sewaktu2 bisa ditunda bermenit2 bahkan berjam2. Indonesia gitu lho... Aku pribadi menolak keras dirombaknya stasiun Jatinegara dari nilai historisnya yang ada.

Mungkin kalau sebatas lantainya tadinya keramik diganti marmer, trus toilet dan mushola-nya dirombak gak jadi masalah...

Reply
#28
kalo bangunan asli jangan di rombak, lebih baik bangun bangunan baru di sisi satunya untuk memperluas area peron karena pembangunan Double2 Traksi (DDT) akan membutuhkan banyak peron kedatangan dan ruang tunggu yang lebih besar.. jadi bangunan asli tetep asli, yan g di bangun kanan kiri bangunan asli untuk menambah panjang ruang tunggu, atau di sisi seberang bangunan asli sebagai stasiun tambahan untuk ruang tunggu juga bisa... Lestarikan Situs2 sejarah kereta Api... anak cucu kita juga perlu tau perkembangannya dari masa ke masa!!!

[Image: kaatapcopy.jpg]

( Shizier...089671371636 )
Jurig Argo Wilis

Reply
#29
jangan sampe dirobohkan dong,kan saya juga punya kenangan masa kecil disana
mungkin peron aja yang dibangun,menurut saya JNG juga luas kok

biar JNG tetep jadi stasiun sibuk,duet sama MRI
hehe
btt ah
pokoknya jangan sampe dirobohkan
Reply
#30
kalau begitu stasiun yang baru dan berarsitek modern di bangun berhadapan dengan bangunan lama dan berarti akan ada pembebasan daerah seberangnya ( pisangan ).
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)