Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Beda Turbocharge dan Turbosupercharge
#21
mnurut sy hanya ada turbocharger & supercharger. kalo turbosupercharger adl alat yg menggabungkan 2 alat tsb dan pemasangannya terpisah. tujuannya adl utk mendapatkan tenaga besar baik di RPM rendah & tinggi.
Keep Fighting Never Give
Reply
#22
(14-12-2009, 01:01 AM)antimon40 Wrote: [Silakan para RF bertanya, menjawab, memberikan penjelasan, keterangan, dan lain2 yang berhubungan dengan mesin lokomotif. Bila sudah ada thread yang serupa maka thread ini bisa diclosed atau digabung]

Turbocharger adalah alat yang digunakan untuk memampatkan udara sehingga rapat massa udara yang dimasukkan ke dalam ruang bakar bisa lebih besar sehingga udara dapat tercampur dengan baik dengan HSD dan alhasil tenaga yang diahsilkan mesin bisa lebih besar. Yang saya tidak begitu mengerti, kenapa menaikkan rapat massa udara pada ruang bakar bisa membuat campuran antara udara dan HSD bisa bercampur lebih sempurna? Mikir Dulu

Nih dari thread sebelah.
Jawabannya lihat di sini
Cheers,
Pandu Bagus Andika


Reply
#23
OOT dikit......
apakah mesin diesel dapat diberi turbocharger dan intercooler secara bersamaan?
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#24
baik mesin disel / bensin bs diberi turbocharger + intercooler, yg ga bs turbo mesin jahit. Ngikik Pisss ahhh...
tujuannya intercooler adl utk menurunkan temperatur udara shg molekul udara merapat alhasil jumlah udara yg masuk ruang bakar lbh byk.

NB:udara yg panas molekul2 udaranya mengembang sedangkan udara dingin molekul udaranya menyusut.
Keep Fighting Never Give
Reply
#25
(03-01-2010, 07:32 PM)ouilevio Wrote: baik mesin disel / bensin bs diberi turbocharger + intercooler, yg ga bs turbo mesin jahit. Ngikik Pisss ahhh...
tujuannya intercooler adl utk menurunkan temperatur udara shg molekul udara merapat alhasil jumlah udara yg masuk ruang bakar lbh byk.

NB:udara yg panas molekul2 udaranya mengembang sedangkan udara dingin molekul udaranya menyusut.

lantas kenapa lokomotif tidak diberi intercooler dan turbocharger secara bersamaan? kan dayanya bisa lebih gede tuh.
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#26
rata2 mobil pabrikan yg udh ada turbonya kagak pake intercooler krn dg penambahan turbo aja tenaganya udh naik banyak. tp utk mobil2 sport ada turbo & intercoolernya.
kl loko mgkn cukup turbo aja tenaganya udh naik byk. intercooler bentuknya kayak radiator jd bakal makan byk tempat shg dirasa ga perlu.
Keep Fighting Never Give
Reply
#27
(03-01-2010, 08:28 PM)ouilevio Wrote: rata2 mobil pabrikan yg udh ada turbonya kagak pake intercooler krn dg penambahan turbo aja tenaganya udh naik banyak. tp utk mobil2 sport ada turbo & intercoolernya.
kl loko mgkn cukup turbo aja tenaganya udh naik byk. intercooler bentuknya kayak radiator jd bakal makan byk tempat shg dirasa ga perlu.

Mau bahas yang intercooler bentar. (OOT dikit lagi ye). Nyengir
Penambahan tenaga dengan intercooler dan turbocharger lebih besar mana kang?
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#28
ane blm pnh membuktikan. kita bahas berdasarkan teori n logika ya.
udara dingin ukuran molekulnya lbh kecil dibanding udara panas. krn saat panas molekul udara mengembang.
bs dibuktikan dg cara: ukurlah tekanan ban mobil kondisi dingin (biasanya pagi) dg ban dlm kondisi panas (habis dipake jalan lama), tekanannya pasti beda, hasilnya tekanan udara lbh tinggi pada ban dlm kondisi panas.

Dg adanya turbo, udara panas dimampatkan k ruang bakar (ga panas2 amat sih kira2 temperatur udara yg dimampatkan sama dg temperatur udara sekitar +/-30 derajat celcius), shg volume udara d ruang bakar membesar akibatnya tekanan di ruang bakar membesar pula hasilnya tenaga makin besar.

Nah dg adanya intercooler, sblm udara dimampatkan, terlebih dulu didinginkan d intercooler lalu masuk ke ruang bakar. INGAT= molekul udara dingin ukurannya lbh kecil, shg volume udara d ruang bakar lbh besar dibanding tanpa intercooler, hasilnyapun tekanan udara d ruang bakar lbh besar dibanding tanpa intercooler shg tenaga jg lbh besar dibanding tanpa intercooler.
JADI tekanan udara d ruang bakar dg intercooler lbh besar dibanding tanpa intercooler, logikanya tekanan lbh besar menghasilkan tenaga yg lebih besar pula.
Keep Fighting Never Give
Reply
#29
(04-01-2010, 10:08 PM)ouilevio Wrote: udara dingin ukuran molekulnya lbh kecil dibanding udara panas. krn saat panas molekul udara mengembang.
bs dibuktikan dg cara: ukurlah tekanan ban mobil kondisi dingin (biasanya pagi) dg ban dlm kondisi panas (habis dipake jalan lama), tekanannya pasti beda, hasilnya tekanan udara lbh tinggi pada ban dlm kondisi panas.

koreksi, tekanan udara dalam ban mengembang saat panas dan menyusut saat dingin karena bukan molekulnya yang berubah (mengembang/menyusut) tetapi energi panas yang membuat molekulnya bergerak lebih cepat saat siang hari, ingat PV = nRT. Pada ban V tetap dan n tetap sehingga kenaikan suhu pasti diikuti kenaikan tekanan.
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#30
mau nanya buat mbah2 yang pengalaman

kok kereta putaran dieselnya ga langsung dikonversi jadi putaran roda... malah dikonversi ke listrk dulu untuk terus ke motor listrik yang nyambung ke roda krde atau ke fluida untuk mutarin hidrolik krdh

kenapa ga langsung aja ke roda... kan koefisiennya lebih bagus.......energi yang hilangnya sedikit. bebas banjir dan ga butuh penyimpan energi listrik di krde atau ga da kebocoran fluida di krdh

mohon penjelasannya maklum newbie nih....
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)