Posts: 132
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
2
akhirnya ....... sumber
"Sumber Berita"
Akhirnya, Stasiun Semut Direvitalisasi
Ni Luh Made Pertiwi F | Jodhi Yudono | Kamis, 11 Agustus 2011 | 20:28 WIB
SURABAYA, KOMPAS.com - Selama bertahun-tahun bekas Stasiun Semut Surabaya, Jawa Timur, dibiarkan kumuh. Padahal sejak 2003, stasiun peninggalan kolonial Belanda tersebut merupakan bangunan cagar budaya. Namun akhirnya, stasiun tersebut akan direvitalisasi.
"Langkah konkret untuk mengembalikan stasiun ini adalah membersihkan gedung dari tumpukan sampah dan material. Sampah di sini memang luar biasa banyaknya," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati, Kamis (11/8/2011).
Selama ini, lanjut Wiwiek, pagar seng menutupi bangunan tersebut. Sampah-sampah diangkut tiga truk pengangkut sampah milik Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) setempat. Wiwiek mengatakan pihaknya hanya sebagai fasilitator karena yang punya ide sebetulnya PT Senopati Perkasa dan PT Kereta Api (KA).
"Pelaksana pengembalian cagar budaya nanti adalah mereka," terang Wiwiek. Menurutnya, bangunan yang sudah banyak mengalami kerusakan tersebut akan dikembalikan ke keadaan aslinya. Ia menambahkan bahwa tim dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan Mojokerto akan didatangkan untuk melakukan studi teknis arkeologi.
"Tugas BP3 Towulan ini menilai, mengiventarisir dan memberikan rekomendasi," ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim dari BP3 Trowulan Danang Wahyu Utomo mengatakan kegiatan ini merupakan upaya mengembalikan bekas stasiun ke kondisi semula.
"Diusahakan semua akan kembali asli. Kita mau kembalikan setelah yang dibongkar dulu," ujar Danang. Ia menyebutkan ada dua tahap yang akan dilakukan pihaknya sebelum pengembalian bangunan ke kondisi asli, yakni pengumpulan data dan pengolahan data. Sedangkan dalam tahap pengumpulan data ada empat tahapan lagi yaitu penggalian data, penyelamatan, penggambaran atau dokomentasi dan pemetaan. "Dari situ nantinya akan dilakukan analisa di pengolahan data," ungkapnya.
Posts: 76
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Di bangunan Stasiun Semut yang baru (Plasa Indo) saya sering ngelihat calon penumpang yang 'keleleran' pas nunggu loket buka. Mereka itu sering tanpa sungkan tiduran atau naruh barang-barang mereka di muka loket sehingga menimbulkan kesan semrawut.
Posts: 2,798
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
25
dari google ....
Stasiun Surabaya Kota
Stasiun Surabaya Kota (SB) yang populer dengan nama Stasiun Semut terletak di Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya. Letaknya sebelah utara Stasiun Surabaya Gubeng dan juga merupakan stasiun tujuan terakhir di kota Surabaya dari jalur kereta api selatan pulau Jawa yang menghubungkan Surabaya dengan Yogyakarta dan Bandung serta Jakarta. Stasiun lain yang juga penting di Surabaya adalah Stasiun Pasar Turi yang menghubungkan Surabaya dengan Semarang. Baru dalam masa kemerdekaan, Jawatan Kereta Api mengadakan layanan kereta api antara Jakarta dan Surabaya Pasar Turi melalui Semarang.
Berdasarkan sejarahnya, Stasiun Surabaya Kota dibangun ketika jalur kereta api Surabaya-Malang dan Pasuruan mulai dirintis sekitar tahun 1870. Tujuannya untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan dari daerah pedalaman Jatim, khususnya dari Malang, ke Pelabuhan Tanjung Perak yang juga mulai dibangun sekitar tahun itu. Gedung ini diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878. Dengan meningkatnya penggunaan kereta api, pada tanggal 11 Nopember 1911, bangunan stasiun ini mengalami perluasan hingga ke bentuknya yang sekarang ini.
Stasiun Semut ketika dibongkar pada 2005
Rumah sinyal timur Stasiun Semut
Stasiun Surabaya Kota menjadi stasiun ujung untuk kereta api-keretapi api ekspres terbaik pada masanya, mulai dari Eendaagsche yang menghubungkan Jakarta dengan Surabaya dalam waktu tercepat 11 jam 30 menit pada tahun 1930-an, hingga kereta ekspres malam Bima yang hingga awal 1990-an membawa kereta tidur.
Stasiun kereta api ini ditetapkan sebagai cagar budaya oleh walikota Surabaya dengan surat keputusan Nomor 188.45/251/402.1.04/1996, tanggal 26 September 1996. Stasiun itu ditetapkan sebagai bangunan yang harus dipertahankan bersama 60 bangunan lainnya di kota Surabaya. Keberadaannya terancam dengan rencana pembangunan pusat perbelanjaan dan kawasan pertokoan yang mengancam rusaknya keaslian lanskap stasiun itu, seperti halnya Stasiun Jakarta Kota di Jakarta. Bahkan sempat terjadi pembongkaran kawasan itu yang ironisnya melibatkan PT Kereta Api Indonesia.
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
saya ada beberapa pertanyaan.
- tahun berapakah pembangunan stasiun semut baru (plasa indo)?
- stasiun semut baru (plasa indo) apakah sudah berupa stasiun semenjak zaman belanda? atau dulu stasiunnya hanya di semut yang sekarang sudah dibongkar?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 2,236
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
14
ni tersangkanya....
terus apakah bangunan ini bakalan dibongkar buat mbenerin bangunan lama, atau tetep didiriin, bangunan lama statusnya cuma buat konservasi gitu?
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .
Posts: 76
Threads: 0
Joined: Aug 2009
(23-08-2011, 11:12 PM)nino Wrote: ni tersangkanya....
![[Image: img0423n.jpg]](http://img835.imageshack.us/img835/2642/img0423n.jpg)
terus apakah bangunan ini bakalan dibongkar buat mbenerin bangunan lama, atau tetep didiriin, bangunan lama statusnya cuma buat konservasi gitu?
 Mungkin bangunan lama itu setelah dikonservasi bakalan difungsikan lagi. Terus bangunan plasa indo ini dijadikan semacam depo kereta buat tempat kereta-kereta yang nginap di situ.
Tp ini sih cuma berdasarkan dugaan saya saja,
Posts: 744
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
5
Semoga segera terwujud, semoga pemerintah serius menata ulang stasiun ini dan kawasan sekitarnya, karena merupakan warisan sejarah perkembangan kota Surabaya.
Posts: 50
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
1
bangsa yang hebat adalah bangsa yang mau mengahargai sejarahnya..
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
sebaiknya jangan harap revitalisasi stasiun semut akan segera dilaksanakan, setidaknya dalam waktu dekat ini.... Liat Disini
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Quote:[spoiler=Kembalikan Fungsi Stasiun Surabaya Kota]
“Eks Stasiun Surabaya Kota tidak boleh berubah fungsi. Jangan sampai tapak sejarah stasiun yang dibangun Pemerintah Belanda itu hilangâ€, begitulah sedikit kutipan dari sambutan EVP Conservation & Heritage PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Liela Ubaidi saat Lokakarya Revitalisasi Eks Stasiun Surabaya Kota sebagai kawasan tua di Surabaya, Senin (24/10) kemarin.
Anggota Komisaris PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Yahya Ombara, secara simbolis memukul gong sebagai tanda diresmikannya Lokakarya, disaksikan oleh Martinus Suwasono dan EVP Conservation & Heritage, Liela Ubaidi, di Gedung Daop 8 Surabaya.
Menurutnya bangunan tersebut yang awalnya adalah stasiun kereta api ini, jika direvitalisasi, sebaiknya jangan menghilangkan tapak aslinya. Bangunan toko masih diperbolehkan berada di kawasan itu, namun stasiun harus masih tetap ada dan berfungsi.
Di Indonesia bangunan Belanda atau Heritage ini berjumlah sekitar 600 buah, dan paling banyak bangunan tersebut berada di Pulau Jawa, yakni berkisar 380 buah. Kawasan eks Stasiun Surabaya Kota yang terletak di Jalan Semut, menjadi perhatian serius sejumlah kalangan untuk digagas menjadi kawasan kota tua di Surabaya.
Yahya Ombara beserta para peserta lokakarya saat meninjau lokasi Stasiun Surabaya Kota.
Gagasan tersebut hari ini sedang dibahas pada lokakarya revitalisasi eks Stasiun Surabaya Surabaya Kota sebagai kawasan kota tua Surabaya. Turut hadir dalam lokakarya tersebut, Anggota Komisaris PT. KAI, Yahya Ombara dan Martinus Suwasono, EVP Daop 8 Surabaya, Tisna Djaja dan sejumlah pejabat dari Dinas Pariwisata, Bappeda dan kalangan akademisi.
Menurut Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Sri Winarto, mengatakan bahwa lokakarya ini sebagai salah satu program untuk pelestarian dan revitalisasi Stasiun Surabaya Kota sebagai aset budaya perkeretaapian. Sekaligus mendukung program jangka panjang pengembangan prasarana transportasi antar moda di Surabaya.
Para peserta lokakarya berfoto bersama sesaat usai meninjau lokasi di Stasiun Surabaya Kota. [/spoiler]
|