Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bima
(21-09-2010, 03:21 PM)alfan.kereta-pesawat Wrote:
(30-08-2010, 02:39 PM)bagus70 Wrote: Dulu KA Bima pernah menjadi KA ikon karena pelayanannya paling baik. Jadi dia adalah satu diantara dua KA yang ber-AC di Indonesia. Sudah begitu dia adalah satu-satunya KA tidur yang pernah beroperasi di jaman Indonesia Merdeka.

Tapi itu antara 1967-1984 saja... Bethe

Mau koreksi akhir tahunnya om, kalau nggak salah sampe tahun 1995an
CMIIW ya...

Kalo di web PT KA, infonya sebagai berikut:

Quote:Diawal pengoperasiannya, KA Bima dilengkapi dengan fasilitas tempat tidur dan eksterior kereta yang sengaja dicat dengan warna biru. Namun sesuai dengan keinginan dari pelanggan, sejak tanggal 9 Juni 1990 KA Bima mengalami perubahan interior menjadi kereta eksekutif dengan tetap dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC).
.....
Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sejak tanggal 1 Agustus 2002 rangkaian KA Bima sengaja diganti dengan rangkaian kereta api sekelas Argo dengan kapasitas angkut sebanyak 400 orang (membawa rangkaian 8 kereta kelas eksekutif).

Sumber: http://www.kereta-api.co.id/?option=com_...&Itemid=34

NAIK Depok Express EMANG PALING OKE
Reply
SepurHolic Wrote:(Hari ini 03:21 PM)alfan.kereta-pesawat Wrote:
(30-Aug-2010 02:39 PM)bagus70 Wrote:
Dulu KA Bima pernah menjadi KA ikon karena pelayanannya paling baik. Jadi dia adalah satu diantara dua KA yang ber-AC di Indonesia. Sudah begitu dia adalah satu-satunya KA tidur yang pernah beroperasi di jaman Indonesia Merdeka.

Tapi itu antara 1967-1984 saja...

Mau koreksi akhir tahunnya om, kalau nggak salah sampe tahun 1995an
CMIIW ya...

Kalo di web PT KA, infonya sebagai berikut:


Quote:
Diawal pengoperasiannya, KA Bima dilengkapi dengan fasilitas tempat tidur dan eksterior kereta yang sengaja dicat dengan warna biru. Namun sesuai dengan keinginan dari pelanggan, sejak tanggal 9 Juni 1990 KA Bima mengalami perubahan interior menjadi kereta eksekutif dengan tetap dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC).
.....
Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sejak tanggal 1 Agustus 2002 rangkaian KA Bima sengaja diganti dengan rangkaian kereta api sekelas Argo dengan kapasitas angkut sebanyak 400 orang (membawa rangkaian 8 kereta kelas eksekutif).

Sekedar berbagi informasi :

Pada tahun 1984 PJKA mendatangkan gerbong kelas 1 ( eksekutip ) dari Rumania ( CMIIW ) sebanyak 13 unit K1 ( Seri K1 847 xx ) , 2 Kereta Makan ( Seri M1 847 xx ) dan 2 Bagasi Pembangkit ( Seri BP 847 xx )
jumlah total 17 unit.
Dari 10 Gerbong K1 847 xx ini dirangkai untuk KA Bima masing2 5 K1 847 . dan masing2 dilengkapi dengan M1 847 juga BP 847 . Karena daya tarik lok masih tersisa juga memenuhi permintaan pengguna KA maka untuk Gerbong SBGW yang berkapasitas 36 seat juga disertakan ke dalam rangkaian KA Bima ini . Jadilah rangkaian lengkap KA Bima sbb :
CC 201 xx , 5 K1 847 xx - M1 847 xx - 2 KT ( Ex SBGW ) plus BP 847 xx.

Masih tersisa 3 K1 847 xx dirangkaikan pada KA Parahiyangan , sehingga stamformasi KA Parahyangan yang tadinya Full K2 ( CC 201 - 7 K2 MP2 ) menjadi rangkaian Eksekutip - Bisnis ( CC 201 - 5 K2 787 - 2 K1 847/805 - KM1/2 - BP ).

Tak lama Kemudian sekitar th 1987 Rangkaian KA Bima membawa 3 Kelas
CC 201 - 5 K1 - 2 S - KT - M - BP namun tak berjalan lama dan bahkan sempat ada 2 pilihan dalam kelas eksekutip itu sendiri yakni Eksekutip A dan Eksekutip B.

Dan pada akhirnya sehubungan dengan beroperasinya KA Argobromo maka KA Bima berubah menjadi Full Eksekutip sekitar th 1994/1995.

demikian dan CMIIW
.

Reply
(21-09-2010, 06:10 PM)BAMBANG EKO Wrote: Sekedar berbagi informasi :

Pada tahun 1984 PJKA mendatangkan gerbong kelas 1 ( eksekutip ) dari Rumania ( CMIIW ) sebanyak 13 unit K1 ( Seri K1 847 xx ) , 2 Kereta Makan ( Seri M1 847 xx ) dan 2 Bagasi Pembangkit ( Seri BP 847 xx )
jumlah total 17 unit.
Dari 10 Gerbong K1 847 xx ini dirangkai untuk KA Bima masing2 5 K1 847 . dan masing2 dilengkapi dengan M1 847 juga BP 847 . Karena daya tarik lok masih tersisa juga memenuhi permintaan pengguna KA maka untuk Gerbong SBGW yang berkapasitas 36 seat juga disertakan ke dalam rangkaian KA Bima ini . Jadilah rangkaian lengkap KA Bima sbb :
CC 201 xx , 5 K1 847 xx - M1 847 xx - 2 KT ( Ex SBGW ) plus BP 847 xx.

Masih tersisa 3 K1 847 xx dirangkaikan pada KA Parahiyangan , sehingga stamformasi KA Parahyangan yang tadinya Full K2 ( CC 201 - 7 K2 MP2 ) menjadi rangkaian Eksekutip - Bisnis ( CC 201 - 5 K2 787 - 2 K1 847/805 - KM1/2 - BP ).

Tak lama Kemudian sekitar th 1987 Rangkaian KA Bima membawa 3 Kelas
CC 201 - 5 K1 - 2 S - KT - M - BP namun tak berjalan lama dan bahkan sempat ada 2 pilihan dalam kelas eksekutip itu sendiri yakni Eksekutip A dan Eksekutip B.

Dan pada akhirnya sehubungan dengan beroperasinya KA Argobromo maka KA Bima berubah menjadi Full Eksekutip sekitar th 1994/1995.

demikian dan CMIIW
.

Sebelumnya..
mau mastiin dulu, daripada saya salah tangkep. KT itu kereta tidur ya mas? lalu yang kode S itu apa ya?
Trims

Ooooh, jadi bertahap ya berubahnya. Kirain ujug-ujug berubah jadi full exe. Jadi bisa dibilang bima "dipaksa" ngalah sama AB karena AB waktu itu jadi brand imagenya KAI ya?

NAIK Depok Express EMANG PALING OKE
Reply
S itu mungkin maksudnya Special Class.......
ya begitulah......pas tahun 95 emg Perumka mengenalkan brand image barunya yaitu KA Argo, makanya bima harus mengalah.....

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
jadi K1 yg MD thn 1984 asalnya dari rumania...
thanks infonya pakde
Xie Xie

Reply
tanggal 20 kmaren pake' Bima dri SGU ke JNG. .Loknya CC 20407 SDT bawa 9K1, M1, BP. . .sayangnya rangkaian terdepan (eksekutif 9) pake' k1 satwa. .yg lain k1 argo
perjalanan relatif lancar. . .namun antara Kutoarjo hingga Purwokerto nyaris berhenti di setiap stasiun untuk bersilang
lepas PWT perjalanan kembali lancar dan akhirnya jam 04.06 tiba di cirebon. . di CN sendiri teLah masuk KA Brantas dan KA Gumarang
seteLah KA Brantas dan Gumarang brangkat barulah KA Bima melanjutkan perjalanannya
antara CN - JNG KA Bima berhenti di beberapa stasiun kecil antara lain : Arjawinangun, Jatibarang, Heurgeulis, Pegadenbaru dan Tambun
akhirnya tiba di JNG jam 07.26. . .sekitar 5 menit di belakang KA Gumarang dan 5 menit di depan KA Argo Bromo Anggrek

tgL 23 saya baLik ke SGU dgn rangkaian KA Bima yg sama, , ,ditarik CC 20319 JNG, 8k1, M1, BP, B
brangkat GMR jam 17.14 (telat 14 menit dari jadwal). .dari GMR hingga CN KA berjalan ngebut dan hanya berhenti di Jatibarang
selepas Cirebon. .KA berhenti di Ciledug dan Prupuk hingga Purwokerto
selepas Purwokerto seperti byasa KA banyak berhenti di stasiun2 kecil untuk bersilang
akhirnya jam 01.23 masuk Yogyakarta. .hampir 40% pnumpang KA turun di YK. . .jam 02.39 KA masuk Stasiun Solobalapan
selepas Solobalapan KA hanya berhenti normal di Madiun, Kertosono, Jombang, Mojokerto serta Wonokromo
akhirnya jam 06.58 tiba di SGU
Reply
Bima sekarang berhenti normal di jombang ya?
Reply
(28-09-2010, 10:33 AM)CC_20413 Wrote: Bima sekarang berhenti normal di jombang ya?
Sepertinya iya
Reply
(28-09-2010, 10:50 AM)46rossi Wrote:
(28-09-2010, 10:33 AM)CC_20413 Wrote: Bima sekarang berhenti normal di jombang ya?
Sepertinya iya

dari tahun 1995 Bima uda brenti di Jombang kangNgakak
dulu Bima brentinya: Gambir, Cirebon, Purwokerto, Yogya, Solo, Madiun, Kertosono, Jombang, SGU... kalo baliknya tinggal tambahin JNG aja

kalo pake GapeKA 2010 bima brentinya: GMR-Jatibarang, Cirebon, Purwokerto, Kroya, Yogya, Solobalapan, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Wonokromo, SGU.. nah baliknya ke JKT tinggal hilangkan Wonokromo, Kroya ma Jatibarang dan tambahin Jatinegara aja...
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
(28-09-2010, 11:32 AM)Bangunkarta Wrote:
(28-09-2010, 10:50 AM)46rossi Wrote:
(28-09-2010, 10:33 AM)CC_20413 Wrote: Bima sekarang berhenti normal di jombang ya?
Sepertinya iya

dari tahun 1995 Bima uda brenti di Jombang kangNgakak
dulu Bima brentinya: Gambir, Cirebon, Purwokerto, Yogya, Solo, Madiun, Kertosono, Jombang, SGU... kalo baliknya tinggal tambahin JNG aja

kalo pake GapeKA 2010 bima brentinya: GMR-Jatibarang, Cirebon, Purwokerto, Kroya, Yogya, Solobalapan, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Wonokromo, SGU.. nah baliknya ke JKT tinggal hilangkan Wonokromo, Kroya ma Jatibarang dan tambahin Jatinegara aja...

yg bener bos, ane pernah dapet info dari ppka st. jg kalo Bima itu berhentinya BLB karena ada req. dari penumpang ro ada yg naik lebih dari 5 orang di st. jg (Bima ke JKT). makanya ane tanya apa Bima sekarang berhenti normal di jg
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)