Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mutasi lok CC204
#41
(23-08-2009, 07:15 PM)brantas Wrote: wah baru tau kl t'nyata JNG atau YK dpt C20EMP karena setauku dptnya yg rebuilt daru U18C...
tak kira C20EMP cuma utk BD aj... pernah juga utk dinasan Argo Dwipangga dan Taksaka ya??
tp status loknya msg pinjam dr BD apa punya YK dan JNG si lok C20EMP itu???

lok CC204 C20EMP sampai dengan sekarang masi milik BD......
jadi statusnya masi minjem......
seringnya narik argo lawu, karena yang selalu bawa rangkaian 12 cuma lawu doang.......
(23-08-2009, 08:22 PM)bagus70 Wrote: Way to go Kang Asep! Tepuk Tangan

Terima kasih atas argumentasinya, benar-benar bermutu dan berbobot. Memang sih, PT KA lebih tahu tentang kenapa sebuah lokomotif dialokasikan ke sebuah depo induk.
Mereka-mereka yang di kantor pusat memang lebih tahu tentang alokasi lokomotif daripada kita-kita yang cuman railfans ingusan. Cup..Cup

Tak selamanya lokomotif baru itu untuk Bandung. Dulu CC203 banyak yang sekedar "mampir" sebentar ke depo Bandung selama beberapa bulan sebelum dikasih ke depo induknya (salah satunya malah kini berada di Australia OK ).

Untuk yang CC204, mungkin banyak yang masih ingat bahwa tadinya banyak yang mengira CC204 05-07 akan dialokasikan ke Bandung, tetapi tak lama menghilang, dan ternyata untuk Yogya dan Sidotopo.

Nah sekarang...CC204 16 dan 17 datangnya kapan?

CC20416 akan dikirim minggu ini........
sekitar hari selasa ato rabu sudah keluar kandang dan siap kirim......
(23-08-2009, 08:42 PM)Djack_Kendil Wrote: wah siap2 ni RF daop V menyambut C4..

Akhirnya Doa qta terkabul...

Moga2 stablingnya d Pwt...heheehehe

pengen Liat Ketel di tarik C4

dipo PWT nanti kebagian kok.......tunggu aja......
paling tahun depan kita sudah bisa melihat CC204 nangkring di dipo PWT, tunggu CC20418-19 datang.......

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
#42
(23-08-2009, 09:53 PM)Agung Wrote: CC20416 akan dikirim minggu ini........
sekitar hari selasa ato rabu sudah keluar kandang dan siap kirim......

jangan lupa potonya lho......Big Grin
#43
(23-08-2009, 02:22 PM)brantas Wrote:
(23-08-2009, 01:49 PM)alastuwa Wrote: Dipo mana aja yg tidak/belum kebagian CC204?

Yg dpt C 204 baru BD, SDT, YK, dan JNG.
(23-08-2009, 02:07 PM)ebret_cc20191 Wrote:
(23-08-2009, 01:09 PM)brantas Wrote: Itu mah memicu debat kusir panjang kl dikatakan medan BD dan sekitarnya berat dan okupansinya padat...
JNG okupansinya jauh lbh padat dan PWT - PPK medan juga relatif berat dgn okupansi tdk kalah dr BD, tp JNG dan BD tdk dpt alokasi c20emp hingg saat ini...

wah sekarang mah kalo medannya rata trus rangkaiannya sampe 12 gerbong masih bisa ditarik ama CC203 kenapa harus butuh CC204? aku kira PT KA lebih cenderung berpikiran praktis kalo medannya berat trus tiap KA rangkaian panjang harus DT terus kan pemborosan namanya jadi penempatan CC204 di masing2 dipo oleh PT KA itu udah tepat kalo menurut sayah disesuaikan dengan kebutuhan....

Wah mulai seru ney...

Bandingkan Parahyangan yg kadang hanya menarik 3 K2, 1 KMP2 dan 1 K1 (kadang itupun dlm kondisi melompong) ditarik CC204 terbaru C20EMP, sementara Argo Lawu, Dwipangga, Taksaka, yg keretanya jauh lbh bnyk, penumpangnya lebih penuh, serta hrs melewati PPK - PWT kadang hanya ditarik CC201...
Adil bukan???

jadi andaikan CC204 disimpan di daop yang okupansinya gede itu bisa aja, trus daop yang lintasnya berat kayak daop V ama daop II disimpan CC201 ato CC203 tiba2 penumpangnya bejubel diharuskan rangkaian panjang jadi harus DT terus tiap KA ga juga kan...? Playboy
#44
Saya belum dapat bocoran lagi neh,katanya orang GE tertutup banget...
Mungkin dibawah ini sebagai contoh walaupun dia CC204 tapi karena dia bawa Turangga sampai 13 gerbong maka harus DT juga, apalagi melewati tanjakan yang terjal di daerah nagreg tapi selepas Banjar lok yang paling depan yakni CC20413 dilepas
formasi CC20413+CC20414+BP1+KM1+10 K1+B


kapanlagi

20090824074051_DT_1_4a91e1931b5e4.jpg


kapanlagi

20090824074051_DT_2_4a91e1932529d.jpg


kapanlagi

20090824074051_DT_3_4a91e1932a060.jpg

Xie Xie
ini kasusnya beda lagi, waktu itu Lodaya narik 11 gerbong, tapi karena CC20409 dan BP mau di PA karena rodanya sudah aus ya digandeng ama KA Lodaya ini
formasi CC20415+CC20409+2 BP+3K1+1KM2+5K2


kapanlagi

20090824075100_Resize_of_IMGP9677_4a91e3f4d4c38.JPG


kapanlagi

20090824075100_Resize_of_IMGP9678_4a91e3f4d9a8e.JPG

#45
(24-08-2009, 07:32 AM)asep_0907 Wrote: Mungkin dibawah ini sebagai contoh walaupun dia CC204 tapi karena dia bawa Turangga sampai 13 gerbong maka harus DT juga, apalagi melewati tanjakan yang terjal di daerah nagreg tapi selepas Banjar lok yang paling depan yakni CC20413 dilepas
formasi CC20413+CC20414+BP1+KM1+10 K1+B


kapanlagi

20090824074051_DT_3_4a91e1932a060.jpg

Xie Xie
ini kasusnya beda lagi, waktu itu Lodaya narik 11 gerbong, tapi karena CC20409 dan BP mau di PA karena rodanya sudah aus ya digandeng ama KA Lodaya ini
formasi CC20415+CC20409+2 BP+3K1+1KM2+5K2


kapanlagi

20090824075100_Resize_of_IMGP9677_4a91e3f4d4c38.JPG

yg TURANGGA lokonya dari SH koq jadi SHBetheBethe
yg LODAYA malah dari LH jadi SHCeriaCeria
#46
MN memang cuma sebagai stasiun lintas dan tidak ada KA yg start or finish di st. tersebut tp jangan lupa MN punya KA 71/72 (Bangunkarta) yg okupansi penumpangnya banyak, jadi karena MN cuma stasiun lintas itu gak bisa dijadikan alesan yg tepat kalo sampai gak kecipratan alokasi loko C1, C3, C4 atau loko baru. seharusnya tiap stasiun yg punya DIPO loko ya........ harus punya loko seri CC yg siap sedia jalan kalau sewaktu-waktu dibutuhkan sebagai loko pengganti karena ada loko yg bermasalah dan tidak dapat melanjutkan perjalannya sampai st. akhir, seumpama ada KA Bima dengan 12 rangkaian menuju SGU tp pas sampai MN lokonya bermasalah karena MN gak ada loko yg mampu narik rangkaian sebanyak itu maka harus nunggu loko dari SDT, karena lamanya nunggu loko dari SDT maka akan membuat penumpang kecewa karena keterlambatan emnunggu loko pengganti. coba kalo MN punya loko seri CC yg mampu narik rangkaian sebanyak itu pasti sebelum itu KA masuk st. MN mass dari loko yg dinas akan langsung menginfokan ke DIPO kalau loko bermasalah dan minta loko pengganti, jadi gak perlu menunggu lama sehingga kenyamanan dan ketepatan waktu penumpang dapat terjaga. Sejauh ini yg aku tau KA 71/72 selalu menggunakan loko C3 JNG, cuma katanya pernah juga ya ditarik sama C4, bener gak seh.................
dan benar kata rekan-rekan Semboyan 35 bahwa management PT. KAI lebih tau mengenai masalah alokasi loko, C4 jago ditanjakan tp jangan salah C4 kalah kenceng sama C3 kaloa di track datar makanya C4 lebih banyak di BD dan akan dialokasikan ke DIPO-DIPO yg punya trayek KA melintas di track yg medannya terjal. untuk alokasi loko masih sulit bro.......... karena keterbatasana armada loko yg ada saat ini, kalau pesanan PT. KAI untuk loko sebanyak 150 buah sudah terpenuhi semua mungkin akan lebih mudah melakukan alokasi loko-loko ke DIPO-DIPO yg ada.
#47
semoga kali ini seluruh dipo kebagian c20emp. tdk hanya yg medannya berat dan okupansinya banyak seperti BD.
sedikit OoT, memang c20emp itu brp HP??? u20c itu brp HP??? taspat keduanya 80km/h kan???
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
#48
kawan2....
tidak adakah yang melirik ke dipo paling timur di JAWA......???
mungkin untuk jalur berat, di DAOP9 juga ada jalur beratnya....
liat aja, CC yang lewat di JR cuma loko pnjeman....
ya gak terlalu berharap dapat C4 tapi apakah C1/C3 gak ada yang mo disumbangin ke timur ta???

Sedih

Sakit
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
#49
Bagus-bagus infonya. akhirnya bisa juga ngeliat KA favoritku Taksaka di bawa ama CC204 coz selama ini seringnya selalu dibawa ama CC201
#50
(24-08-2009, 08:10 PM)brantas Wrote: semoga kali ini seluruh dipo kebagian c20emp. tdk hanya yg medannya berat dan okupansinya banyak seperti BD.
sedikit OoT, memang c20emp itu brp HP??? u20c itu brp HP??? taspat keduanya 80km/h kan???

keliatannya sama...(cmiiw)
Kalau kecepatan max 120 km/jam


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)