15-09-2011, 03:17 PM
Kamis, 15/09/2011 14:18 WIB
AS Beri PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Hibah US$ 593 Ribu untuk Studi Sistem Persinyalan
Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Amerika Serikat (AS) melalui US Trade and Development Agency (USTDA) memberikan perjanjian hibah (grant agreement) untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hibah itu digunakan untuk studi pengembangan sistem persinyalan dan telekomunikasi KA.
Hibah itu nilainya US$ 593.954, untuk membiayai studi pengembangan rencana strategis dalam meningkatkan sistem persinyalan dan telekomunikasi kereta api, demikian bunyi rilis PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang diterima detikcom, Kamis (15/9/2011).
Perjanjian hibah itu diteken oleh Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scot Marciel, bertempat di Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Jalan Perintis Kemerdekaan No 1, Bandung, Jawa Barat.
“Untuk pertama kalinya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memperoleh grant dari USTDA, dan diharapkan hasil studi yang dilakukan dapat memberi warna dalam perencanaann strategis pengembangan sistem persinyalan dan telekomunikasi kereta api agar kualitas keselamatan dan pelayanan menjadi semakin baik," ujar Jonan.
Selanjutnya setelah penandatanganan perjanjian hibah ini, segera ditindaklanjuti kegiatan pelaksanaanya sampai dengan akhir semester I Tahun 2012 sebagaimana diatur dalam kerangka acuan (Terms of Reference) yang telah disepakati kedua belah pihak.
USTDA adalah suatu lembaga Amerika yang memiliki misi untuk memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang. Adapun bantuan yang diberikan berupa pendanaan antara lain
untuk studi kelayakan dan bantuan teknis (technical assistance).
(nwk/nrl)
Sumber: http://www.detiknews.com/read/2011/09/15...ersinyalan
AS Beri PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Hibah US$ 593 Ribu untuk Studi Sistem Persinyalan
Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Amerika Serikat (AS) melalui US Trade and Development Agency (USTDA) memberikan perjanjian hibah (grant agreement) untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hibah itu digunakan untuk studi pengembangan sistem persinyalan dan telekomunikasi KA.
Hibah itu nilainya US$ 593.954, untuk membiayai studi pengembangan rencana strategis dalam meningkatkan sistem persinyalan dan telekomunikasi kereta api, demikian bunyi rilis PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang diterima detikcom, Kamis (15/9/2011).
Perjanjian hibah itu diteken oleh Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scot Marciel, bertempat di Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Jalan Perintis Kemerdekaan No 1, Bandung, Jawa Barat.
“Untuk pertama kalinya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memperoleh grant dari USTDA, dan diharapkan hasil studi yang dilakukan dapat memberi warna dalam perencanaann strategis pengembangan sistem persinyalan dan telekomunikasi kereta api agar kualitas keselamatan dan pelayanan menjadi semakin baik," ujar Jonan.
Selanjutnya setelah penandatanganan perjanjian hibah ini, segera ditindaklanjuti kegiatan pelaksanaanya sampai dengan akhir semester I Tahun 2012 sebagaimana diatur dalam kerangka acuan (Terms of Reference) yang telah disepakati kedua belah pihak.
USTDA adalah suatu lembaga Amerika yang memiliki misi untuk memberikan bantuan kepada negara-negara berkembang. Adapun bantuan yang diberikan berupa pendanaan antara lain
untuk studi kelayakan dan bantuan teknis (technical assistance).
(nwk/nrl)
Sumber: http://www.detiknews.com/read/2011/09/15...ersinyalan



![[Image: loudtalks.jpg]](http://i303.photobucket.com/albums/nn144/Alfan_bulogo/loudtalks.jpg)
![[Image: 76561198165808142.png]](http://steamsignature.com/profile/english/76561198165808142.png)


![[Image: img130920111029311.jpg]](http://www.manadopost.co.id/uploads/berita/dir13092011/img130920111029311.jpg)

