Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PLH KA 44 Bangunkarta
#11
(17-07-2013, 10:03 AM)Joe_cn Wrote:
(17-07-2013, 09:56 AM)scorpion_Mutsel Wrote: waduh kenapa ga bisa di rem ya?? padahal petugas PJL sudah ngasih tau,,
Ya sudah seharusnya petugas PJL lapor ke ke stasiun terdekat dan pihak stasiun melanjutkan informasi ke masinis,,namun kenapa hal ini bisa terjadi??SedihBingung
Apa karena saat truk tersebut mogok sudah segera setelah tersebut KA 44 datang??

Koq jadi kesannya nyalahin petugas PJL om?Xie Xie
itu 5 menit sebelum kereta lewat loh, jadi bisa anda bayangkan kepanikan yang melanda petugas perlintasan ditambah pula 5 menit lagi ada kereta yang akan lewat...
Tuh dari pesan yang disampaikan om Andrew di post atas ente sebenarnya kan sudah ada pesan bendera disampaikan ke masinis, cuma saja masinis tidak bisa menghentikan kereta, karena memang waktunya yang sangat mepet....Xie Xie

ingat 5 menit bukan waktu yang cepat untuk menghentikan laju KA, tidak ada yang salah dalam kejadian ini, hanya waktu yang dirasa kurang tepat, pengemudi truk juga tidak bisa disalahkan siapa yang tahu ass roda truk dia akan patah tepat pula di tengah rel, petugas pun jangan disalahkan begitu saja dia sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik, apalagi masinis Bangunkarta....

Intinya kita sebagai ER EP jangan begitu saja menyalahkan siapa atas kejadian ini...
semoga masinis dan assisten masinis lekas sembuh
[Image: 370i.jpg]
Penikmat Panorama Daop 2
Lihat Trip ku DISINI
Reply
#12
(17-07-2013, 10:14 AM)scorpion_Mutsel Wrote: Oh baru tau klo tu kejadian sesaat setelah truk mogok di tengah rel,,Saya kira truk tersebut patah as lama sebelum KA 44 lewat,
Ya emang bener kalau di rem secara mendadak malah mengakibat hal yang fatal pada kereta,,
Ya semoga aja masinis dan stoker nya cepat sembuh,,Malaikat

Dikabarkan masinis beserta assistennya menderita luka yang cukup berat...
memang kalo dilihat di foto ya ngeri banget, 2 orang dalam kabin bisa ga tewas itu bener2 Mujizat banget lha dari Tuhan...
Semoga saja bisa bertugas kembali mass beserta assistennya ini....Sedih

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#13
(17-07-2013, 10:03 AM)Joe_cn Wrote:
(17-07-2013, 09:56 AM)scorpion_Mutsel Wrote: waduh kenapa ga bisa di rem ya?? padahal petugas PJL sudah ngasih tau,,
Ya sudah seharusnya petugas PJL lapor ke ke stasiun terdekat dan pihak stasiun melanjutkan informasi ke masinis,,namun kenapa hal ini bisa terjadi??SedihBingung
Apa karena saat truk tersebut mogok sudah segera setelah tersebut KA 44 datang??

Koq jadi kesannya nyalahin petugas PJL om?Xie Xie
itu 5 menit sebelum kereta lewat loh, jadi bisa anda bayangkan kepanikan yang melanda petugas perlintasan ditambah pula 5 menit lagi ada kereta yang akan lewat...
Tuh dari pesan yang disampaikan om Andrew di post atas ente sebenarnya kan sudah ada pesan bendera disampaikan ke masinis, cuma saja masinis tidak bisa menghentikan kereta, karena memang waktunya yang sangat mepet....Xie Xie

ingat 5 menit bukan waktu yang cepat untuk menghentikan laju KA, tidak ada yang salah dalam kejadian ini, hanya waktu yang dirasa kurang tepat, pengemudi truk juga tidak bisa disalahkan siapa yang tahu ass roda truk dia akan patah tepat pula di tengah rel, petugas pun jangan disalahkan begitu saja dia sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik, apalagi masinis Bangunkarta....

Intinya kita sebagai ER EP jangan begitu saja menyalahkan siapa atas kejadian ini...

Petugas PJL uda sempet lari cukup jauh dr pos nya mendekati posisi KA 44 untuk menyampaikan s3 supaya mass memiliki jarak yg lebih banyak sehingga cukup untuk memberhentikan KA sebelum terjadi tumburan, karna petugas kemungkinan besar sudah mengerti bahwa selain MN jaya sbg lokalan dipetak itu, laju lok disana lebih sering melanggar batas kecepatan yg ditentukan. Batas kecepatan pada petak jalan kejadian menurut info hanya 65 km /jam, sementara biasanya KA melintas disana dg rata2 taspat 70-80 km /jam, kecuali saat suatu KA terlambat biasanya dpt mencapai 100 km /jam & saat tumburan terjadi taspat KA saat itu adl 84 km /jam. Dpt dipahami kenapa mass tidak bisa begitu saja menarik tuas rem dg kecepatan seperti itu, karna pilihannya hanya ada 2 dg jarak & waktu sesedikit itu antara menarik tuas rem dg kemungkinan besar akan membuat rangkaian anjlok (kemungkinan terguling), atau hanya mengurangi laju kecepatan KA secara bertahap untuk memprioritaskan keselamatan penumpang KA & dg harapan efek dr tumburan itu lebih kecil dr seharusnya. Karna sepengalaman saya menggunakan KA non lokal untuk petak jalan SK-MN waktu tempuh yg ditentukan pd perka rata2 seharusnya 1,5 jam, aplikasinya SK-MN lebih sering sudah dpt ditempuh dg waktu hanya 1 jam, bahkan saat menggunakan KA 85 dari ML untuk ML hingga SLO waktu tempuh yg dipakai mass hanya 42 menit.
CMIIW
Reply
#14
(17-07-2013, 08:55 AM)alhamas Wrote: [Image: 1004878_389209727846929_1980072515_n.jpg]
foto dari forum Semboyan 35 facebook credit to pato

[Image: 64925_10201617986801408_2120938457_n.jpg] dari afan

efek kerusakan yg ditimbulkan parah juga ya. Padahal lok terbuat dari baja. dan beratnya mungkin 10x lipat berat truk yg ditabrak. Tapi 84 km/jam mau sekeras apa kalo yg ditabrak juga benda keras efeknya pasti cukup parah. #PrayForCrewKA-SMC Sedih

(17-07-2013, 10:27 AM)Andrew_CN Wrote:
(17-07-2013, 10:03 AM)Joe_cn Wrote:
(17-07-2013, 09:56 AM)scorpion_Mutsel Wrote: waduh kenapa ga bisa di rem ya?? padahal petugas PJL sudah ngasih tau,,
Ya sudah seharusnya petugas PJL lapor ke ke stasiun terdekat dan pihak stasiun melanjutkan informasi ke masinis,,namun kenapa hal ini bisa terjadi??SedihBingung
Apa karena saat truk tersebut mogok sudah segera setelah tersebut KA 44 datang??

Koq jadi kesannya nyalahin petugas PJL om?Xie Xie
itu 5 menit sebelum kereta lewat loh, jadi bisa anda bayangkan kepanikan yang melanda petugas perlintasan ditambah pula 5 menit lagi ada kereta yang akan lewat...
Tuh dari pesan yang disampaikan om Andrew di post atas ente sebenarnya kan sudah ada pesan bendera disampaikan ke masinis, cuma saja masinis tidak bisa menghentikan kereta, karena memang waktunya yang sangat mepet....Xie Xie

ingat 5 menit bukan waktu yang cepat untuk menghentikan laju KA, tidak ada yang salah dalam kejadian ini, hanya waktu yang dirasa kurang tepat, pengemudi truk juga tidak bisa disalahkan siapa yang tahu ass roda truk dia akan patah tepat pula di tengah rel, petugas pun jangan disalahkan begitu saja dia sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik, apalagi masinis Bangunkarta....

Intinya kita sebagai ER EP jangan begitu saja menyalahkan siapa atas kejadian ini...

.... aplikasinya SK-MN lebih sering sudah dpt ditempuh dg waktu hanya 1 jam, bahkan saat menggunakan KA 85 dari ML untuk ML hingga SLO waktu tempuh yg dipakai mass hanya 42 menit.
CMIIW

ML-SLO? Maksudnya MN-SLO ya mas?
Reply
#15
namanya saja musibah, apa saja bisa terjadi
Reply
#16
(17-07-2013, 10:46 AM)warsito Wrote: namanya saja musibah, apa saja bisa terjadi

musibah bisa datang kapan aja, n gak pandang bulu ... Sedih

semoga kedepannya gk ada lagi peristiwa seperti ini.....Sedih
Reply
#17
Keliatannya, ini memang benar2 murni kecelakaan. Si supir truk tidak bisa disalahkan karena memang truknya yang mengalami masalah di momen yang juga tidak tepat. Masinis dan petugas JPL juga tidak bisa disalahkan pula. Petugas JPL sudah berusah payah menghentikan kereta, ditambah lagi kepanikan yang ada di sana. Sementara Masinis hanya bisa menghentikan kereta secara bertahap, tidak bisa langsung mengerem laju kereta karena rawan anjlok. Sialnya, masinis yang jelas2 gag bersalah menjadi terluka parah akibat hantaman truk yang menjadi biang keladi PLH ini. Tapi secara keseluruhan, tidak ada pihak manapun yang bisa disalahkan
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
Reply
#18
Turut berduka cita.. Sedih
[Image: 1234950_663433870335352_1568179729_n.jpg]
MN | 8.12.'96
Reply
#19
(17-07-2013, 10:21 AM)Joe_cn Wrote:
(17-07-2013, 10:14 AM)scorpion_Mutsel Wrote: Oh baru tau klo tu kejadian sesaat setelah truk mogok di tengah rel,,Saya kira truk tersebut patah as lama sebelum KA 44 lewat,
Ya emang bener kalau di rem secara mendadak malah mengakibat hal yang fatal pada kereta,,
Ya semoga aja masinis dan stoker nya cepat sembuh,,Malaikat

Dikabarkan masinis beserta assistennya menderita luka yang cukup berat...
memang kalo dilihat di foto ya ngeri banget, 2 orang dalam kabin bisa ga tewas itu bener2 Mujizat banget lha dari Tuhan...
Semoga saja bisa bertugas kembali mass beserta assistennya ini....Sedih

kalau LOK nya pd posisi longhood, kalau terjadi tabrakan mungkin masinisnya akan lebih aman
Reply
#20
(17-07-2013, 11:40 AM)teguh pasundan Wrote:
(17-07-2013, 10:21 AM)Joe_cn Wrote:
(17-07-2013, 10:14 AM)scorpion_Mutsel Wrote: Oh baru tau klo tu kejadian sesaat setelah truk mogok di tengah rel,,Saya kira truk tersebut patah as lama sebelum KA 44 lewat,
Ya emang bener kalau di rem secara mendadak malah mengakibat hal yang fatal pada kereta,,
Ya semoga aja masinis dan stoker nya cepat sembuh,,Malaikat

Dikabarkan masinis beserta assistennya menderita luka yang cukup berat...
memang kalo dilihat di foto ya ngeri banget, 2 orang dalam kabin bisa ga tewas itu bener2 Mujizat banget lha dari Tuhan...
Semoga saja bisa bertugas kembali mass beserta assistennya ini....Sedih

kalau LOK nya pd posisi longhood, kalau terjadi tabrakan mungkin masinisnya akan lebih aman

iya om kalau LH pasti akan aman,,Tapi ya gitu jarang KA jarak jauh dengan posisi LH,,,
Ya namnya musibah,
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)