Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Talk About Purwojaya
hmm.. Maaf,tapi sawunggalih nyampe kta sering banyak turun penumpang kan?? Terutama kelas bisnis nya.. Lagian kalo jalan 2x kan pagi sore ga nyampe malem
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
Reply
Sawunggalih menurut ane menjadi pilihan kesekian bagi masyarakat lintas PWT-BMA dan wilayah banyumas lain, sementara pilihan primer tetap jatuh pada Purwojaya. Sawunggalih kebanyakan mengambil penumpang dari PWR, KTA, KA, GB, KBM, KYA (ga terlalu banyak, gak terlalu sedikit juga)
sementara masyarakat Purwokerto dan sekitarnya tetap mengandalkan Purwojaya sebagai pilihan utama. Pilihan berikutnya akan jatuh pada Taksaka, Argo Lawu, Argo Dwipangga, Gajayana dan Bima serta K2 bendera lain seperti Senja Yk dan Senja SLO, ini karena Sawunggalih memiliki citra yang agak miring bagi masyarakat banyumas. Jika Purwojaya dijalankan 2x, maka masyarakat Banyumas akan lebih memilih Purwojaya dibandingkan Sawunggalih yang memiliki imej demikian. Secara gak langsung, hal ini akan menurunkan okupansi Sawunggalih sendiri. Memang minat masyarakat KTA menggunakkan KA sangat tinggi (terbukti adanya 3 KA ke jakarta yang berangkat dari KTA), tapi mari kita lihat tingkat isian penumpang lain selain dari KTA, terutama di lintas KYA - CN... Tentu akan bersaing dgn purwojaya. Mohon koreksi... Xie Xie
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
wkwkwwk nah setuju ama DJ wkwkw.
tadinya gw mikir malah seperti ini

alasan kenapa sawung malam dari jakarta bawa K1 ya karena K1 ke PWT kalau pagi kan ada purwojaya nah malam kagak ada. makanya sawung dikasih K1...tp setelah mikir ada Taksaka, Lawu, BIMA, Gajayana, emang kalau sore lebih banyak pilihannya sih.
makanya kenapa purwojaya dijalanin hanya pagi saja.
kalau dijalankan malam dari jakarta ga cuma sawung yang mati, tapi macam Taksaka, Lawu, BIMA, Gajayana bakal kekurangan penumpang juga. ya inilah Politik PT KA wkwkwkw. Ngakak

kalau pagi dari jakarta pilihan hanya ada Dwipangga dan Taksaka Big Grin ama bogowonto ac ekonomi. wwkwkwkwk.
maklum gw liat sebelumnya purwojaya itungannya masih murah. cm akhir2 ini naik molo harganya Wek
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
Illia : yap, makanya sawungpun cuma diijinin bawa K1 banyak kala Purwojaya, Taksaka, dan Argo Lawu/ dwipangga serta Bima dan Gajayana sudah tidak bisa menampung penumpang eksekutif lagi. Itupun tergantung yang SO di dipo. Iya gak? Xie Xie

Sekedar info :
sekitar akhir tahun 2010, pas ane dinas KA 8 kesiangan (nyampe PWT jam 1/2 4an lewat) di sepur paling ujung (sepur badug PWT) Tersimpan rangkaian full eksekutif gado2... (ada satwa abu, ada stripping eksis dan ada stripping argo ombak 1). Tadinya ane sempat yakin kalau purwojaya eksekutif akan segera diluncurkan, mengingat total K1 yang parkir waktu itu sekitar 5-6K1, sementara rangkaian purwojaya asli sendiri yang dinas ke GMR dgn rangkaian standar BP+4K1+KM2+4-5K2. Berarti jika dihitung, ada sekitar 9-10K1 yang ada di PWT saat itu.
Tapi

waktu ane dinas KA 153, 106, 9, dan 106 serta 8 kmrn secara berturut2, ane gak pernah melihat rangkaian eksekutif itu terparkir lagi di sepur PWT. Ane beranggapan bahwa rangkaian itu dipecah untuk menutupi kekurangan rangkaian KA pasca Rangkaian Anggrek milik ABA dan Asind ditarik. Dan ane menyimpulkan, saat itu PWT sebenarnya sudah mempersiapkan Purwojaya Eksekutif, hanya ada beberapa kendala, yakni kurang M1 dan ada kejadian tak terduga dgn penarikan rangkaian anggrek, sehingga kembali PWT membatalkan peluncuran KA ini.
Bagaimana tanggapan kawan2?
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
(07-02-2011, 10:37 PM)gilang pratama Wrote: apa sudah ada kabar purwojaya jdi fulll exa?? Moga sisa gerbongnya bisa ke jalur selatan jadi senja cilacap (cilacap maos bandung jakarta),wkwkwkwk

(08-02-2011, 09:28 PM)gilang pratama Wrote:
(08-02-2011, 09:32 AM)Siswajipurwojaya Wrote: Kalau saya sih belum saatnya Ka Purwojaya full exa nanti sepi penumpang, mending dibagi 2 aja seperti Ka Sawunggalih Utama pasti banyak peminatnya
[Image: overstappen.png]
Belum ada info Ka Purwojaya full exa
[Image: overstappen.png]
iya itu masalah teknis saja mau berangkatnya jam 06.00 atau 06.30 yang penting nyampe ditempat tujuan aman & selamat mas

Kalo pun ada kan bisa pagi sore 2x perjalanan.. Biasanya purwojaya bawa 4-5exa kan?? Buat menarik simpati,bisa promosi atau ke tegal. Okupansinya juga lumayan kan dr pwt

Klo purwojaya d bawa lewat selatan BD, itu jadinya bukan namanya purwojaya lagi tapi cipuja bisex.
lagipula ga mungkin klo gw bilang purwojaya bakal d detour lewat TG, apa lagi BJR-BD apapun klasnya, perhatikan yg suda terjadi pada masa2 sblomnya & post sblomnya, ada 2 alasan pokok:
1. Penumpangnya ada di sepanjang petak CP-BMA
2. Penumpang sana maunya kecepatan yg handal dari KA ini

pada post sblomnya gw uda memaparkan kan ketatnya persaingan meraih penumpang jika KA ini lewat BD, malah yg terjadi ga da penumpangnya dia karena klo klas bisex dia uda di sabot dengan lodaya dengan harga yg bersaing, untuk klas exa tunggal pun uda ada argo wilis yg sampe d KYAnya siang jelang sore, sampe d BDnya blom kmaleman sama sekali.
sedangkan KA bisex yg dulu pernah beredar di 80% track KYA-BD-JNG ada priex yg di sebut2 jadwalnya kurang tepat, tapi kuncinya apakah sbenernya saat di bunuh priex itu bner2 sepi? terbukti jawabannya adalah tidak, justru saat di bunuh itu adalah saat penumpang dah adaptasi dengan jadwal dari priex yg aneh tsb, tapi nyatanya menhub & dirut ga peduli & tetep membunuhnya kan? semenjak itu apakah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yg idenya aneh2 sperti skarang ini brani mengambil resiko membuka kembali track yg suda mreka cap hanya cocok di lewati K3 saja tidak lebih? mreka ga peduli lagi dengan track JNG-BD-KYA, takut rugi & ga d setujui dari awal oleh menhub sbagai atasan mreka, itu problemnya.

sementara apa lagi yg namanya nerusin sampe k TG dulu baru k KYA-CP atopun GMR, pada dasarnya aja purwojaya ini dah punya 4 nomer perjalanan dalem artian uda memakan waktu sdikit lebi lama dengan dia harus melangsir lokkesnya di KYA, blom pernah ada dalam sejarah 1 trip KA memiliki 3 nomer perjalanan, terlebih lagi mau mengorbankan waktu yg menjadi etalase no 1 dari KA ini yg membuat penumpangnya tetap setia cuma demi mencari penumpang yg bukan tracknya untuk memenuhi 20% kekosongan seat dalam KA ini.
sekali langsir lok membutuhkan waktu 20 mnit, sedangkan klo keTG dulu artinya langsir lok lagi, membutuhkan waktu 20x2=40mnit klo saat itu track sta TG lagi traffic bisa sampe stenga jam, apa penumpangnya mau & apa itu hal yg bner2 di perlukan? karna untuk pagi-sore hri aja petak TG-CN-JNG dah d layani oleh ciregal, argo muria, argo sindoro,argo bromo, fajar SM & TG arum, sementara sore-pagi lebi lengkap lagi dengan adanya TG arum, brantas, kertajaya, tawang jaya, matarmaja, senja SM,senja KD, gumarang, ciregal, Bangunkarta, sembrani, argo sindoro, argo muria & argo bromo, ga lupa juga ada harina yg sbntar lagi ada malem & siang. Peluang purwojaya masuk ke sana bukan malah bsar tapi malah makin menipiskan okupansinya sndiri.

(09-02-2011, 01:45 AM)Illia Wrote: wkwkwwk nah setuju ama DJ wkwkw.
tadinya gw mikir malah seperti ini

alasan kenapa sawung malam dari jakarta bawa K1 ya karena K1 ke PWT kalau pagi kan ada purwojaya nah malam kagak ada. makanya sawung dikasih K1...tp setelah mikir ada Taksaka, Lawu, BIMA, Gajayana, emang kalau sore lebih banyak pilihannya sih.
makanya kenapa purwojaya dijalanin hanya pagi saja.
kalau dijalankan malam dari jakarta ga cuma sawung yang mati, tapi macam Taksaka, Lawu, BIMA, Gajayana bakal kekurangan penumpang juga. ya inilah Politik PT KA wkwkwkw. Ngakak

kalau pagi dari jakarta pilihan hanya ada Dwipangga dan Taksaka Big Grin ama bogowonto ac ekonomi. wwkwkwkwk.
maklum gw liat sebelumnya purwojaya itungannya masih murah. cm akhir2 ini naik molo harganya Wek

(09-02-2011, 02:14 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: Illia : yap, makanya sawungpun cuma diijinin bawa K1 banyak kala Purwojaya, Taksaka, dan Argo Lawu/ dwipangga serta Bima dan Gajayana sudah tidak bisa menampung penumpang eksekutif lagi. Itupun tergantung yang SO di dipo. Iya gak? Xie Xie

Sekedar info :
sekitar akhir tahun 2010, pas ane dinas KA 8 kesiangan (nyampe PWT jam 1/2 4an lewat) di sepur paling ujung (sepur badug PWT) Tersimpan rangkaian full eksekutif gado2... (ada satwa abu, ada stripping eksis dan ada stripping argo ombak 1). Tadinya ane sempat yakin kalau purwojaya eksekutif akan segera diluncurkan, mengingat total K1 yang parkir waktu itu sekitar 5-6K1, sementara rangkaian purwojaya asli sendiri yang dinas ke GMR dgn rangkaian standar BP+4K1+KM2+4-5K2. Berarti jika dihitung, ada sekitar 9-10K1 yang ada di PWT saat itu.
Tapi

waktu ane dinas KA 153, 106, 9, dan 106 serta 8 kmrn secara berturut2, ane gak pernah melihat rangkaian eksekutif itu terparkir lagi di sepur PWT. Ane beranggapan bahwa rangkaian itu dipecah untuk menutupi kekurangan rangkaian KA pasca Rangkaian Anggrek milik ABA dan Asind ditarik. Dan ane menyimpulkan, saat itu PWT sebenarnya sudah mempersiapkan Purwojaya Eksekutif, hanya ada beberapa kendala, yakni kurang M1 dan ada kejadian tak terduga dgn penarikan rangkaian anggrek, sehingga kembali PWT membatalkan peluncuran KA ini.
Bagaimana tanggapan kawan2?

Alesannya memank sbenernya bukan KA 114, tapi justru KA 32 & 34 yg sebagai KA jarak jauh, dia ga mungkin mendapat untung banyak dari penumpang yg memank menggunakan perjalanannya secara full, mreka justru memank lebi memerlukan penumpang jarak menengah yg ikut dengan dikenakan harga bersaing ato lebi mahal supaya mreka bertahan idup.

Slaen itu membenarkan juga pernyataan d atas yg d sadur dari RF PWT sndiri, sawunggalih bawa cuma 1-2 K1 paling mentoknya bukan karna kendala okupansinya ato pengaruh okupansi KA bendera laen, tapi karna memank PWT masi juga kekurangan K1 sampe skarang, knapa?
memank rumor yg beredar soal K1 yg sbenernya dah siap beralih depo jadi punya PWT tapi d ambil lagi pasca d tariknya 4 rangkaian boggie K9 untuk menutupi kekurangan armada pada taksaka, argo lawu & dwipangga yg rangkaian cadangannya d boikot smua oleh anggrek & sembrani.
tapi kebenaran soal bnarkah lebi banyak yg d tarik kembali untuk menutupi armada itu adalah jatah PWT ato bukan, itu yg masi blom ada kejelasan secara detail dari depo2 terkait yg sampe skarang gw sndiri blom denger atopun dapet bocoran.
Reply
Jika Purwojaya dijalankan malam dri GMR Full Exe... masyarakat Banyumas dan skitarnya akan lebih memilih Purwojaya. walaupun hrus bersaing dgn BIMA, Gayana, LAWU, Taksaka.... apalagi dri segi harga, purwo eks lbh murah hehehehe

OOT: Alhamdulillah udh dpt tiket KA 80 exe 'tuk tgl 12 Feb 2011

[Image: CopyofIMG_0286.jpg]
Reply
Mohon maaf mas penjelasannya panjang banget
RF Siswajipurwojaya, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
PWT bener2 butuh M1 atau KM1 (ngarep si ex Jati eh malah dipake Cirex :p) jumlah K1 di PWT baru ada 9 saat ini, harusnya ada tambahan 2 K1 dari sembrani tapi dibajak sama ABA jadi batal...

buat mas siswaji > postingannya panjang tapi isinya udah ngejelasin semuanya jadi jangan males2 baca ya Big Grin

masih mengharapkan purwojaya full exe terserah apa namanya (cendrawasih juga boleh) Ngakak
Reply
masih mengharapkan purwojaya full exe terserah apa namanya (cendrawasih juga boleh) Ngakak
[/quote]

Kmrn tgl 12 Feb '11, Purwojaya ditarik CC 204 12 + aling2 + 5 K2 + +KM2 + 3 K1 + BP. Okupansi penumpang tuk bisnis 125% & exe full. AC nya krang dingin.Byk 'kambing'. Brangkat Gambir 06.36. Smpai CN 09.45. Truz Lpas CN nabrak orang, jd KA 80 ditahan 15 menit di Luwung tuk bwt Brita Acara.... Lanjut masuk PWT 11.55....

[Image: CopyofIMG_0286.jpg]
Reply
(09-02-2011, 06:54 PM)Siswajipurwojaya Wrote: Mohon maaf mas penjelasannya panjang banget

Wwkwkwk, kalau pengen cari informasi atau ilmu jangan malu untuk membaca walau sepanjang apa informasi itu. supaya ga cuma dapat setengah informasi dan salah pengertian.
terima kasih Tersenyuum
[Image: overstappen.png]
(11-02-2011, 02:36 PM)dimasfaiz Wrote: PWT bener2 butuh M1 atau KM1 (ngarep si ex Jati eh malah dipake Cirex :p) jumlah K1 di PWT baru ada 9 saat ini, harusnya ada tambahan 2 K1 dari sembrani tapi dibajak sama ABA jadi batal...

Yah.....mgkn nunggu calon KA yang mulai ga laku dan siapa dibunuh dulu, baru purwojaya exe nongol....
kasus2 selama ini kayak gitu kan? Ngikik
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)