Poll: Lebih suka suara PJL yang mana?
You do not have permission to vote in this poll.
Tulit tulit 2 nada (konvensional,kebanyakan di Jawa)
67.95%
53 67.95%
Teng teng 1 nada (seperti yg di Jakarta)
23.08%
18 23.08%
Suara rekaman wanita yang mensosialisasikan UU tentang perkereta apian
8.97%
7 8.97%
Total 78 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Lebih suka suara PJL yang mana?
#31
kalo yang di stasiun purwokerto itu gimna? mnurut saya nadanya lucu .. hehee
Reply
#32
Saya lebih suka dengan suara PJL yang dua nada, karena pertama kali saya menaiki kereta api di era 90-an bunyi sirine PJL yang pertama kali saya dengar adalah PJL yang dua nada tsb (pengalaman pertama adalah naik K2 Fajut ke YK), dan juga tidak memekakkan telinga seperti PJL buatan Jepang (yang dominan di sekitar Jabodetabek).
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#33
walaupun saya lahir dan besar di Jakarta. Saya lebih milih yg nomer 1 yang ada di jawa lebih berasa aroma sepurnya Asik..
Reply
#34
kalo saya pilih yang nomor 1!!!NgeledekNgeledek
[Classified]

Reply
#35
(18-07-2010, 08:08 PM)Dana Komuter Wrote: Bukan karena menetap di Jabodetabek, tapi emang aku lebih suka yang no.2. Suaranya memberi semangat menggebu sebagai penyuka KA. Coba deh ke PJL di prapatan Permata Hijau dan PJL di Roxy. PJL Permata Hijau tipe yg no.2 (teng teng), justru yg di PJL Roxy malah sebaliknya. Aneh yah... Apalagi di PJL Jl. Latumenten di Jakarta. Sama2 1 jenis yg silang 1 tapi suara sirinenya beda2. Khusus yg suara wanita coba jangan ibu2 yah... tapi diganti minimal kayak suara cewek yang di bus - bus Trans Jakarta.

Saya juga setuju, kalo yang mengisi suaranya masih gadis apalagi suaranya seksi, pasti yang denger pada kesemsem Playboy
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..
Reply
#36
(23-07-2010, 12:45 PM)Krusty Krupp Wrote:
(18-07-2010, 08:08 PM)Dana Komuter Wrote: Bukan karena menetap di Jabodetabek, tapi emang aku lebih suka yang no.2. Suaranya memberi semangat menggebu sebagai penyuka KA. Coba deh ke PJL di prapatan Permata Hijau dan PJL di Roxy. PJL Permata Hijau tipe yg no.2 (teng teng), justru yg di PJL Roxy malah sebaliknya. Aneh yah... Apalagi di PJL Jl. Latumenten di Jakarta. Sama2 1 jenis yg silang 1 tapi suara sirinenya beda2. Khusus yg suara wanita coba jangan ibu2 yah... tapi diganti minimal kayak suara cewek yang di bus - bus Trans Jakarta.

Saya juga setuju, kalo yang mengisi suaranya masih gadis apalagi suaranya seksi, pasti yang denger pada kesemsem Playboy

halah maunya....Ngeledek
tapi lebih baik lagi kalo d PJL ada videotron,diputer slideshow kecelakaan yang pernah terjadi di PJL..pasti minder tuh yang mo nglanggar....
Reply
#37
kondisi terakhir jumlah voters 44,dengan peringkat tertinggi dipegang oleh pilihan nomer 1 (30 votes),nomer 2 (11 votes),nomer 3 (3 votes)...

btw,ada yg bisa bantu kumpulin sound PJL yg beda dgn kbanyakan?yg d indo aja.....
Reply
#38
Aku sendiri prefer yg 2 nada (luar Daop1,teeet teeet teeet teeet teeet )
Meskipun yg 1 nada (Daop 1,tet tet tet tet tet tet )juga bagus kok.Meskipun entah mengapa stereotip saya klo yg 1 nada itu sekana2 yg lewat pasti KRL (pdhl kenyataaanya blm tentu toh)
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#39
kerenan tulit tulit ketimpang pong pong pong or tonet tonet.. Big Grin
Reply
#40
Ikut komen ah....
Klo ane pribadi lebih suka yg model lama (kya yg di jalan Kapten Muslihat Bogor), bunyinya lebih nyaman ditelinga ane ga kya suara PJL yg umurnya baru "teng-teng" bikin pengang kuping
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)