Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kereta apa di Indonesia yang menurutmu paling buruk??
#51
(27-09-2013, 04:37 PM)triez_RF Cirebon Wrote:
(05-03-2009, 10:47 AM)edwin_boyz Wrote: Ayo ditambahin lagi menurut kamu kereta apa yang paling buruk pelayanannya di indonesia?? ada yang mauj nambahin selain odong odong atau mau tetep dengan odong odong nya silahkan Lok Merah Biru

berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya naek sepur, pelayanan yang paling parah gila adalah KRL Commuter line nyang punya PT KCJ.

udah penumpangnya over, AC-nya kadang mati (apalagi seri 61xx dan 62xx). jadwal tidak sesuai, rangkaian sering mogok dan dibatalkan. juga sering terjadinya gangguan sinyal dan wesel jika sehabis ujan besar

sepakattt..
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply
#52
Reply
#53
wahh..itu kejadian tahun berpa yaa....?
Stasiun Parung panjangnya jg mash amburadul gitu.....atapnya sekarat.............
Reply
#54
Yg demo itu pertengahan Maret 2007 mas...

KRL ke Maja aku rasa bs diminimalisir kepadatannya kl ditambah lg semisal di jam 3an sore atau 1/2 4an sore... Krn aku pantau bbrp kali di Tn Abang lautan manusia terjadi sekitar jam sgitu... Jam 4an giliran yg dtg dr pekerja kantoran...
Jd intinya, antara pedagang dg pekerja kantoran dipisah aja... Bkn bermaksud kesenjangan sosial lho.... tp lbh kepada kapasitas angkut... Soalnya kedtgan KRL AC Commuter Line dr Bogor jam 1/2 3an sore - 1/2 4an sore memberi penumpukkan yg luar biasa + bertemu dr luar st Tn Abang...

Jd ingin bgt dioperasiin KRL ke Maja yg jam sgitu... Jd pengoperasiannya ada 2 utk tujuan Maja, jgn 1 aja...

Reply
#55
Betulll.....

Kalo di lihat pada jam2 puncak (jam sibuk), hampir semua KRL dari semua jurusan itu sangat padat sekali (over load), hal ini akan mengakibatkan umur operasi KRL menjadi pendek (karena terlalu di paksakan). Padat jam sibuk dapat di lihat bagaimana kebutuhan lebih tinggi dari ketersediaan. Kalo ketersediaan sama dengan kebutuhan, maka apabila terjadi suatu halangan (misal ada KRL yg mogok) maka akan terjadi penumpukan penumpang, sebaiknya ketersediaan harus melebihi kebutuhan, sehingga kalau ada gangguan tdk menyebabkan penumpukan.

Pelayanan KRL AC sekarang menjadi lebih jelek di bandingkan dulu (kalo dulu KRL ekonomi yg jelek, banyak copet, pedagang, pengamen, di atap dll). Hal ini karena ketersediaan jauh di bawah kebutuhan.
Reply
#56
(03-10-2013, 02:00 PM)yusirwan Wrote: Betulll.....

Kalo di lihat pada jam2 puncak (jam sibuk), hampir semua KRL dari semua jurusan itu sangat padat sekali (over load), hal ini akan mengakibatkan umur operasi KRL menjadi pendek (karena terlalu di paksakan). Padat jam sibuk dapat di lihat bagaimana kebutuhan lebih tinggi dari ketersediaan. Kalo ketersediaan sama dengan kebutuhan, maka apabila terjadi suatu halangan (misal ada KRL yg mogok) maka akan terjadi penumpukan penumpang, sebaiknya ketersediaan harus melebihi kebutuhan, sehingga kalau ada gangguan tdk menyebabkan penumpukan.

Pelayanan KRL AC sekarang menjadi lebih jelek di bandingkan dulu (kalo dulu KRL ekonomi yg jelek, banyak copet, pedagang, pengamen, di atap dll). Hal ini karena ketersediaan jauh di bawah kebutuhan.

setuju banget mas.
overload disebabkan karena jumlah penumpang yang suangat banyak, sementara ketersedian armada KRL jumlahnya sedikit. (sebenernya sih banyak, tapi karena penumpangnya lebih banyak, makanya seperti kelihatan sedikit).

sebenarnya sudah ada antisipasi dari PT KCJ, seperti penambahan 8 menjadi 10 rangkaian tiap kererta, menambah frkuensi perjalanan juga, dan lain2.
tapi samape sekarang belum juga terlaksana.

duh, aduh.
akankan commuter jabodetabek-SRP-PRP-MJ begini terus? Bethe
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)