Posts: 1,292
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
17
(14-01-2014, 11:57 PM)CC20604 Wrote: Mau nanya dong, kalau OOT mohon maaf..
Apa yang dimaksud dengan V slaag dan W slaag?, akhir2 ini saya dengar istilah itu, makanya jadi penasaran, terima kasih
V slaag itu klo gak salah perjalanan kereta jarak jauh pulang pergi PP dengan menggunakan 1 rangkaian kereta saja contohnya purwojaya berangkat sore dri CP sampe GMR tengah malem,paginya berangkat lagi dri GMR ke CP..
W slaag itu perjalanan kereta jarak jauh dengan menggunakan 2 rangkaian kereta, contohnya logawa berangkat pagi dri PWT sedangkan dri JR juga berangkat pagi juga dengan rangkaian yg satunya..
Posts: 1,823
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
21
(27-01-2014, 11:29 AM)Rail_Ram Wrote: (14-01-2014, 11:57 PM)CC20604 Wrote: Mau nanya dong, kalau OOT mohon maaf..
Apa yang dimaksud dengan V slaag dan W slaag?, akhir2 ini saya dengar istilah itu, makanya jadi penasaran, terima kasih
V slaag itu klo gak salah perjalanan kereta jarak jauh pulang pergi PP dengan menggunakan 1 rangkaian kereta saja contohnya purwojaya berangkat sore dri CP sampe GMR tengah malem,paginya berangkat lagi dri GMR ke CP..
W slaag itu perjalanan kereta jarak jauh dengan menggunakan 2 rangkaian kereta, contohnya logawa berangkat pagi dri PWT sedangkan dri JR juga berangkat pagi juga dengan rangkaian yg satunya..
Tak bantu sampean
V slag itu kyk kata om Ram,tripnya kalo PP hanya 1x perjalanan PP. Misal Gumarang KA 64 dari Jakarta ke Surabaya,besoknya balik sebagai KA 63 dari Surabaya,sehingga membentuk huruf V. Kalo W slag ini trainsetnya biasanya dalam 1 hari bolak balik. Seperti Cireks (49-52-55-58),Argo Parahyangan (Semua Trip). Dan rupanya ada 1 lagi slag yang mungkin tanpa disadari ada,yaitu N slag. Ini hanya terjadi di Cireks dgn trip KA 48-51-54,karena di hari normal KA 54 setelah tiba di Cirebon akan menginap semalam. Itu aja yang bisa saya sampaikan. CMIIW
Posts: 658
Threads: 0
Joined: Mar 2013
Reputation:
4
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
Posts: 103
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
1
Sering baca laporan dinas lok di fb, pernah ada istilah "kantong waktu" , "taktis masinis" , "selip roda" ..
Bisa dijelaskan ?
Posts: 472
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
16
(27-01-2014, 12:29 PM)Garry KAHP Wrote: (27-01-2014, 11:29 AM)Rail_Ram Wrote: (14-01-2014, 11:57 PM)CC20604 Wrote: Mau nanya dong, kalau OOT mohon maaf..
Apa yang dimaksud dengan V slaag dan W slaag?, akhir2 ini saya dengar istilah itu, makanya jadi penasaran, terima kasih
V slaag itu klo gak salah perjalanan kereta jarak jauh pulang pergi PP dengan menggunakan 1 rangkaian kereta saja contohnya purwojaya berangkat sore dri CP sampe GMR tengah malem,paginya berangkat lagi dri GMR ke CP..
W slaag itu perjalanan kereta jarak jauh dengan menggunakan 2 rangkaian kereta, contohnya logawa berangkat pagi dri PWT sedangkan dri JR juga berangkat pagi juga dengan rangkaian yg satunya..
Tak bantu sampean
V slag itu kyk kata om Ram,tripnya kalo PP hanya 1x perjalanan PP. Misal Gumarang KA 64 dari Jakarta ke Surabaya,besoknya balik sebagai KA 63 dari Surabaya,sehingga membentuk huruf V. Kalo W slag ini trainsetnya biasanya dalam 1 hari bolak balik. Seperti Cireks (49-52-55-58),Argo Parahyangan (Semua Trip). Dan rupanya ada 1 lagi slag yang mungkin tanpa disadari ada,yaitu N slag. Ini hanya terjadi di Cireks dgn trip KA 48-51-54,karena di hari normal KA 54 setelah tiba di Cirebon akan menginap semalam. Itu aja yang bisa saya sampaikan. CMIIW 
Om Garry, istilah V Slag itu untuk kereta yang hanya punya 1 rangkaian saja dan hanya melayani 1 perjalanan PP setiap hari, misalnya Kutojaya Utara dan Purwojaya. Kalau Gumarang bukan V Slag karena Gumarang punya 2 rangkaian yang berjalan bersamaan, jadi pada saat KA63 berangkat dari SBI ada KA64 juga dari PSE yang berangkat pada waktu yang sama.
Untuk W Slag itu contohnya adalah Argo Jati yang juga punya 1 rangkaian dan memiliki 4 trip perjalanan dalam 1 hari (meskipun terkadang 6 trip kalau ada tambahan weekend).
Ciri utama dari V Slag dan W Slag ini adalah tidak akan ada persilangan antara kereta dengan nama yang sama. Nah yang agak membingungkan adalah status Argo Dwipangga dan Lawu. Mereka V Slag atau bukan? Karena hanya punya 1 rangkaian dan tidak akan ada silang antara sesama kereta yang namanya sama tapi sebetulnya setiap ada perjalanan mereka dari Solo pasti akan ada kereta lain dengan kelas yang sama yang "mengimbangi" dengan berangkat dari Gambir. Demikian pula dengan contoh Argo Sindoro / Muria, Bogowonto / Gajah Wong...
Monggo tanggapan untuk diskusinya..
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Posts: 1,292
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
17
(04-02-2014, 06:50 AM)MakSaa Wrote: (27-01-2014, 12:29 PM)Garry KAHP Wrote: (27-01-2014, 11:29 AM)Rail_Ram Wrote: (14-01-2014, 11:57 PM)CC20604 Wrote: Mau nanya dong, kalau OOT mohon maaf..
Apa yang dimaksud dengan V slaag dan W slaag?, akhir2 ini saya dengar istilah itu, makanya jadi penasaran, terima kasih
V slaag itu klo gak salah perjalanan kereta jarak jauh pulang pergi PP dengan menggunakan 1 rangkaian kereta saja contohnya purwojaya berangkat sore dri CP sampe GMR tengah malem,paginya berangkat lagi dri GMR ke CP..
W slaag itu perjalanan kereta jarak jauh dengan menggunakan 2 rangkaian kereta, contohnya logawa berangkat pagi dri PWT sedangkan dri JR juga berangkat pagi juga dengan rangkaian yg satunya..
Tak bantu sampean
V slag itu kyk kata om Ram,tripnya kalo PP hanya 1x perjalanan PP. Misal Gumarang KA 64 dari Jakarta ke Surabaya,besoknya balik sebagai KA 63 dari Surabaya,sehingga membentuk huruf V. Kalo W slag ini trainsetnya biasanya dalam 1 hari bolak balik. Seperti Cireks (49-52-55-58),Argo Parahyangan (Semua Trip). Dan rupanya ada 1 lagi slag yang mungkin tanpa disadari ada,yaitu N slag. Ini hanya terjadi di Cireks dgn trip KA 48-51-54,karena di hari normal KA 54 setelah tiba di Cirebon akan menginap semalam. Itu aja yang bisa saya sampaikan. CMIIW 
Om Garry, istilah V Slag itu untuk kereta yang hanya punya 1 rangkaian saja dan hanya melayani 1 perjalanan PP setiap hari, misalnya Kutojaya Utara dan Purwojaya. Kalau Gumarang bukan V Slag karena Gumarang punya 2 rangkaian yang berjalan bersamaan, jadi pada saat KA63 berangkat dari SBI ada KA64 juga dari PSE yang berangkat pada waktu yang sama.
Untuk W Slag itu contohnya adalah Argo Jati yang juga punya 1 rangkaian dan memiliki 4 trip perjalanan dalam 1 hari (meskipun terkadang 6 trip kalau ada tambahan weekend).
Ciri utama dari V Slag dan W Slag ini adalah tidak akan ada persilangan antara kereta dengan nama yang sama. Nah yang agak membingungkan adalah status Argo Dwipangga dan Lawu. Mereka V Slag atau bukan? Karena hanya punya 1 rangkaian dan tidak akan ada silang antara sesama kereta yang namanya sama tapi sebetulnya setiap ada perjalanan mereka dari Solo pasti akan ada kereta lain dengan kelas yang sama yang "mengimbangi" dengan berangkat dari Gambir. Demikian pula dengan contoh Argo Sindoro / Muria, Bogowonto / Gajah Wong...

Monggo tanggapan untuk diskusinya..
Gan klo yg punya 2 rangkaian dan berangkat bersamaan itu istilahnya apa??
Posts: 31
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
1
(04-02-2014, 08:03 AM)Rail_Ram Wrote: (04-02-2014, 06:50 AM)MakSaa Wrote: (27-01-2014, 12:29 PM)Garry KAHP Wrote: (27-01-2014, 11:29 AM)Rail_Ram Wrote: (14-01-2014, 11:57 PM)CC20604 Wrote: Mau nanya dong, kalau OOT mohon maaf..
Apa yang dimaksud dengan V slaag dan W slaag?, akhir2 ini saya dengar istilah itu, makanya jadi penasaran, terima kasih
V slaag itu klo gak salah perjalanan kereta jarak jauh pulang pergi PP dengan menggunakan 1 rangkaian kereta saja contohnya purwojaya berangkat sore dri CP sampe GMR tengah malem,paginya berangkat lagi dri GMR ke CP..
W slaag itu perjalanan kereta jarak jauh dengan menggunakan 2 rangkaian kereta, contohnya logawa berangkat pagi dri PWT sedangkan dri JR juga berangkat pagi juga dengan rangkaian yg satunya..
Tak bantu sampean
V slag itu kyk kata om Ram,tripnya kalo PP hanya 1x perjalanan PP. Misal Gumarang KA 64 dari Jakarta ke Surabaya,besoknya balik sebagai KA 63 dari Surabaya,sehingga membentuk huruf V. Kalo W slag ini trainsetnya biasanya dalam 1 hari bolak balik. Seperti Cireks (49-52-55-58),Argo Parahyangan (Semua Trip). Dan rupanya ada 1 lagi slag yang mungkin tanpa disadari ada,yaitu N slag. Ini hanya terjadi di Cireks dgn trip KA 48-51-54,karena di hari normal KA 54 setelah tiba di Cirebon akan menginap semalam. Itu aja yang bisa saya sampaikan. CMIIW 
Om Garry, istilah V Slag itu untuk kereta yang hanya punya 1 rangkaian saja dan hanya melayani 1 perjalanan PP setiap hari, misalnya Kutojaya Utara dan Purwojaya. Kalau Gumarang bukan V Slag karena Gumarang punya 2 rangkaian yang berjalan bersamaan, jadi pada saat KA63 berangkat dari SBI ada KA64 juga dari PSE yang berangkat pada waktu yang sama.
Untuk W Slag itu contohnya adalah Argo Jati yang juga punya 1 rangkaian dan memiliki 4 trip perjalanan dalam 1 hari (meskipun terkadang 6 trip kalau ada tambahan weekend).
Ciri utama dari V Slag dan W Slag ini adalah tidak akan ada persilangan antara kereta dengan nama yang sama. Nah yang agak membingungkan adalah status Argo Dwipangga dan Lawu. Mereka V Slag atau bukan? Karena hanya punya 1 rangkaian dan tidak akan ada silang antara sesama kereta yang namanya sama tapi sebetulnya setiap ada perjalanan mereka dari Solo pasti akan ada kereta lain dengan kelas yang sama yang "mengimbangi" dengan berangkat dari Gambir. Demikian pula dengan contoh Argo Sindoro / Muria, Bogowonto / Gajah Wong...

Monggo tanggapan untuk diskusinya..
Gan klo yg punya 2 rangkaian dan berangkat bersamaan itu istilahnya apa?? 
Yang punya 2 rangkaian dan berangkat bersamaan dari kota berlainan dan akan saling bersilang atau bertemu di lintas istilahnya I slag. Rangkaian kereta kategori I slag hanya melakukan 1x trip dalam 24 jam utk sebuah rute tertentu. Dinamakan I slag krn pola operasinya seperti huruf I, berangkat dari ujung satu ke ujung satunya, lalu istirahat di depo dgn waktu yg cukup lama, kemudian berangkat lagi dgn pola yg sama. Dalam 24 jam, total jam perjalanan ditambah jam istirahat hanya dapat melayanai 1x trip saja. Contohnya KA Gumarang, Senja Utama Solo, Gajayana. CMIIW
Posts: 658
Threads: 0
Joined: Mar 2013
Reputation:
4
mau tanya, loop itu artinya apa ya? pernah liat loop 63, loop 55 dll. bedanya apa sama nomor KA?
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
|