gara2 kang bagus, langsung ubek2 google
sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2...12,id.html
Quote:Lima Perampok di KA Serayu Tertangkap
Sabtu, 15 Mei 2004 | 20:17 WIB
TEMPO Interaktif, Karawang:Jajaran Kepolisian Resort Karawang, Jawa Barat, Jumat (14/5) malam, berhasil membekuk lima pelaku perampokan yang terjadi di atas Kereta Api Serayu 168 CC 20197, jurusan Jakarta-Bandung-Kroya. Sepuluh orang lainnya masih dalam pengejaran.
Kelima orang itu berinisial At, Pl, An, Rd, dan Mm. Mereka ditangkap setelah polisi melakukan perburuan ke daerah Subang, Karawang, dan Cikampek. Hingga berita ini ditulis, kelimanya masih diperiksa intensif di Polres Karawang. Kasus perampokannya sendiri terjadi pada Kamis (13/5) malam.
"Begitu mendapat informasi tentang adanya perampokan di atas kereta, kita langsung berinisiatif untuk melakukan penyisiran. Kita naik ke kereta dari Jakarta sampai Karawang, dan menggali informasi dari para pedagang asongan. Sebab pelaku menyamar sebagai pedagang asongan," kata Kasat Reskrim Polres Karawang, Kapten Pol. Iwan R.S., Sabtu (15/5) malam.
Setelah mendapat ciri-ciri pelaku, polisi segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap lima orang. Informasi dari Polres Karawang menyebutkan, jumlah pelaku keseluruhan diperkirakan ada belasan orang. Kini, polisi masih terus memburu pelaku yang lain. "Berdasar informasi dan ciri-ciri yang kita miliki, pengejaran akan terus dilakukan, termasuk ke Jakarta," kata Iwan.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, belasan perampok melakukan aksinya di atas kereta pada Kamis (13/5) tergolong sadis, pasalnya enam orang penumpang sempat dilemparkan keluar dari gerbong kereta.
Perampok mulai beraksi sekitar pukul 20.00 WIB. Drama perampokan itu dimulai setelah kereta api mulai berangkat dari Stasiun Cikarang Bekasi ketika gerbong kereta api disesaki oleh penumpang yang umumnya para pedagang.
Adapun modus yang digunakan pelaku itu, menurut Iwan, para pelaku berpura-pura menjadi penumpang. Bahkan, mereka juga memberi karcis seperti layaknya penumpang lainnya. Setelah itu, gerombolan perampok itupun mulai melakukan aksinya.
Dari keterangan Foni, salah seorang penumpang di gerbong enam, temannya bernama Usman, ditodong dengan menggunakan obeng oleh sekitar delapan pelaku. “Dua orang pelakunya berambut cepak,†ujar wanita asal Cilacap itu.
Karena melawan, lanjut Foni, Usman sempat dipukuli oleh para pelaku hingga babak belur. Setelah mengambil dompet dan uang di kantong Usman yang jumlahnya sekitar Rp 300 ribu, Usman dilemparkan keluar gerbong di daerah Cikarang. “Kalau nggak salah, kejadiannya di sekitar Cikarang,†kata Foni.
Foni sendiri juga menjadi korban perampokan. Mereka mengambil semua tas di bawah atap, tempat penyimpanan tas. Bahkan Foni sendiri sempat diancam mau diperkosa dan dilemparkan keluar dari gerbong apabila melakukan perlawanan. “Saya kehilangan Rp 500 ribu, alat kecantikan, dan pakaian,†ujarnya.
Seluruh harta benda milik penumpang di gerbong enam, kata Foni, juga dijarah oleh para pelaku. Bukan hanya di gerbong enam, di gerbong dua, tiga, empat, lima juga dijarah oleh perampok. Bahkan, lima orang, dua dari gerbong dua, tiga dari gerbong tiga, dikabarkan dilemparkan keluar dari gerbong.
Kondektur kereta api bernama Saepudin juga sempat disandera oleh perampok. Diperoleh keterangan, para perampok itu kabur di sekitar daerah Karawang setelah terlebih dahulu menghentikan kereta api dengan cara menginjak plute crane (membuka udara rem angin darurat).
Sementara itu, Iwan mengatakan, sampai saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap sekitar 10 pelaku lainnya. Untuk mengejar pelaku, petugas gabungan dari Mapolres Bekasi, Mapolres Cikampek, Mapolres Karawang pun dikerahkan. “Kami akan terus mengejar, sekarang kami sedang di lapangan,†kata dia.
sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2...12,id.html


![[Image: ooters.jpg]](http://i872.photobucket.com/albums/ab285/ardianpuput/ooters.jpg)


![[Image: iokl8h.jpg]](http://i56.tinypic.com/iokl8h.jpg)

![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)
