Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Rencana Pembangunan Maglev Jakarta - Bandung - Cirebon
#21
Ada info baru tentang KA Super Cepat, neh beritanya

Bandung - Pemprov Jabar akan mengusulkan keterlibatan peneliti ITB dalam feasibility study (FS) mega proyek kereta api super cepat yang mengambil rute Cirebon-Majalengka-Bandung-Jakarta-Soekarno Hatta sepanjang 357 km.

"Meski ini 100 persen PMA (penanaman modal asing-red), tapi kami ingin keterlibatan anak-anak bangsa. Jadi tak hanya transfer modal saja, juga nanti transfer teknologi," ujar Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Jabar Iwa Karniwa saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Rabu (6/1/2010).

Kenapa ITB yang dipilih, menurut Iwa karena ITB merupakan perguruan tinggi yang mempunyai ahli di bidang transportasi massal yang tak diragukan lagi. "Hal ini sudah kami usulkan, tapi untuk kepastiannya kita tunggu saja," kata Iwa.

Soal rencana FS yang akan dilakukan 11 Januari hingga 90 hari mendatang, Iwa mengaku baru hanya mendapat laporannya saja dari pihak KJRI di Los Angeles, Amerika Serikat, yang menyaksikan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) proyek US$ 3 miliar yang berupa pembangunan kereta super cepat dan ramah lingkungan Cirebon-Bandung-Jakarta-Soekarno Hatta sepanjang 357 km.

"Saya baru dapat laporan melalui fax, rincinya bagaimana saya belum tahu. Kami BKPMD sejak awal hanya sekedar menfasilitasi saja," jelas Iwa.

15 perusahaan asing membentuk konsorsium dan menandatangani MoA proyek kereta api supercepat yang dinamai Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH) senilai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 30 triliun. Kereta supercepat ini akan mengalahkan kecepatan dan kecanggihan shinkansen, bullet train dari Jepang, maupun kereta supercepat di Paris, Prancis.

Rencananya proyek ini akan memasuki FS pada 11 Januari nanti dan memakan waktu 90 hari. Ditargetkan mega proyek ini akan selesai selama 2 tahun.

Moda transportasi modern ini akan beroperasi dan memberi keuntungan/keunggulan jika dibandingkan dengan moda generasi sebelumnya seperti shinkansen (bullet train dari Jepang). Keuntungan tersebut antara lain terkait biaya konstruksi yang lebih murah (US$ 10 juta/mil sedangkan moda konvensional sampai US$ 36 juta/mil), break event point diperkirakan hanya 2 tahun sedangkan moda konvensional sekitar 50 tahun, berbeda dengan moda konvensional yang hanya mengangkut orang moda transportasi baru tersebut juga dapat dipergunakan untuk mengangkut barang (freights dan automobiles)

H2RSH juga memberikan alternatif transportasi yang efektif mengingat dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih cepat sehingga diperkirakan dapat menghemat waktu ke tempat tujuan. Selain itu, H2RSH memberikan kentungan ekonomis dikarenakan selain berfungsi sebagai moda transportasi dapat menghasilkan energi yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan energi daerah tertentu, seperti tenaga listrik, air bersih, dan lain-lain.

(Sumber: DetikBandung.com)
neh tambahan beritanya lagi

Bandung - Mega proyek kereta api super cepat yang nilai investasinya US$ 3 miliar atau sekitar Rp 30 triliun akan melibatkan tiga pemerintah daerah, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Sebab rute kereta api super cepat itu akan melalui Cirebon-Majalengka-Bandung-Jakarta-Bandara Soekarno Hatta.

"Kita nanti akan koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Banten, sebab rute yang akan diambil melewati daerah mereka," ujar Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Jabar Iwa Karniwa saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Rabu (6/1/2010).

Menurutnya rute pasti yang akan dilewati proyek kereta api supercepat yang dinamai Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH), adalah Cirebon-bandara internasional di Kertajati Majalengka-Bandung-Jakarta-Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng Banten.

"Mereka (DKI Jakarta dan Banten-red) juga meminta untuk dilibatkan dalam mega proyek ini," ungkap Iwa. Tak hanya kedua provinsi itu, mega proyek ini juga akan melibatkan Kadin Pusat.

Selanjutnya Iwa membeberkan awal mula investasi mega proyek kereta api supercepat itu di Jabar. Menurutnya semua berawal pada 1 Desember 2009 lalu di Kualalumpur, di mana sebanyak 10 perusahaan asing menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) proyek US$ 3 miliar yang berupa pembangunan kereta super cepat dan ramah lingkungan Jakarta-Cirebon-Bandung sepanjang 357 km.

Selanjutnya, KJRI Los Angeles memenuhi undangan CAEDZ (The Eco Synesis Group) pada tanggal 4 Januari 2010 di Los Angeles untuk menyaksikan penandatangan MoA beberapa konsorsium perusahaan di AS untuk Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH). Jumlah perusahaan menjadi bertambah, jadi 15 perusahaan.

Moda transportasi modern ini akan beroperasi dan memberi keuntungan/keunggulan jika dibandingkan dengan moda generasi sebelumnya seperti shinkansen (bullet train dari Jepang). Keuntungan tersebut antara lain terkait biaya konstruksi yang lebih murah (US$ 10 juta/mil sedangkan moda konvensional sampai US$ 36 juta/mil), break event point diperkirakan hanya 2 tahun sedangkan moda konvensional sekitar 50 tahun, berbeda dengan moda konvensional yang hanya mengangkut orang moda transportasi baru tersebut juga dapat dipergunakan untuk mengangkut barang (freights dan automobiles)

H2RSH juga memberikan alternatif transportasi yang efektif mengingat dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih cepat sehingga diperkirakan dapat menghemat waktu ke tempat tujuan. Selain itu, H2RSH memberikan kentungan ekonomis dikarenakan selain berfungsi sebagai moda transportasi dapat menghasilkan energi yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan energi daerah tertentu, seperti tenaga listrik, air bersih, dan lain-lain

(Sumber: DetikBandung.Com)

mudah-mudahan bener realisasinya sehingga perkeretaapian Indonesia tidak ketinggalan dengan negara-negara lain
Reply
#22
Kita tunggu ajah realisasinya Kapan ya...

[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#23
cuma kalo dilihat bentuknya yang kayak kepiting lagi jalan di atas rel gitu, apakah para penggemar kereta api klasik akan tertarik ya?

btw, kalo ini proyek jadi, selain organda yang bakalan sewot (bayangin, jakarta bandung 15 menit doang bayar 25-30 rb), maskapai penerbangan juga cemas lho. karena calon kompetitor yang kuat bakal segera lahir.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#24
I. Pertama monorail, kedua subway, terus saya denger lagi maglev. Semuanya bagus. Tapi ..........

II. Saya yakin proyek ini akan "banyak dihambat oleh banyak kepentingan"

Walhasil : Saya koq ngga terlalu yakin yah.

Sorry at all
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#25
kalo semua hanya untuk kepentingan sendiri-sendiri. Kapan majunya Negara ini.

[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#26
positif thinking aja om....... dengan adanya berita seperti itu kan berarti Indonesia di mata dunia internasional dipercaya, karena investasi besar ini gak bakalan jalan kalo kondisi negara gak kondusif. kalaupun operatornya bukan PT. KAI, berarti ini kan sebagai pemacu agar tingkat keselamatan, kenyamanan, modernisasi dan lain2 buat PT. KAI agar lebih baik lagi. ya.... moga2 seh operatornya tetep dipegang oleh PT.KAI
Reply
#27
(07-01-2010, 10:10 AM)CC_20413 Wrote: positif thinking aja om....... dengan adanya berita seperti itu kan berarti Indonesia di mata dunia internasional dipercaya, karena investasi besar ini gak bakalan jalan kalo kondisi negara gak kondusif. kalaupun operatornya bukan PT. KAI, berarti ini kan sebagai pemacu agar tingkat keselamatan, kenyamanan, modernisasi dan lain2 buat PT. KAI agar lebih baik lagi. ya.... moga2 seh operatornya tetep dipegang oleh PT.KAI

kasian amat pt. ka kebagian imej yang jelek-jelek melulu dari dulu. tapi gimana lha kenyataannya demikian. Xie Xie
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#28
Berita'a lagih
Quote:Jakarta - Sejarah baru akan diukir Indonesia. Tidak lama lagi Indonesia akan memiliki kereta supercepat yang akan mengambil rute Jakarta-Cirebon-Bandung sepanjang 357 KM. Memorandum of Agreement (MoA) tentang proyek bernilai US$ 3 miliar ini telah ditandatangani di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

Bila impian ini jadi kenyataan, maka Indonesia atau Jawa Barat akan tercatat dalam sejarah menjadi tempat pertama di dunia bagi beroperasinya moda transportasi yang super canggih ini. Kereta supercepat ini akan mengalahkan kecepatan dan kecanggihan shinkansen, bullet train dari Jepang, maupun kereta supercepat di Paris, Prancis.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (6/1/2010), KJRI Los Angeles memenuhi undangan CAEDZ (The Eco Synesis Group) pada tanggal 4 Januari 2010 di Los Angeles untuk menyaksikan penandatangan MoA beberapa konsorsium perusahaan di AS untuk Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH). KJRI Los Angeles diwakili oleh Konsul Ekonomi Edi Suharto dan Pejabat Promosi Investasi Los Angeles, Heldy S. Putera.

Penandatangan MoA proyek US$ 3 miliar yang berupa pembangunan kereta super cepat dan ramah lingkungan Jakarta-Cirebon-Bandung sepanjang 357 km tersebut merupakan penandatanganan lanjutan dari penandatanganan awal yang dilakukan oleh beberapa konsorsium di Kuala Lumpur tanggal 1 Desember 2009.

Hadir dalam kesempatan acara yang difasilitasi oleh CAEDZ tersebut 20 orang pengusaha dari beberapa perusahaan yang tergabung dalam konsorsium seperti Aqua PhyD (California), Inc, McGladrey & Pullen (California), The Interstate Traveller Company LLC (Detroit) dan Copernicus International (California). eCompass Group diharapkan akan menandatangani MoA hari selanjutnya yakni tanggal 5 Januari 2010.

Dengan penandatanganan MoA tersebut, seluruh konsorsium yang terdiri dari 15 perusahaan telah menandatangani MoA dimaksud. Kelima belas perusahaan yang tergabung dalam konsorsium tersebut terdiri dari Aon Risk Service Inc, Aqua-PhyD Inc, Aruna Solutions, Asian Energy Limited, Tricap Group, Copernicus International, eCompass Group, Fidelity National Financial, Global Green Management, McGladry & Pullen, Modular Integrated Technologies, Obermeyer Planen+Beraten, Pembinaan Aktif Gemilang, The Interstate Traveller Company, dan Tum Geotechnical Research.

Menurut Marjorie Hoeh, Director for Investment, Finance and Business Development CAEDZ, proyek tersebut merupakan salah satu proyek dari sejumlah proyek Pembangunan Koridor Ekonomi Jawa Barat yang mencakup wilayah Bandung, Sumedang, Majalengka dan Cirebon atau seluas 7.200 km2 atau kurang lebih seluas Silicon Valley di California (6,539 km2). Keseluruhan proyek yang bernilai US$ 500 miliar tersebut di dalamnya termasuk rencana pembuatan Lapangan Terbang Internasional di Kertajati, Majalengka dan pembangunan serta pengembangan Pelabuhan laut Internasional di Cirebon.

Terkait time table Proyek H2RSH, Marjorie Hoeh menyampaikan bahwa feasibility study proyek tersebut akan mulai dilakukan pada tanggal 11 Januari 2010 yang akan berlangsung selama 90 hari. Setelah itu bila diputuskan feasible, proyek akan mulai dikerjakan dan dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun kereta super cepat tersebut sudah akan mulai beroperasi.

"Bila time table ini berjalan sesuai perencanaan, maka Jawa Barat atau Indonesia akan tercatat dalam sejarah menjadi tempat pertama di dunia bagi beroperasinya moda transportasi yang super canggih ini," kata Edi Suharto.

Menurut Edi, dalam tayangan video digambarkan bagaimana moda transportasi modern tersebut beroperasi dan memberi keuntungan/keunggulan jika dibandingkan dengan moda generasi sebelumnya seperti shinkansen (bullet train dari Jepang). Keuntungan tersebut antara lain terkait biaya konstruksi yang lebih murah (US$ 10 juta/mil sedangkan moda konvensional sampai US$ 36 juta/mil), break event point diperkirakan hanya 2 tahun sedangkan moda konvensional sekitar 50 tahun, berbeda dengan moda konvensional yang hanya mengangkut orang moda transportasi baru tersebut juga dapat dipergunakan untuk mengangkut barang (freights dan automobiles).

H2RSH juga memberikan alternatif transportasi yang efektif mengingat dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih cepat sehingga diperkirakan dapat menghemat waktu ke tempat tujuan. Selain itu, H2RSH memberikan kentungan ekonomis dikarenakan selain berfungsi sebagai moda transportasi dapat menghasilkan energi yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan energi daerah tertentu, seperti tenaga listrik, air bersih, dan lain-lain. Luar biasa!

[Image: 21kkvba.jpg]
Reply
#29
Tambahan beritanya lagi

Bandung - Kereta supercepat yang digagas oleh konsorsium 15 perusahaan asing tak akan menggunakan lintasan yang sudah ada milik PT KA. Sebab, moda transportasi modern ini direncanakan berupa monorel. Setiap kapsul bisa mengangkut 100 hingga 200 orang.

"Ini bukan seperti kereta api biasa, rencananya kereta supercepat ini berupa monorel. Ya semacam kereta gantunglah, tapi teknologinya seperti apa, saya juga belum tahu," ujar Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Jawa Barat, Iwa Karniwa, pada detikcom, Kamis (7/1/2010).

Karena berupa monorel, lahan yang dibutuhkan tak akan banyak. Namun dia mengaku masih belum mengetahui berapa luas lahan yang dibutuhkan untuk kereta supercepat dengan panjang lintasan 357 kilometer dari Cirebon-Majalengka-Bandung-Jakarta-Soekarno Hatta itu. "Saya belum tahu berapa lahan yang dibutuhkan, tapi pasti tak terlalu luas," katanya.

Berdasarkan informasi yang dia peroleh, setiap kapsul kereta supercepat bisa mengangkut 100 hingga 200 orang. "Kapasitasnya banyak bisa mencapai 100 hingga 200 orang," tandasnya.

Menurut Iwa kereta supercepat ini ramah lingkungan, sebab bahan bakarnya menggunakan hidrogen. "Minyak bumi nanti akan habis, nah makanya kita butuh bahan bakar alternatif. Moda transportasi massal ini merupakan antisipasi jika minyak bumi habis," jelasnya.

15 Perusahaan asing membentuk konsorsium dan menandatangani MoA proyek kereta api supercepat yang dinamai Hydrogen Hi-Speed Rail Super Highway (H2RSH) senilai US$ 3 miliar atau sekitar Rp 30 triliun. Kereta supercepat ini akan mengalahkan kecepatan dan kecanggihan shinkansen, bullet train dari Jepang, maupun kereta supercepat di Paris, Prancis. MoA diteken di Los Angeles dan disaksikan oleh utusan KJRI setempat.

Rencananya proyek ini akan memasuki studi kelayakan pada 11 Januari nanti dan memakan waktu 90 hari. Ditargetkan mega proyek ini akan selesai selama 2 tahun.

(Sumber: Detik.Com)
Reply
#30
wew MOUnya udah dibuat toh.. tinggal menghitung hari deh....selamat y..... mudah2an pemerintah mau bekerjasama.
TRAVEL WARNING TRAIN DANGEROUSLY exotic VEHICLE

[Image: 2euifjl.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)