Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
02-06-2010, 07:00 AM
(This post was last modified: 02-06-2010, 07:02 AM by ady_mcady.)
(02-06-2010, 01:49 AM)Logawa_exp Wrote: inilah keunikan sepak bola indonesia...
pemainnya dan cara bermainnya biasa-biasa aja, tapi yang nonton alias suporternya LUAR BIASA tingkahnya....!!!
yang tawur lah
yang lempar batu lah ( mending kalo lempar pake kue )
yang rusuh lah
yang naik kereta semaunya sendiri lah
apa perlu Liga Indonesia Dibubarkan atau di pending sementara dulu sampai semua Klub mampu mendisiplinkan suporternya?? hehehe

nggak pengaruh mas. dimoratorium sampai kiamat pun gak akan merubah perilaku. malahan nanti mereka ngamuk di sektor lain buat melepaskan kepenatan sosial.
suka tidak suka, inilah potret sosial masyarakat kita yang mudah sekali marah hanya karena soal2 sepele. pendidikan budi pekerti sudah harus dilakukan kayaknya.
faktanya, saat ini terdapat dua kubu: blok aremania ( aremania, the jak, la mania, pasopati), dan blok bonek (bonek, viking, kabomania, boromania, nj). dua blok ini bakalan terus2an bentrok kalo salah satu diantara mereka bertemu.
yang bikin saya muak, pertemanan mereka didasari bukan oleh persahabatan, tapi karena common enemy alias sama2 punya musuh. koalisi model begini jelek sekali dan tidak akan bertahan lama karena tidak tulus.
untungnya suporter luar jawa tidak ikut2an bikin koalisi konyol macam gini. jangan sampai deh.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 74
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
Klo saya lihat sih kayanya ada beberapa provokator di gerbong Matarmaja yang di naikin suporter Aremania yang dengan sengaja membuat rusuh dengan melempari warga sekitar. saya pernah hidup di 2 kota yang sama2 gila bola yaitu di Surabaya selama +- 12tahun dan sekarang di Malang baru 1,5th, sedangkan saya bukan penggila bola dan saya sebenarnya kurang begitu suka dengan sepak bola, ada perbedaan yang paling mendasar mengenai ulah ke dua suporter tersebut, khusus untuk Aremania saya sangat terkesan dengan perlakuan simpatik nya dan saya juga melihat sendiri di sekitar kampung saya di malang itu semua suporternya yang akan berangkat menuju Jakarta daftar dulu dengan membayar di depan, nah dari situ ada beberapa yang naik dengan menyewa Bus menuju jakarta dan KA Matarmaja, utk yang berduit ada juga yang naik Gajayana karena Pa RT saya termasuk orang yang gila bola juga dan di kampung saya ada mungkin 20 orang yg berangkat ke JKT pake Gajayana bareng dgn pa RT. Rata2 suporter aremania itu sangat cinta damai saya yakin itu, nah klo di tengah jalan khususnya yang pake KA Matarmaja itu berbuat rusuh itu menurut saya bukan seorang Aremania.
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
(02-06-2010, 01:49 AM)Logawa_exp Wrote: inilah keunikan sepak bola indonesia...
pemainnya dan cara bermainnya biasa-biasa aja, tapi yang nonton alias suporternya LUAR BIASA tingkahnya....!!!
yang tawur lah
yang lempar batu lah ( mending kalo lempar pake kue )
yang rusuh lah
yang naik kereta semaunya sendiri lah
apa perlu Liga Indonesia Dibubarkan atau di pending sementara dulu sampai semua Klub mampu mendisiplinkan suporternya?? hehehe

Tentu saja tidak berpengaruh terhadap perilaku mereka, karena pengekangan malah membuat mereka semakin emosional dan tidak dapat mengendalikan diri.
Suporter yang melempari warga dengan batu itu bukanlah suporter yang sejati, mereka sepertinya hanya ikut-ikutan nebeng saja untuk menciptakan suasana non kondusif dan mengubah pandangan masyarakat tentang suporter klub sepakbola di negeri ini, terutama di Jawa.
Untuk suporter dari luar Jawa saya belum pernah mendengar mereka melakukan hal-hal yang semacam itu, jadi apa yang dilakukan oleh suporter sepakbola di Jawa sudah sangat meresahkan dan merugikan banyak pengguna jasa KA dan transportasi darat lainnya yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola nasional.
Satu-satunya cara yang bisa ditempuh adalah memperbaiki perilaku dari suporter itu sendiri untuk tertib dalam bepergian, tetapi upaya itu tidak akan berhasil tanpa kepedulian pengurus dari kelompok suporter itu sendiri.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 6,463
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
1
kalo begini terus, PT KA Perlu punya Loko+kereta seperti dengan bentuk seperti bus angkut personil DALMAS Kepolisian, ada kawat pelindung kaca....
Posts: 528
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
5
Wah kaco nih. Udah maen timpuk-timpukan  .
Yang maen aja biasa aja eh suporternya malah ribut-ribut dewek.
Kenapa suporter2 sepak bola saling dendam 1 dengan yang lainnya?  . Masa kalah sama anak kecil di deket rumah gw.  Pada akur semua walaupun mereka itu mendukung klub2 yang berbeda.
Posts: 1,934
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
9
Ingin rasanya segera menyelesaikan masalah antara suporter sepakbola dengan KA, biar masyarakat dan PT KA tidak dirugikan terus oleh para suporter brutal.
Loco Project Designer for better Indonesian Railways
Posts: 1,737
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
21
. usul aja , buat aja rangkaian yr , 10 gerbong gt lah , buat klb beginian , 1 x perjalanan dipatok tarif brapa gt lah , hahahaha
![[Image: 79HOP8.jpg]](http://i.cubeupload.com/79HOP8.jpg)
Hasil karya saya covering lagu di SOUNDCLOUD, like ya
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(02-06-2010, 07:16 PM)antimon40 Wrote: Ingin rasanya segera menyelesaikan masalah antara suporter sepakbola dengan KA, biar masyarakat dan PT KA tidak dirugikan terus oleh para suporter brutal.
Suporter dengan KA itu sebenarnya tidak ada masalah, Aremania sudah melakukan hal yang sangat brilian dengan ada koordiansi yang sangat bagus saat mereka berangkat ke Jakarta.
yang harus diselesaikan adalah maslaah suporter dengan suporter, koordinasi ini yang sangat kurang, tiadk adanya saling empatik dengan yang lain, sama sekali tidak ada kesadaran sama sekali utnuk tidak merusak aset negara.
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
03-06-2010, 09:08 AM
(This post was last modified: 03-06-2010, 09:08 AM by Bangunkarta.)
(02-06-2010, 09:44 PM)gajayana Wrote: . usul aja , buat aja rangkaian yr , 10 gerbong gt lah , buat klb beginian , 1 x perjalanan dipatok tarif brapa gt lah , hahahaha
usulannya lumayan nih... kalo Aremania ane pikir bakalan akan memaksimalkan KA khusus tersebut... secara mereka bisa terangkut dan baiknya tidak akan mengganggu penumpang umum.... secara Aremania kan bayar...
nah kalo buat suporter yang satunya itu (yang kaya maling, sukanya menjarah kereta.. ga bayar tapi malah merusak fasilitas, menyandera masinis, merusak fasilitas stasiun, memukuli wartawan, melempari rumah2 penduduk dan menjarah pedagang asongan di stasiun).. wah keknya ga bakal ngefek.. secara mereka kan ga mau bayar... tetep aja menggunakan KA reguler tanpa koordinasi.. asal naik, ngebajak KA, ngerampok penumpang dll...
kalo suporter yang itu mah..... udah klubnya bisanya cuman ngemis APBD....sekarang terdegradasi...... dan moral suporternya pun terdegradasi.. cocok lah
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
(02-06-2010, 05:46 PM)eling Wrote: kalo begini terus, PT KA Perlu punya Loko+kereta seperti dengan bentuk seperti bus angkut personil DALMAS Kepolisian, ada kawat pelindung kaca....
Seperti kereta untuk tahanan saja kalau memang mau direalisasikan kereta dengan kawat teralis pelindung kaca mulai dari lok sampai kereta terakhir...
Yang penting benahi dulu mental suporternya, karena mereka sudah berada dalam tingkat yang sangat mengkhawatirkan.
Kalau menurut saya lebih baik sediakan satu set KLB K3 bagi mereka agar tidak mengganggu penumpang lain yang menaiki KA yang sama secara pengurus mereka membayar dan menanggung seluruh biaya perjalanan per penumpang, tetapi untuk suporter PXXXXXXXa yang sudah mengganggu Gapeka bahkan dengan seenaknya menyandera masinis dan merusak fasilitas stasiun sepertinya perlu diberikan sanksi tegas dari manajemen PT. KA agar menimbulkan efek jera dan mau membayar untuk naik KA.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
|