Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kondisi Lok-Lok Pasca Tragedi SLO 24/01/2010
#31
semoga kejadian kayak gini gak terulang lagi....amin...amin...amin...
#32
Quote: Saya lihat CC 203 22 nya punya Dipo Induk JNG ( Jatinegara ) tuh...
Brarti mutasi ya ?? Kok bisa di Dipo Induk SDT ( Sidotopo ) ??
Mohon penjelasannya...
Thx...
loko tamu kang
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

#33
(27-01-2010, 07:22 AM)dedy vh Wrote:
Quote: Saya lihat CC 203 22 nya punya Dipo Induk JNG ( Jatinegara ) tuh...
Brarti mutasi ya ?? Kok bisa di Dipo Induk SDT ( Sidotopo ) ??
Mohon penjelasannya...
Thx...
loko tamu kang

CC 203 22 itu lok milik dipo JNG, ia berada di SDT sebagai tamu karena ikut menjadi korban "perang batu".
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
#34
kalo ngganti kaca aja harus di JNG...wah, biaya bisa bengkak (HSD dll....) karena lokasi terdekat SDT ya dibenerin di SDT, ga perlu pulang kandang untuk perbaikan.
#35
(26-01-2010, 09:00 AM)ebret_cc20191 Wrote: ah bener2 sarap nih ulah bonek, walikota surabaya harus ganti nih pasti itu....

Enak saja anda ngomong! Red Bull
Justru sekarang ini warga dan pemkot Surabaya aktif membasmi bonek ini. Warga Surabaya sudah gerah diasosiasikan dengan bonek.
Tapi dasar bonek ini juga cerdik sekali, mereka ternyata pintar bersembunyi.
Dan juga jangan bandingkan walikota Surabaya dengan walikota Bandung (yang asyik mikiri sepak bola sampai menomor 2 kan tugasnya sebagai aparatur kota), walikota Surabaya tak tertarik sepak bola, dan lebih serius untuk menata kota Surabaya kembali, setelah sebelumnya dibuat kacau oleh "bapaknya" para bonek.

Saya sebagai orang Surabaya, yang juga keturunan Solo, menyesalkan bahwa ini terulang lagi.
#36
Kabarnya CC20340 udah mulai dines lagi, membawa rangkaian Muttim. Cukup diperbaiki di SDT. Untuk kaca dikirim dari BY Pengok, karena SDT nggak punya persediaan kaca 12mm.
My Flickr
My photos at railpictures.net
My FB
Kalau Edan Sepur adalah sebuah penyakit, maka aku nggak mau sembuh dari penyakit itu.
#37
saat berada di PKL melihat KA Brantas lewat berisi (sebagian) bonek sempat ketar-ketir juga... bayangkan jam 02.15 wib dini hari "berkoar-koar" sehingga sebagaian penghuni sta PKL menyingkir sementara waktu.

ada masukan dari para masinis (dan para petugas lapangan) agar untuk para bonek ini disediakan KLB dengan gerbong khusus, semacam BP atau Bagasi dan meminimalkan pemberhentian disetiap sta yang dilewati, untuk pemberhentian istirahatnya dapat dilakukan pada zona sta yang "aman" terpencil...

dilakukan juga pengawalan oleh aparat keamanan dan dari aparat PemDa Surabaya...

semoga saja kejadian ini yang terakhir buat PT. Kereta Api Indonesia (Persero).... ambil hikmah dan pelajarannya....
#38
semoga kejadian ini ga akan terulang lagi
repot juga klo tiap tahun terjadi Sakit
#39
sudah saatnya kita para railfans menyatukan pendapat

BONEK DILARANG MENGGUNAKAN KERETA API APAPUN JENISNYA SAAT MIGRASI Red BullRed BullRed Bull
#40
(27-01-2010, 10:12 AM)bagus70 Wrote:
(26-01-2010, 09:00 AM)ebret_cc20191 Wrote: ah bener2 sarap nih ulah bonek, walikota surabaya harus ganti nih pasti itu....

Enak saja anda ngomong! Red Bull
Justru sekarang ini warga dan pemkot Surabaya aktif membasmi bonek ini. Warga Surabaya sudah gerah diasosiasikan dengan bonek.
Tapi dasar bonek ini juga cerdik sekali, mereka ternyata pintar bersembunyi.
Dan juga jangan bandingkan walikota Surabaya dengan walikota Bandung (yang asyik mikiri sepak bola sampai menomor 2 kan tugasnya sebagai aparatur kota), walikota Surabaya tak tertarik sepak bola, dan lebih serius untuk menata kota Surabaya kembali, setelah sebelumnya dibuat kacau oleh "bapaknya" para bonek.

Saya sebagai orang Surabaya, yang juga keturunan Solo, menyesalkan bahwa ini terulang lagi.

kata2 saya terlalu kasar ya mas..?mohon maaf nya kalo kata2 saya melebihi batas nya....


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)