Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987
(16-11-2009, 07:23 AM)Joe_cn Wrote: sepertinya memang konturnya yang menanjak bro, soalnya kalo ada unsur mistisnya pasti setiap kereta yang lewat situ pasti bermasalah semua...

sip bro,,memang ketinggian KBY +20 m dpl,,pondok ranji malah saya belum cek...jakaraknya +/- 6.2 km...setelah saya cek ketinggian pd ranji kita bisa dapat kira2 sudutnya..
Reply
apakah setelah kejadian tragis dahulu hingga sekarang mungkin ada upacara upacara tertentu dari pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) atau masyrakat di sekitar tempat kejadian ?
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
(16-11-2009, 04:28 PM)dedy vh Wrote: apakah setelah kejadian tragis dahulu hingga sekarang mungkin ada upacara upacara tertentu dari pihak PT. Kereta Api (Persero) atau masyrakat di sekitar tempat kejadian ?

Oh iya, nanti saya selidiki,,dan segera dilaporkan...
kemaren ngobrol ma istri yang alumni sekolah sma 86,,deket bgt ma kejadian
katanya waktu kejadian sekolah tersebut dijadikan lokasi penanganan korban,,
saat ini ada satu ruangan kelas yang tidak lagi digunakan belajar..krn setiap malam jumat atau malam apa gitu konon tercium bau wangi melati....saat ini kelas tsb di gunakan untuk ruang eskul rohis..gitu katanya....
Reply
(16-11-2009, 07:04 PM)KambingBintaro Wrote:
(16-11-2009, 04:28 PM)dedy vh Wrote: apakah setelah kejadian tragis dahulu hingga sekarang mungkin ada upacara upacara tertentu dari pihak PT. Kereta Api (Persero) atau masyrakat di sekitar tempat kejadian ?

Oh iya, nanti saya selidiki,,dan segera dilaporkan...
kemaren ngobrol ma istri yang alumni sekolah sma 86,,deket bgt ma kejadian
katanya waktu kejadian sekolah tersebut dijadikan lokasi penanganan korban,,
saat ini ada satu ruangan kelas yang tidak lagi digunakan belajar..krn setiap malam jumat atau malam apa gitu konon tercium bau wangi melati....saat ini kelas tsb di gunakan untuk ruang eskul rohis..gitu katanya....

Ruangan kelas yang manakah itu?
Apakah masih ada sisa-sisa pecahan kaca gerbong/patahan besi yang bertebaran setelah kejadian di rel tersebut hingga saat ini?
Kalau upacara tertentu sepertinya ada, tetapi itu adalah inisiatif masyarakat sekitar, bukan inisiatif dari PT Kereta Api (Persero). Upacara itu biasanya dilakukan tepat pada waktu kejadian (kira-kira pukul 07.10 pagi) dan malam harinya pada hari yang sama (hari kejadian naas tsb).
CMIIW
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
yang di film itu pakai kereta/lokomotif asli ya?
Reply
(27-01-2010, 02:35 PM)nizar@BKS Wrote: yang di film itu pakai kereta/lokomotif asli ya?

Kalau yang saat tabrakannya jelas hanya properti film karena biaya perbaikan lok asli lumayan mahal, tapi kalau sebelum tabrakannya yang dipakai itu lok asli tapi pelatnya diganti untuk sementara (BB 30344 jadi BB 30316 dan BB 30611 menjadi BB 30616) sampai pengambilan gambar pertemuan kedua KA di tikungan S depan SMAN 6 selesai, sesudah itu pelat aslinya dipasang kembali.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
Menurut GAPEKA KA 220 dan KA 225 bersilang di SDM ...
PPKA KBY : UMRIYADI dinas pagi baru menggantikan PPKA yg dinas malam .... menerima pesan dari PPKA dinas malam bahwa SDM minta pemindahan persilangan KA 225 dan KA 220 dipindah ke KBY .... belum diberi jawaban oleh PPKA dinas malam krn PPKA dinas pagi sudah datang .....
PPKA SDM : JAMHARI dinas malam belum diganti oleh PPKA dinas pagi .... telah memberikan PTP (Pemberitahuan Tentang Pemindahan Persilangan) kepada Masinis KA 225 sebelum mendapat persetujuan PPKA KBY .... (situasi spur SDM ... sp 1 ada 2 gerbong rusak dekat wesel ujung arah SRP, sp 2 ada KA 225 dan sp 3 ada KA 1035 .... jadi spur di SDM penuh) ...
PPKA KBY : menolak pemindahan persilangan .... langsung minta aman KA 220 .... (situasi spur di KBY ... sp 1 kosong, sp 2 ada KA 220 dan sp 3 kosong) ....
------- terjadi perseteruan antara PPKA KBY dan PPKA SDM tentang pemindahan persilangan yang pada akhirnya dimenangkan oleh PPKA KBY --------
PPKA SDM : memberi aman untuk KA 220 .......
PPKA KBY : memberangkatkan KA 220 .....
PPKA SDM : berniat mengosongkan sp 2 dengan melangsir KA 225 ke sp 1 .... (karena walau ada gerbong rusak masih mampu menampung panjang rangkaian KA 225) .... memberikan perintah kepada Juru Langsir mengambil bendera merah untuk melangsir KA 225 ke sp 1 ..... Juru Langsir membawa bendera merah menuju lokomotip ..... PPKA SDM meniup peluit PPKA untuk memberi peringatan kpd masinis dan penumpang bahwa KA 225 akan dilangsir ..... tanpa membatalkan PTP yg terlanjur diserahkan kpd Masinis KA 225 ....
MAS KA 225 : mendengar peluit PPKA tanpa memastikan apakah PPKA menunjukkan S40 atw tidak (krn lok penuh penumpang shg Mas KA 225 tdk dapat melihat posisi PPKA) ..... Mas KA 225 menanyakan kpd penumpang di luar lok "berangkat ya ??" ..... penumpang menjawab "berangkat !!!!" .... Mas KA 225 memberangkatkan KA 225 .... dengan membunyikan Semboyan 35 .....
Juru Langsir SDM : melihat KA 225 bergerak tanpa perintahnya .... berlari naik ke rangkaian dan berhasil naik di rangkaian paling belakang .....
KDR KA 225 : masih berada di ruang PPKA ... karena tau KA 225 akan dilangsir ...... ketinggalan KA 225 ....
PPKA SDM : panik melihat KA 225 kabur .... menggerakkan sinyal masuk arah KBY ... tp tdk terlihat masinis KA 225 ..... PPKA SDM berusaha mengejar KA 225 dengan berlari krn panik .... trs teriak "tolong ... pasti tabrakan ..... tolong .... pasti tabrakan ...." trs berhenti berlari kemudian kembali ke ruangan sambil menangis ..... memberitahu ke PPKA KBY agar usahakan KA 220 diberhentikan di JPL Pondokbetung ...
PPKA KBY : (dengan sombong) menjawab "gw sih dah bener .... lu aja yg kasih semboyan bahaya ..."
PPKA SDM : membunyikan semboyan bahaya ke bel genta perlintasan .....
JPL PONDOKBETUNG : bingung ... kok ada genta berulang-ulang .... dikiranya bel genta percobaan ..... (kemudian diketahui bahwa PJL Pondokbetung tidak hafal semboyan genta) ...
KA 220 melewati JPL Pondokbetung tanpa peringatan dari PJL Pndkbetung ybs (seharusnya PJL Pndkbetung menghentikan KA 220) ...... (setelah JPL Pndkbetung terdapat lengkung jalan huruf "S" maka disitulah terjadi tabrakan KA 220 dan KA 225) ..... kurang lebih 200 meter dari JPL Pondok betung arah ke SDM.
Silahkan analisa .... siapakah yg bersalah ??? Analisa aku adalah "semua pihak bersalah" kecuali Mas dan KDR KA 220 ... Ini adalah kesalahan gabungan .... (bhs kerennya apa ya ???) ..... akibat kurang kordinasi dan menyimpang dari peraturan yang berlaku ....

ya gini nih klu masinis berseteru
pgn masuk spoor duluan
dah tau ada aturan eh malah dilanggar
Reply
...ya Allah..ampunilah segala dosa dan kekhilafan saudara2 kami yang telah Kau panggil, dan Ampunilah kesalahan2 mereka yang masih hidup...semoga musibah ini menjadi yang terakhir di Indonesia...Amien...
Reply
(27-10-2008, 04:19 PM)sepuranjlok Wrote: Korannya dapet dari "teman" se-kereta Tanahabang-Sudimara yang berangkat pkl 00.00 WIB.... :esurprise: Ha...aaaaa.....hantuuuuu...... :evil:


emang sekarang masih ada kereta hatu ya... saya tidak pernah ngalamin dan berharap tidak mengalami naikDepok Expresshantu

YAHOO!

m.rafifarianto
Reply
sekarang.....
:Back on Topic:

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)