15-12-2009, 12:59 PM
Tadi aku lihat baca bagian depan dan samping KRDI Banyubiru banyak yg pecah.
|
KRDI Banyubiru
|
|
15-12-2009, 12:59 PM
Tadi aku lihat baca bagian depan dan samping KRDI Banyubiru banyak yg pecah.
16-12-2009, 12:10 AM
(15-12-2009, 01:50 PM)eling Wrote: pengen denger raungan mesin dieselnya KRDI.... main aja ke semarang
![]() My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks My videos on www.youtube.com/user/cc20409
16-12-2009, 02:27 AM
(16-12-2009, 12:10 AM)Agung Wrote:(15-12-2009, 01:50 PM)eling Wrote: pengen denger raungan mesin dieselnya KRDI.... ke jauhan maen aja ke Slawi
11-01-2010, 11:08 AM
kapan ya ada Banyubiru/Pandanwangi dari Solo berangkat jam 07.00-09.00 dari Semarang 15.00-17.00....
jadwal Banyubiru/Pandanwangi sampai sekarang menurutku masih minim sekali.
11-01-2010, 04:58 PM
setuju..banyubiru minim bgt jadwalnya..knp smc-slo-sr cuma sekali dlm sehari???
11-01-2010, 06:41 PM
Semarang-Solo selama ini sehari 3 kali, Pandanwangi 2x, Banyubiru 1x. Padahal kalau dengar informasi awal waktu peluncuran Banyubiru pakai 2 rangkaian, tapi hingga sekarang cuma 1 rangkaian, coba kalau 2 kali seperti Pandanwangi, namun harus mengorbankan rute Solo-Sragen.
18-01-2010, 12:59 PM
Kabar terbaru tentang Banyubiru:
Quote:Senin, 18/01/2010 ini mau ditambah tidak rangkaian keretanya? kalau tidak ditambah apa nggak kasihan keretanya sudah melayani Sragen, masih pula melayani sampai Jogja, sementara jalur Solo-Semarang saja jadwalnya masih kurang terutama dari Solo, jadwalnya terlalu pagi dan terlalu siang. menurutku jalur Solo-Semarang-Solo ditambah dulu, karena jam dari Semarang yg lebih strategis, menguntungkan warga Semarang yg mau jalan2 ke Solo, menguntungkan Solo karena uangnya orang Semarang dibelanjakan di Solo, namun dari Solo mau ke Semarang susah, sulit
![]() kabar bagus akan ada rangkaian AC. semoga terealisasi, janji dahulu Banyubiru 2 rangkaian belum terealisasi berhentilah di Purwosari........ sepi banget nih thread sampai mau update gak enak post berturut2 kalau tidak di up tidak ada yang tahu...tambahan berita: Transportasi Darat PT KA Benahi dan Sehatkan Beberapa Kereta Jumat, 5 Februari 2010 | 13:46 WIB SEMARANG, KOMPAS - Untuk menarik minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai pilihan transportasi di darat, PT Kereta Api menyatakan siap bersaing dengan moda transportasi darat lainnya. Oleh karena itu, pada tahun 2010 ini PT KA melakukan berbagai program pembenahan dan penyehatan kereta api. Hal ini disampaikan Kepala PT KA Daerah Operasional (Daop) IV Septa T Ramadin, Kamis (4/2), di Semarang. Dia optimistis KA masih menjadi pilihan masyarakat. Selama ini jumlah penumpang eksekutif memang cenderung turun, tetapi penumpang ekonomi dan bisnis terus naik. Kendati demikian, menurut Septa, dibangunnya jalan tol Solo-Semarang merupakan tantangan berat. Oleh karena itu, PT KA akan menjawab tantangan tersebut dengan membenahi KA Banyubiru jurusan Semarang-Sragen, yaitu dengan menambah rute ke Yogyakarta mulai 1 Maret 2010. Manajer Operasi PT KA Daop IV Semarang Heru Kuswanto menyatakan, selama ini jalur KA Banyubiru merupakan jalur yang tidak menguntungkan karena okupansinya hanya 20-30 persen dari total kapasitas 250 orang. Oleh karena itu, jika sebelumnya Banyubiru berhenti di Stasiun Sragen, nanti akan dialihkan ke Stasiun Salem (yang juga di Sragen) dan menambah rute hingga Solo dan Yogyakarta. "Rute ini sangat strategis," kata Heru. Agar bisa bersaing dengan bus, Banyubiru harus dapat menempuh jarak Solo-Sragen dalam waktu kurang dari tiga jam. Pihak KA juga tengah menghitung beberapa jalur yang selama ini ditempuh maksimal dengan kecepatan 30 kilometer per jam dan menaikkan hingga 70 kilometer per jam. Agar nyaman, ke depan, kereta juga akan diberikan pendingin ruangan. "Kalau sudah demikian, kami yakin orang akan memilih naik kereta," tutur Heru. Selain itu, di jalur utara KA Kaligung jurusan Semarang-Tegal juga kini tengah disehatkan. Selain diberi toilet, gerbong Kaligung kelas bisnis dibenahi. Jika pada tahun 2009 jumlah penumpang KA di wilayah Daop IV sebesar 4,5 juta, pada tahun 2010 ditargetkan naik menjadi 4,9 juta penumpang. Integrasikan dengan BRT Terpisah, pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno menyampaikan, transportasi massal berbasis rel dan jalan raya lebih murah dan ramah lingkungan. Pemerintah Kota Semarang seharusnya melihat potensi yang sudah ada, seperti rel wilayah Kendal, Ungaran, Semarang, dan Purwodadi sepanjang 139 kilometer yang dapat diintegrasikan dengan bus rapid transit Trans Semarang. (UTI)
.
09-02-2010, 04:05 PM
Kutipan dari harian/media cetak Seputar Indonesia kemarin (capek juga mengetiknya):
Quote:KA Semarang-Yogyakarta Buka 1 Maret Apakah benar okupansi KA Banyubiru sangat rendah seperti tertulis dalam berita di atas, sehingga membuat KA ini terancam bernasib sama seperti Maleks, Cantik dan Prieks? Bagaimana pendapat rekan-rekan mengenai prospek okupansi KA Joglosemar ini? |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|