Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About KA MALABAR [Sejarah, Diskusi]
#31
(16-04-2010, 10:36 PM)bordes Wrote: semoga KA MALABAR bukan jadi kelinci percobaan meraih keuntungan PT. Kereta Api (Persero)
nanti bisa2 MALABAR singkatan dari =MALAH BUBAR..

hehehe.. Ngakak
Banjar - Bandung dengan BIS AC PATAS 30rb
Banjar - Bandung dengan KA LODAYA Bisnis Non AC 90rb
Banjar - Bandung dengan KA Mutiara Selatan Non AC 110rb

Sadarlah wahai leluhur PT.KAI... sadar...

Reply
#32
apakah parahyangan "ditumbalkan" untuk kelahiran malabar?
Silence Is Golden

But My Eyes Still SeeNgeledek
Reply
#33
saya pikir keputusan Direksi PT KA sudah tepat ....

Dengan sekian banyak frekwensi Argo Gede plus Parahyangan dalam sehari melayani trayek BD-GMR dan okupansi nya tidak seperti yg diharapkan, maka pengurangan perlu dilakukan karena orientasi perusahaan adalah perolehan profit , bukan losses.

Sementara itu subsidi untuk pelayanan masyarakat sudah dilakukan dengan trayek-2 K3.

Pengurangan frekwensi ditambah dengan peningkatan pelayanan diharapkan bisa meningkatkan daya saing dengan moda transportasi darat lain nya untuk koridor Bandung-Jakarta , semoga.

Pengalihan trayek dengan membuka jalur baru BD-ML ini merupakan terobosan baru dengan adanya rangkaian campuran K1-K2-K3 , semoga sukses !

Mari kita dukung langkah-2 PT KA agar bisa menjadi pelaksana transportasi umum yg benar-2 melayani pengguna nya.

Bye Bye

[Image: banner_semboyan35com_0002.png]
Reply
#34
Ternyata ada 1 rasa penasaran saya yg terjawab. Baca Koran Sindo hari ini tarif untuk K3 Malabar tidak mendapat PSO pemerintah. Jadi harga Rp 90.000 itu adalah harga non-subsidi. Pantesan agak mahalNgeledek Ditulis pula kompensasinya adalah kenyamanan dan kebersihan ditigkatkan + tidak ada tukang ngamen ama asongan yg boleh masuk. Tinggal kita lihat tgl 30 April, apakah ada penambahan fasilitas untuk K3 "plus" ini.

Cuma rasa2nya dari berita yg muncul hingga saat ini tentang KA Malabar, tidak ada yg menyinggung penambahan fasilitas semisal AC utk kelas K2 dan K3, jadi saya sama sekali tidak berharap ada sesuatu yang "wah" tentang KA Malabar ini pas nanti lihat peluncurannyaBethe
WAHAI PAK PRESIDEN SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT AGAR PT KA DIPRIVATISASI SAJA, SOALNYA BILA SWASTA TIDAK MASUK KE INDONESIA MAKA JALAN KEHANCURAN BAGI PERKERETAAPIAN KITA MAKIN TERBUKA LEBAR...
Reply
#35
Wink 
Malabar aneh n unik bgt kelase ya? Nich bru pertama di indonesia yakni eksismi! Eksekutif,bisnis,ekonomi..wah,murah meriah tu! Tanggapan anda gimana tuch?
Malabar aneh n unik bgt kelase ya? Nich bru pertama di indonesia yakni eksismi! Eksekutif,bisnis,ekonomi..wah,murah meriah tu! Tanggapan anda gimana tuch? : )
Malabar aneh n unik bgt kelase ya? Nich bru pertama di indonesia yakni eksismi! Eksekutif,bisnis,ekonomi..wah,murah meriah tu! Tanggapan anda gimana tuch? : )
Reply
#36
semoga KA Malabar ini,, harga tiket Bandung - Banjar (PP) < Rp. 35.000
Banjar - Bandung dengan BIS AC PATAS 30rb
Banjar - Bandung dengan KA LODAYA Bisnis Non AC 90rb
Banjar - Bandung dengan KA Mutiara Selatan Non AC 110rb

Sadarlah wahai leluhur PT.KAI... sadar...

Reply
#37
MALABAR harusnya ada penyesuaian tarif per jarak tempuh...
contoh,
BD - TSM - BJR PP ada tarif sendiri, tidak seperti saat ini... Dari arah Bandung ke banjar kalo mau naik Turangga, Argo Wilis, Lodaya, dan Mutsel harus beli tiket minimal Jogja... Sad

will see... #:-s
Jabat Erat Railfans Indonesia! Lok Merah Biru
Reply
#38
wkt tempuh ml-bd kok lama amat yak. jauh bgd bedanya sm bd-ml. smpe 19jam!BingungBingung
malah cepetan matar yg full k3 n jarak tempuhnya lbh jauhh tarif jg lbh murahh.
Reply
#39
(17-04-2010, 01:15 PM)chupink Wrote: wkt tempuh ml-bd kok lama amat yak. jauh bgd bedanya sm bd-ml. smpe 19jam!BingungBingung
malah cepetan matar yg full k3 n jarak tempuhnya lbh jauhh tarif jg lbh murahh.

Alasan kenapa Matarmaja waktu tempuh lebih cepat adalah karena dia tidak banyak melewati rute pegunungan.

Tidak seperti Malabar yang dari pegunungan ke pegunungan, sehingga otomatis tidak melewati trek lurus sebanyak Matarmaja.
Reply
#40
Jalur pegunungan kan hanya pada Bandung-Banjar dan Blitar-Malang, lintas selain ini hanya jalur datar. Mungkin KA Malabar ini banyak berhenti di stasiun tertentu dan juga banyak mengalami persilangan.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)