Posts: 332
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
0
(01-08-2009, 08:38 PM)brantas Wrote: Td liat di berita PTKA melaunching kelas premium dgn relasi SLO - YK - JNG - GMR. Kereta tersebut menggunakan kereta wisata Toraja dan Bali dgn tarif bawah Rp. 500rb dan tarif atas Rp. 1jt. Kereta tsb akan dijalankan hanya siang hari, dirangkai dgn Argo Lawu dr SLO dan Argo Dwipangga dr GMR.
Ada yg punya info lbh akurat??? Monggo silahkan dibagi...
Bsk pagi ramai2 kita cegat Dwipangga GMR - SLO utk liat kereta tsb...
K'lo menurt saya seharusnya jalurnya lewat BD deh! karena kayaknya segmen pengguna kereta api ini adalah kelompok elit yang ingin wisata, sedangkan kita tau bahwa alam parahyangan kan bagus2 pemandangannya, jdi pas!
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
Mungkin nanti setelah market t'bentuk dan sarana kereta mencukupi...
jd semacam orient express, seluruhnya kereta wisata...
sementara ini Kelas Premium tsb msh dirangkai dgn Argo Lawu dan Dwipangga...
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
(02-08-2009, 03:34 AM)sulovyo Wrote: ke solo sejuta????
kurang mewah ah untuk harga 500 ribu ke atas.kursinya model sembrani retrovit.sempit!!!(heran,kenapa mereka tidak mengadopsi joknya ABA) 
![[Image: ka-premium-310709.jpg]](http://img.antara.co.id/2009/7/ka-premium-310709.jpg)
plus:ada prasmanannya, minus:kursi jelek nan sempit.
Benar kan? Kelas ini tidak ada gunanya (not worth it). Pasti tak lama lagi akan hilang.
Penumpang tak butuh KA berornamen pernak-pernik kayu, atau layar LCD super gede, kalau tempat duduknya terasa seperti KA eksekutif biasa, atau yang ditayangkan di TV tidak bermutu, atau makanan yang disajikan juga biasa-biasa.
Kalau PT KA mau membuat yang spesial, coba buat seperti KA eksekutif spesial, atau kembalikan KA tidur lagi.
Penumpang KA reguler tak butuh gerbong seperti Toraja atau Bali.
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
Betul juga mas bagus70 kayaknya kita butuh kereta tidur berAC utk relasi jauh (JAKK - SGU dan JAKK - ML).
Tp utk sementara kita dukung aj dulu inovasi PTKA dg kelas premium ini...
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Saya tetap tidak mendukung inovasi seperti ini. Sudah mubazir, terus tidak sesuai dengan selera pasar.
Sebagai gambaran, semua keluarga besar saya, kalau mau naik KA syaratnya:
-harga tiket ekonomis, tapi pelayanan bukan murahan (good value for money).
-tepat waktu (nggak peduli mau lama atau sebentar).
-aman.
-nyaman.
Coba, apa KA baru ini sesuai dengan persyaratan yang ditentukan keluarga saya? Apakah anggota keluarga anda yang agak awam kereta api keinginannya mirip dengan keluarga saya?
Posts: 1,252
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
11
(02-08-2009, 11:58 AM)eling Wrote: tadi okupansi kelas premium gimana Bie ?
jika okupansi bagus, selayaknya harga tiket kelas premium dibundling sama penginapan hotel, jadi bagi konsumen yg berwisata ke YK makin nyaman....atau di bundling sekalian dgn paket wisata kereta uap di ambarawa.
begitu juga dari YK ke GMR juga dipaket bundling wisata....

semoga pikiran mereka kayak pikiran sampean mas eling.......... 
ane naek kelas premium? mo naik wilis ajah ngumpulin sangu skolah 2 1/2 minggu.......
BANGGANYA JADI RAILFANS DAOP 8
Facebook: baim007@gmail.com
twitter: @kentangSPJ48
wanna be my friend? hunting? gathering? joyride? 085648542017
visit my blogs at www.daop8sgu.blogspot.com
Posts: 4,120
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
1
yang penting okupansi naek ajah,rata2 tadi banyak yang naek kok,full,klihatannya ada inovasi baru kaya gini kok malah di cerca,bukan didukung,kalau mau yang baik segalanya silahkan usul sendiri aja ya....
Posts: 614
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
0
03-08-2009, 02:40 AM
(This post was last modified: 03-08-2009, 02:43 AM by sulovyo.)
(02-08-2009, 11:26 PM)Rezza Habibie Wrote: yang penting okupansi naek ajah,rata2 tadi banyak yang naek kok,full,klihatannya ada inovasi baru kaya gini kok malah di cerca,bukan didukung,kalau mau yang baik segalanya silahkan usul sendiri aja ya....

yah pro kontra memang akan selalu ada.itu gak bisa dihindarkan.
btw,soal usul sendiri kayaknya agak sulit untuk yang tidak punya akses langsung ke orang dalam pt. ka.saya sudah berkali2 ngemail pt ka soal ka bd-ml tapi sepertinya email2 saya dibuka pun tidak. 
kalau saya sih moderat aja.gak sekeras mas bagus tapi saya juga menyayangkan langkah yang setengah2.serba nanggung.maunya buat ka mewah.tapi seatnya aja kok gak ada mewah2nya ya?.
bener kata mas bagus harga segitu gak worth it.harusnya harga segitu sudah include:
-seat 2-1.minimal joknya tipe anggrek.lebar dan nyaman.
-AVOD (audio video on demand) di masing2 seat dan bukannya satu LCD di dinding belakang/depan.
-full service meal.(yang ini mungkin sudah ada prasmanannya).
-full internet service.
kalau sleeping coach kayaknya belum dibutuhkan karena KA mewah ini hanya jalan di siang hari.
sebagai komparasi,bus "tunggal daya" (JKT-SOLO-WONOGIRI).hanya dengan 180 ribu!! kita sudah bisa dapet kelas super top dengan seat 2-1,makan prasmanan di restoran.
bandingkan dengan KA ini yang lebih dari gopek bahkan sampe sejuta.it's really not "value for money". 
oke...let say,kalau target marketnya adalah kalangan jetset yang gak peduli dengan faktor "money" tentunya fasilitas ka ini jelas kurang mewah.nanggung kata saya.
satu lagi,kalau ingin kereta ini berumur panjang maka pt ka harus punya jurus marketing tingkat tinggi.bener kata eling,perlu dibuat paket bundling dengan hotel atau paket tour ke ambarawa,tour fulday jogja solo,borobudur etc.dan pt ka harus "out of the box" mereka harus kerja keras memasarkan kereta ini.iklan tv adalah suatu kebutuhan untuk meningkatkan produk awarness masyarakat ttg kereta ini.kalau pt ka gak punya jurus marketing yang jitu,maka sorry to say,saya kok khawatir KA ini tidak berumur panjang.
please,ini jangan dianggap cercaan karena saya cuma berusaha memberikan kritik yang konstruktif.
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Posts: 4,120
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
1
(03-08-2009, 02:40 AM)sulovyo Wrote: yah pro kontra memang akan selalu ada.itu gak bisa dihindarkan.
btw,soal usul sendiri kayaknya agak sulit untuk yang tidak punya akses langsung ke orang dalam pt. ka.saya sudah berkali2 ngemail pt ka soal ka bd-ml tapi sepertinya email2 saya dibuka pun tidak. 
kalau saya sih moderat aja.gak sekeras mas bagus tapi saya juga menyayangkan langkah yang setengah2.serba nanggung.maunya buat ka mewah.tapi seatnya aja kok gak ada mewah2nya ya?.
bener kata mas bagus harga segitu gak worth it.harusnya harga segitu sudah include:
-seat 2-1.minimal joknya tipe anggrek.lebar dan nyaman.
-AVOD (audio video on demand) di masing2 seat dan bukannya satu LCD di dinding belakang/depan.
-full service meal.(yang ini mungkin sudah ada prasmanannya).
-full internet service.
kalau sleeping coach kayaknya belum dibutuhkan karena KA mewah ini hanya jalan di siang hari.
sebagai komparasi,bus "tunggal daya" (JKT-SOLO-WONOGIRI).hanya dengan 180 ribu!! kita sudah bisa dapet kelas super top dengan seat 2-1,makan prasmanan di restoran.
bandingkan dengan KA ini yang lebih dari gopek bahkan sampe sejuta.it's really not "value for money". 
oke...let say,kalau target marketnya adalah kalangan jetset yang gak peduli dengan faktor "money" tentunya fasilitas ka ini jelas kurang mewah.nanggung kata saya.
satu lagi,kalau ingin kereta ini berumur panjang maka pt ka harus punya jurus marketing tingkat tinggi.bener kata eling,perlu dibuat paket bundling dengan hotel atau paket tour ke ambarawa,tour fulday jogja solo,borobudur etc.dan pt ka harus "out of the box" mereka harus kerja keras memasarkan kereta ini.iklan tv adalah suatu kebutuhan untuk meningkatkan produk awarness masyarakat ttg kereta ini.kalau pt ka gak punya jurus marketing yang jitu,maka sorry to say,saya kok khawatir KA ini tidak berumur panjang.
please,ini jangan dianggap cercaan karena saya cuma berusaha memberikan kritik yang konstruktif.
dikopi om...
Posts: 908
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
1
(03-08-2009, 02:40 AM)sulovyo Wrote: (02-08-2009, 11:26 PM)Rezza Habibie Wrote: yang penting okupansi naek ajah,rata2 tadi banyak yang naek kok,full,klihatannya ada inovasi baru kaya gini kok malah di cerca,bukan didukung,kalau mau yang baik segalanya silahkan usul sendiri aja ya....

yah pro kontra memang akan selalu ada.itu gak bisa dihindarkan.
btw,soal usul sendiri kayaknya agak sulit untuk yang tidak punya akses langsung ke orang dalam pt. ka.saya sudah berkali2 ngemail pt ka soal ka bd-ml tapi sepertinya email2 saya dibuka pun tidak. 
kalau saya sih moderat aja.gak sekeras mas bagus tapi saya juga menyayangkan langkah yang setengah2.serba nanggung.maunya buat ka mewah.tapi seatnya aja kok gak ada mewah2nya ya?.
bener kata mas bagus harga segitu gak worth it.harusnya harga segitu sudah include:
-seat 2-1.minimal joknya tipe anggrek.lebar dan nyaman.
-AVOD (audio video on demand) di masing2 seat dan bukannya satu LCD di dinding belakang/depan.
-full service meal.(yang ini mungkin sudah ada prasmanannya).
-full internet service.
kalau sleeping coach kayaknya belum dibutuhkan karena KA mewah ini hanya jalan di siang hari.
sebagai komparasi,bus "tunggal daya" (JKT-SOLO-WONOGIRI).hanya dengan 180 ribu!! kita sudah bisa dapet kelas super top dengan seat 2-1,makan prasmanan di restoran.
bandingkan dengan KA ini yang lebih dari gopek bahkan sampe sejuta.it's really not "value for money". 
oke...let say,kalau target marketnya adalah kalangan jetset yang gak peduli dengan faktor "money" tentunya fasilitas ka ini jelas kurang mewah.nanggung kata saya.
satu lagi,kalau ingin kereta ini berumur panjang maka pt ka harus punya jurus marketing tingkat tinggi.bener kata eling,perlu dibuat paket bundling dengan hotel atau paket tour ke ambarawa,tour fulday jogja solo,borobudur etc.dan pt ka harus "out of the box" mereka harus kerja keras memasarkan kereta ini.iklan tv adalah suatu kebutuhan untuk meningkatkan produk awarness masyarakat ttg kereta ini.kalau pt ka gak punya jurus marketing yang jitu,maka sorry to say,saya kok khawatir KA ini tidak berumur panjang.
please,ini jangan dianggap cercaan karena saya cuma berusaha memberikan kritik yang konstruktif.
Setuju,om!
|