Posts: 179
Threads: 0
Joined: Feb 2011
Reputation:
6
yg penting jangan sampai berujung seperti swastanisasi bus kota dan swastanisasi angkot yah, gara2 swastanisasi mereka jadi sering ngetem dan kejar setoran...
ntar waktu tempuh KA jadi nambah 2x lipat karena nungguin penumpang, atau malah KA gak jalan beberapa hari karena penumpang sepi, hehehehe...
mudah2an gak seperti itu... makanya swasta-nya harus betul2 kredibel...
saya sih setuju aja swasta masuk, tapi jangan swasta yg mendominasi, tetep musti PT KA... di luar negeri juga gitu koq...
MY DREAMS:
- All STD gauge & electrified Sumatera-Java-Bali, Trans-Asian, Pan-African, Pan-American Railways
- Bridges of Bali, Sunda, Malacca, Gibraltar, and Bering Straits
Mau beli tiket KA??? Klik di sini
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
5
klo saya setuju aja, asal jangan merugikan negara
SAYANGILAH MEMBER ANDA!, TAATI PERATURAN, JIKA TIDAK RASAKAN SENDIRI
Posts: 358
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
2
setuju, krn akan ada alternatif lain bagi customer dlm hal jasa angkutan KA ,shg akan ada lomba peningkatan kualitas layanan, & ikut meramaikan populasi KA beserta jalurnya ..
hidupkan lagi jalur KTA - PWR & feeder purworejo..
Posts: 163
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
2
asal birokrasi nya jgn dipersulit, agar pihak swasta mau memajukan perkereta apian indonesia..
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
Quote:harus sudah tuntas dulu masalah-masalah ini :
- badan khusus infrastruktur kereta api. seperti angkasapura di airline, badan ini bertanggungjawab penuh atas pembangunan, maintenance, dari seluruh infrastruktur kereta api mulai dari rel, jembatan, tunel, stasiun, sinyal, listrik, dll.
atau jika tidak ada badan khusus, maka negara harus menanggung penuh seluruh biaya pemeliharaan infrastruktur yang dilimpahkan ke operator (imo).
- masalah pembiayaan net (tac, imo, pso) harus lebih jelas. harusnya, operator membayar tac, pemerintah memberikan imo (dan pso untuk kelas ekonomi).
saat ini yang terjadi, tac dan imo dibuat impas. alhasil karena imo lebih besar (dan semakin besar karena faktor usia), operator kalang kabut karena tekor nombokin kekurangannya.
- besarnya tarif tac seandainya ada pemain lain yang masuk, diharapkan bisa turun sehingga bisa meningkatkan daya saing moda rel dengan moda jalan raya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 80
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
2
Untuk KA eksekutif dan KA barang saya setuju swasta masuk. tapi kalau untuk kelas penumpang Ekonomi (termasuk KRL EKonomi) ya semestinya tetap dipegang oleh PT KA krn swasta pun pasti enggan masuk sektor ini. Yang terpenting ialah misi perusahaan kereta api pengangkut kelas ekonomi harus benar2 misi sosial. kalau perlu perusahaan kereta api untuk mengangkut penumpang ekonomi dikembalikan saja menjadi perusahaan jawatan atau badan layanan umum yang benar2 di bawah pemerintah jadi tidak perlu memikirkan untung dan rugi ataupun subsidi silang dsb. tinggal untuk pengelolaan prasarana perlu dipikirkan jenis badan usaha yang mengelolanya. yang jelas pegawai PT KA yang berprestasi tidak akan terlantar mengingat pilihan karier terbentang di depan mata, mau tetap di PT KA (atau BUMN perjan/BLU yang mengelola KA ekonomi), di perusahaan KA swasta, perusahaan pengelola prasarana, atau di instansi lain yang berurusan dengan perkeretaapian.
<a target='_blank' title='ImageShack - Image And Video Hosting' href='http://imageshack.us/photo/my-images/513/signatureduw.jpg/'><img src='http://img513.imageshack.us/img513/5100/signatureduw.jpg' border='0'/></a>
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Akankah perusahaan KA muncul di Indonesia? Jawabannya pasti.
Tapi namanya perusahaan swasta pasti akan mengutamakan balik modal. Dan itu hanya bisa terjadi di perusahaan KA tambang atau barang, karena balik modalnya usaha ini cukup cepat.
Cuman yang saya agak gamang, nampaknya kebijakan penomoran yang didkte Dirjen KA bisa membuat perusahaan KA swasta agak ragu masuk.
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
semoga ga bernasib seperti PPD...yg dulu merajai ...sekarang....
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 118
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
0
Kurang setuju deh kalo kereta api dikelola swasta juga.mgkn pelayanan akan lebih bagus, tp bagaimana dgn harga tiketnya...
------------Hidupkan kembali Jalur Mati Kereta Api Pulau Jawa----------
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
(08-10-2011, 03:53 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Akankah perusahaan KA muncul di Indonesia? Jawabannya pasti.
Tapi namanya perusahaan swasta pasti akan mengutamakan balik modal. Dan itu hanya bisa terjadi di perusahaan KA tambang atau barang, karena balik modalnya usaha ini cukup cepat.
barangkali perusahaan kereta swasta pertama di indonesia nanti kemungkinan besar adalah BATR (Bukit Asam Transpacific Railways) yang akan menjadi kompetitor PT. KAI dalam hal angkutan batubara sumsel.
konon 2012 mereka sudah siap pembangunan fisiknya. targetnya tidak main2: tahun 2014 bisa mengangkut 24 juta ton pertahun atau 2 kalinya yang diangkut PT. KAI saat ini.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
|