Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRL Solo Jogja
#11
bener gak katanya mau pakai AC 25kV ?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#12
^^
Kalo KRD lenyap dari daop 6, bisa dialihkan ke rute yg lain dong Tersenyuum
Reply
#13
Kata Om Jonan diatas kan intinya selama infrastruktur siap, ya KRL Soloi-Jogja bakal doperasikan. Tapi ngga disebutin kapan tar Elektrifikaget beroperasinya kan. elektrifikasi sinyal aja belom siap 100%. Masih sebatas wacana ya, mengingat karakter penumpang Solo-Jogja mirip sama penglaju di Jabodetabek. Itu aja disebutin tahun depan tiket Prameks tahun depan bisa dipesen sebulan sebelumnya. jadi kayanya PT. Sepur masih fokus buat peningkatan pelayanan Prameks dulu daripada bahas KRL Solo-Jogja Xie Xie
Reply
#14
menurut saya"kepagian"klo mau bahas KRL koridor SLO-YK sekarang ini,ya alasan utamanya jelas sarana dan prasarana yg jauh dari kata siap,jangankan tiang LAA (FYI,sekarang ini di petak SLO-YK blm ada tanda2 akan dipasang tiang LAA),sinyal elektrik aja masih jauh dari kata siap klo kata saya

menurut saya sih...topik ini disimpan saja dulu,minimal sampai nanti petak SLO-YK sudah terelektrifikasi persinyalannya Bye Bye

cuma memang,koridor ini memang benar2 perlu armada dan jadwal tambahan sesegara mungkin..melihat jumlah penumpang yang sangat padat apalagi di KA prameks
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Reply
#15
Smoga . . Cepet terealisasikan =)
Reply
#16
Menunggu KRL berhenti di Stasiun Patukan dan Rewulu di lintasan Kutoarjo - Yogyakarta
Reply
#17
Kalo dulu baca berita pas tahun lalu, setelah elektrifikasi sinyal kelar mungkin barulah dipasang perangkat untuk KRL. Tapi wait and see dulu laa, apalagi biaya elektrifikasi kan makan biaya Rp.3,5 M/km *ciyus??* Heran
(sumber http://jogja.tribunnews.com/2013/07/30/e...20-miliar/)


Kalo direlisasikan, moga KRL Jogja-Solo bisa berhenti di setiap stasiun, syukur2 ada stasiun/halte tambahan. Walaupun nanti waktu tempuhnya bisa sebelas duabelas dengan kotak besi hehe
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
#18
SLO-YK itu sudah DT, belum? Kalau belum, kasian KAJJ, diodongin KRL di D1 dan D6 -_-
Di atas, ada yang menyebutkan bahwa LAA yang digunakan adalah AC 25 kV. Berarti, tidak kompatibel dengan D1 yang, notabene, memakai DC 1,5 kV (CMIIW), dong?
Selain itu, jika jarak stasiun lintas SLO-YK tidak sepadat D-1, atau, at least, line SRP-MJ, harga tiket bisa cukup mahal...

[Image: SsqiV4o.jpg]
Reply
#19
(12-08-2014, 08:19 PM)Ardhani Muhad Wrote: Kalo dulu baca berita pas tahun lalu, setelah elektrifikasi sinyal kelar mungkin barulah dipasang perangkat untuk KRL. Tapi wait and see dulu laa, apalagi biaya elektrifikasi kan makan biaya Rp.3,5 M/km *ciyus??* Heran
(sumber http://jogja.tribunnews.com/2013/07/30/e...20-miliar/)


Kalo direlisasikan, moga KRL Jogja-Solo bisa berhenti di setiap stasiun, syukur2 ada stasiun/halte tambahan. Walaupun nanti waktu tempuhnya bisa sebelas duabelas dengan kotak besi hehe

Memang segitu mas biayanya. Kereta listrik itu biaya investasi mahal, tapi biaya operasional murah Tersenyuum
Kalo KRL mestinya tiap stasiun berhenti. Dan semoga menambah halte2 juga Tersenyuum

(12-08-2014, 11:28 PM)Darfian_R Wrote: SLO-YK itu sudah DT, belum? Kalau belum, kasian KAJJ, diodongin KRL di D1 dan D6 -_-
Di atas, ada yang menyebutkan bahwa LAA yang digunakan adalah AC 25 kV. Berarti, tidak kompatibel dengan D1 yang, notabene, memakai DC 1,5 kV (CMIIW), dong?
Selain itu, jika jarak stasiun lintas SLO-YK tidak sepadat D-1, atau, at least, line SRP-MJ, harga tiket bisa cukup mahal...

DT, double track? Solo-jogja udah double track mas. Udah lama bgt malah.
Kalau mau pake armada jabodetabek, memang seharusnya pakai listrik tegangan 1,5 KV DC.
Solo-jogja lumayan padat mas. Apalagi kalau pas sore, tiket prameks stiwedari sering banget habis. Kalo KRLnya udah jadi, saya yakin pengguna kereta semakin banyak Tersenyuum kalo harga tiket mah mestinya dapet subsidi
Reply
#20
(12-08-2014, 08:19 PM)Ardhani Muhad Wrote: Kalo dulu baca berita pas tahun lalu, setelah elektrifikasi sinyal kelar mungkin barulah dipasang perangkat untuk KRL. Tapi wait and see dulu laa, apalagi biaya elektrifikasi kan makan biaya Rp.3,5 M/km *ciyus??* Heran
(sumber http://jogja.tribunnews.com/2013/07/30/e...20-miliar/)


Kalo direlisasikan, moga KRL Jogja-Solo bisa berhenti di setiap stasiun, syukur2 ada stasiun/halte tambahan. Walaupun nanti waktu tempuhnya bisa sebelas duabelas dengan kotak besi hehe
Kalo waktu tempuh 11-12 sama ban karet KA masih punya keunggulan,yaitu bisa masuk pusat kota YKBig Grin
semoga saja ditambah lagi haltenyaNgiler
Sosmed sayaBig Grin
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606

Ingin menjadi insan yang lebih baikWek


Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)