Posts: 29
Threads: 0
Joined: Nov 2009
Reputation:
1
iya...walaupun kecil keliatannya lok seri YDM bisa narik mpe 12 gerbong penumpang. saya ngalamin pas jalan dari KL ke S'Pore. ukuran gerbongnya lebih gede dari loknya, makanya saya nyimpulin power loknya mang sehat! Btw...malaysia pake lok YDM itu dapet leasing dari India
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Jadi teringat jaman dulu waktu kerja di Malaysia tahun 2004 silam.
Waktu itu bisa melihat lokomotif beraksi di lintas di Kuala Lumpur adalah barang langka, apalagi menarik KA penumpang. Jadwalnya extra sedikit dibandingkan dengan KA di Indonesia( Jawa maksudnya).
Alasan kenapa di sana bersih dan tertib adalah karena penduduknya sangat sedikit, sehingga pemerintah di sana mudah mengatur masyarakatnya.
Tapi yang unik, rupanya KTM tak punya hak pilih untuk membeli lokomotif. KTM hanya boleh membeli lokomotif jika pemerintah pusat punya perdagangan dengan negara yang punya pabrik lokomotif. Jadi pembelian lokomtif adalah barter ekspor produk Malaysia.
Makanya di Malaysia banyak loko-loko dari pabrik yang aneh. Seperti Toshiba, Hitachi, dll. Blue Tiger saja pengadannya karena Malaysia mengekspor minyak sawit ke Jerman, kemudian dibarter dengan Blue Tiger.
Posts: 140
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
2
15-04-2010, 12:49 PM
(This post was last modified: 15-04-2010, 12:51 PM by cekmodulasi.)
agan genesis, gak cuma lokomotifnya yang sewa, tapi perawatannya pun juga di outsourcingkan..... hmmm kalau melihat C1 dan C3 yang sering mogok, kadang terpikir juga kalau lok di indonesia di oursourcingkan juga.....
oya gan, saya bulan januari ke thailand naik kereta api EL 7/8 dengan 15 kereta dan ditarik oleh YDM 4. biarpun jalannya nggeremet dan delay hampir 2 jam, tapi sampe juga lho di thailand......