Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
bro, udah ada tret sejenis kayaknya.
minta digabungkan saja mbahas kapal selam terbang ini.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 909
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
3
(06-01-2010, 06:27 PM)ady_mcady Wrote: bro, udah ada tret sejenis kayaknya.
minta digabungkan saja mbahas kapal selam terbang ini.

Monggo saja dan Oke lah kalo begitu
Posts: 180
Threads: 0
Joined: Nov 2009
Reputation:
3
wah kyakny indonesia mo berkerja sma ama negara lain nie, dan smoga negara ni smakin mju y amiiien
Posts: 1,934
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
9
No comment deh, ....
liat hasilnya dulu.....
Loco Project Designer for better Indonesian Railways
Posts: 251
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
4
Mas, ini sama lho beritanya dgn yg ini http://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=3070 om momod, lebur saja
WAHAI PAK PRESIDEN SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT AGAR PT KA DIPRIVATISASI SAJA, SOALNYA BILA SWASTA TIDAK MASUK KE INDONESIA MAKA JALAN KEHANCURAN BAGI PERKERETAAPIAN KITA MAKIN TERBUKA LEBAR...
Posts: 440
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
1
Jakarta - Sejarah baru akan diukir Indonesia. Tidak lama lagi Indonesia akan memiliki kereta supercepat yang akan mengambil rute Jakarta-Cirebon-Bandung sepanjang 357 KM. Memorandum of Agreement (MoA) tentang proyek bernilai US$ 3 miliar ini telah ditandatangani di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).
Bila impian ini jadi kenyataan, maka Indonesia atau Jawa Barat akan tercatat dalam sejarah menjadi tempat pertama di dunia bagi beroperasinya moda transportasi yang super canggih ini. Kereta supercepat ini akan mengalahkan kecepatan dan kecanggihan shinkansen, bullet train dari Jepang, maupun kereta supercepat di Paris, Prancis.
Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (6/1/2010), KJRI Los Angeles memenuhi undangan CAEDZ (The Eco Synesis Group) pada tanggal 4 Januari 2010 di Los Angeles untuk menyaksikan penandatangan MoA beberapa konsorsium perusahaan di AS untuk Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH). KJRI Los Angeles diwakili oleh Konsul Ekonomi Edi Suharto dan Pejabat Promosi Investasi Los Angeles, Heldy S. Putera.
Penandatangan MoA proyek US$ 3 miliar yang berupa pembangunan kereta super cepat dan ramah lingkungan Jakarta-Cirebon-Bandung sepanjang 357 km tersebut merupakan penandatanganan lanjutan dari penandatanganan awal yang dilakukan oleh beberapa konsorsium di Kuala Lumpur tanggal 1 Desember 2009.
Hadir dalam kesempatan acara yang difasilitasi oleh CAEDZ tersebut 20 orang pengusaha dari beberapa perusahaan yang tergabung dalam konsorsium seperti Aqua PhyD (California), Inc, McGladrey & Pullen (California), The Interstate Traveller Company LLC (Detroit) dan Copernicus International (California). eCompass Group diharapkan akan menandatangani MoA hari selanjutnya yakni tanggal 5 Januari 2010.
Dengan penandatanganan MoA tersebut, seluruh konsorsium yang terdiri dari 15 perusahaan telah menandatangani MoA dimaksud. Kelima belas perusahaan yang tergabung dalam konsorsium tersebut terdiri dari Aon Risk Service Inc, Aqua-PhyD Inc, Aruna Solutions, Asian Energy Limited, Tricap Group, Copernicus International, eCompass Group, Fidelity National Financial, Global Green Management, McGladry & Pullen, Modular Integrated Technologies, Obermeyer Planen+Beraten, Pembinaan Aktif Gemilang, The Interstate Traveller Company, dan Tum Geotechnical Research.
Menurut Marjorie Hoeh, Director for Investment, Finance and Business Development CAEDZ, proyek tersebut merupakan salah satu proyek dari sejumlah proyek Pembangunan Koridor Ekonomi Jawa Barat yang mencakup wilayah Bandung, Sumedang, Majalengka dan Cirebon atau seluas 7.200 km2 atau kurang lebih seluas Silicon Valley di California (6,539 km2). Keseluruhan proyek yang bernilai US$ 500 miliar tersebut di dalamnya termasuk rencana pembuatan Lapangan Terbang Internasional di Kertajati, Majalengka dan pembangunan serta pengembangan Pelabuhan laut Internasional di Cirebon.
Terkait time table Proyek H2RSH, Marjorie Hoeh menyampaikan bahwa feasibility study proyek tersebut akan mulai dilakukan pada tanggal 11 Januari 2010 yang akan berlangsung selama 90 hari. Setelah itu bila diputuskan feasible, proyek akan mulai dikerjakan dan dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun kereta super cepat tersebut sudah akan mulai beroperasi.
"Bila time table ini berjalan sesuai perencanaan, maka Jawa Barat atau Indonesia akan tercatat dalam sejarah menjadi tempat pertama di dunia bagi beroperasinya moda transportasi yang super canggih ini," kata Edi Suharto.
Menurut Edi, dalam tayangan video digambarkan bagaimana moda transportasi modern tersebut beroperasi dan memberi keuntungan/keunggulan jika dibandingkan dengan moda generasi sebelumnya seperti shinkansen (bullet train dari Jepang). Keuntungan tersebut antara lain terkait biaya konstruksi yang lebih murah (US$ 10 juta/mil sedangkan moda konvensional sampai US$ 36 juta/mil), break event point diperkirakan hanya 2 tahun sedangkan moda konvensional sekitar 50 tahun, berbeda dengan moda konvensional yang hanya mengangkut orang moda transportasi baru tersebut juga dapat dipergunakan untuk mengangkut barang (freights dan automobiles).
H2RSH juga memberikan alternatif transportasi yang efektif mengingat dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih cepat sehingga diperkirakan dapat menghemat waktu ke tempat tujuan. Selain itu, H2RSH memberikan kentungan ekonomis dikarenakan selain berfungsi sebagai moda transportasi dapat menghasilkan energi yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan energi daerah tertentu, seperti tenaga listrik, air bersih, dan lain-lain. Luar biasa!
(asy/nrl)
detik.com
ini sudah di psoting belum kalo sudah ya maaf...
:new xie xie:
Posts: 47
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
3
08-01-2010, 03:33 PM
PEMERINTAH SIAP FASILITASI INVESTOR PENGGAGAS KA SUPERCEPAT JAKARTA-BANDUNG-CIREBON
Quote:(Jakarta, 07/01/10) Sebuah konsorsium di Amerika Serikat berencana akan membangun infrastruktur Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH) atau kereta api supercepat ramah lingkungan di Indonesia senilai USD 3 miliar (hampir Rp30 tiriliun), untuk rute Jakarta-Bandung-Cirebon sepanjang 357 kilometer. Tahapan awal pembangunan megaproyek ini akan dimulai pada pertengahan Januari 2010. Menanggapi rencana ini, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menyatakan akan mendukung penuh rencana tersebut.
â€ÂApabila rencana tersebut benar, maka Ditjen KA sangat mendukung rencana tersebut. Kami akan memfasilitasi investor dalam pelaksanaan feasibility study (studi kelayakan) dan detail engineering design (pembuatan desain detail rancangan), terkait dengan data-data atau informasi yang diperlukan, serta perizinan yang diperlukan di kemudian hari,†ungkap Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan di Jakarta, Kamis (7/1).
Tundjung menambahkan, rencana tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah saat ini, yaitu untuk lebih meningkatkan investasi swasta khususnya di bidang pembangunan infrastruktur perkeretaapian. Hal tersebut sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Pereketaapian No. 23 Tahun 2007. Undang undang tersebut memberikan kesempatan yang luas bagi swasta baik nasional maupun asing, serta badan usaha milik daerah dan milik negara untuk melakukan investasi dalam bidang sarana dan prasarana. Di mana konsepsi operator tunggal dirombak menjadi multioperator untuk terciptanya kondisi persaingan sehat agar masyarakat dapat dilayani dengan lebih baik.
â€ÂJadi, tidak lagi sebuah proyek infrastruktur idenya harus dari pemerintah dan dianggarkan dalam APBN, lantas ditenderkan kepada swasta. Tetapi swasta bisa membuat usulan untuk pembangunan tersebut dengan rancanangan biaya yang mereka buat. Fungsi pemerintah adalah memberikan dukungan, menyesuaikan dengan cetak biru pembangunan terkait, serta mengawasi pelaksanaannya,†papar Tundjung.
Untuk diketahui, pada 4 Januari 2010, sebanyak 15 perusahaan swasta telah mendandatangani nota kesepakatan (MoA) pembangunan infrastruktur transportasi moderen ini di Los Angeles, Amerika Serikat. Hadir dalam acara yang digagas CAEDZ (The Eco Synesis Group) tersebut, perwakilan KJRI Los Angeles diwakili oleh Konsul Ekonomi Edi Suharto dan Pejabat Promosi Investasi Los Angeles, Heldy S. Putera.
Penandatangan MoA proyek ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan awal yang dilakukan oleh beberapa konsorsium di Kuala Lumpur, 1 Desember 2009 silam. Hadir dalam acara tersebut 20 pengusaha dari 15 perusahaan yang tergabung dalam konsorsium. Kelima belas perusahaan yang dimaksud adalah Aon Risk Service Inc, Aqua-PhyD Inc, Aruna Solutions, Asian Energy Limited, Tricap Group, Copernicus International, eCompass Group, Fidelity National Financial, Global Green Management, McGladry & Pullen, Modular Integrated Technologies, Obermeyer Planen+Beraten, Pembinaan Aktif Gemilang, The Interstate Traveller Company, serta Tum Geotechnical Research.
Marjorie Hoeh, Director for Investment, Finance and Business Development CAEDZ, mengatakan, proyek tersebut merupakan salah satu kompnonen proyek dari sejumlah proyek Pembangunan Koridor Ekonomi Jawa Barat seluas 7.200 km2, yang mencakup wilayah Bandung, Sumedang, Majalengka dan Cirebon. Cakupan wilayah ini setara dengan luas Lembah Silikon (Silicon Valley) di California (6,539 km2). Keseluruhan proyek yang bernilai US$ 500 miliar tersebut, di dalamnya termasuk rencana pembuatan Lapangan Terbang Internasional di Kertajati, Majalengka dan pembangunan serta pengembangan Pelabuhan laut Internasional di Cirebon.
Terkait kerangka pengerjaan Proyek H2RSH, Marjorie Hoeh menyampaikan bahwa studi kelayakan proyek tersebut akan mulai dilakukan pada tanggal 11 Januari 2010 yang akan berlangsung selama 90 hari. Setelah itu bila diputuskan layak, proyek akan mulai dikerjakan. Ditargetkan, dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun, KA supercepat tersebut sudah dapat dioperasikan.
Bila rencana ini berjalan sesuai perencanaan, Indonesia akan menjadi tempat pertama di dunia yang mengoperasikan moda transportasi yang super canggih ini. Karena Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway diyakini jauh lebih canggih dan lebih cepat dari Shinkansen, â€Âbullet train†dari Jepang yang mampu berlari hingga 287 km/jam, maupun kereta supercepat di Paris, Prancis.
Kelebihan lain, biaya konstruksi H2RSH lebih murah dari moda konvensional. Yaitu hanya sebesar USD 10 juta/mil, sedangkan moda konvensional bisa mencapai hingga USD 36 juta/mil. Dengan demikian, proses pemulangan modal diperkirakan hanya membutuhkan waktu 2 tahun, sedangkan moda konvensional sekitar 50 tahun. Kemudian berbeda juga dengan moda konvensional yang hanya mengangkut orang, transportasi futuristik ini juga dapat dipergunakan untuk mengangkut barang (freights dan automobiles).
H2RSH juga memberikan alternatif transportasi yang efektif mengingat dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih cepat sehingga diperkirakan dapat menghemat waktu ke tempat tujuan. Selain itu, juga memberikan kentungan ekonomis dikarenakan selain berfungsi sebagai moda transportasi, dapat menghasilkan energi yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan energi daerah tertentu, seperti tenaga listrik, air bersih, dan lain-lain. (DIP)
http://www.youtube.com/watch?v=dg_vHyoMnWk
info : http://www.dephub.go.id/read/berita/1782
![[Image: Maglev-railsection-perspective%202x3.jpg]](http://www.interstatetraveler.us/Maglev-railsection-perspective%202x3.jpg)
munglin jadinya mirip kayak dibawah ini ??
![[Image: photos_projects_mag.jpg]](http://www.caedz.com/images2/photos_projects_mag.jpg)
Mudah-mudahan bukan wacana
Posts: 2,217
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
25
Jumat, 08/01/2010 16:05 WIB
Kereta Supercepat Hydrogen Super Highway Baru Sekadar Konsep
Fitraya Ramadhanny - detikNews
Jakarta - Di saat Asia sedang memilih antara teknologi TGV Prancis atau Shinkansen Jepang, Indonesia berani memilih kereta Hydrogen dari Amerika Serikat (AS), yang baru sekadar konsep. Apa yang membuat mereka begitu yakin?
Sejumlah negara Asia memang mulai memiliki atau akan membangun kereta peluru, selain Jepang yang sudah punya Shinkansen. Taiwan pun membeli teknologi Jepang dan kini sudah punya Taiwan Shinkansen.
Korea Selatan juga sudah punya kereta peluru KTX yang teknologinya dibeli dari TGV Prancis. Sedangkan China membangun kereta peluru CRH dari Beijing ke (â€¢ï¸¡ç›Šï¸ â€¢) dengan membeli ICE Jerman.
Di ASEAN, ada Vietnam yang sedang menjajaki pembangunan kereta peluru berbasis Shinkansen. Namun semua negara itu berkiblat seputar Prancis, Jerman dan Jepang yang jelas-jelas sudah lama memiliki kereta peluru.
Indonesia mengambil langkah berbeda. Yang digandeng melalui sebuah konsorsium adalah pengembang kereta berbahan bakar hidrogen yang dikembangkan Interstate Traveler dari Detroit, AS. Interstate bahkan belum membangun satu kereta pun di negeri asalnya.
Kereta hidrogen milik Interstate baru sekadar gambar dan animasi 3D yang dipasang di situs resminya. Kereta canggih ini dikembangkan oleh Justin Sutton yang mendirikan Interstate.
Idenya adalah membangun kereta peluru dengan energi hijau. Pertama, panel surya dipasang di sepanjang rel. Energi yang dikumpulkan panel surya kemudian dipakai untuk melakukan elektrolisis. Hasilnya adalah energi hidrogen dan air. Hidrogen akan menjadi bahan bakar kereta, dan airnya digunakan untuk penghijauan.
Canggih memang, namun sekali lagi belum ada kereta hidrogen sungguhan yang dibuat oleh Interstate. Di AS, kereta ini rencananya akan dibangun di negara bagian Michigan, tempat Interstate berada. Namun sejak 2003, Interstate dan pemerintah negara bagian Michigan masih melakukan penjajakan dan upaya memuluskan pembangunannya lewat perundang-undangan.
Kalau Indonesia jadi membangun kereta Hidrogen tahun ini atau tahun depan, Indonesia bisa menjadi pemilik kereta Hidrogen pertama di dunia.
(fay/iy)
http://www.detiknews.com/read/2010/01/08...dar-konsep
Posts: 3,471
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
12
kalo proyek ini bener2 jadi dan selesai....
maka dua perusahaan pasti langsung pusing.....
Jasa marga pusing tol cipularang belum balik modal
PT KA pusing penumpang & barang dari jakarta ke BD dan cirebon
karena kereta baru ini bisa ngangkut penumpang, kontener, bahkan mobil....
Posts: 2,217
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
25
tapi soal harga tiket ? kalau terlalu mahal, masyarakat juga mikir. kecuali yang benar2 berduit
|