Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
SEPUTAR KA SINDANGMARGA
#31
(11-10-2011, 02:17 PM)Fajar Utama Yk Wrote: ya betul keduanya di relasi lubuk linggau - kertapati, kapan digabung nya saya kurang tau mas, saya cm baca sekilas.
Bye Bye
hatur nuhun kang oh ya ada info prihal tipe rel lubuk linggau-prambumulih -kertapati (palembang) apakah udah ada progress R 54 atau R 42 kah.... padahal di daerah ini pemandangannya indah penuh pesona

Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
#32
(13-10-2011, 08:18 PM)slamtrack Wrote: Bye Bye
hatur nuhun kang oh ya ada info prihal tipe rel lubuk linggau-prambumulih -kertapati (palembang) apakah udah ada progress R 54 atau R 42 kah.... padahal di daerah ini pemandangannya indah penuh pesona

Ok, mgkn nanti saya akan kasih live reportnya, klo saya kesana tentunya..

Reply
#33
(18-10-2011, 10:34 AM)Fajar Utama Yk Wrote:
(13-10-2011, 08:18 PM)slamtrack Wrote: Bye Bye
hatur nuhun kang oh ya ada info prihal tipe rel lubuk linggau-prambumulih -kertapati (palembang) apakah udah ada progress R 54 atau R 42 kah.... padahal di daerah ini pemandangannya indah penuh pesona

Ok, mgkn nanti saya akan kasih live reportnya, klo saya kesana tentunya..
hatur nuhun dei ...kang oh ya ka sindang marga dari prambumulih jam berapa ya
ka babaranjang isi dan babaranjang kosong dari prambumulih jam barapa juga ?
dulu tahun 2003 kalo lihat ka babaranjang lewat terasa kagum tenan emang hebring ananda babaranjang
maaf 2 banyak nanya soalnya udah kangen berat sama jalur sumatra selatan udah lama belum bersua lagi dengan track ini


Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
#34
sundul dulu dg daleman KA SINDANG MARGA


(07-09-2011, 10:59 AM)ajuy Wrote:
[Image: 294755_237264402986189_100001078923923_6...3508_n.jpg]

Interior K1 Sindang Marga (K1-00 66 18)

nyomot dari trit sebelah, kok 'mengenaskan' gini ya interiornya? apakah worthed antara harga tiket dg pelayanan yg diberikan??Bingung

yang punya foto, ane minjem yah..Xie Xie

[Image: berlin-innen-1.jpg]
Reply
#35
semoga jangka panjangnya kalo jembatan selat sunda sudah terealisai ka sindang marga /limeks sriwijaya/fu/su kertapati bisa dipanjangin dari tanjung karang diteruskan ke kalianda-bakahuni-nyebrang jembatan selat sunda kemudian nyambung ke rel di provinsi banten jadi ada relasi ka misal thb -kertapati atau pse-kmo-ak-thb-rk-sg-...........sampai kertapati(palembang)
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
#36
Jalan Nya Kapan (Jam nya)
Reply
#37
ini kereta cocoknya jadi nama kereta yg ada di DAOP 3 CN......
Big Grin

Reply
#38
(23-10-2011, 02:24 PM)Alifiardi CC204 39 Wrote: Jalan Nya Kapan (Jam nya)

Ka S3 Sindang Marga (Kertapati-Lubuk Linggau) =
Stasiun/dat-ber
Kertapati/-20:00
Prabumulih/21:10-21:35
Muaraenim/22:51-23:00
Lahat/23:49-00:00
Tebingtinggi/01:29-01:32
Lubuklinggau/02:33

Ka S4 Sindang Marga (Lubuklinggau-Kertapati) =
stasiun/dat-ber
Lubuklinggau/-20:00
Tebingtinggi/22:00-22:04
Lahat/23:27-23:55
Muaraenim/00:44-00:55
Prabumulih/02:18-02:40
Kertapati/03:50-
Tersenyuum
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
#39
(23-10-2011, 06:12 PM)CC203 35 Wrote:
(23-10-2011, 02:24 PM)Alifiardi CC204 39 Wrote: Jalan Nya Kapan (Jam nya)

Ka S3 Sindang Marga (Kertapati-Lubuk Linggau) =
Stasiun/dat-ber
Kertapati/-20:00
Prabumulih/21:10-21:35
Muaraenim/22:51-23:00
Lahat/23:49-00:00
Tebingtinggi/01:29-01:32
Lubuklinggau/02:33

Ka S4 Sindang Marga (Lubuklinggau-Kertapati) =
stasiun/dat-ber
Lubuklinggau/-20:00
Tebingtinggi/22:00-22:04
Lahat/23:27-23:55
Muaraenim/00:44-00:55
Prabumulih/02:18-02:40
Kertapati/03:50-
Tersenyuum
Bye Bye hatur nuhun ....sekalian pencerahan untuk gapeka normal ka bukit serelo nya kalo ada yang dari tabel T100 nya juga he..h2
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
#40
Sindang Marga, Pangeran Malam Bumi Sriwijaya


Pendahuluan
Sindang Marga adalah nama kereta api yang dioprasikan oleh PT.Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III.1 Kertapati. Kereta ini melayani relasi Lubuk Linggau (LLG) - Kertapati (KPT) sejauh 305 km yang ditempuh hampir 7 jam perjalanan. Sindang Marga merupakan kereta dengan 2 kelas, yaitu kelas eksekutif (K1) dan kelas bisnis. Berangkat dari Lubuk Linggau pukul 21.00 dan rangkaian di Kertapati berangkat pukul 20.00 WIB.


[Image: IMG_0909.jpg]

Gambar: KA Sindang Marga tiba di Stasiun Besar Kertapati

Sebelum menjadi KA campuran bisnis-eksekutif, Sindang Marga pernah berstanformasi bisnis-ekonomi dan eksekutif-bisnis-ekonomi. Harga tiketnya Rp 90.000,- untuk kelas eksekutif dan Rp 50.000,- untuk kelas bisnis. Dalam perjalannya, Pengeran Malam ini berhenti normal di Stasiun Tebingtinggi, Lahat, Muaraenim, Prabumulih.


[Image: 310835_237263826319580_100001078923923_6...1914_n.jpg]

Gambar: Salah satu K1 KA Sindang Marga, memakai corak resmi Sea Games XXVI

Nama Sindang Marga sendiri diambil dari nama sebuah desa di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Sindang Marga juga merupakan nama seorang pangeran yang merupakan nenek moyang dari masyarakat daerah Semendo, Waykanan, Lampung.


[Image: IMG_0867.jpg]

Gambar: Kursi K1 (Kelas Eksekutif) Sindang Marga

Sekilas perjalanan panjang Sang Pangeran
KA Sindang Marga memiliki sejarah yang panjang yang cukup beragam. Salah sata informasi menyebutkan, KA Sindang Marga mulai dinas pada tahun 1975. KA Sindang Marga awalnya terdiri dari kelas Bisnis dan kelas Ekonomi. Barulah pada tahun 1990 KA ini memiliki rangkaian kelas Bisnis semua. Kemudian, pada tahun 1995 statusnya meningkat lagi, dengan menambahkan 2 kereta kelas 1 (K1). Hingga kini, KA Sindang Marga merupakan KA kelas campuran kelas Eksekutif dan kelas Bisnis.


[Image: IMG_0864.jpg]

Gambar: Setiap tempat duduk di kelas Eksekutif, dilengkapi dengan stopkontak

Ada pula yang berpendapat, KA Sindang Marga sebelumnya dijalankan sebagai KA Bukit Sulap, rangkaian kereta kelas Bisnis. Namun karena okupansi yang menurun, tahun 1994 kelasnya diturunkan menjadi kelas campuran kelas Bisnis dan menggabungkan kelas Ekonomi dari KA Serelo. Seiring meningkatnya okupansi, pada tahun 1999 statusnya ditingkatkan dan berubah nama menjadi KA Bukit Serelo (KA Buser) yang merupakan KA terlengkap dengan pilihan 3 (tiga) kelas, yaitu Eksekutif, Bisnis dan Ekonomi, juga dilengkapi dengan 2 kereta makan dalam satu rangkaian. Sehingga KA Buser pada waktu itu bisa diberangkatkan mencapai 14 kereta dengan menggunakan lokomotif sekelas BB203.

Berubahnya status Perumka menjadi PT.Kereta Api (Persero) serta menurunnya okupansi membuat KA Buser dipecah menjadi KA Serelo (Ekonomi) dan KA Sindang Marga (Eksekutif dan Bisnis).


[Image: IMG_0879.jpg]

Gambar: Pramugari KA Sindang Marga yang mencatat pesanan dari penumpang kelas Eksekutif

Penutup
Setiap berdinas, rangkaian KA Sindang Marga terdiri dari dua K1, lima K2 dan satu KMP2. Saat-saat musim liburan panjang seperti Idul Fitri dan Libur Semester, KA ini dapat menggunakan kereta (gerbong) tambahan berupa K3, dimana kereta tambahan ini untuk penumpang kelas Bisnis. Sat hal yang perlu dicatat, kita tidak akan menemukan minuman dingin direstorasi, Pramugari dan Pramugara menawarkan minuman hangat dan makanan seperti nasi goreng.

Karena perjalanan Sang Pangeran pada malam hari, untuk memburunya kita dapat memotretnya pada Stasiun Lubuk Linggau atau Stasiun Kertapati, Palembang. KA ini melewati terowongan Gununggajah (Tebingtinggi) pada sekitar pukul 21.30 - 22.30 WIB (KA S4) dan 01.30 - 02.30 (S3).


[Image: 300190_237263916319571_100001078923923_6...2114_n.jpg]

Gambar: KA Sindang Marga stabling di Stasiun Lubuk Linggau, dengan corak Sea Games: Gadis bebusana khas Palembang "Songket" yang biasa digunakan pada tarian tradisional "Gending Sriwijaya"


Direduksi dari Majalah KA edisi 33 dengan sedikit perubahan

[Image: Siggy.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)