Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[INFO] Istilah Teknis Perkeretaapian di Indonesia
wah lumayan nih jadi banyak tau tentang istilah2nya sekarang
Hmm.. anak-anak ku pun sudah mulai menyukai kereta nampaknya Ngeledek
Reply
waaah banyak juga istilahnya. Kebanyakan istilah jadi Bingung
Meskipun nubi, ane juga Railfan Lok Merah Biru
Reply
Ini juga masih nyrempet-nyrempet istilah teknik bukan ?

lagi, salah satu koleksi pribadi Daop X. Argoloyo.


[Image: tulisanlok01copy.jpg]

[Image: tulisanlok02copy.jpg]
Reply
(15-02-2011, 11:21 PM)Adi Sutjipto Wrote: Ini juga masih nyrempet-nyrempet istilah teknik bukan ?

lagi, salah satu koleksi pribadi Daop X. Argoloyo.
[spoiler]

[Image: tulisanlok01copy.jpg]

[Image: tulisanlok02copy.jpg]
[/spoiler]
mungkin bisa dijelaskan, Apakah itu...?Bingung
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(18-02-2011, 08:18 PM)Warteg Wrote: [spoiler]
(15-02-2011, 11:21 PM)Adi Sutjipto Wrote: Ini juga masih nyrempet-nyrempet istilah teknik bukan ?

lagi, salah satu koleksi pribadi Daop X. Argoloyo.
[spoiler]

[Image: tulisanlok01copy.jpg]

[Image: tulisanlok02copy.jpg]
[/spoiler]
[/spoiler]
mungkin bisa dijelaskan, Apakah itu...?Bingung
Saya diberi oleh pensiunan mass,
dulu menempel pada lok uap.
Sepertinya untuk batas maksimum tekanan uap.
Reply
Gimana dengan istilah KM 147+8? Diukurnya itu dari mana?
SAYA BERHARAP SEMUA PULAU BESAR DI INDONESIA MEMILIKI JALUR KERETA API
Reply
(22-05-2011, 09:52 PM)adhitka Wrote: Gimana dengan istilah KM 147+8? Diukurnya itu dari mana?

Tergantung posisinya dimana yang dianggap titik nol nya mas.
Tiap Daop kan tidak sama,
Sebagai contoh, kalau petak Surabaya - Malang - Blitar, titik nol nya justru di Bangil.
Reply
(22-05-2011, 10:25 PM)Adi Sutjipto Wrote:
(22-05-2011, 09:52 PM)adhitka Wrote: Gimana dengan istilah KM 147+8? Diukurnya itu dari mana?

Tergantung posisinya dimana yang dianggap titik nol nya mas.
Tiap Daop kan tidak sama,
Sebagai contoh, kalau petak Surabaya - Malang - Blitar, titik nol nya justru di Bangil.
mohon pencerahannya Pak, pertanyaan ini beda ya dgn pertanyaan di page 11 ttg tanda pada Papan Nama Stasiun yg biasa kita Lihat, Mis:Cakung + 16, itu dijelaskan maksudnya ketinggian Sta tsb dr permukaan laut. Atau maksudnya menunjukkan jarak dr titik nol atau titik tertentu? mana yg benar Pak?
Reply
(15-06-2011, 11:56 AM)mas_ramah Wrote:
(22-05-2011, 10:25 PM)Adi Sutjipto Wrote:
(22-05-2011, 09:52 PM)adhitka Wrote: Gimana dengan istilah KM 147+8? Diukurnya itu dari mana?

Tergantung posisinya dimana yang dianggap titik nol nya mas.
Tiap Daop kan tidak sama,
Sebagai contoh, kalau petak Surabaya - Malang - Blitar, titik nol nya justru di Bangil.
mohon pencerahannya Pak, pertanyaan ini beda ya dgn pertanyaan di page 11 ttg tanda pada Papan Nama Stasiun yg biasa kita Lihat, Mis:Cakung + 16, itu dijelaskan maksudnya ketinggian Sta tsb dr permukaan laut. Atau maksudnya menunjukkan jarak dr titik nol atau titik tertentu? mana yg benar Pak?

Kalau angka yang di papan nama stasiun adalah angka ketinggian stasiun tersebut di atas permukaan laut, seperti yang mas contohkan Cakung +16 yang artinya stasiun Cakung berada 16 meter di atas permukaan laut.

Nah kalau yang ditanyakan mas Adhitka adalah angka jarak dari titik acuan, seperti yang dicontohkan mas Adhitka KM 147+8, yang artinya titik tersebut berada pada jarak 147,8 km dari titik acuan.
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Reply
Kalau angka yang ada di papan nama stasiun adalah penunjuk ketinggian stasiun tersebut dari permukaan laut.
Silahkan liad THREAD INI untuk memuaskan rasa penasarannya.
Dan silahkan meneruskan diskusinya disana saja

Semoga jelas

[Image: spammingsj0.gif]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)