Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRL EX Jepang Seri JR-203 Telah Tiba Di Jakarta
#31
AC nya tolong dirawat dgn baik supaya tetep ademmmmm.....


Reply
#32
Btw ni JR 203 ditarik ke DP buat ngasih sapce buat si "terpal biru" yah??
mohon konfirmasinya dunk
Tersenyuum
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#33
(09-08-2011, 10:23 AM)aatea_goparmania Wrote: Btw ni JR 203 ditarik ke DP buat ngasih sapce buat si "terpal biru" yah??
mohon konfirmasinya dunk
Tersenyuum

"terpal biru" maksudnya KFW yang masih kinyis-kinyis?
Ditarik ke DP sama 1 set Rheos. KRD NR nya lagi sakit.

[Image: stasiunkeretaapibogor.jpg]
Reply
#34
(08-08-2011, 12:35 PM)Narendro Anindito Wrote:
Quote:Oktober, 20 Gerbong Kereta Tambahan Meluncur
SENIN, 08 AGUSTUS 2011 | 11:06 WIB
TEMPO/Wahyu Setiawan

TEMPO Interaktif, Jakarta - Mulai Oktober PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek (KCJ) akan mengoperasikan 20 unit gerbong tambahan. Sekretaris perusahaan PT KCJ Makmur Syaheran menyebutkan 20 unit KRL seri JR 203 yang dibeli dari Jepang ini sudah sampai di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa pekan lalu, 2 Agustus 2011. "Saat ini ke-20 kereta itu ada di Balai Yasa Manggarai untuk penambahan aksesori dan proses persiapan sertifikasi," ujar Makmur di kantornya, Stasiun Juanda, Senin 8 Agustus 2011.

Menurut Makmur, kedatangan 20 unit kereta ini merupakan yang pertama dari target pengadaan KRL di tahun 2011 sebanyak 130 unit KRL. Sedangkan tahun 2010 lalu KCJ sudah mendatangkan 110 unit kereta dan delapan unit pada 2009. Rencana penambahan kereta pada 2011 ini terdiri dari 50 unit KRL seri JR 203, 30 unit krl seri 05, dan 50 unit KRL seri 6000.

Rencananya penambahan sebanyak 130 kereta sudah terpenuhi hingga akhir November mendatang. Secara berangsur kedatangan kereta berikutnya dijadwalkan berjarak kurang dari sebulan. "Paling lambat 20 kereta lagi akan datang akhir Agustus."

Untuk mendatangkan satu unit kereta dibutuhkan biaya Rp 1 miliar. "Biaya Rp 1 miliar itu sudah termasuk pengiriman, asuransi, dan administrasi," ujar Makmur.

Kereta yang didatangkan ini adalah kereta bekas yang diproduksi tahun 1990-an. Di samping harganya yang sepuluh kali lebih murah, pemilihan kereta bekas, kata Makmur, juga disesuaikan dengan kebutuhan biaya operasional di dalam negeri. Kalau beli kereta baru yang harganya mencapai Rp 10 miliar, harga tiket pun akan naik hingga tujuh kali lipat. "Kalau beli baru, kami harus berpikir panjang, kecuali pemerintah sanggup menambah subsidi. Tapi itu kan mustahil," ujarnya.

Pada tahap awal penambahan armada ini, kata Makmur, akan digunakan untuk mengganti kereta yang sudah tidak andal. Selain itu juga memberi kesempatan KRL lain untuk mendapatkan perawatan. "Jadi keterlambatan perjalanan kereta api akibat kereta mogok bisa dikurangi." Untuk jangka panjang penambahan akan berfungsi menambah frekuensi perjalanan kereta. "Apalagi dengan pelaksanaan operasi tunggal, penambahan frekuensi kereta bisa dioptimalkan," ujarnya lagi.

Sementara itu Direktur Utama PT KCJ Bambang Wibiyanto menyebutkan penambahan armada akan dilakukan setiap tahun. Dengan begitu target KCJ untuk mengangkut hingga 1,2 juta penumpang per hari pada 2019 akan tercapai. "Rencananya mulai 2012 hingga 2019 kami programkan untuk menambah hingga 160 unit KRL per tahun. Diharapkan pada 2019 ada penambahan KRL sebanyak 1.000 unit, sehingga dapat mengangkut penumpang sesuai dengan target," tutur Bambang.

Meski begitu, selain penambahan armada, Bambang juga menyebutkan PT KCJ tetap akan fokus dalam meningkatkan kualitas layanan. Namun dia meminta peran serta pemerintah dalam meningkatkan sarana dan prasarana perkeretaapian terus ditingkatkan. Misalnya peningkatan sarana parkir, penambahan gardu listrik, penambahan daya listrik, renovasi persinyalan, dan peninggian peron. "Yang tak kalah penting adalah penambahan kapasitas perawatan sarana," ucap Bambang. Menurut dia, perbaikan layanan kereta harus menjadi tanggung jawab semua pihak.

IRA GUSLINA

Yang ditebalkan:

~ Rincian rangkaian seri 203 yang didatangkan antara lain ~

1. MaTo 51F/202-1F (203-0)
2. MaTo 52F/202-2F (203-0)
3. MaTo 66F/202-106F (203-100)

2 rangkaian tersisa adalah kemungkinan dari tiga rangkaian ini:
1. MaTo 54F/202-4F (203-0)
2. MaTo 68F/202-108F (203-100)
3. MaTo 69F/202-109F (203-100)

Sementara untuk rangkaian seri 05 adalah:

1. 05-04F
2. 05-05F
3. 05-12F

Untuk seri 6000 saya belum mengetahui dengan pasti.

NB: MaTo 66F telah ditarik ke dipo DP dengan menggunakan satu set rangkaian rheos mild karena kerusakan pada mesin NW BUD, dokumentasi video:

[SPOILER]
http://www.facebook.com/video/video.php?...6&comments

http://www.facebook.com/video/video.php?...8&comments
[/SPOILER]
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#35
(10-08-2011, 11:45 AM)ahmadi Wrote:
(09-08-2011, 10:23 AM)aatea_goparmania Wrote: Btw ni JR 203 ditarik ke DP buat ngasih sapce buat si "terpal biru" yah??
mohon konfirmasinya dunk
Tersenyuum

"terpal biru" maksudnya KFW yang masih kinyis-kinyis?
Ditarik ke DP sama 1 set Rheos. KRD NR nya lagi sakit.

iya om
ga lama JR masuk DP kan si terpal biru dateng n lgsg masuk ke eks tempatnya JR di MRI
cmiiw
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#36
(10-08-2011, 02:03 PM)aatea_goparmania Wrote:
(10-08-2011, 11:45 AM)ahmadi Wrote:
(09-08-2011, 10:23 AM)aatea_goparmania Wrote: Btw ni JR 203 ditarik ke DP buat ngasih sapce buat si "terpal biru" yah??
mohon konfirmasinya dunk
Tersenyuum

"terpal biru" maksudnya KFW yang masih kinyis-kinyis?
Ditarik ke DP sama 1 set Rheos. KRD NR nya lagi sakit.

iya om
ga lama JR masuk DP kan si terpal biru dateng n lgsg masuk ke eks tempatnya JR di MRI
cmiiw

Nggak mas.. JR203 Mato 66 dipindahin dari Balai Yasa karena memang Balai Yasa udah Over Capacity.. dan itu terpal biru gak ditaro di Balai Yasa tapi di PKLG Manggarai..
info lengkap dateng aja kemarih.. http://indorail.blogspot.com
walaupun KRL baru selalu dinanti,
tetapi rheostatik selalu dihati dan jangan diganti....,

[Image: 20090717141252_DSCI2463ajjx_4a6024745d264-t.jpg]
Reply
#37
kapan aktif nih ?
youtube bagusrailfans
I hope my speed as CC 204 03 02 JNG " The Speed maker " and flying high like A340-600
Reply
#38
(06-08-2011, 09:27 PM)Charles Wrote:
(06-08-2011, 10:29 AM)TukangBengkel Wrote: masalah sertifikasi sih bisa dicepetin, tapi kl gak kepake juga gimana? soalnya kan kemampuan LAA juga kurang, paling2 kalo pun dipake berarti ada krl lain yang istirahat... ya jumlah perjalanan akan tetap.....

kl JR203 ini, modifikasi apa aja yg bakal dilakuin? non aktif ATS-nya kah???

Modifikasi yang dilakukan hanyalah pada skema warna yang diubah menjadi merah-kuning ala PT. KCJ, sisanya tak ada yang berubah, dan sistem ATS di lintas Jabodetabek sendiri belum ada.

Seri 6000 sendiri sebenarnya sudah layak dinas, akan tetapi karena pasokan daya listrik yang belum optimal kedua rangkaian 6000 tersebut masih menjadi rangkaian cadangan untuk Commuter Line di dipo DP yang digunakan pada saat ada rangkaian yang bermasalah atau menjalani PAL.

Saya dengar dua rangkaian lagi yang tersisa masih berada di Niigata sekarang, dan seri 203 ini tidak hanya didatangkan ke Jakarta saja, tetapi juga ada 2 rangkaian yang akan dikirim ke Manila, Filipina.
RF kita yg di Malaysia sudah diwakili bung Ardy Hepi, pakdhe Santo mewakili Selandia Baru dan di Singapura pernah ada (entah kala itu kalo gak salah mas Zudi). Sayangnya yg di Filipina blom pernah denger ada enggaknya siapa gerangan...

Reply
#39
(08-08-2011, 12:07 PM)Charles Wrote:
(07-08-2011, 06:39 PM)Faris GM-MarKA Wrote: Modifikasi yang dilakukan selain warna juga pada pengaktifan kembali DeadMan Pedal yang sudah tergantikan ATS di Jepang.


Maaf bung, seri 6000 belum turun sertifkat kelayakannya, bukan jadi cadangan.

Saya juga minta maaf, yang saya dengar kemarin 6000 saat ini memang masih di dipo DP dan belum bisa operasional karena sertifikasinya belum selesai.

Loh, katanya kemaren :

(03-08-2011, 02:22 PM)Charles Wrote: Seri 6000 sendiri sebenarnya sudah layak dinas, akan tetapi karena pasokan daya listrik yang belum optimal kedua rangkaian 6000 tersebut masih menjadi rangkaian cadangan untuk Commuter Line di dipo DP yang digunakan pada saat ada rangkaian yang bermasalah atau menjalani PAL.

Mikir Dulu

dan sekarang seri 6000 pun sudah jalan XD

By the way, sudah 2 set seri 203 disimpan di Dipo Depok, dan set 1 (51) udah uji kelistrikan ~ Xie Xie

[Image: photo.php?pid=379024&id=100000253048256&ref=fbx_album]

KCJ 7000 series-7117F
Reply
#40
wah ada 05 juga yg ikutan dateng,mudah2an semua 05 akan datang buat lintas JAKK BOO/DP.....
Wink

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)