Tentang Uang Kembalian pada
sebuah kereta api
Kereta api berhenti di stasiun
sudirman sebelum melanjutkan
perjalanannya sekitar 20 menit lagi.
Pak Anton menengok keluar dan
memanggil anak kecil, dek..dek…
panggilnya.
Anak itu pun mendekat dan bertanya
“ada apa pak?â€Â. Pak Anton
mengeluarkan uang seribu rupiah,
“Dek, Minta tolong di belikan dua
roti, satunya untuk kamu saja,â€Â
katanya. Si anak kemudian kembali
sambil memakan kue roti. Ia lalu
mengembalikan uang lima ratus
rupiahnya.
“Pak, roti yang ini tinggal satu di
warungnya. ini saya kembalikan uang
lima ratusnyaaâ€Â, terima kasih pak
yah.
Gmn gan
sumber : sebelah
(21-10-2013, 09:21 AM)Eko Widodo Wrote: Tentang Uang Kembalian pada
sebuah kereta api
Kereta api berhenti di stasiun
sudirman sebelum melanjutkan
perjalanannya sekitar 20 menit lagi.
Pak Anton menengok keluar dan
memanggil anak kecil, dek..dek…
panggilnya.
Anak itu pun mendekat dan bertanya
“ada apa pak?â€Â. Pak Anton
mengeluarkan uang seribu rupiah,
“Dek, Minta tolong di belikan dua
roti, satunya untuk kamu saja,â€Â
katanya. Si anak kemudian kembali
sambil memakan kue roti. Ia lalu
mengembalikan uang lima ratus
rupiahnya.
“Pak, roti yang ini tinggal satu di
warungnya. ini saya kembalikan uang
lima ratusnyaaâ€Â, terima kasih pak
yah.
Gmn gan 
sumber : sebelah
Lanjut gan
Kereta Api Keparat
Ada seorang pemuda di daerah
sumatera utara sana, kebetulan
sedang nonton film di bioskop di
daerahnya. Salah satu adegan di film
itu adalah seorang gadis bahenol
yang sedang berusaha membuka
bajunya, setelah itu dilanjutkan
dengan membuka kaos dalamnya.
Dan akhirnya tibalah pada adegan
dimana gadis itu harus membuka juga
seluruhnya. Namun sebelum gadis itu
berhasil, tiba-tiba ada Kereta Api
yang lewat dan menutupi si gadis.
Setelah kereta api berlalu si gadis
ternyata sudah berpakaian lengkap
kembali.
Kecewalah ucok, setelah beberapa
saat sempat menahan dentuman
jantungnya. Esoknya, si Ucok datang
lagi, beli karcis lagi, nonton lagi film
yg sama. Dan kecewa lagi. Tanpa
kenal kata menyerah, esoknya pun
dia masih nonton lagi sampai
beberapa hari.
Tukang karcis penasaran melihat hal
ini, maka bertanyalah ia. "Hey Lay ..
Kalo tidak salah, sudah kau tonton
pilem ini berkali-kali? Kenapa masih
datang juga?" Si Ucok menjawab,
"Ah benar kali itu bang, tapi aku
yakin bang, suatu saat, kereta api
keparat itu pastilah terlambat."