Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
Keputusan idealis demi keselamatan. Bravo PT. Kereta Api Indonesia (Persero)!
Reply
Demi keselamatan? iya sih...tp pelayanan di turunkan? harga dinaikan? hm... :mikir:
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
Kalo keselamatan mah semua transportasi harus dan wajib melakukannya dari pertama mereka membuat transportasi itu.
Kalo tak mampu melakukannya dan harus melakukan dengan mengorbankan fasilitas(yang cepat jadi lambat) yang lain maka transportasi itu dianggap gagal dong.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
Dianggap gagal berarti tidak sepenuhnya gagal.
Reply
"Sumber Berita"

Biaya Jalur KA Bandara Melonjak
Koran TEMPO
Jumat, 10 Desember 2010

Jakarta - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyatakan, biaya pembangunan jalur kereta api dari Manggarai menuju Bandara Sukarno-Hatta, Cengkareng, melonjak hampir dua kali lipat. Peningkatan biaya ini, menurut dia, karena ada perubahan desain yang cukup signifikan.

Pembangunan kereta bandara akan dibuat dalam dua jalur, yaitu jalur cepat (express line) dan jalur komuter (commuter line). "Kereta bandara bakal punya elevated line," kata Bambang kemarin.

Dari hitungan Kementerian, pembangunan jalur cepat membutuhkan dana investasi sebesar Rp 10 triliun, atau naik hampir dua kali lipat dari prediksi semula sebesar Rp 4,6 triliun. Pemerintah hanya mengalokasikan dana sekitar Rp 3,5 triliun, sisanya diserahkan ke swasta.

Menurut Bambang, nilai investasi untuk jalur komuter dari Tangerang menuju Bandara Sukarno-Hatta akan lebih rendah dibanding jalur cepat. Pembangunan jalur komuter dilakukan sebagai bentuk alternatif menuju bandara, karena selama ini hanya ada jalur bus yang berasal dari Daan Mogot, Jakarta.

Pembangunan jalur komuter akan dimulai tahun depan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dengan membangun double track. Bambang yakin pembangunan jalur komuter selesai 1 hingga 2 tahun ke depan. Sedangkan pembangunan jalur cepat, yang dimulai dari Manggarai menuju Angke-Pluit-Bandara Sukarno-Hatta, ditargetkan rampung pada 2014.

Tender ulang pembangunan jalur kereta api yang ditujukan untuk memilih operator baru, yang tadinya dipegang PT Raillink (perusahaan patungan PT Angkasa Pura II dan PT Kereta Api). Pemerintah bekerja sama dengan pemerintah Jepang dalam studi kelayakan, merapikan dokumen tender, memberi parameter supaya standarnya sama dengan yang lain. "Jepang menawarkan grand design sehingga formulasi bakal lebih baik." (Sutji Decilya)

Reply
(26-11-2010, 08:53 AM)JaY Wrote: Inilah yang tidak saya suka pada kereta jaman sekarang, kita sudah bayar mahal tetapi
kereta berjalan dengan taspat yang hanya sampai 80 km/jam. Kapan ada kemajuan, mungkin
apakah ada unsur konspirasi dalam peningkatan jalan rel seperti kualitas jalan rel dan beton,
padahal baru kemarin tahun 2005-2008 sudah dilakukan perbaikan menyeluruh.
Apalagi untuk kereta ekonomi, penurunan taspat ini jelas tidak berperikemanusiaan, mungkin
diantara anda pernah yang naik kereta ekonomi jarak jauh semisal Matar, Logawa, Pasundan, Gayabaru. Apa yang kalian rasakan setelah tiba di stasiun tujuan akhir ?
Saya sudah terlalu bosan dengan wacana2 jalur ganda yang ada karena beritanya itu2 doank
tetapi kenyataan di lapangan jauh dari harapan.

yang saya rasakan capek, lelah dan penat..........
apalagi yang bawa anak, kasihan tuh..........Bethe
kalo begitu caranya untuk apa pembangunan rel ganda...... kalo taspat diturunkan....??Bingung apalagi rumor tentang kenaikan tarif KA semakin marak......Bethe
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Cihui... Kereta Api Mulai Dipasangi WiFi
Jumat, 10 Desember 2010 | 14:08 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai tahun ini, PT Kereta Api akan menambah layanan untuk pelanggan di dalam kereta api dengan memasang jaringan WiFi. Sebagai pilot project, Wi-Fi akan dipasang di dua rangkaian kereta, yaitu di kereta Argo Parahiyangan dan Argo Jati. Belum ada informasi apakah layanan WiFi ini akan gratis atau berbayar.

Yang pasti, untuk mendukung jaringannya, PT KA menggandeng PT XL Axiata sebagai provider. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Jakarta, Rabu (8/11/2010) lalu masing-masing oleh Direktur Commerce XL, Joy Wahjudi dan Direktur Komersial PT KA, Sulistyo Wimbo Hardjito.

"Bagi XL, kerjasama ini merupakan kesempatan sangat berharga dalam mendukung langkah PT KA sebagai perusahaan jasa transportasi utama milik negara yang melayani jutaan pelanggan setiap tahunnya," kata Joy Wahjudi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Kerja sama ini juga meliputi sejumlah hal, yaitu antara lain penyediaan Telepon Umum Gratis (TUG) di stasiun-stasiun kereta, pemesanan dan pembelian karcis kereta api melalui layanan XL Tunai, serta penempatan branding di dalam kereta. Sementara itu, kedua pihak juga terus menjajaki kemungkinan pengembangan konten Kereta Api Mobile Application (KABILA) untuk pelanggan XL agar lebih mudah memperoleh informasi pemesanan tiket dan jadwal kereta api.

"Ini adalah bentuk layanan tambahan kami kepada para pengguna jasa kereta api, diharapkan mereka semakin nyaman selama menunggu di stasiun dan di atas kereta api selama perjalanan sampai ke tujuan," kata Direktur Komersial PT KA, Sulistyo Wimbo Hardjito dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

XL bakal meningkatkan kualitas jaringannya baik di dalam gerbong maupun stasiun kereta. Antara lain akan penambahan Multi Protocol Label Switching (MPLS) di unit-unit PT KA, yang saat ini sudah meliputi 140 lokasi, dan sisanya kurang lebih 374 lokasi lagi. Dengan sarana dan jaringan komunikasi yang memadai ini, PT KA akan dapat segera mengembangkan jaringan online antarstasiun dan kantor cabang, yang antara lain dapat dimanfaatkan bagi penyediaan layanan pemesanan dan pembayaran tiket secara elektonik.
[]
Wah wah ... selamat buat para pelanggan KA "Gopar" dan "Goti" he he
Reply
(01-12-2010, 05:01 AM)Illia Wrote: Ngikik inilah kereta api kita...emg bener...makin kedepan makin aneh aja. Penumpang pada lari ke bis ni bisa2.
Apa yang ada di Kereta pelayanannya uda pada pindah ke bis semua Ngakak
Dari kelas super exa (special d kereta), Tuslah, kemanan, Prami, ketepatan waktu. dulu itu ada di kereta semua. skrg...pada pindah ke bis Ngakak

emang bis ad prami nya ya? Tidur dimana?
Jarang bus tepat waktu, biasanya molor mulu (jadwalnya aja gak tentu)
Reply
Baca berita ini saya cuman bisa menghela nafas saja... Bethe
Apalagi kalau dibandingkan dengan fitur Wifi di stasiun Bandung yang sudah KO.
Mau secanggih apapun KA kita, kalau bagian perawatannya tidak ditertibkan kerjanya, ya sia-sia saja semuanya.

(10-12-2010, 02:42 PM)Eko Budy Santoso Wrote: Cihui... Kereta Api Mulai Dipasangi WiFi
[spoiler]
Jumat, 10 Desember 2010 | 14:08 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai tahun ini, PT Kereta Api akan menambah layanan untuk pelanggan di dalam kereta api dengan memasang jaringan WiFi. Sebagai pilot project, Wi-Fi akan dipasang di dua rangkaian kereta, yaitu di kereta Argo Parahiyangan dan Argo Jati. Belum ada informasi apakah layanan WiFi ini akan gratis atau berbayar.

Yang pasti, untuk mendukung jaringannya, PT KA menggandeng PT XL Axiata sebagai provider. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Jakarta, Rabu (8/11/2010) lalu masing-masing oleh Direktur Commerce XL, Joy Wahjudi dan Direktur Komersial PT KA, Sulistyo Wimbo Hardjito.

"Bagi XL, kerjasama ini merupakan kesempatan sangat berharga dalam mendukung langkah PT KA sebagai perusahaan jasa transportasi utama milik negara yang melayani jutaan pelanggan setiap tahunnya," kata Joy Wahjudi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Kerja sama ini juga meliputi sejumlah hal, yaitu antara lain penyediaan Telepon Umum Gratis (TUG) di stasiun-stasiun kereta, pemesanan dan pembelian karcis kereta api melalui layanan XL Tunai, serta penempatan branding di dalam kereta. Sementara itu, kedua pihak juga terus menjajaki kemungkinan pengembangan konten Kereta Api Mobile Application (KABILA) untuk pelanggan XL agar lebih mudah memperoleh informasi pemesanan tiket dan jadwal kereta api.

"Ini adalah bentuk layanan tambahan kami kepada para pengguna jasa kereta api, diharapkan mereka semakin nyaman selama menunggu di stasiun dan di atas kereta api selama perjalanan sampai ke tujuan," kata Direktur Komersial PT KA, Sulistyo Wimbo Hardjito dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

XL bakal meningkatkan kualitas jaringannya baik di dalam gerbong maupun stasiun kereta. Antara lain akan penambahan Multi Protocol Label Switching (MPLS) di unit-unit PT KA, yang saat ini sudah meliputi 140 lokasi, dan sisanya kurang lebih 374 lokasi lagi. Dengan sarana dan jaringan komunikasi yang memadai ini, PT KA akan dapat segera mengembangkan jaringan online antarstasiun dan kantor cabang, yang antara lain dapat dimanfaatkan bagi penyediaan layanan pemesanan dan pembayaran tiket secara elektonik.
[/spoiler]
Wah wah ... selamat buat para pelanggan KA "Gopar" dan "Goti" he he

Reply
maaf kalo rada oot dan nyeleweng dari tema...
tapi menurut aku ini lumayan penting....
sementara saya infokan untuk wilayah JABODETABEK

Quote:bagi temen2 yg ngebet pengen punya DSLR tapi duit pas2 an...
silahkan pilih DSLR yg temen2 mau dan toko yg sekiranya memberi harga murah dari toko lain (meski cuma murah dikit) setelah itu silahkan menghubungi ADIRA FINANCE mintalah tentang informasi kredit barang elektronik.....
sekian dulu... semoga sedikit membantu temen2 yg selama ini ngiler pengen DSLR...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)