Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kartun Sepur
#81
Gambar 08.

[Image: CC203Ulatsuterategak.jpg]

Sekali-sekali serius ah.......Mikir Dulu
Bagaimana seandainya proses pembuatan lokomotif CC 203-54 ini, sesungguhnya [ternyata], bukan buatan manusia.........,
namun hasil dari proses biologi,
setelah ulat sutera memakan daun Murbei yang telah tercemar dengan tumpahan HSD, ternyata mengalami metamorfosa, bukan menjadi seekor kupu-kupu seperti lazimnya, melainkan berubah menjadi seperti gambar diatas ini !
Bagaimana pendapat saudara-saudara ?
Kapan ya...
Reply
#82
mantap kang!!
apalagi kalau lokonya CC 203 34(CC 203 ijo) tambah ciamik!!Big Grin
Reply
#83
BB301 berarti asalnya dari roti tawar yg ketumpahan HSD? hehehe..ada-ada saja..
ga pernah mati idenya..
Reply
#84
(26-12-2009, 10:36 PM)pinguin Wrote: BB301 berarti asalnya dari roti tawar yg ketumpahan HSD? hehehe..ada-ada saja..
ga pernah mati idenya..

Wah, jadi dapat ide baru nih dari Argoapel, bisa nih, nanti digambar, gara-gara rotinya waktu dipanggang gosong, hasilnya jadi keluar BB 301 !
Lok favoritnya Kadaop X !
Kalau belum selesai di oven, terus roti nya jatuh, nanti keluar gambarnya BB 303, mbendhol depan......
Reply
#85
keluar BB301 plus gula/meses..jadilah argo kricak..
oot dikit..foto BB senin baru bisa kirim..dari rumah internet lemot
back to kartun yg punya penggemar jutaan RF di Semboyan 35 Tersenyuum
Reply
#86
(26-12-2009, 10:14 PM)Narendro Anindito Wrote: mantap kang!!
apalagi kalau lokonya CC 203 34(CC 203 ijo) tambah ciamik!!Big Grin

Kalau CC 203-34 , lebih cocok kalau penjelmaan dari seekor Rusa.
Lha kalau ulat sutra, pasti memakai Lok CC 203-54.
Saya sendiri juga tidak tahu mengapa ?
Cuma katanya orang-orang begitu adanya.....Bingung
Reply
#87
(26-12-2009, 10:52 PM)adisutjipto Wrote: Kalau CC 203-34 , lebih cocok kalau penjelmaan dari seekor Rusa.
Lha kalau ulat sutra, pasti memakai Lok CC 203-54.
Saya sendiri juga tidak tahu mengapa ?
Cuma katanya orang-orang begitu adanya.....Bingung

bukannya itu tulisannya CC 201 54?Ngikik
pesen bang!! si Ular besi.....Big Grin
Reply
#88
(27-12-2009, 09:35 AM)Narendro Anindito Wrote:
(26-12-2009, 10:52 PM)adisutjipto Wrote: Kalau CC 203-34 , lebih cocok kalau penjelmaan dari seekor Rusa.
Lha kalau ulat sutra, pasti memakai Lok CC 203-54.
Saya sendiri juga tidak tahu mengapa ?
Cuma katanya orang-orang begitu adanya.....Bingung

bukannya itu tulisannya CC 201 54?Ngikik
pesen bang!! si Ular besi.....Big Grin

Betul, makanya dapat nomor seri 54, coba lihat yang di signature, CC 200-15, karena penjelmaan dari Dewa Tikus, ini juga setelah saya mendapat wangsit......Ngakak
nantikan seri BB 301-32, betul, si ular besi yang sedang berjalan dengan meliuk yang sebenar-benarnya, menurut bahasa negeri tetangga....Ngiler
Reply
#89
(26-12-2009, 09:35 PM)adisutjipto Wrote: [spoiler]
[Image: CC203Ulatsuterategak.jpg][/spoiler]

Sekali-sekali serius ah.......Mikir Dulu
Bagaimana seandainya proses pembuatan lokomotif CC 203-54 ini, sesungguhnya [ternyata], bukan buatan manusia.........,
namun hasil dari proses biologi,
setelah ulat sutera memakan daun Murbei yang telah tercemar dengan tumpahan HSD, ternyata mengalami metamorfosa, bukan menjadi seekor kupu-kupu seperti lazimnya, melainkan berubah menjadi seperti gambar diatas ini !
Bagaimana pendapat saudara-saudara ?
Kapan ya...

Persahabatan bagai kepompong...merubah ulat menjadi Lokomotif...
Ngikik

Reply
#90
(27-12-2009, 10:26 AM)adisutjipto Wrote: Betul, makanya dapat nomor seri 54, coba lihat yang di signature, CC 200-15, karena penjelmaan dari Dewa Tikus, ini juga setelah saya mendapat wangsit......Ngakak
nantikan seri BB 301-32, betul, si ular besi yang sedang berjalan dengan meliuk yang sebenar-benarnya, menurut bahasa negeri tetangga....Ngiler

jadi angka dapat berpengaruh ya?Bingung
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)