Posts: 568
Threads: 0
Joined: May 2012
Reputation:
2
(30-08-2012, 11:33 AM)Kutukupret Wrote: (28-08-2012, 01:23 PM)Zefiro Wrote: Mas bro ada yang punya foto interior gerbong Sawunggalih Eksekutif? Saya lagi galau nih bingung mau milih antara Taksaka atau Sawunggalih Eksekutif.
Kalo liat daleman gerbongnya Sawunggalih bagus ya saya paling milih itu aja soalnya selisih harganya lumayan. Plus saya juga turunnya di KTA (kalo ketiduran kan ga masalah).
ane cuma punya ini gan
[spoiler=sawung]
[/spoiler]
perjalanan tgl 24 agustus kemarin KM - JNG
toilet bersih & wangi,di dalem gerbongnya juga wangi,mungkin karna spraynya berfungsi dengan baik
acara TV nya juga ga ngebetein,waktu ane naikin lage nyetel film REAL STEEL, SAFE ama film indo ane lupa film apa,AC dingin,di kasih koran hari itu jg dapet bantal,berhubung jalannya siang ya ga dapet selimut,reclining seatnya juga berfungsi
dari awal perjalanan ampe jatinegara tuh lampu nyala mulu,ga tau dah knapa 
yah standard kelas ekse satwa lah...
Mau nanya om ini gerbong sawung yg livery eksis ata satwa? kalau yg livery satwa pernah dirangkaikan ke KA 5 tgl 10 Mei lalu, dan ternyata K1 0 99 xx livery satwa Ac nya dingin plus gerbongnya nyaman, kebetulan waktu itu ane ada di gerbong ini
Posts: 144
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
4
(30-08-2012, 02:07 PM)Didit Achmad Wrote: Mau nanya om ini gerbong sawung yg livery eksis ata satwa? kalau yg livery satwa pernah dirangkaikan ke KA 5 tgl 10 Mei lalu, dan ternyata K1 0 99 xx livery satwa Ac nya dingin plus gerbongnya nyaman, kebetulan waktu itu ane ada di gerbong ini
iya di pic yg ane naikin livery eksis
livery satwa di belakan gerbong yg ane naikin,waktu itu ane kebetulan dapet gerbong paling depan persis di belakan loko (K1 - 1 klo yg loveri satwa di K1 - 2)
emang bedanya apa gan livery eksis ama satwa?bukannya K1 sawung kedua sama aja cuma beda cat (livery)
Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
(30-08-2012, 02:30 PM)Kutukupret Wrote: (30-08-2012, 02:07 PM)Didit Achmad Wrote: Mau nanya om ini gerbong sawung yg livery eksis ata satwa? kalau yg livery satwa pernah dirangkaikan ke KA 5 tgl 10 Mei lalu, dan ternyata K1 0 99 xx livery satwa Ac nya dingin plus gerbongnya nyaman, kebetulan waktu itu ane ada di gerbong ini
iya di pic yg ane naikin livery eksis
livery satwa di belakan gerbong yg ane naikin,waktu itu ane kebetulan dapet gerbong paling depan persis di belakan loko (K1 - 1 klo yg loveri satwa di K1 - 2)
emang bedanya apa gan livery eksis ama satwa?bukannya K1 sawung kedua sama aja cuma beda cat (livery)
Iya, cuma beda cat, tapi kenayaman tetap sama, sama2 mantepnya
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 568
Threads: 0
Joined: May 2012
Reputation:
2
(30-08-2012, 02:30 PM)Kutukupret Wrote: (30-08-2012, 02:07 PM)Didit Achmad Wrote: Mau nanya om ini gerbong sawung yg livery eksis ata satwa? kalau yg livery satwa pernah dirangkaikan ke KA 5 tgl 10 Mei lalu, dan ternyata K1 0 99 xx livery satwa Ac nya dingin plus gerbongnya nyaman, kebetulan waktu itu ane ada di gerbong ini
iya di pic yg ane naikin livery eksis
livery satwa di belakan gerbong yg ane naikin,waktu itu ane kebetulan dapet gerbong paling depan persis di belakan loko (K1 - 1 klo yg loveri satwa di K1 - 2)
emang bedanya apa gan livery eksis ama satwa?bukannya K1 sawung kedua sama aja cuma beda cat (livery)
Sama2 nyaman om ga ada bedanya hanya beda striping saja
Posts: 56
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
0
31-08-2012, 02:02 PM
(This post was last modified: 31-08-2012, 02:19 PM by Zefiro.)
Terimakasih banyak om kutukupret. Saya jadi punya gambaran kalo naik Sawung Exe. ternyata bagus juga ya.
Kalo gitu daripada naik Taksaka kan mending naik ini. Selisih harganya lumayan sih.
Oh iya sekalian curhat dan ngasih saran buat PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
Saya rata2 sebulan sekali pulang kampung. Nah, karena saya pekerja kantoran, waktu saya terbatas sehingga mau ga mau harus ngambil perjalanan kereta malam hari.
Biasanya saya pulang ke kampung hari kamis/jum'at malam lalu balik ke jakarta lagi hari minggu malam. Sampe jakarta senin pagi langsung berangkat kerja.
Berdasarkan jadwal yg ada, perjalanan kereta eksekutif malam GMR/PSE - KTA hanya ada 2, Taksaka dan Sawung. Sedangkan arah sebaliknya KTA - PSE/GMR tidak ada kereta eksekutif sama sekali.
Taksaka malam YK - GMR tidak berhenti di KTA.
Sawung malam KTA - PSE tidak membawa rangkaian K-1.
Hal ini sangat saya sayangkan. Alangkah nyamannya jika saya bisa naik kereta eksekutif dalam perjalanan ke jakarta. Saya tentu bisa istirahat dengan nyaman sehingga hari senin pagi sudah fresh untuk bekerja kembali.
Berdasarkan diskusi di page2 terdahulu, dikatakan bahwa Sawung yang diberi gerbong K-1 hanya 1 rangkaian karena DAOP V kekurangan gerbong K-1 dan juga gerbong K-1 tingkat keterisiannya kurang. Yang saya tanyakan: apakah sebegitu sulitnya bagi DAOP V untuk menambah setidak-tidaknya satu gerbong K-1 untuk dirangkaikan ke kereta Sawung ? Trus, tentang tingkat keterisiannya..... bukankah banyak pekerja yang melakukan perjalanan malam hari untuk kembali ke Jakarta ?
Dan pertanyaan saya lagi, kenapa Taksaka Malam YK - GMR tidak berhenti di KTA ? kan kalau begini jadinya ga ada kereta eksekutif yg bisa saya naiki dari KTA.
Ya ini cuma pertanyaan dari orang awam, karena saya sekedar seorang customer. ga begitu ngerti hal2 teknis seperti ini.
Mohon tanggapan teman2 para railfan. Semoga saran saya juga mendapat tanggapan positif dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
Posts: 1,184
Threads: 0
Joined: Dec 2011
Reputation:
13
Posts: 56
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
0
Quote:Taksaka malam dari yk berhenti kta sih asal yg naik lebih dari 5 orang...
Wah baru tau saya om. Tapi yaa.... gimana, ga banyak orang tau. kebanyakan kalo tanya di agen tiket jawabannya kereta malam eksekutif KTA - jakarta ga ada.
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(31-08-2012, 02:02 PM)Zefiro Wrote: [spoiler=Oh iya sekalian curhat dan ngasih saran buat PT. Kereta Api Indonesia (Persero).]
Saya rata2 sebulan sekali pulang kampung. Nah, karena saya pekerja kantoran, waktu saya terbatas sehingga mau ga mau harus ngambil perjalanan kereta malam hari.
Biasanya saya pulang ke kampung hari kamis/jum'at malam lalu balik ke jakarta lagi hari minggu malam. Sampe jakarta senin pagi langsung berangkat kerja.
Berdasarkan jadwal yg ada, perjalanan kereta eksekutif malam GMR/PSE - KTA hanya ada 2, Taksaka dan Sawung. Sedangkan arah sebaliknya KTA - PSE/GMR tidak ada kereta eksekutif sama sekali. 
Taksaka malam YK - GMR tidak berhenti di KTA.
Sawung malam KTA - PSE tidak membawa rangkaian K-1.
Hal ini sangat saya sayangkan. Alangkah nyamannya jika saya bisa naik kereta eksekutif dalam perjalanan ke jakarta. Saya tentu bisa istirahat dengan nyaman sehingga hari senin pagi sudah fresh untuk bekerja kembali.[/spoiler]
Berdasarkan diskusi di page2 terdahulu, dikatakan bahwa Sawung yang diberi gerbong K-1 hanya 1 rangkaian karena DAOP V kekurangan gerbong K-1 dan juga gerbong K-1 tingkat keterisiannya kurang. Yang saya tanyakan: apakah sebegitu sulitnya bagi DAOP V untuk menambah setidak-tidaknya satu gerbong K-1 untuk dirangkaikan ke kereta Sawung ? Trus, tentang tingkat keterisiannya..... bukankah banyak pekerja yang melakukan perjalanan malam hari untuk kembali ke Jakarta ?
Dan pertanyaan saya lagi, kenapa Taksaka Malam YK - GMR tidak berhenti di KTA ? kan kalau begini jadinya ga ada kereta eksekutif yg bisa saya naiki dari KTA.
Ya ini cuma pertanyaan dari orang awam, karena saya sekedar seorang customer. ga begitu ngerti hal2 teknis seperti ini.
Mohon tanggapan teman2 para railfan. Semoga saran saya juga mendapat tanggapan positif dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero). 
Kalo K1 Daop V ada selisih jauh dgn K1 Daop VI kenapa nggak nyoba estafet dgn moda yg lain, Om...? Misal Naik Efi sampai CP atao PWT, abis itu sambung Purwojaya. Rata2 jam 2 pagi dah nyampe GMR, malah bs istirahat lbh lama tuch...
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
Posts: 56
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
0
Quote:kenapa nggak nyoba estafet dgn moda yg lain, Om...? Misal Naik Efi sampai CP atao PWT, abis itu sambung Purwojaya. Rata2 jam 2 pagi dah nyampe GMR, malah bs istirahat lbh lama tuch
Bisa sih om.... tapi kan ribet juga dan berisiko kalo ada apa2 di jalan. Efisiensi tidak ada pemberangkatan Purworejo/Kutoarjo ke arah Purwokerto/Cilacap.
Saya sih prinsipnya pengen simpel: naik kereta-tidur-turun.
Quote:Kalo K1 Daop V ada selisih jauh dgn K1 Daop VI
Yg ini maksudnya selisih apa om?
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(31-08-2012, 04:36 PM)Zefiro Wrote: Bisa sih om.... tapi kan ribet juga dan berisiko kalo ada apa2 di jalan. Efisiensi tidak ada pemberangkatan Purworejo/Kutoarjo ke arah Purwokerto/Cilacap.
Saya sih prinsipnya pengen simpel: naik kereta-tidur-turun.
Yg ini maksudnya selisih apa om?
Kalo prinsipnya kyk gitu ya susah, Om... kecuali kalo Om bisa ngusahain ada 50 org berangkat ke JKT mlm hari pake K1 dr KTA atau PWR, saya rasa Daop V mau ngusahain penambahan K1 di KA Sawung. :p
Di PWR atau KTA nggak ada agen Efi ya, Om...?
Sorry, td saya buru2 nulis. Maksud saya selisih harga. Emang jauh ya, Om....?
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
|